Marilyn Monroe

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Marilyn Monroe
Monroe s. 1953
Monroe s. 1953
Lahir Norma Jeane Mortenson
1 Juni 1926
Los Angeles, California, AS
Meninggal 5 Agustus 1962 (umur 36)
Los Angeles, California, AS
Sebab meninggal Overdosis barbiturat
Tempat peristirahatan Westwood Village Memorial Park Cemetery
Nama lain Norma Jeane Baker
Pekerjaan
  • Aktris
  • model
  • penyanyi
Tahun aktif 1945–62
Pasangan
Situs web marilynmonroe.com
Tanda tangan
Marilyn Monroe Signature.svg

Marilyn Monroe (nama lahir Norma Jeane Mortenson; 1 Juni 1926 – 5 Agustus 1962) adalah seorang aktris dan peragawati Amerika. Terkenal karena memerankan karakter "dumb blonde", ia menjadi salah satu simbol seks paling populer pada 1950an, menandai atitud terhadap seksualitas pada era tersebut, Meskipun ia merupakan seorang aktris dengan bayaran tertinggi hanya pada satu dekade film-filmnya meraih keuntungan sejumlah $200 juta pada masa kematiannya yang tak terpecahkan pada 1962.[1] Ia masih dianggap menjadi ikon budaya populer besar.[2]

Lahir dan dibesarkan di Los Angeles, Monroe menjalani sebagian besar masa kecilnya di perumahan dan sebuah panti asuhan dan menikah untuk pertama kalinya pada usia enam belas tahun. Ketika bekerja di sebuah pabrik sebagai bagian dari upaya perang pada 1944, ia bertemu dengan seorang fotografer dan memulai karir pin-up modeling yang sukses. Pekerjaan tersebut berujung pada kontrak-kontrak film berjangka pendek dengan Twentieth Century-Fox (1946–47) dan Columbia Pictures (1948). Setelah serangkaian peran film kecil, ia menandatangani sebuah kontrak baru dengan Fox pada 1951. Sepnjang dua tahun berikutnya, ia menjadi seorang aktris populer dengan peran-peran dalam beberapa film komedi, yang meliputi As Young as You Feel dan Monkey Business, dan dalam film drama Clash by Night dan Don't Bother to Knock. Monroe menghadapi sebuah skandal saat foto-foto telanjangnya terbongkar yang diambil sebelum menjadi seorang bintang, namun bukannya merusak karirnya, cerita tersebut meningkatkan tawaran terhadap perfilman.

Pada 1953, Monroe menjadi salah satu bintang Hollywood paling disorot, dengan peran-peran utama dalam tiga film: noir Niagara, yang berfokus pada adegan seksualnya, dan film komedi Gentlemen Prefer Blondes dan How to Marry a Millionaire, yang membangun citra bintangnya sebagai seorang "dumb blonde". Meskipun ia memainkan peran penting dalam pembuatan dan pengurusan citra publiknya sepanjang karirnya, ia tidak menyetujui jenis peran dan bayaran yang diberikan studionya. Ia cuti pada awal 1954 untuk berhentik ikut dalam sebuah proyek film, namun kembali menjadi bintang dalam salah satu kesuksesan box office terbesar pada masa akrirnya, The Seven Year Itch (1955). Meskipun studionya masih memegang kontraknya, Monroe mendirikan sebuah perusahaan produksi film pada akhir 1954, Marilyn Monroe Productions (MMP). Tahun 1955 ia dedikasikan untuk membangun perusahaannya dan mulai belajar metode akting di Actors Studio. Pada akhir 1955, Fox memberikannya kontrak baru, yang memberikannya kontrol lebih dan gaji lebih besar. Setelah menuai sambutan untuk penampilannya dalam Bus Stop (1956) dan berakting dalam produksi independen pertama MMP, The Prince and the Showgirl (1957), ia memenangkan Golden Globe untuk Aktris Terbaik untuk Some Like It Hot (1959). Film terakhirnya yang selesai dibuat adalah film drama The Misfits (1961).

Kehidupan pribadi Monroe yang bermasalah menuai perhatian. Ia berjuang dengan kecanduan, depresi, dan kecemasan. Dua pernikahannya sangat disorot, yakni dengan pemain bisbol Joe DiMaggio dan pengarang drama Arthur Miller, yang keduanya berakhir dengan perceraian. Ia meninggal pada usia 36 tahun karena overdosis barbiturat di rumahnya di Los Angeles pada 5 Agustus 1962. Meskipun kematian tersebut dinyatakan sebagai tindakan bunuh diri, beberapa teori konspirasi muncul dalam beberapa dekade setelah kematiannya.

Kehidupan dan karir[sunting | sunting sumber]

Masa kecil dan pernikahan pertama (1926–44)[sunting | sunting sumber]

Monroe pada masa bayi, mengenakan sebuah busana putih dan duduk di sebuah mantel kulit domba
Monroe pada masa bayi

Monroe lahir dengan nama Norma Jeane Mortenson di Los Angeles County Hospital pada 1 Juni 1926, sebagai anak ketiga dari Gladys Pearl Baker (née Monroe, 1902–84).[3] Gladys, putri dari dua migran Barat Tengah yang bermukim di California, adalah seorang flapper dan bekerja sebagai pemotong negatif film di Consolidated Film Industries.[4] Ketika ia berusia lima belas tahun, Gladys menikahi seorang pria yang berusia sembilan tahun lebih tua darinya, John Newton Baker, dan memiliki dua anak darinya, Robert (1917–33)[5] dan Berniece (kelahiran 1919).[6] Ia bercerai pada 1921, dan Baker mengambil hak asuh atas anak-anak tersebut dan membawanya ke tempat asalnya Kentucky.[7] Monroe telah menyebut bahwa ia memiliki seorang saudari sampai ia berusia dua belas tahun, dan menemuinya untuk pertama kalinya pada masa dewasa.[8] Gladys menikahi suami keduanya Martin Edward Mortensen pada 1924, namun mereka berpisah sebelum ia mengandung Monroe; mereka bercerai pada 1928.[9] Identitas ayah Monroe tidak diketahui dan Baker seringkali digunakan sebagai marganya.[10][a]

