Pangkalan Udara Iswahyudi

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Pangkalan Udara Iswahyudi
Papan Pangkal udara Iswahyudi.JPG
Papan nama Pangkalan udara Iswahyudi
IATA: MANICAO: WARI
Ikhtisar
Jenis bandara militer
Lokasi Maospati, Magetan, Jawa Timur, Indonesia
Ketinggian 110 m (361 f)
Koordinat 7°36′56″LU 111°26′2″BT / 7,61556°LS 111,43389°BT / -7.61556; 111.43389
Landas pacu
Arah Panjang Permukaan
ft m
17R/35L 10.030 3.057 aspal
Landas pacu
Arah Panjang Permukaan
ft m
17L/35R 8.448 2.575 aspal

Pangkalan Udara Iswahyudi adalah Pangkalan Udara Militer yang terletak di kecamatan Maospati, Kabupaten Magetan, Provinsi Jawa Timur. Meskipun demikian, Pangkalan Udara Iswahyudi dikenal masyarakat Indonesia sebagai bandara di Madiun, karena semua aset dikelola oleh Pemerintah Kota Madiun. Lanud ini digunakan oleh Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI-AU). Secara nasional, ini adalah lapangan terbang paling penting bagi TNI-AU selain Lanud Halim Perdanakusumah. Nama bandara ini diambil dari salah seorang pahlawan TNI-AU, Iswahjoedi.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Pada tahun 1940, Hindia-Belanda mulai membangun "Pangkalan Udara Maospati". Pembangunan pangkalan udara inipun tentu memerlukan berhektar-hektar tanah, sehingga diadakan pemindahan penduduk Magetan di desa-desa ini :

  1. Desa Pabrik Ngujung, dipindah seluruhnya
  2. Desa Setren, sebagian sawah dipindah
  3. Desa Kleco, sebagian sawah dipindah
  4. Desa Ronowijayan, dipindah seluruhnya
  5. Desa Kinandang, dipindah seluruhnya
  6. Desa Kincang Kulon, dipindah seluruhnya
  7. Desa Pandeyan, penduduk desa di bagian selatan dipindah , dan pindah ke wilayah yang sekarang menjadi desa Bogorejo, Barat, Magetan
  8. Desa Mranggen, penduduk desa di bagian selatan dipindah[1]

Ketika pecah perang pasifik tahun 1941, pangkalan udara ini dijadikan basis kekuatan tentara Sekutu di Pulau Jawa. Ketika Belanda menyerah kepada Jepang tahun 1942, Angkatan Laut Jepang (Kaigun Kokusho) menguasai pangkalan udara ini. Pangkalan ini juga digunakan untuk menyimpan berbagai jenis motor pesawat buatan Jepang.

Pasca kemerdekaan Indonesia, Pangkalan Udara Maospati dikuasai oleh laskar-laskar perjuangan saat itu. Berdasarkan Keputusan Menteri/Panglima Angkatan Udara Nomor 564 tanggal 4 November 1960, Pangkalan Udara Maospati berubah nama menjadi Pangkalan TNI AU Iswahyudi.Dengan berkembangnya peran Lanud Iswahjudi dalam perebutan Irian Jaya, lanud ini menjadi Pangkalan Udara Utama (Lanuma). Saat ini, Pangkalan TNI AU lswahyudi merupakan Lanud tipe A.

Komandan[sunting | sunting sumber]

Saat ini Komandan Pangkalan TNI AU lswahyudi adalah Marsma TNI Donny Ermawan, M.Ds mengantikan Marsma TNI Yuyu Sutisna, SE yang pada 21 Maret 2014 mengemban amanat sebagai Kaskoopsau II di Makasar.

Pranala luar[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Awal kedirgantaraan di Indonesia: perjuangan AURI 1945-1950. Buku Obor. 2008. Diakses 28 Juli 2015.