Liga Primer Indonesia

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Liga Primer Indonesia
Logo-lpi copy.png
Negara Indonesia
KonfederasiAFC
Dibentuk2010; 10 tahun lalu (2010)[1]
Musim perdana2011
Dibubarkan2011
Divisi1
Jumlah tim19
Piala domestikPramusim LPI
Klub tersuksesPersebaya 1927
(1 gelar)
Stasiun televisi
penyiar
Indosiar[2]
Metro TV[3]
Trans TV[4]
Trans7[5]
Situs webligaprimerindonesia.co.id
Liga Primer Indonesia
Musim2011
Tanggal8 Januari - Mei 2011
JuaraPersebaya 1927
Jumlah pertandingan171
Jumlah gol488 
(2,85 per pertandingan)
Pencetak gol
terbanyak
Bendera Argentina Juan Manuel Cortes (Batavia Union)
Bendera Argentina Fernando Gaston Soler (Real Mataram)
Bendera Maroko Laakkad Abdelhadi (Medan Chiefs)
(13 gol)
Menang kandang
terbesar
Bogor Raya 5-0 Bandung FC (5 Maret 2011)
Menang tandang
terbesar
Minangkabau FC 0-5 Persebaya 1927 (5 Februari 2011)[6]
Skor terbesarSolo FC 7–3 Manado United (10 April 2011)[7]
(10 gol)

Liga Primer Indonesia, disingkat LPI adalah kompetisi sepak bola antar klub di Indonesia yang diselenggarakan pada 2011. LPI dimulai pada 8 Januari 2011 dan selesai pada bulan Mei 2011 setelah menyelesaikan putaran pertama kompetisi. LPI diselenggarakan oleh Konsorsium PT Liga Primer Indonesia yang dimotori oleh pengusaha Arifin Panigoro dan tidak berafiliasi dengan PSSI. Seiring dengan kisruh di tubuh PSSI dan dibentuknya Komite Normalisasi (KN) PSSI oleh FIFA, KN kemudian memutuskan untuk mengakui secara resmi LPI sebagai liga yg berjalan di bawah pengawasan PSSI.[8] LPI berakhir setelah menyelesaikan putaran pertama kompetisi dan klub-klub LPI kemudian bergabung dan melebur ke dalam klub-klub PSSI untuk bermain dalam Liga Prima Indonesia.[9]

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Dasar hukum[sunting | sunting sumber]

PSSI menganggap penyelenggaran LPI ilegal karena tidak memiliki izin dari asosiasi sepak bola tersebut.[10] Akan tetapi pihak LPI menyatakan bahwa penyelenggaraan LPI tidak melanggar hukum karena sesuai dengan rekomendasi Kongres Sepak Bola Nasional yang dilaksanakan di Malang pada Maret 2010.[11][12] Konsorsium LPI juga menyatakan sudah beberapa kali mencoba berkoordinasi dan meminta izin kepada PSSI,[13][14][15][16] namun PSSI bersikap menutup diri terhadap penyelenggaraan LPI.[17] PSSI memaparkan secara panjang lebar alasan mengapa LPI melawan hukum,[10], namun tidak pernah menjelaskan alasan mengapa mereka tidak merestui LPI, kecuali menyebut LPI sebagai "kompetisi ecek-ecek",[18] "tarkam",[19] dan "banci."[20] LPI akhirnya mendapatkan izin dari pemerintah melalui Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng.[21] Dengan dibentuknya Komite Normalisasi (KN) oleh FIFA, KN memutuskan PSSI membawahi kompetisi tersebut di bawah PSSI dan LPI secara resmi diakui PSSI sebagai liga yg berjalan di bawah pengawasan PSSI.[8]

Sanksi PSSI[sunting | sunting sumber]

PSSI mengancam menghukum berat semua klub, pemain, dan perangkat pertandingan yang terlibat di liga ini. Di antara ancaman yang dilontarkan PSSI, klub Liga Super Indonesia yang terlibat LPI akan didegradasi ke divisi satu.[22] dan diminta mengembalikan aset-aset PSSI.[23] Empat klub LPI yang diancam menyatakan tidak takut dengan ancaman PSSI tersebut.[24][25][26][27]