Masa kecil Monroe awalnya berjalan stabil dan bahagia.[14] Meskipun Gladys secara mental dan keuangan belum dipersiapkan untuk seorang anak, ia menyerahkan Monroe kepada orangtua angkat Albert dan Ida Bolender di kota pedesaan Hawthorne setelah kelahiran.[15] Mereka membesakran anak angkat mereka berdasarkan pada prinsip-prinsip Kristen evangelikal.[14] Mula-mula, Gladys tinggal dengan keluarga Bolender dan pergi untuk bekerja di Los Angeles, sampai waktu kerja yang lama memaksanya kembali ke kota tersebut pada awal 1927.[16] Ia kemudian mulai mengunjungi putrinya pada akhir pekan, seringkali mengajaknya ke bioskop dan dibawa ke Los Angeles.[14] Meskipun keluarga Bolender ingin mengadopsi Monroe, pada musim panas 1933, Gladys mengambil kembali Monroa dan pindah dengannya ke sebuah rumah kecil di Hollywood.[17] Mereka berbagi rumah tersebut bersama dengan aktor George dan Maude Atkinson dan putri mereka, Nellie.[18] Beberapa bulan kemudian, pada Januari 1934, Gladys mengalami penurunan mental dan didiagnosa dengan skizofrenia paranoid.[19] Setelah beberapa bulan berbaring di rumah, ia memutuskan untuk beropat ke Metropolitan State Hospital.[20] Ia menjalani sisa hidupnya keluar masuk rumah sakit, dan jarang menjalin kontak dengan Monroe.[21]

"Saat aku berusia lima tahun, aku mulai ingin menjadi seorang aktris. Aku suka permainan panggung. Aku tak ingin seperti dunia di sekitarku karena merupakan hal biasa, namun aku suka main rumah-rumahan. Ini seperti kamu membuat perbatasanmu sendiri... Saat Aku mendengar bahwa pekerjaan tersebut adalah berakting, Aku berkata apakah aku menginginkannya... Beberapa keluarga angkatku digunakan untuk mengirimku ke film-film yang menempatkanku keluar dari rumah dan Aku duduk stiap hari dan bekerja sampai malam. Di arah depan, terdapat layar yang sangat lebar, seorang anak kecil yang sendirian, dan aku menyukainya."[22]

—Monroe in an interview for Life in 1962

Monroe meminta perlindungan kepada pemerintah negara bagian, dan teman ibunya, Grace McKee Goddard, mengambil tanggung jawab atas urusan dirinya dan ibunya.[23] Pada empat tahun berikutnya, ia tinggal dengan beberapa keluarga angkat, dan seringkali berpindah-pindah sekolah. Pada enam belas bulan pertama, ia masih tinggal dengan keluarga Atkinson; ia mengalami pelecehan seksual pada waktu itu.[24][b] Selalu menjadi gadis pemalu, ia juga menjadi orang gagap dan penyendiri.[30] Pada musim panas 1935, ia tinggal dengan Grace, suaminya Erwin "Doc" Goddard dan dua keluarga lainnya,[31] sampai Grace membawanya ke panti asuhan Los Angeles Orphans Home, Hollywood pada September 1935.[32] Meskipun panti asuhan tersebut merupakan "sebuah lembaga model" dan memberikan hal-hal positif dari para pengasuhnya, Monroe takut ditempatkan disana, karena ia "merasa bahwa tidak ada yang menginginkannya".[33]

Monroe, yang mengenakan gaun putihnya, beridiri di sebelah suaminya Jim Dougherty, yang mengenakan seragam marinir
Monroe dan suami pertamanya James Dougherty, s. 1943–1944

Diurus oleh staf panti asuhan, yang menyatakan bahwa Monroe akan hidup lebih bahagia dalam sebuah keluarga, Grace menjadi penjaga hukumnya pada 1936, meskipun ia tidak dapat keluar dari panti asuhan sampai musim panas 1937.[34] Persinggahan kedua Monroe dengan keluarga Goddard hanya berlangsung selama beberapa bulan, karena Doc mencabulinya.[35] Setelah singgah dengan berbagai kerabat dan teman-temannya dan Grace di Los Angeles dan Compton,[36] Monroe menemukan sebuah rumah yang lebih permanen pada September 1938, dimana ia tinggal dengan bibi Grace, Ana Atchinson Lower, di distrik Sawtelle.[37] Ia masuk Emerson Junior High School dan mengambil layanan mingguan Christian Science dengan Lower.[38] Meskipun menjadi murid dengan kemampuan rata-rata, Monroe terampil dalam menulis dan berkontribusi pada surat kabar sekolah tersebut.[39] Karena Lower yang sudah tua mengalami masalah kesehatan, Monroe kembali tinggal dengan keluarga Goddard di Van Nuys pada akhir 1940 atau awal 1941.[40] Setelah lulus dari Emerson, ia mulai masuk Van Nuys High School.[41]

