Kronologi kehidupan Yesus

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari

Bagian dari seri tentang
Yesus Kristus

Title jesus.jpg

Nama dan julukan
YesusKristusMesiasIsa AlmasihJuruselamat

Yesus Kristus dan Kekristenan
KronologiKelahiranSilsilah
PembaptisanPelayananMukjizat
PerumpamaanPerjamuan TerakhirPenangkapan
PengadilanPenyalibanKematian
PenguburanKebangkitanKenaikan
Kedatangan keduaPenghakiman

Ajaran utama Yesus Kristus
MesiasKotbah di Bukit
Doa Bapa KamiHukum Kasih
Perjamuan MalamAmanat Agung

Pandangan terhadap Yesus
Pandangan Kristen
Pandangan Islam
Pandangan Yahudi
Yesus dalam sejarah
Yesus dalam karya seni

Kronologi kehidupan Yesus Kristus dapat disusun berdasarkan catatan Alkitab Kristen, termasuk di dalamnya Alkitab Ibrani, surat-surat murid-murid-Nya, tradisi gereja, serta catatan para sejarawan pada abad-abad pertama Masehi. Yesus lahir di Bethlehem, dalam masa pemerintahan Kaisar Augustus. Saat itu, Maria telah bertunangan dengan Yusuf, seorang tukang kayu (Matius 1:1; Lukas 3:23; bandingkan Yohanes 7:42). KelahiranNya pertama kali disampaikan langsung oleh para malaikat kepada para gembala (Lukas 2:8-20). Orang-orang majus dari Timur datang ke Betlehem untuk melihat dan menyembah Dia yang telah lahir sebagai "Raja orang Yahudi" dengan membawa hadiah (Matius 2:1-12). Dalam mimpinya, Yusuf diberitahukan oleh malaikat untuk pergi ke Mesir bersama dengan Maria dan bayi Yesus guna menghindari amukan Herodes yang jahat dan cemburu. Di sana mereka menunggu sampai Herodes mati (Matius 2:13-23). Dan benarlah yang disampaikan oleh malaikat itu, ketika mereka berada di Mesir, Herodes membantai semua bayi laki-laki orang Israel di Betlehem.

Saat mereka kembali, mereka tinggal di Nazaret, di wilayah Galilea (Matius 2:23; bandingkan Lukas 4:16; Yohanes 1:46, dan seterusnya). Pada umur duabelas tahun Ia pergi ke Yerusalem merayakan Hari Raya bersama dengan orang tua-Nya. Di sana, di Bait Allah, "di tengah-tengah alim ulama" semua yang mendengar Dia "tercengang dengan hikmat dan jawaban-jawabanNya" (Lukas 2:41, dan selanjutnya).

Delapan belas tahun yang tidak diketahui, kecuali pada saat Ia kembali berdiam di kota Nazaret dan "dan bertambah-tambah hikmat melebihi orang lain", dan "dikasihi Tuhan dan manusia" (Lukas 2:52). Sangat mungkin dia bekerja sebagai tukang kayu seperti halnya Yusuf.

Dia memulai pelayanan ketika berumur kira-kira tiga puluh tahun. Dipercayai bahwa pelayanan-Nya berlangsung selama tiga tahun. Tiap tahunnya mempunyai kejadian tersendiri.

Pada umumnya sudut pandang menurut Alkitab yang paling sering digunakan. Di samping itu ada pula sudut pandang lain, misalnya dari Titianus, seorang sejarawan Yunani, yang jarang digunakan.

Kelahiran dan masa kecil[sunting | sunting sumber]

Waktu[sunting | sunting sumber]

  • Pada zaman Herodes, raja Yudea (Matius 2:1; Lukas 1:5) (lahir 73/74 SM, menjadi raja mulai 37 SM, mati 4 SM (atau 1 SM) di Yerikho.
  • Pada zaman Kaisar Agustus (Lukas 2:1). Gaius Julius Caesar Augustus (lahir 23 September 63 SM, mati 19 Agustus 14 M), raja Romawi. Kaisar Agustus mengeluarkan suatu perintah, menyuruh mendaftarkan semua orang di seluruh dunia masing-masing di kotanya sendiri (Lukas 2:1-3), pada tahun 2 SM.
  • Sewaktu Kirenius menjadi wali negeri di Siria (Lukas 2:2). Publius Sulpicius Quirinius (bahasa Yunani: Κυρήνιος Kyrenios atau Cyrenius, lahir ~51 SM, mati 21 M). Ada pendaftaran yang dilakukan Kirenius pada tahun 6 M, pada zaman Arkelaus menjadi raja (bahasa Yunani: ethnarch) Yudea. Ada pula pendaftaran yang dilakukannya ketika menjadi penguasa sementara di Siria tahun 11 SM - 7 SM.