Pemain yang terlibat LPI juga diancam tidak dapat memperkuat timnas.[28] Keputusan tersebut ditentang oleh beberapa pihak, termasuk Menpora,[29] Anggota Komisi X DPR RI Angelina Sondakh,[30] dan Wakil Ketua DPR Pramono Anung.[28] Meski PSSI mengeluarkan ancaman tersebut, Badan Tim Nasional tetap memanggil beberapa pemain dari klub-klub anggota LPI untuk seleksi timnas U-23 yang disiapkan untuk Sea Games 2011 dan kualifikasi Olimpiade 2012.[31]

Pelatih timnas Indonesia Alfred Riedl juga menyatakan tidak akan memanggil pemain yang bermain di LPI dengan alasan "pemain yang tampil di kompetisi yang tidak diakui oleh FIFA, tidak bisa tampil di timnas."[32] Padahal statuta FIFA hanya menyatakan bahwa "setiap orang yang memegang kewarganegaraan permanen yang tidak tergantung pada masa tinggal di negara tertentu memenuhi syarat untuk bermain mewakili tim nasional asosiasi negara itu."[33]

Tidak cukup dengan klub dan pemain, pelatih klub-klub LPI diancam dicabut lisensinya.[34] Selain itu, PSSI juga mengancam wasit yang terlibat dalam penyelenggaraan LPI dengan sanksi FIFA dan pencabutan lisensi.[35][36] [37]

Izin penyelenggaraan pertandingan[sunting | sunting sumber]

Pertandingan perdana di Stadion Manahan Solo antara Solo FC melawan Persema hampir tidak dapat dilangsungkan karena tidak mendapat izin dari Polri.[38] Menurut UU, segala macam acara yang berpotensi pada kericuhan massa harus mendapat izin tertulis dari Polri, termasuk penyelenggaraan pertandingan sepak bola. Polri beralasan mereka tidak dapat memberi izin pertandingan LPI karena PSSI tidak memberikan rekomendasi.[38] Desakan publik membuat Menpora mengadakan mediasi dengan mengundang PSSI, LPI, dan Polri,[39] akan tetapi tidak satu pun perwakilan PSSI hadir di pertemuan tersebut.[40] Menpora kemudian menyatakan penyelenggaraan LPI tidak membutuhkan izin PSSI, melainkan hanya membutuhkan izin Badan Olahraga Profesional Indonesia. Polri akhirnya memberikan izin pertandingan setelah BOPI memberikan rekomendasi.[21] Belakangan diketahui bahwa PSSI cabang Kota Solo yang diketuai oleh F.X. Hadi Rudyatmo (sekaligus ketua Persis Solo) memberikan rekomendasi kepada Polresta Surakarta untuk memberikan izin pertandingan LPI, meskipun hal tersebut bertentangan dengan pengurus PSSI pusat.[41]

Format kompetisi[sunting | sunting sumber]

LPI menggunakan format kompetisi penuh. Setiap tim akan menghadapi tim lawan yang sama sebanyak 2 kali dalam 1 musim melalui pertandingan kandang dan tandang. Pemenang akan ditentukan dari jumlah poin paling banyak selama 36 pertandingan.

Televisi penyiar[sunting | sunting sumber]

LPI pertama kali disiarkan oleh Indosiar.[2] Indosiar akan menyiarkan secara langsung 68 pertandingan pada setiap hari Sabtu dan Minggu sore.[42] MetroTV juga sempat menyiarkan 1 pertandingan pada pekan pertama.[43] Pada pertengahan Februari 2011, Trans TV dan Trans7 menyusul diumumkan sebagai televisi pemegang hak siar kedua. Trans TV dan Trans7 akan menyiarkan 68 pertandingan pada setiap hari Sabtu dan Minggu malam. Akan tetapi pada pertengahan Maret 2011, Trans Corp (Trans TV dan Trans7) memutuskan kontrak dengan pihak LPI karena alasan persaingan bisnis sponsor LPI dan Trans Corp. Sebelumnya, Trans TV juga digandeng oleh Indosiar untuk menyiarkan turnamen resmi seperti Piala Tiger 2002 dan Liga Indonesia 2004 (bersama antv)

Peserta[sunting | sunting sumber]

Terdapat 19 klub yang berpartisipasi sebagai peserta.