Pada awal 1942, perusahaan dimana Doc Goddard bekerja memintanya untuk berpindah ke Virginia Barat.[42] Hukum California melarang keluarga Goddard membawa serta Monroe ke negara bagian tersebut, dan ia terancam dikembalikan ke panti asuhan.[43] Sebagai solusinya, ia dinikahkan dengan putra tetangga mereka, buruh pabrik berusia 21 tahun James "Jim" Dougherty, pada 19 Juni 1942, setelah ulang tahunnya yang ke-16.[44] Monroe kemudian keluar dari SMA dan menjadi ibu rumah tangga; ia kemudian menyatakan bahwa "pernikahan tidak membuatku sedih, namun tidak membuatku bahagia. Suamiku dan Aku susah berbicara satu sama kali. Peristiwa tersebut tidak diinginkan karena mereka pemarah. Kami tidak pernah berbincang. Aku jadi semakin bosan."[45] Pada 1943, Dougherty masuk Merchant Marine.[46] Ia awalnya ditempatkan di Catalina Island, dimana ia tinggal dengannya sampai suaminya berlayar ke Pasifik pada April 1944; ia masih berada disana selama lebih dari dua tahun.[46] Setelah Dougherty pulang, Monroe berpindah dengan orangtua mertuanya dan mulai bekerja di Radioplane Munitions Factory untuk ikut upaya perang dan memiliki pemasukannya sendiri.[46]

Modeling dan peran-peran film pertama (1945–49)[sunting | sunting sumber]

Potret Monroe pada usia 20 tahun, yang diambil di Pabrik Munisi Radioplane
Monroe difoto oleh David Conover saat ia masih bekerja di pabrik Radioplane pada akhir 1944

Pada akhir 1944, Monroe bertemu fotografer David Conover, yang dikirim oleh First Motion Picture Unit (FMPU) dari Pasukan Udara Angkatan Darat AS untuk mengambil gambar para buruh perempuan.[47] Meskipun tidak ada gambarnya yang dipakai oleh FMPU, ia keluar dari pabrik tersebut pada Januari 1945 dan memulai karir modeling untuk Conover dan teman-temannya.[48][49] Ia berpindah ke rumah keluarga iparnya, dan memberitahu mereka dan suaminya, bahwa ia menandatangani kontrak dengan Blue Book Model Agency pada Agustus 1945.[50] Ia mulai secara giat menggunakan nama Jean Norman saat bekerja, dan rambut pirang bergelombangnya membuatnya makin terkenal.[51] Karena ia lebih digunakan sebagai pin-up ketimbang peragaan mode, ia sering tampil pada iklan-iklan dan majalah-majalah pria dewasa.[52] Menurut pemilik agensi tersebut, Emmeline Snively, Monroe merupakan salah satu model yang pekerja keras dan paling ambisius; pada awal 1946, ia telah tampil pada 33 sampul majalah untuk publikasi-publikasi seperti Pageant, U.S. Camera, Laff, dan Peek.[53]

Foto kartu pos Marilyn Monroe
Kartu pos Monroe

Meraih kesuksesan, Snively memberikan kontrak untuk Monroe dengan sebuah agensi akting pada Juni 1946.[54] Setelah wawancara gagal dengan para produser Paramount Pictures, ia memulai tes layar lebar oleh Ben Lyon, seorang eksekutif 20th Century-Fox. Kepala eksekutif Darryl F. Zanuck tidak meminatinya,[55] namun ia memutuskan untuk memberikannya kontrak enam bulan standar agar ia tidak menandatangani kontrak dengan studio pesaing RKO Pictures.[c] Monroe memulai kontraknya pada Agustus 1946, dan bersama dengan Lyon memilih nama panggung "Marilyn Monroe".[57] Nama tersebut pertama kali disematkan oleh Lyon, yang mengingat bintang Broadway Marilyn Miller; nama terakhir yang dipakai oleh Monroe berasal dari nama tengah ibunya.[58] Pada September 1946, ia bercerai dengan Dougherty, yang menentang karirnya.[59]

Monroe mengenakan sebuah busana dan menghadap sebuah kamera film dalam sebuah foto publisitas yang diampil saat kontrak film pertamanya.
Monroe dalam sebuah foto publisitas studio yang diambil saat ia menjadi pemain kontrak di 20th Century-Fox pada 1947. Ia tampil dalam dua peran film kecil pada masa kontrak tersebut dan hengkang setelah setahun.

Monroe tak mendapat peran film pada bulan pertama kontraknya dan menjalani masa tersebut pada kelas akting, nyanyi dan tari.[60] Untuk mempelajari industri film lebih mendalam dan mempromosikan dirinya sendiri, ia juga menjalani waktu di halaman studio untuk mengamati para pemain lainnya yang sedang bekerja.[61] Kontraknya diperbaharui pada Februari 1947, dan ia kemudian diberi dua peran pertamanya: sembilan kalimat dialog sebagai seorang pelayan dalam film drama Dangerous Years (1947) dan penampilan satu kalimat dalam film komedi Scudda Hoo! Scudda Hay! (1948).[62][d] Studio tersebut juga memasukkannya dalam Actors' Laboratory Theatre, sebuah sekolah akting yang berada di bawah naungan Group Theatre; ia menyatakan bahwa pengalaman tersebut merupakan "rasa pertamanya dari akting nyata dalam drama nyata yang didapatkan, dan Aku terpancing".[64] Kontrak Monroe tidak diperbarui pada Agustus 1947, dan ia kembali modeling selain mendapatkan pekerjaan tambahan di studio tersebut.[65]

