Pangkalan Udara Atang Senjaya

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jump to navigation Jump to search
Pangkalan Udara TNI AU Atang Senjaya
Lanud.png
Lambang Lanud
Negara Bendera Indonesia Indonesia
Cabang Lambang TNI AU.png TNI Angkatan Udara
Tipe unit Pangkalan Udara Militer
Bagian dari Komando Operasi Angkatan Udara I
Moto "Prayatna Kerta Gegana"
Situs web www.tni-au.mil.id
IATA: ATS · ICAO: WIAJ
Informasi
Jenis bandara
  • Militer
  • Privat
Pemilik Pemerintah Indonesia
Pengelola PT Angkasa Pura II
Melayani Kabupaten Bogor, Kota Bogor, Kota Sukabumi, Kabupaten Sukabumi, Kota Depok, Kota Bekasi, Kabupaten Bekasi, Kabupaten Karawang, Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang Selatan dan Kabupaten Lebak
Lokasi Bogor, Indonesia
Peta
Lua error in Modul:Location_map at line 502: Unable to find the specified location map definition. Neither "Module:Location map/data/Indonesia Bogor" nor "Template:Location map Indonesia Bogor" exists.
Landas pacu
Arah Panjang Permukaan
ft m
06/24 9.843 3.000 Aspal

Pangkalan Udara Atang Sendjaja atau (Lanud Atang Senjaya) adalah Pangkalan Udara Militer type A yang terletak di Kelurahan Atang Senjaya, kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat. Lanud ini digunakan oleh Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI-AU). Secara nasional, ini adalah lapangan terbang paling penting bagi TNI-AU selain Lanud Halim Perdanakusumah dan Lanud Iswahyudi. Nama bandara ini diambil dari salah seorang pahlawan TNI-AU, Letkol (Anumerta) Atang Sendjaja.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Pangkalan Udara atau Pangkalan TNI-AU Atang Senjaya (ATS), yang dulu bernama Pangkalan Udara Semplak, termasuk places yang ditutupi. Tak semua bagian, memang. Hanya area landas pacunya yang berpanjang 1,4 km dan sejumlah bangunan tertentu. Bandara warisan Belanda di Kelurahan Semplak, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, ini merupakan markas bagi Skadron Udara 6, yang dikenal dengan armada Helikopter Puma dan Super Puma.[1][2]

Nama pangkalan udara Atang Senjaya dipetik dari nama Kapten Atang Sendjaja, tokoh yang—menurut salah satu versi sejarah TNI-AU--[butuh rujukan] tewas saat terlibat perakitan Helikopter Mi-6 buatan Rusia, yang sosoknya mirip-miripnya dengan keluarga besar Helikopter Puma buatan Prancis. Dalam film Rambo II dan III, helikopter Soviet yang dipanah Rambo pun sebenarnya helikopter Puma SA 330 yang didandani mirip Helikopter Mi-24. Atang Senjaya dimakamkan di TMP Kalibata dengan pangkat Letkol (Anumerta). Skadron lain (TNI-AU memang pakai sebutan skadron, bukan skuadron) lain yang bermarkas di sini adalah Wing Operasi 004 Helikopter, Skadron 7, Skadron 8, dan Skatek 024. Selain berurusan dengan helikopter dan pesawat, Pangkalan TNI-AU Atang Senjaya juga berurusan dengan pendidikan. Karena itu pula di sini terdapat Skadik (Skadron Pendidikan) 501 (intelejen udara, yang dulu bernama Skadik 007) dan Skadik 503 (Paskhas TNI-AU). Juga di kompleks ini terdapat Rumah Sakit Lanud Atang Senjaya.

Meski dari langit kawasan Lanud Atang Senjaya ditutupi, bukan berarti segalanya dirahasiakan. Buktinya, 26 Februari 2012 lalu, lanud ini baru saja meresmikan 'Heritage Room', yang tak lain adalah Museum Skadron 6. Museum mini yang terbuka untuk umum ini memaparkan sejarah Skadron 6, sejak mulai berdiri, alutsista yang pernah dan sedang dioperasikan, serta operasi militer dan non-militer (semisal SAR) apa saja yang pernah dilakukan.

Satuan[sunting | sunting sumber]

Saat ini satuan-satuan dibawah kenadli Lanud Atang Senjaya sebagai berikut:

1. Wing Udara 4

2. Skadron Teknik 024

Selain itu terdapat satuan samping Lanud Atang Senjaya sebagai berikut:

  1. Skadron Pendidikan 501
  2. Skadron Pendidikan 503
  3. Rumah Sakit TNI AU Atang Senjaya

Komandan Lanud Atang Senjaya[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "Lanud Atang Senjaya, Kota Bogor" website indoplaces.com
  2. ^ "Lanud Atang Senjaya" website lanudats.blogspot.com