Stadion dan lokasi[sunting | sunting sumber]

Klub Kabupaten/Kota Stadion Kapasitas
Aceh United Banda Aceh Harapan Bangsa 40.000
Bali De Vata Gianyar Kapten I Wayan Dipta 25.000
Bandung FC Bandung Siliwangi 25.000
Batavia Union Jakarta Tugu 20.000
Bintang Medan Medan Teladan 20.000
Bogor Raya Bogor Persikabo 15.000
Cendrawasih Papua Jayapura Mandala 30.000
Jakarta FC Jakarta Lebak Bulus 25.000
Manado United Manado Klabat 20.000
Medan Chiefs Deli Serdang Baharuddin Siregar 15.000
Minangkabau FC Padang Haji Agus Salim 28.000
Persebaya 1927 Surabaya Gelora 10 November 35.000
Persema Malang Gajayana 30.000
Persibo Bojonegoro Letjen H. Soedirman 15.000
PSM Makassar Andi Mattalata 15.000
Real Mataram Sleman Maguwoharjo 30.000
Semarang United Semarang Jatidiri 25.000
Solo FC Surakarta Manahan 24.000
Tangerang Wolves Tangerang Benteng 25.000

Personil dan kostum[sunting | sunting sumber]

Note: Bendera menunjukkan kewarganegaraan sesuai yang ada di FIFA.

Klub Pelatih Kapten Apparel Sponsor Baju
Aceh United Bendera Prancis Lionel Charbonnier Bendera Kamerun Pierre Njanka
Bali De Vata Bendera Belanda Willy Scheepers Bendera Belanda Pascal Heije Uno
Bandung FC Bendera Indonesia Budiman Bendera Indonesia Nur'alim Uno
Batavia Union Bendera Spanyol Roberto Bianchi Bendera Chili Javier Rocha Uno
Bintang Medan Bendera Jerman Michael Feichtenbeiner Bendera Australia Steve Pantelidis Uno
Bogor Raya Bendera Indonesia John Arwandi Bendera Indonesia Masferi Kasim Mitre
Cendrawasih Papua Bendera Jerman Uwe Erkenbrecher Bendera Indonesia Yance R. Uno
Jakarta FC Bendera Indonesia Bambang Nurdiansyah Bendera Argentina Emanuel De Porras Nike
Manado United Bendera Indonesia M. Zein Alhadad Bendera Kamerun Felix Yetna Joma
Medan Chiefs Bendera Jerman Jörg Steinebrunner Bendera Indonesia Aun Carbiny Umbro
Minangkabau FC Bendera Portugal Divaldo Alves Bendera Indonesia Jumaidi Rais Specs
Persebaya 1927 Bendera Indonesia Aji Santoso Bendera Indonesia Erol Iba Joma
Persema Bendera Jerman Timo Scheunemann Bendera Indonesia Bima Sakti Reebok
Persibo Bendera Indonesia Sartono Anwar Bendera Indonesia Akhmad Aries Tuansyah Lotto
PSM Bendera Belanda Wilhelmus Rijsbergen Bendera Indonesia Supriyono Salimin Vilour Semen Bosowa
Real Mataram Bendera Argentina José Basualdo Bendera Indonesia Supriyanto Uno
Semarang United Bendera Indonesia Edy Paryono Bendera Brasil Amarildo Luis de Souza Nike Bank Jateng
Solo FC Bendera Serbia Branko Babić Bendera Indonesia Edy Subagio Uno
Tangerang Wolves Bendera Brasil Paulo Camargo Bendera Brasil Luis Feitoza Mitre

Pemain asing[sunting | sunting sumber]

Dalam liga ini, setiap klub diizinkan untuk merekrut lima pemain asing. Lima pemain asing dapat berasal dari konfederasi mana pun. Pemain asing yang memiliki keturunan atau orang tua Indonesia akan dianggap sebagai pemain lokal.