Ditentukan untuk membuatnya menjadi seorang aktor, Monroe melanjutkan pembelajaran di Actors' Lab, dan pada bulan Oktober tampil sebagai seorang vampir berambut pirang dalam permainan panggung berjangka pendek Glamour Preferred di Bliss-Hayden Theater, namun produksi tersebut tidak diulas oleh publikasi besar manapun.[66] Untuk mempromosikan dirinya sendiri, ia mendatangi kantor-kantor produser, berteman dengan kolumnis gosip Sidney Skolsky, dan menghibur para tamu laki-laki di ruang tamu studio, sebuah praktik yang ia mulai di Fox.[67] Ia juga menjadi teman dan mitra seksual dari eksekutif Fox Joseph M. Schenck, yang meminta temannya Harry Cohn, kepala eksekutif Columbia Pictures, untuk menandatanganinya pada Maret 1948.[68]

Saat berada di Fox, ia berperan sebagai "gadis di balik pintu", di Columbia ia dimodelkan seperti Rita Hayworth.[69] Gaya rambut Monroe dikembangkan dengan elektrolisis dan rambutnya menjadi tampak lebih terang, menjadi pirang berlian.[70] Ia juga mulai bekerja dengan kepala pelatih drama studio tersebut, Natasha Lytess, yang menjadi mentornya sampai 1955.[70] Satu-satunya film di studio tersebut adalah film musikal berbiaya rendah Ladies of the Chorus (1948), dimana ia mendapatkan peran pertamanya sebagai gadis paduan suara yang dilamar oleh seorang pria kaya.[63] Pada produksi tersebut, ia mulai menjalin hubungan dengan pelatih vokalnya, Fred Karger, yang dibayar untuk melatih suaranya.[71] Disamping membintangi peran dan kemudian tes layar lebar untuk peran utama dalam Born Yesterday (1950), kontrak Monroe tidak diperbaharui.[72] Ladies of the Chorus dirilis pada bulan Oktober dan tidak meraih kesukesan.[73]

Setelah meninggalkan Columbia pada September 1948, Monroe menjadi murid dari Johnny Hyde, wakil presiden William Morris Agency. Hyde mulai mewakilinya dan memasukki hubungan seksual, meskipun ia menolak untuk menikah dengannya.[74] Untuk meningkatkan karir Monroe, ia membayar operasi silikon untuk mengimplan rahangnya dan mungkin rhinoplasti, dan diikutsertakan dalam film Marx Brothers Love Happy (1950).[75] Monroe juga melanjutkan modeling, dan pada Mei 1949 berpose pada foto-foto telanjang yang diambil oleh Tom Kelley.[76] Meskipun perannya dalam Love Happy sangat kecil, ia dipilih untuk berpartisipasi dalam tur promosional film tersebut di New York pada tahun tersebut.[77]

Menapaki karir (1950–52)[sunting | sunting sumber]

Monroe dalam The Asphalt Jungle. Ia mengenakan busana hitam dan berdiri di pintu, menghadap seorang pria
Monroe sebagai pacar gangster Angela dalam The Asphalt Jungle (1950) karya John Huston, salah satu penampilan pertamanya yang dipuji oleh para kritikus

Monroe tampil dalam enam film yang dirilis pada 1950. Ia tak hanya terlibat dalam film Love Happy, A Ticket to Tomahawk, Right Cross dan The Fireball, namun juga membuat penampilan kecil dalam dua film terkenal: film kejahatan John Huston The Asphalt Jungle dan film drama Joseph Mankiewicz All About Eve.[78] In the former, Monroe played Angela, the young mistress of an aging criminal.[79] Meskipun hanya beradegan selama lima menit, ia meraih pujian dalam film Photoplay dan menurut Spoto "secara efektif beralih dari model film menjadi aktris serius".[79] Dalam All About Eve, Monroe berperan sebagai Miss Caswell, seorang aktris muda.[80]

Setelah kesuksesan Monroe dalam peran-peran tersebut, Hyde menegosiasikan kontrak tujuh tahun dengan 20th Century-Fox pada Desember 1950.[81] Ia meninggal karena serangan jantung sehari kemudian, sebuah hal yang membuatnya terpukul.[82] Disamping itu, 1951 menjadi tahun dimana ia lebih banyak meraih tawaran. Pada Maret, ia menjadi presenter di Academy Awards ke-23, dan pada September, Collier's menjadi majalah nasional pertama yang memuat profilnya dalam satu halaman penuh.[83] Ia mendapatkan peran pendukung dalam empat film berbiaya rendah: dalam film drama MGM Home Town Story, dan dalam tiga film komedi Fox, As Young as You Feel, Love Nest, dan Let's Make It Legal.[84] Menurut Spoto, seluruh empat film tersebut menampilkan "esensialnya [sebagai] ornamen seksi", namun ia meraih beberapa pujian dari para kritikus: Bosley Crowther dari The New York Times menyebutnya "hebat" dalam As Young As You Feel dan Ezra Goodman dari Los Angeles Daily News menyebutnya "salah satu [aktris] paling gemilang" untuk Love Nest.[85] Untuk mengembangkan kemampuan aktingnya, Monroe mulai mengambil keas di bawah naungan Michael Chekhov dan artis mime Lotte Goslar.[86] Ketenarannya pada kalangan audien juga bertumbuh: ia meraih ribuan surat dari para penggemar selama seminggu, dan dideklarasikan menjadi "Miss Kue Keju pada 1951" oleh surat kabar angkatan darat Stars and Stripes, yang merefleksikan preferensi para prajurit dalam Perang Korea.[87] Dalam kehidupan pribadinya, Monroe menjalin hubungan dengan sutradara Elia Kazan, dan juga berkencan dengan beberapa pria lainnya, termasuk sutradara Nicholas Ray dan Yul Brynner dan aktor Peter Lawford.[88]

Monroe saat berperan sebagai seorang pengasuh bayi yang mengalami gangguan mental dalam film thriller Don't Bother to Knock (1952)