Catatan: ada yang menerjemahkan Lukas 2:2 "...pendaftaran yang pertama kali diadakan sewaktu Kirenius..." dari bahasa Yunani sebagai "...pendaftaran yang diadakan sebelum Kirenius...",[1] tetapi ini bukan yang diterima sebagian besar pakar.

  • Penempatan di dalam rahim Maria terjadi dalam bulan yang ke-6 kehamilan Yohanes Pembaptis (Lukas 1:26). Berarti sekitar 6 bulan setelah imam Zakharia dari rombongan Abia, melakukan tugasnya di Bait Allah. (Lukas 1:5) Rombongan Abia adalah kelompok ke-8 dari 24 kelompok imam yang bergiliran melakukan tugas di Bait Allah (1 Tawarikh 24:7-18). Para pakar berpendapat giliran ini biasanya jatuh pada awal bulan Sivan dalam kalender Yahudi atau sekitar bulan Juni kalender Masehi. Berdasarkan informasi ini, pembuahan (bahasa Inggris: conception) Yesus terjadi sekitar bulan Desember. Ada sejumlah naskah kuno yang mencatat bahwa Yesus ditempatkan di rahim Maria tanggal 25 Desember.[2] Hal ini didukung oleh penafsiran Hagai 2:18-20:
Perhatikanlah mulai dari hari ini dan selanjutnya--mulai dari hari yang kedua puluh empat bulan kesembilan. Mulai dari hari diletakkannya dasar bait TUHAN perhatikanlah apakah benih masih tinggal tersimpan dalam lumbung, dan apakah pohon anggur dan pohon ara, pohon delima dan pohon zaitun belum berbuah? Mulai dari hari ini Aku akan memberi berkat!

—Hagai 2:18-20

Tanggal 24 bulan ke-9 (Kislew) dalam kalender Yahudi jatuh sekitar tanggal 24-25 Desember dalam kalender Gregorian.

  • Pada suatu hari raya besar Yahudi, karena tidak ada tempat bagi Yusuf dan Maria di rumah penginapan. (Lukas 2:7)

Catatan: Pendaftaran dapat dilakukan kapan saja, tetapi Yusuf, sebagai seorang Yahudi yang saleh, memilih datang dari Nazaret, Galilea, bertepatan dengan hari raya penting dimana hukum Taurat menyuruh setiap laki-laki untuk berziarah ke Yerusalem. Betlehem terletak hanya 10 kilometer (6.2 mil) di selatan Yerusalem. Kemungkinan besar ini adalah dekat hari raya Tahun Baru (Rosh Hashanah) pada bulan Tisyri (atau sekitar bulan September kalender Masehi) atau hari raya Sukkot yang memperingati Kemah Suci ("Feast of Tabernacles") di mana Allah diam di antara bangsa Israel, seperti yang diindikasikan dalam Injil Yohanes:[3]

Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran

—Yohanes 1:14

Kata "diam" dalam bahasa aslinya (bahasa Yunani) adalah "ἐσκήνωσεν" (eskēnōsen), dari kata "σκηνῆς" (skēnēs) yang berarti "kemah" dan dipakai dalam Alkitab bahasa Yunani Septuaginta untuk menyebut Kemah Suci.[4]

  • Bila diperhitungkan dengan adanya kisah pembantaian bayi bayi berusia 2 tahun ke bawah pada akhir masa pemerintahan Herodes (4 SM) atau (1 SM), maka kelahiran Yesus terjadi sesudah tahun 6 SM.

Kisah kelahiran[sunting | sunting sumber]

Usia 8 hari[sunting | sunting sumber]

Usia 40 hari[sunting | sunting sumber]

Usia di bawah 2 tahun[sunting | sunting sumber]

Usia sebelum 12 tahun[sunting | sunting sumber]

Usia 12 tahun[sunting | sunting sumber]

Antara usia 12 - 30 tahun[sunting | sunting sumber]

Pelayanan Selama Tiga Setengah Tahun[sunting | sunting sumber]

Yesus memulai pelayanan-Nya beberapa waktu setelah Yohanes Pembaptis mulai membaptis. Menurut Injil Lukas permulaan pekerjaan Yohanes itu terjadi:[5]

Persiapan Pelayanan[sunting | sunting sumber]