Klub Visa 1 Visa 2 Visa 3 Visa 4 Visa 5 Pemain Keturunan
Aceh United Bendera Kamerun Pierre Njanka Bendera Kamerun Alain N'Kong Bendera Korea Selatan Park Dae-Sik Bendera Korea Selatan Yum Dong-Jin Bendera Polinesia Prancis Alvin Tehau
Bali De Vata Bendera Montenegro Ilija Spasojevic Bendera Belanda Pascal Heije Bendera Argentina Guillermo Imhoff Bendera Iran Ali Parhizi Bendera Korea Selatan Bok Jun-Hee Bendera BelandaBendera Indonesia Raphael Maitimo
Bandung FC Bendera Inggris Lee Hendrie Bendera Liberia Perry N'Somah Bendera Nigeria Michael Onwatuegwu Bendera Iran Javad Moradi Bendera Korea Selatan Kim Sang-Duk
Batavia Union Bendera Argentina Juan Manuel Cortés Bendera Argentina Leandro Bendera Chili Javier Rocha Bendera Korea Selatan Na Byung-Yul Bendera Korea Selatan Kim Jong-Kyung
Bintang Medan Bendera Rumania Cosmin Vancea Bendera Portugal Guti Ribeiro Bendera Tunisia Amine Kamoun Bendera Australia Steve Pantelidis Bendera Korea Selatan Ahn Hyo-Yeon Bendera BelandaBendera Indonesia Gaston Salasiwa
Bogor Raya Bendera Argentina Oscar Alegre Bendera Argentina Diego Bogado Bendera Argentina Luciano Rimoldi Bendera Australia Andrija Jukic Bendera Australia Billy Quinncroft
Cendrawasih Papua Bendera Latvia Deniss Romanovs Bendera Jerman Patrick Ghigani Bendera Brasil Márcio Bambu Bendera Australia Fred Agius Bendera Australia Daniel Wilkinson
Jakarta FC Bendera Argentina Emanuel De Porras Bendera Argentina Gustavo Hernan Ortiz Bendera Argentina Leonardo Moyano
Manado United Bendera Brasil Amaral Bendera Brasil Jardel Santana Bendera Pantai Gading Eugene Dadi Bendera Kamerun Felix Yetna Bendera Iran Ali Hossein Shiri
Medan Chiefs Bendera Prancis Kevin Yann Bendera Chili Luis Eduardo Hicks Bendera Maroko Laakkad Abdelhadi Bendera Singapura Baihakki Khaizan Bendera Singapura Shahril Ishak Bendera BelandaBendera Indonesia Fred Pasaribu
Bendera BelandaBendera Indonesia Bryan Bono Brard
Bendera BelandaBendera Indonesia Dane Dwight Brard
Minangkabau FC Bendera Brasil Juninho Bendera Angola David Kuagica Bendera Angola Norberto Mulenessa Maurito Bendera Australia Mario Karlovic Bendera Australia Milan Susak
Persebaya 1927 Bendera Makedonia Utara Michael Cvetkovski Bendera Brasil Otavio Dutra Bendera Liberia John Tarkpor Sonkaley Bendera Australia Andrew Barisic
Persema Bendera Luksemburg Benoit Lang Bendera Kamerun Seme Pierre Pattrick Bendera Kamerun Ngon Mamoun Bendera Australia Robert Gaspar Bendera Korea Selatan Han Sang-Min
Persibo Bendera Brasil Carlos Eduardo Bizarro Bendera Brasil Wallacer de Andrade Medeiros Bendera Iran Amir Amadeh Bendera Suriah Muhammad Albicho Bendera Korea Selatan Kim Kang-Hyun
PSM Bendera Belanda Richard Knopper Bendera Australia Srecko Mitrovic Bendera Australia Goran Subara Bendera Suriah Marwan Sayedeh Bendera Korea Selatan Kwon Jun
Real Mataram Bendera Argentina Fernando Gaston Soler Bendera Argentina Juan Dario Batalla Bendera Chili Christian Febre Bendera Korea Selatan Ryung Tae-Pyo
Semarang United Bendera Italia Raffaele Simone Quintieri Bendera Brasil Amarildo Luís de Souza Bendera Angola Amâncio Fortes Bendera Australia Josh Maguire
Solo FC Bendera Rusia Sergei Aleksandrovich Litvinov Bendera Serbia Stevan Racic Bendera Serbia Zarko Lazetic Bendera Australia Aleks Vrteski Bendera Australia David Micevski
Tangerang Wolves Bendera Brasil Wallace Rodrigues da Silva Bendera Brasil Luis Feitoza Bendera Brasil Victor Hugo Bendera Korea Selatan Ku Kyung-Hyun Bendera Korea Selatan Park Chan-Yong Bendera BelandaBendera Indonesia Regilio Jacobs
Bendera BelandaBendera Indonesia Jordy de Kat

