Rosh Hashanah

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Rosh Hashanah
Rosh Hashanah
Sebuah shofar yang dibuat dari tanduk kambing jantan
Nama resmi bahasa Ibrani: ראש השנה
Disebut juga Awal tahun
Dirayakan Yudaisme dan orang Yahudi
Jenis Keagamaan
Makna

Tahun baru Yahudi menurut Kalender Ibrani. Memperingati penciptaan dunia dan kelahiran serta pengikatan Ishak.

Permulaan dari sepuluh "Hari-hari yang Menakjubkan" sebelum Yom Kippur.
Dimulai Hari pertama bulan Tishrei
Berakhir Hari kedua bulan Tishrei
Kegiatan Berdoa di sinagoga, shofar. Makanan pesta dengan roti challah yang bundar dan apel yang dicelupkan ke dalam madu. Kepala ikan, buah delima. Buah-buahan baru pada malam kedua.
Berhubungan dengan Yom Kippur yang dirayakan sesudahnya.

Rosh Hashanah (bahasa Ibrani: ראש השנה) secara etimologis berarti "permulaan tahun".[1][2] Hari raya ini adalah satu dari 4 perayaan tahun baru yang dilakukan oleh orang Yahudi.[1] Hari raya ini juga seringkali disebut sebagai Yom Teruah (bahasa Ibrani: יום תרועה Hari Meniup Serunai Shofar)[1], Yom Hazikarom (Hari Mengingat)[1], Yom Hadim (Hari Penghakiman)[1], atau Ianim Nora'im (Hari Pertobatan Sepuluh Hari)[3].

Dirayakan setiap tanggal 1 dan 2 bulan Tishrei, bulan ke-7 dalam Kalender Yahudi (Bulan ke-1 adalah Nisan), mendahului hari raya Yom Kippur yang diperingati tanggal 10 Tishrei. Biasanya dalam kalender Masehi, jatuh sekitar bulan September-Oktober.

Perayaan ini adalah perayaan tahun baru yang dirayakan dengan meriah dan penuh khidmat.[3][4] Selain memperingati mengenai hari penciptaan alam raya, pada hari ini juga diperingati hari kiamat.[2] Rosh Hashanah dipercayai sebagai hari Sabat pertama pada saat penciptaan dunia iini dilakukan.[2] Hari raya ini dilangsungkan selama dua hari.[2]

Pada perayaan ini, ada kebiasaan untuk memakan roti yang dicelupkan pada madu (biasanya dicelupkan pada garam).[2] Hal ini melambangkan harapan untuk tahun baru yang baik dan "manis".[2]

Ciri khas lainnya dari perayaan ini adalah ditiupnya serunai yang disebut shofar sepanjang hari di sinagoge sebagai tanda perayaan.[3][1] Selain itu, ada makna-makna lain dari ditiupnya shofar pada hari itu :

  • Allah dinobatkan sebagai raja pada hari itu;[3]
  • Pembuka masa sepuluh hari penyesalan dan pertobatan;[3]
  • Taurat diberikan di Sinai dengan iringan shofar;[3]
  • Para nabi membandingkan berita mereka dengan tiupan shofar;[3]
  • Para serdadu yang menghancurkan Bait Allah membunyikan shofar;[3]
  • Mengingat kurban domba sebagai pengganti kurban Ishak;[5]
  • Mengingat Amos 3:6;[3]
  • Hari Tuhan adalah hari peniupan shofar Zefanya 1:14-16;[3]
  • Shofar besar merupakan masa mesianis Yesaya 27:13;[3]
  • Shofar akan dibunyikan pada hari kebangkitan. [6]

Pada hari raya tersebut, orang-orang percaya bahwa semua orang yang ada di dunia menghampiri Allah seperti sekawanan domba.[2] Mereka yang dianggap baik dan berharga dicatat namanya dalam Buku Kehidupan, sementara mereka yang tidak akan ditulis namanya ke dalam Buku Kematian.[2]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b c d e f (Inggris)Judith Groner.1997.All about Rosh Hashanah.Rockville:Kar-Ben Copies. hlm1-6.
  2. ^ a b c d e f g h (Inggris)Jacob Neusner, Alan J. Avery-Peck, dan William Scott Green.1999.The Encyclopedia of Judaism.New York:The Continuum Publishing Company. hlm 32-50.
  3. ^ a b c d e f g h i j k (Indonesia)Rasid Rachman.2005. Hari Raya Liturgi : Sejarah dan Pesan Pastoral Gereja. Jakarta : PT BPK Gunung Mulia.
  4. ^ (Inggris)Edward Goldman.1988.Rosh Hashanah:A Preliminary Translation and Explanation.USA:University of Chicago. hlm 1.
  5. ^ (Inggris)Adolf Adam. 1981. The Liturgical Year:its History and Its Meaning after the Reform of the Liturgy. Peublo Publishing Company.
  6. ^ (Inggris)Raphael Posner.1975.Jewish Liturgy: Prayer and Synagogue Service Through the Ages.Keter Publishing House Jerusalem.