Tahun kedua kontrak Fox membuat Monroe menjadi aktris dengan biaya tertinggi, yang membuatnya kolumnis gosip Florabel Muir menjulukinya "it girl" tahun ini dan Hedda Hopper menyebutnya sebagai "ratu kue keju" yang telah "memecahkan box office".[89][90] Pada bulan Februari, ia dijuluki "personalitas box office muda terbaik" oleh Foreign Press Association of Hollywood,[91] dan memulai hubungan percintaan yang sangat disorot oleh pensiunan pemain New York Yankees Joe DiMaggio, salah satu tokoh olahraga paling terkenal pada masa itu.[92] Sebulan kemudian, sebuah skandal pecah saat ia diwawancara bahwa ia telah berfoto untuk gambar-gambar telanjang pada 1949, yang muncul dalam kalender-kalender.[93] Studio tersebut telah menyadari foto-foto tersebut beberapa minggu sebelumnya, dan dapat merusak karirnya. Mereka dan Monroe memutuskan untuk berbicara di depan publik sesambil menyatakan bahwa ia hanya berpose untuk gambar-gambar tersebut saat kondisi keuangan sedang memburuk.[94] Strategi tersebut membuat ia mendapatkan simpati masyarakat dan meningkatkan tawaran dalam film-film: sebulan kemudian, ia tampil pada sampul Life dengan judul "The Talk of Hollywood".[95] Monroe menambahkan reputasinya sebagai sebuah simbol seks baru dalam peran-peran lainnya pada tahun terserbut, seperti mengenakan busana terbukA saat berakting sebagai Marsekal Besar di pawai Kontes Kecantikan Miss America, dan dikatakan kepada kolumnis gosip Earl Wilson bahwa ia biasanya tidak mengenakan pakaian dalam.[96]

Bersama dengan Keith Andes dalam Clash by Night (1952). Film tersebut membuat Monroe lebih sering berakting dalam peran drama.

Di samping ketenaran pembawaan tampilan seks-nya, Monroe berharap untuk lebih sering mempersembahkan penampilan aktingnya, dan pada musim panas 1952 tampil dalam dua drama yang sukses secara komersial.[97] Yang pertama adalah Clash by Night karya Fritz Lang, dimana ia dipinjamkan kepada RKO dan memerankan seorang buruh penangkaran ikan; untuk persiapan, ia menjalani waktu di sebuah penangkaran ikan sebenarnya di Monterey.[98] Ia meraih ulasan positif untuk penampilannya: The Hollywood Reporter menyatakan bahwa "ia memainkan peran tersebut dengan interpretasi sempurnanya", dan Variety menyatakan bahwa ia "telah memberikan pembawaan yang membuatnya meraih ketenaran".[99][100] Film keduanya adalah film thriller Don't Bother to Knock, dimana ia berperan sebagai seorang pengasuh bayi yang mengalami gangguan mental dan Zanuck membantunya untuk mengetes kemampuannya dalam peran yang lebih dramatis.[101] Film tersebut meraih ulasan campuran dari para kritikus, dengan Crowther menyatakan bahwa ia terlalu berpengalaman untuk peran sulit tersebut,[102] dan Variety menjelek-jelekkan masalah naskah pada film tersebut.[103][104]

Tiga film Monroe lainnya pada 1952 melanjutkan kekhasannya dalam peran-peran komedi yang berfokus pada tampilan seks-nya. Dalam We're Not Married!, peran yang dibintanginya sebagai kontestan kontes kecantikan "menampilkan Marilyn dalam dua pakaian renang", menurut penulisnya Nunnally Johnson.[105] Dalam Monkey Business karya Howard Hawks, dimana ia beradu peran dengan Cary Grant, ia berperan sebagai seorang sekretaris yang "bodoh, kekanak-kanakan, dan polos yang tidak menyadari keseksiannya".[106] Dalam O. Henry's Full House, film terakhirnya pada tahun tersebut, ia memegang peran kecil sebagai pelacur.[106]

Pada masa tersebut, Monroe meraih reputasi untuk peran-peran sulit pada film-film, yang diperburuh dengan perjuangan karirnya: ia sering terlambat atau tidak tampil pada seluruh adegan, tidak mengingat kalimatnya, dan butuh melakukan beberapa pengambilkan gambar ulang sebelum ia benar-benar membetulkan penampilannya.[107] Rasa ketergantungan pada pelatih aktingnya, mula-mula Natasha Lytess dan kemudian Paula Strasberg, juga menyulitkan para sutradaranya.[108] Masalah Monroe terpacu pada kombinasi perfeksionisme, penekanan diri yang rendah, dan demam panggung; ia tidak suka kekurangan kendali saat ia berkarya pada film-film, dan tidak pernah mengalami masalah serupa pada saat pengambilan foto, dimana ia lebih menyinggung penampilannya ketimbang secara mendadak mengikuti naskah.[109][110] Untuk mengobati kecemasan dan insomnia kronis, ia mulai menggunakan barbiturat, ampetamin dan alkohol, yang juga menambah masalahnya, meskipun ia tidak mengalami kecanduan sampai 1956.[111] Menurut Sarah Churchwell, beberapa perilaku Monroe khususnya dalam karirnya dilakukan dalam rangka menanggapi sikap merendahkan dan pembelaian yang dilakukan oleh para sutradara dan bintang laki-laki sejawatnya.[112] Hal yang sama juga diutarakan oleh dengan Lois Banner yang menyatakan bahwa ia dilecehkan oleh beberapa sutradaranya.[113]

Filmografi[sunting | sunting sumber]