Daftar menurut negara[sunting | sunting sumber]

Angola
Argentina
Australia
Brazil
Kamerun
Chile
Pantai Gading
Inggris
Prancis
Jerman
Iran
Italia
Latvia
Liberia
Luxemburg
Makedonia
Montenegro
Maroko
Belanda
Nigeria
Portugal
Romania
Rusia
Serbia
Singapura
Korea Selatan
Suriah
Tahiti
Tunisia

Pembukaan[sunting | sunting sumber]

Laga perdana Liga Primer Indonesia di Stadion Manahan, Solo

Kick-off pertama LPI dilakukan pada tanggal 8 Januari 2011 di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah antara Solo FC melawan Persema Malang. Pada pertandingan pembukaan tersebut, Solo FC dipaksa tunduk 1-5. Pertandingan yang dihadiri 22 ribu orang tersebut berjalan dengan aman tanpa insiden. Pertandingan diawali dengan tari-tarian yang dibawakan oleh 1.050 penari dengan mengenakan busana batik dan dibuka oleh Joko Widodo dan F.X. Hadi Rudyatmo.[44][45]

Hasil pertandingan[sunting | sunting sumber]

Kandang \ Tandang[1] ACU BLDV BNDG BTVU BNMD BGRY CDWS JKRT MNDU MDCH MGKB PSBY PSMA PBOJ PSM RLMA SMGU SLFC TRGW
Aceh United 0–2 2–0 0–2 0–1 1–0 2–0 1–3 2–2 0–1 0–1 0–4 1–0 1–1 0–3 2–1 2–0 3–0 4–2
Bali Devata 2–0 1–0 0–1 2–2 0–2 3–1 1–1 1–0 2–0 1–1 2–1 0–1 1–1 2–3 1–0 0–1 1–0 2–2
Bandung FC 0–2 0–1 2–3 2–2 0–5 2–1 1–3 1–1 1–1 1–0 1–2 0–1 0–1 1–1 5–3 3–1 1–3 1–2
Batavia Union 2–0 1–0 3–2 2–1 2–1 3–2 1–1 4–1 2–2 1–1 0–0 1–1 2–0 1–1 2–3 0–2 1–2 3–3
Bintang Medan 1–0 2–2 2–2 1–2 3–0 2–3 0–1 3–0 1–1 1–0 1–1 1–4 1–2 1–4 1–3 2–3 2–1 3–1
Bogor Raya 0–1 2–0 5–0 1–2 0–4 2–1 0–3 0–1 2–4 0–0 0–2 1–2 1–1 2–0 3–0 2–1 0–1 1–1
Cendrawasih Papua 0–2 1–3 1–0 2–3 3–2 1–2 2–2 0–3 0–0 1–3 0–0 1–5 1–2 1–5 2–4 1–2 0–0 0–2
Jakarta FC 1928 3–1 1–1 3–1 1–1 1–0 3–0 2–2 3–0 1–2 2–2 2–3 0–1 2–1 4–1 1–1 0–1 1–0 3–2
Manado United 2–2 0–1 1–1 1–4 0–3 1–0 3–0 0–3 1–2 1–4 1–3 0–0 2–1 0–0 2–2 0–2 3–7 0–1
Medan Chiefs 1–0 0–2 1–1 2–2 1–1 4–2 0–0 2–1 2–1 2–0 0–0 1–2 1–5 1–2 3–0 1–0 2–1 2–0
Minangkabau FC 1–0 1–1 0–1 1–1 0–1 0–0 3–1 2–2 4–1 0–2 0–5 1–1 0–0 1–0 2–1 1–2 1–0 3–1
Persebaya 1927 4–0 1–2 2–1 0–0 1–1 2–0 0–0 3–2 3–1 0–0 5–0 4–0 4–0 0–4 6–2 1–0 2–0 4–0
Persema Malang 0–1 1–0 1–0 1–1 4–1 2–1 5–1 1–0 0–0 2–1 1–1 0–4 1–1 2–1 5–2 2–0 5–1 2–1
Persibo Bojonegoro 1–1 1–1 1–0 0–2 2–1 1–1 2–1 1–2 1–2 5–1 0–0 0–4 1–1 0–2 2–1 3–1 2–1 2–0
PSM 3–0 0–2 1–1 1–1 4–1 0–2 5–1 1–4 0–0 2–1 0–1 4–0 1–2 2–0 1–1 2–0 4–1 2–0
Real Mataram 1–2 0–1 3–5 3–2 3–1 0–3 4–2 1–1 2–2 0–3 1–2 2–6 2–5 1–2 1–1 0–1 1–1 2–1
Semarang United 0–2 1–0 1–3 2–0 3–2 1–2 2–1 0–1 2–0 0–1 2–1 0–1 0–2 1–3 0–2 1–0 0–0 1–0
Solo FC 0–3 0–1 3–1 2–1 1–2 1–0 0–0 0–1 7–3 1–2 0–1 0–2 1–5 1–2 1–4 1–1 0–0 0–0
Tangerang Wolves 2–4 2–2 2–1 3–3 1–3 1–1 2–0 2–3 1–0 0–2 1–3 0–4 1–2 0–2 0–2 1–2 0–1 0–0