Tujuh hari dalam permulaan pelayanan[sunting | sunting sumber]

Injil Yohanes pasal 1 ayat 19 sampai pasal 2 ayat 1 mengandung catatan kronologis saksi mata:[6]

  • Hari ke-1: Orang Yahudi dari Yerusalem mengutus beberapa imam dan orang-orang Lewi kepada Yohanes Pembaptis[7]
  • Hari ke-2: Yohanes Pembaptis melihat Yesus datang kepadanya dan ia berkata: "Lihatlah Anak domba Allah, yang menghapus dosa dunia..."[8]
  • Hari ke-3: Dua murid Yohanes Pembaptis (salah satunya adalah saksi mata, yaitu Yohanes, yang lain adalah Andreas) mengikuti Yesus[9].
  • Hari ke-4: Andreas membawa Simon Petrus kepada Yesus.[10]
  • Hari ke-5 (hari ke-1 sebelum sampai di Kana): Filipus dan Natanael mengikut Yesus[11]
  • Hari ke-6 (hari ke-2): Perjalanan menuju ke Galilea[12]
  • Hari ke-7 (hari ke-3): Perkawinan di Kana, Galilea[13]

Ke Yerusalem[sunting | sunting sumber]

Yesus datang ke Yerusalem untuk merayakan Paskah Yahudi:

Di Samaria[sunting | sunting sumber]

Dari Yudea kembali ke Galilea melewati Samaria

Di Galilea[sunting | sunting sumber]

Ke daerah Tirus dan Sidon[sunting | sunting sumber]

Kembali ke Galilea[sunting | sunting sumber]

Ke Yerusalem[sunting | sunting sumber]

Ke Betania[sunting | sunting sumber]

Tahun Terakhir[sunting | sunting sumber]

Tahun ini dihitung mengikuti kalender Gregorian yang berawal pada bulan Januari. Sistem Romawi memulai tahun yang baru pada bulan September. Kalender Ibrani untuk ibadah (eklesiastikal) memulai tahun baru pada bulan Nisan (Maret-April pada kalender Julian/Gregorian).

Waktu[sunting | sunting sumber]

Eusebius (Chronicon ii, ed. Migne, halaman 535) menyatakan bahwa Kristus menderita "dalam tahun ke-19 pemerintahan Tiberius," yaitu tahun 33 M.[14][15]

Ke daerah Yudea[sunting | sunting sumber]

Di Yerikho[sunting | sunting sumber]

Di Betania[sunting | sunting sumber]

Enam hari sebelum Paskah Yahudi:

Minggu Terakhir Sebelum Penyaliban[sunting | sunting sumber]

Yesus diturunkan dari salib. Karya Rembrandt 1633

Selama 4 hari terakhir hidup-Nya Yesus berada di Yerusalem dan bermalam di Bukit Zaitun

14 Nisan[sunting | sunting sumber]

Tanggal 14 Nisan dalam kalender Yahudi dimulai dari malam hari setelah matahari terbenam, sampai besok sore menjelang matahari terbenam.

Kebangkitan Yesus[sunting | sunting sumber]

Kenaikan Yesus ke Sorga[sunting | sunting sumber]

Empat puluh hari setelah kebangkitan-Nya dan sepuluh hari sebelum hari Pentakosta:

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Nigel Turner, Grammatical Insights into the New Testament, T&T Clark: 1966, pp. 23,24 and Syntax, p. 32.
  2. ^ Coulson Shepherd, "Jewish Holy Days", page 89
  3. ^ Yohanes 1:14
  4. ^ Grant R. Jeffrey. Jesus, the Great Debate, Toronto, Canada: Frontier Research Publications. 1999. ISBN 0-921714-56-4
  5. ^ Lukas 3:1-2
  6. ^ Exegetical Commentary on John 1 (verses 1:19-51), Study By: W. Hall Harris III
  7. ^ Yohanes 1:19-28
  8. ^ Yohanes 1:29-34
  9. ^ Yohanes 1:35-40
  10. ^ Yohanes 1:41-42
  11. ^ Yohanes 1:43-51
  12. ^ Yohanes 1:43
  13. ^ Yohanes 2:1
  14. ^ P. L. Maier, Pontius Pilate, Garden City, N.Y., 1968, pp. 364, 365; also that author's article "Sejanus, Pilate, and the Date of the Crucifixion," Church History XXXVII (March, 1968), pp. 3-13.
  15. ^ Ron Wallace. Tiberius - Year 15.

Pranala luar[sunting | sunting sumber]