Tahun Judul Peran Keterangan
1962 Something's Got to Give Ellen Wagstaff Arden (unfinished)
1961 The Misfits Roslyn Tabler
1960 Let's Make Love Amanda Dell
1959 Some Like It Hot Sugar Kane Kowalczyk
1957 The Prince and the Showgirl Elsie Marina
1956 Bus Stop Cherie
1955 The Seven Year Itch The Girl
1954 There's No Business Like Show Business Vicky Hoffman/Vicky Parker
1954 River of No Return Kay Weston
1953 How to Marry a Millionaire Pola Debevoise
1953 Gentlemen Prefer Blondes Lorelei Lee
1953 Niagara Rose Loomis
1952 O. Henry's Full House Streetwalker in "The Cop and the Anthem" episode
1952 Monkey Business Miss Lois Laurel
1952 Don't Bother to Knock Nell Forbes
1952 We're Not Married! Annabel Jones Norris
1952 Clash by Night Peggy
1951 Let's Make It Legal Joyce Mannering
1951 Love Nest Roberta Stevens
1951 As Young as You Feel Harriet
1951 Home Town Story Gina Norris
1950 Right Cross Dusky Ledoux (uncredited)
1950 All About Eve Miss Caswell
1950 The Fireball Polly
1950 The Asphalt Jungle Angela Phinlay
1950 A Ticket to Tomahawk Clara (uncredited)
1949 Love Happy Grunion's Client
1948 Ladies of the Chorus Peggy Martin
1948 Scudda Hoo! Scudda Hay! Girl in Canoe (lake scenes)/Girl Exiting Church (uncredited)
1947 Dangerous Years Evie

Penghargaan dan nominasi[sunting | sunting sumber]