Diperbarui hingga pertandingan tanggal 28 Mei 2011.
Sumber: LPI, goal.com
1Tim tuan rumah berada di kolom sebelah kiri.
Warna: Biru = tim tuan rumah menang; Kuning = seri; Merah = tim tamu menang.

Klasemen akhir[sunting | sunting sumber]

Pos Tim Main M S K MG KG SG Poin
1 Persebaya 1927 18 12 4 2 42 13 +29 40
2 Persema 18 12 4 2 35 17 +18 40
3 PSM 18 10 4 4 36 18 +18 34
4 Jakarta FC 18 9 5 4 33 20 +13 32
5 Medan Chiefs 18 9 5 4 26 20 +6 32
6 Batavia Union 18 8 7 3 32 23 +9 31
7 Bali De Vata 18 8 5 5 22 17 +5 29
8 Persibo 18 8 5 5 25 22 +3 29
9 Semarang United 18 9 1 8 18 21 −3 28
10 Minangkabau FC 18 7 6 5 21 20 +1 27
11 Aceh United 18 8 2 8 23 24 −1 26
12 Bintang Medan 18 6 4 8 29 30 −1 22
13 Bogor Raya 18 6 3 9 22 24 −2 21
14 Solo FC 18 4 4 10 19 29 −10 16
15 Bandung FC 18 4 4 10 22 33 −11 16
16 Real Mataram 18 4 4 10 27 41 −14 16
17 Manado United 18 3 6 9 19 36 −17 15
18 Tangerang Wolves 18 2 5 11 19 36 −17 11
19 Cendrawasih Papua 18 1 4 13 18 44 −26 7
Diperbarui sampai pertandingan pada tanggal 31 Maret 2011. Sumber: goal.com
Aturan peringkat: 1) poin; 2) selisih gol); 3) jumlah gol dicetak.

Pencetak gol terbanyak[sunting | sunting sumber]

Urutan Pencetak gol Klub Gol[46]
1 Bendera Argentina Juan Manuel Cortes Batavia Union
13
Bendera Maroko Laakkad Abdelhadi Medan Chiefs
13
Bendera Argentina Fernando Gaston Soler Real Mataram
13
4 Bendera Argentina Emanuel De Porras Jakarta FC 1928
10
Bendera Indonesia Samsul Arif Persibo Bojonegoro
10
Bendera Indonesia Irfan Bachdim Persema Malang
10
Bendera Rumania Cosmin Vancea Bintang Medan
10
Bendera Suriah Marwan Sayedeh PSM
10
9 Bendera Liberia Perry N Somah Bandung FC
9
10 Bendera Brasil Wallace Rodrigues Da Silva Tangerang Wolves
8
Bendera Indonesia Muhammad Rahmat PSM
8
Bendera Indonesia Andi Oddang PSM
8
Bendera Australia Andrew Barisić Persebaya 1927
8
Bendera Montenegro Ilija Spasojević Bali Devata
8
Bendera Australia Fred Agius Cendrawasih Papua
8
16 Bendera Brasil Jardel Santana Manado United
7
Bendera Indonesia Sansan Fauzi Husaeni Jakarta FC 1928
7

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "Archived copy". Diarsipkan dari versi asli tanggal 27 October 2010. Diakses tanggal 2010-10-24. 
  2. ^ a b bola/read/2011/01/03/114329/1537913/76/lpi-tayang-di-indosiar LPI Tayang di Indosiar
  3. ^ Metro TV Siarkan Langsung Laga Ketiga LPI
  4. ^ bola/read/2011/02/11/113340/1569246/1052/lpi-tayang-di-trans-tv LPI Tayang di Trans TV
  5. ^ bola/read/2011/02/11/113340/1569246/1052/lpi-tayang-di-trans-tv LPI Tayang di Trans TV
  6. ^ "Minangkabau F.C. 0–5 Persebaya 1927". Goal.com. 5 February 2011. Diakses tanggal 12 February 2011. 
  7. ^ "Solo FC - Manado UnitedFormasi & Statistik - Goal.com" (dalam bahasa Indonesian). Goal.com. 10 April 2011. Diarsipkan dari versi asli tanggal 15 April 2011. Diakses tanggal 10 April 2011. 
  8. ^ a b FIFA Normalisation Committee recognizes Indonesian Premier League
  9. ^ LPI Bantu Klub yang Akan Merger
  10. ^ a b "Kompetisi Di Luar Regulasi PSSI : Ilegal!". PSSI. 2011-01-03. Diakses tanggal 2011-01-07. 
  11. ^ "LPI Tak Gentar Dilaporkan PSSI". Kompas. 2011-01-05. Diakses tanggal 2011-01-07. 
  12. ^ bola/liga-indonesia/11/01/05/156659-abi-lpi-adalah-amanat-ksn "Abi: LPI adalah Amanat KSN" Periksa nilai |url= (bantuan). Republika. 2011-01-05. Diakses tanggal 2011-01-07. 
  13. ^ "PSSI Tolak Surat LPI". Riau Pos. 2011-01-06. Diakses tanggal 2011-01-07. 
  14. ^ "PSSI Tidak Berikan Izin". Harian Sumut Pos. 2010-09-20. Diakses tanggal 2011-01-07. 
  15. ^ bola/liga-indonesia/11/01/05/156705-upss-lpi-sudah-sempat-konsultasi-dengan-andi-darussalam "Upss.. LPI Sudah Sempat Konsultasi dengan Andi Darussalam" Periksa nilai |url= (bantuan). Republika. 2011-01-05. Diakses tanggal 2011-01-07. 
  16. ^ "LPI Menyiapkan "Fee" untuk PSSI". Kompas. 2011-01-04. Diakses tanggal 2011-01-07. 
  17. ^ "PSSI Menutup Diri Soal Liga Primer". Tempointeraktif. 2011-01-06. Diakses tanggal 2011-01-07. 
  18. ^ "PSSI Sebut LPI Kompetisi Ecek-Ecek". Tempointeraktif. 2010-10-24. Diakses tanggal 2011-01-07. 
  19. ^ "PSSI: "LPI Sama dengan Tarkam"". Yahoo! Indonesia. 2010-10-01. Diakses tanggal 2011-01-07. 
  20. ^ "Nugraha: LPI Kompetisi Banci!". Kompas. 2010-12-30. Diakses tanggal 2011-01-07. 
  21. ^ a b Andreas Nugroho (2011-01-06). "Pemerintah izinkan Liga Primer". BBC Indonesia. Diakses tanggal 2011-01-07. 
  22. ^ "Ikut LPI, Tiga Klub Superliga Didegradasi". Goal.com. 2010-12-30. Diakses tanggal 2011-01-07. 
  23. ^ bola/liga-indonesia/11/01/04/156520-persema-malang-gajayana-milik-kami "Persema Malang: Gajayana Milik Kami" Periksa nilai |url= (bantuan). Republika. 2011-01-04. 
  24. ^ bola/liga-indonesia/11/01/04/156408-soal-ancaman-sanksi-persema-jawab-tuntas-pssi "Soal Ancaman Sanksi, Persema Jawab Tuntas PSSI" Periksa nilai |url= (bantuan). Republika. 2011-01-04. 
  25. ^ bola/liga-indonesia/10/12/31/155793-pengurus-psm-terserah-apapun-keputusan-pssi "Pengurus PSM: Terserah, Apapun Keputusan PSSI" Periksa nilai |url= (bantuan). Republika. 2011-01-04. 