Catatan[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Gladys menamai Mortensen sebagai ayah Monroe dalam sertifikat kelahiran (meskipun nama tersebut salah tulis),[11] namun nampaknya ia bukanlah ayahnya.[12] Biografer Fred Guiles dan Lois Banner menyatakan bahwa nampaknya ayahnya adalah Charles Stanley Gifford, seorang buruh yang menjalin hubung dengan Gladys pada 1925, sementara Donald Spoto berpikir nampaknya pekerja lainnya adalah ayahnya.[13]
  2. ^ Monroe berkata bahwa ia mengalami pelecehan seksual dari seorang penghuni penginapan ketika ia berusia delapan tahun kepada biografernya Ben Hecht pada 1953–54 dan Maurice Zolotow pada 1960, dan dalam wawancara Paris Match dan Cosmopolitan.[25] Meskipun ia menolak memberitahukan nama dari pelakunya, Banner percaya bahwa pelakunya adalah George Atkinson, karena ia adalah pemilik penginapan dan mengangkat Monroe ketika ia berusia delapan tahun; Banner juga menyatakan bahwa deskripsi pelaku yang dibuat Monroe sama dengan deskripsi lainnya dari Atkinson.[26] Banner berpendapat bahwa pelakunya berdampak besar dalam masalah kesehatan mental Monroe, dan juga menyatakan bahwa karena bahasan tersebut merupakan hal tabu pada pertengahan abad Amerika Serikat, pengakuan Monroe secara terbuka tersebut merupakan hal tak lazim.[27] Spoto tidak menyebutkan peristiwa tersebut namun menyatakan bahwa Monroe mengalami pelecehan seksual dari suami Grace pada 1937 dan dari seorang sepupu ketika tinggal dengan seorang kerabat pada 1938.[28] Barbara Leaming mengakui pernyataan pelecehan yang dibuat oleh Monroe, namun biografer Fred Guiles, Anthony Summers dan Carl Rollyson meragukan peristiwa tersebut karena kurangnya bukti terkait pernyataan Monroe.[29]
  3. ^ Pemilik RKO Howard Hughes telah mengeluarkan minat dengan Monroe setelah melihatnya pada sebuah sampul majalah.[56]
  4. ^ Terkadang diklaim bahwa Monroe tampil sebagai pemeran tambahan dalam film-film Fox lainnya pada masa tersebut, yang meliputi Green Grass of Wyoming, The Shocking Miss Pilgrim, dan You Were Meant For Me, namun tak ada bukti yang mendukung klaim tersebut.[63]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Hertel, Howard; Heff, Don (August 6, 1962). "Marilyn Monroe Dies; Pills Blamed". Los Angeles Times (Tribune Publishing). Diakses tanggal September 23, 2015. 
  2. ^ Chapman 2001, pp. 542–543; Hall 2006, p. 468.
  3. ^ Spoto 2001, pp. 3, 13–14; Banner 2012, p. 13.
  4. ^ Spoto 2001, pp. 9–10; Rollyson 2014, pp. 26–29.
  5. ^ Miracle & Miracle 1994, p. see family tree.
  6. ^ Spoto 2001, pp. 7–9; Banner 2012, p. 19.
  7. ^ Spoto 2001, hlm. 7–9.
  8. ^ Spoto 2001, p. 88, for first meeting in 1944; Banner 2012, p. 72, for mother telling Monroe of sister in 1938.
  9. ^ Churchwell 2004, p. 150, citing Spoto and Summers; Banner 2012, pp. 24–25.
  10. ^ Spoto 2001, hlm. 17, 57.
  11. ^ Churchwell 2004, hlm. 150, citing Spoto, Summers and Guiles.
  12. ^ Churchwell 2004, pp. 149–152; Banner 2012, p. 26; Spoto 2001, p. 13.
  13. ^ Churchwell 2004, p. 152; Banner 2012, p. 26; Spoto 2001, p. 13.
  14. ^ a b c Spoto 2001, pp. 17–26; Banner 2012, pp. 32–35.
  15. ^ Spoto 2001, pp. 16–17; Churchwell 2004, p. 164; Banner 2012, pp. 22–32.
  16. ^ Banner 2012, hlm. 32–33.
  17. ^ Banner 2012.
  18. ^ Spoto 2001, pp. 26–28; Banner 2012, pp. 35–39.
  19. ^ Churchwell 2004, hlm. 155–156.
  20. ^ Churchwell 2004, pp. 155–156; Banner 2012, pp. 39–40.
  21. ^ Spoto 2001, pp. 100–101, 106–107, 215–216; Banner 2012, pp. 39–42, 45–47, 62, 72, 91, 205.
  22. ^ Meryman, Richard (September 14, 2007). "Great interviews of the 20th century: "When you're famous you run into human nature in a raw kind of way"". The Guardian (Guardian Media Group). Diakses tanggal October 21, 2015. 
  23. ^ Spoto 2001, pp. 40–49; Churchwell 2004, p. 165; Banner 2012, pp. 40–62.
  24. ^ Spoto 2001, pp. 33–40; Banner 2012, pp. 40–54.
  25. ^ Banner 2012, hlm. 48–49.
  26. ^ Banner 2012, hlm. 40–59.
  27. ^ Banner 2012, hlm. 7, 40–59.
  28. ^ Spoto 2001, p. 55; Churchwell 2004, pp. 166–173.
  29. ^ Churchwell 2004, hlm. 166–173.
  30. ^ Banner 2012, hlm. 27, 54–73.
  31. ^ Banner 2012, hlm. 47–48.
  32. ^ Spoto 2001, pp. 44–45; Churchwell 2004, pp. 165–166; Banner 2012, pp. 62–63.
  33. ^ Banner 2012, hlm. 60-63.
  34. ^ Spoto 2001, pp. 49–50; Banner 2012, pp. 62–63 (see also footnotes), 455.
  35. ^ Spoto 2001, pp. 49–50; Banner 2012, pp. 62–63, 455.
  36. ^ Banner 2012, hlm. 62–64.
  37. ^ Spoto 2001, pp. 51–67; Banner 2012, pp. 62–86.
  38. ^ Spoto 2001, pp. 68–69; Banner 2012, p. 75–77.
  39. ^ Banner 2012, hlm. 73–76.
  40. ^ Spoto 2001, pp. 67–69; Banner 2012, p. 86.
  41. ^ Spoto 2001, hlm. 67–69.
  42. ^ Spoto 2001, pp. 70–75; Banner 2012, pp. 86–90.
  43. ^ Banner 2012, hlm. 86–90.
  44. ^ Spoto 2001, hlm. 70–75.
  45. ^ Spoto 2001, hlm. 70–78.
  46. ^ a b c Spoto 2001, pp. 83–86; Banner 2012, pp. 91–98.
  47. ^ Spoto 2001, pp. 90–91; Churchwell 2004, p. 176.
  48. ^ Spoto 2001, pp. 90–93; Churchwell 2004, pp. 176–177.
  49. ^ "YANK USA 1945". Wartime Press. Diakses tanggal January 13, 2012. 
  50. ^ Banner 2012, hlm. 103–104.
  51. ^ Spoto 2001, pp. 93–95; Banner 2012, pp. 105–108.
  52. ^ Spoto 2001, hlm. 95–107.
  53. ^ Spoto 2001, p. 95, for statement & covers; Banner 2012, p. 109, for Snively's statement.
  54. ^ Spoto 2001, hlm. 110–111.
  55. ^ Spoto 2001, pp. 110–112; Banner 2012, pp. 117–119.
  56. ^ Banner 2012, hlm. 119.
  57. ^ Spoto 2001, hlm. 112–114.
  58. ^ Spoto 2001, hlm. 114.
  59. ^ Spoto 2001, hlm. 109.
  60. ^ Spoto 2001, hlm. 118–119.
  61. ^ Spoto 2001, pp. 119–120; Banner 2012, pp. 130–131.
  62. ^ Spoto 2001, hlm. 120–121.
  63. ^ a b Churchwell 2004, hlm. 59.
  64. ^ Spoto 2001, hlm. 122–126.
  65. ^ Spoto 2001, pp. 120–121, 126; Banner 2012, p. 133.
  66. ^ Spoto 2001, pp. 122–129; Banner 2012, p. 133.
  67. ^ Spoto 2001, pp. 130–133; Banner 2012, pp. 133–144.
  68. ^ Churchwell 2004, pp. 204–216, citing Summers, Spoto and Guiles for Schenck; Banner 2012, pp. 141–144; Spoto 2001, pp. 133–134.
  69. ^ Banner 2012, hlm. 139.
  70. ^ a b Spoto 2001, hlm. 133–134.
  71. ^ Spoto 2001, hlm. 141–144.
  72. ^ Banner 2012, hlm. 148.
  73. ^ Summers 1985, hlm. 43.
  74. ^ Spoto 2001, pp. 145–146; Banner 2012, pp. 149, 157.
  75. ^ Spoto 2001, p. 146; Banner 2012, pp. 148–149.
  76. ^ Spoto 2001, hlm. 151–153.
  77. ^ Banner 2012, hlm. 149.
  78. ^ Churchwell 2004, hlm. 59–60.
  79. ^ a b Spoto 2001, hlm. 159–162.
  80. ^ Spoto 2001, hlm. 168–170.
  81. ^ Riese & Hitchens 1988, p. 228; Spoto 2001, p. 182.
  82. ^ Spoto 2001, pp. 175–177; Banner 2012, p. 157.
  83. ^ Spoto 2001, hlm. 183, 191.
  84. ^ Churchwell 2004, hlm. 60.
  85. ^ Spoto 2001, pp. 179–187; Churchwell 2004, p. 60.
  86. ^ Spoto 2001, pp. 188–189; Banner 2012, pp. 170–171.
  87. ^ Spoto 2001, hlm. 192.
  88. ^ Spoto 2001, pp. 180–181; Banner 2012, pp. 163–167, 181–182 for Kazan and others.
  89. ^ Muir, Florabel (October 19, 1952). "Marilyn Monroe Tells: How to Deal With Wolves". Chicago Tribune (Tribune Publishing). Diakses tanggal October 18, 2015. 
  90. ^ Hopper, Hedda (May 4, 1952). "They Call Her The Blowtorch Blonde". Chicago Tribune (Tribune Publishing). Diakses tanggal October 18, 2015. 
  91. ^ Kahana, Yoram (January 30, 2014). "Marilyn: The Globes' Golden Girl". Hollywood Foreign Press Association (HFPA). Diakses tanggal September 11, 2015. 
  92. ^ Spoto 2001, p. 201; Banner 2012, p. 192.
  93. ^ Summers 1985, p. 58; Spoto 2001, pp. 210–213.
  94. ^ Spoto 2001, pp. 210–213; Churchwell 2004, pp. 224–226; Banner 2012, pp. 194–195.
  95. ^ Spoto 2001, pp. 210–213; Churchwell 2004, pp. 61–62, 224–226; Banner 2012, pp. 194–195.
  96. ^ Spoto 2001, hlm. 224–225.
  97. ^ Churchwell 2004, p. 61 for being commercially successful; Banner 2012, p. 178 for wishes to not be solely a sex symbol.
  98. ^ Spoto 2001, pp. 194–195; Churchwell 2004, pp. 60–61.
  99. ^ Spoto 2001, hlm. 194–195.
  100. ^ "Clash By Night". American Film Institute. Diakses tanggal August 8, 2015. 
  101. ^ Spoto 2001, hlm. 196–197.
  102. ^ Crowther, Bosley (July 19, 1952). "Don't Bother to Knock". The New York Times (Arthur Ochs Sulzberger, Jr.). Diakses tanggal August 8, 2015. 
  103. ^ Churchwell 2004, p. 61; Banner 2012, p. 180.
  104. ^ "Review: Don't Bother to Knock". Variety (Penske Media Corporation). December 31, 1951. Diakses tanggal August 8, 2015. 
  105. ^ Spoto 2001, hlm. 200.
  106. ^ a b Churchwell 2004, hlm. 62.
  107. ^ Churchwell 2004, hlm. 238.
  108. ^ Spoto 2001, hlm. 139, 195, 233–234, 241, 244, 372.
  109. ^ Spoto 2001, pp. 328–329; Churchwell 2004, pp. 51–56; 238; Banner 2012, pp. , 188–189; 211–214.
  110. ^ "Filmmaker Interview — Gail Levin". PBS. July 19, 2006. Diakses tanggal June 28, 2016. 
  111. ^ Spoto 2001, pp. 328–329; Churchwell 2004, p. 238; Banner 2012, pp. 211–214, 311.
  112. ^ Churchwell 2004, hlm. 257–264.
  113. ^ Banner 2012, hlm. 189–190, 210-211.