  26. ^ "Abaikan Ancaman, Persebaya Mantap Ikut LPI". Goal.com. 2010-09-27. 
  27. ^ "Demi LPI, Persibo Abaikan Surat PT LI". Goal.com. 2011-01-06. 
  28. ^ a b "Haramkah Pemain LPI Masuk Timnas?". Kompas. 2011-01-04. 
  29. ^ "Menegpora: Irfan Bachdim Tetap Bisa Perkuat Timnas". Liputan 6. 2011-01-04. 
  30. ^ bola/liga-indonesia/11/01/06/157032-angelina-jangan-politisasi-pssilpi-semakin-banyak-liga-semakin-baik "Angelina: Jangan Politisasi PSSI-LPI, Semakin Banyak Liga Semakin Baik" Periksa nilai |url= (bantuan). Republika. 2011-01-06. Diakses tanggal 2011-01-07. 
  31. ^ "PSSI Panggil 84 Pemain U-23, Ada Kim & Irfan". Vivanews. 2011-01-04. 
  32. ^ "Alfred Riedl Tak Akan Panggil Pemain Yang Tampil Di Liga Ilegal". PSSI. 2011-01-06. Diakses tanggal 2011-01-07. 
  33. ^ "Chapter VII. Eligibility to play for representative teams. Article 15. Principle". FIFA Statutes August 2010 edition (PDF). FIFA. hlm. 66. Diakses tanggal 2011-01-07. Any person holding a permanent nationality that is not dependent on residence in a certain country is eligible to play for the representative teams of the Association of that country. 
  34. ^ "PSSI Cabut Lisensi 8 Pelatih Klub Liga Primer". Vivanews. 2011-01-04. Diakses tanggal 2011-01-07. 
  35. ^ "PSSI: Wasit LPI Bakal Disanksi FIFA". Berita Jatim. 2010-11-21. Diakses tanggal 2011-01-07. 
  36. ^ bola/liga-indonesia/10/12/02/150367-komdis-pssi-hukum-perangkat-pertandingan-lpi "Komdis PSSI Hukum Perangkat Pertandingan LPI" Periksa nilai |url= (bantuan). Republika. 2010-12-02. Diakses tanggal 2011-01-07. 
  37. ^ "Editorial: FIFA Weigh In On Indonesian "Rebel League", But They Are Missing The Point". Goal.com International. 2011-01-18. Diakses tanggal 2011-01-19. 
  38. ^ a b bola/2011/01/05/brk,20110105-304028,id.html "Polri Belum Keluarkan Izin LPI" Periksa nilai |url= (bantuan). Tempointeraktif. 2011-01-05. Diakses tanggal 2011-01-07. 
  39. ^ bola/2011/01/05/brk,20110105-304037,id.html "Menpora Siap Mediasi LPI-PSSI" Periksa nilai |url= (bantuan). Tempointeraktif. 2011-01-05. Diakses tanggal 2011-01-07. 
  40. ^ bola/liga-indonesia/11/01/06/156996-mediasi-dengan-lpi-ehpssi-tak-hadir "Mediasi dengan LPI, eh..PSSI tak Hadir" Periksa nilai |url= (bantuan). Republika. 2011-01-06. Diakses tanggal 2011-01-07. 
  41. ^ "Ketua PSSI Solo Siap Dipecat". Suara Merdeka. 2011-01-06. Diakses tanggal 2011-01-07. 
  42. ^ Indosiar Akan Siarkan 68 Pertandingan Liga Primer Indonesia
  43. ^ Tweet dari twitter resmi LPI
  44. ^ Liga Primer Indonesia dimulai
  45. ^ bola/read/2011/01/08/192012/1542402/76/akui-ada-kekurangan-lpi-minta-maaf?b99110270 Akui Ada Kekurangan, LPI Minta Maaf
  46. ^ bola/index.php/detik.topscore/idkanal/1052 "Top Skorer LPI" Periksa nilai |url= (bantuan). Detiksports.com. Detik. Diakses tanggal 5 March 2011.  Hapus pranala luar di parameter |work= (bantuan)

Lihat juga[sunting | sunting sumber]

(untuk kompetisi sepakbola independen lainnya di indonesia)

Pranala luar[sunting | sunting sumber]