Sumber[sunting | sunting sumber]

  • Banner, Lois (2012). Marilyn: The Passion and the Paradox. Bloomsbury. ISBN 978-1-4088-3133-5. 
  • Belton, John (2005). American Cinema, American Culture. McGraw Hill. ISBN 978-0-07-288627-6. 
  • Chapman, Gary (2001). "Marilyn Monroe". Di Browne, Ray B.; Browne, Pat. The Guide to United States Popular Culture. University of Wisconsin Press. ISBN 978-0-87972-821-2. 
  • Churchwell, Sarah (2004). The Many Lives of Marilyn Monroe. Granta Books. ISBN 978-0-312-42565-4. 
  • Dyer, Richard (1991) [1979]. "Charisma". Di Gledhill, Christine. Stardom: Industry of Desire. Routledge. ISBN 978-0-415-05217-7. 
  • Templat:Long dash (1986). Heavenly Bodies: Film Stars and Society. Routledge. ISBN 0-415-31026-1. 
  • Fuller, Graham; Lloyd, Ann, ed. (1983). Illustrated Who's Who of the Cinema. Macmillan. ISBN 0-02-923450-6. 
  • Hall, Susan G. (2006). American Icons: An Encyclopedia of the People, Places, and Things that Have Shaped Our Culture. Greenwood Publishing Group. ISBN 978-0-275-98429-8. 
  • Hamscha, Susanne (2013). "Thirty Are Better Than One: Marilyn Monroe and the Performance of Americanness". Di Rieser, Klaus; Fuchs, Michael; Phillips, Michael. ConFiguring America: Iconic Figures, Visuality, and the American Identity. Intellect. ISBN 978-1-84150-635-7. 
  • Handyside, Fiona (August 2010). "Let's Make Love: Whiteness, Cleanliness and Sexuality in the French Reception of Marilyn Monroe". European Journal of Cultural Studies 3 (13): 1–16. doi:10.1177/1367549410363198. 
  • Harris, Thomas (1991) [1957]. "The Building of Popular Images: Grace Kelly and Marilyn Monroe". Di Gledhill, Christine. Stardom: Industry of Desire. Routledge. ISBN 978-0-415-05217-7. 
  • Haskell, Molly (1991). "From Reverence to Rape: The Treatment of Women in the Movies". Di Butler, Jeremy G. Star Texts: Image and Performance in Film and Television. Wayne State University Press. ISBN 0-8143-2312-X. 
  • Leaming, Barbara (1998). Marilyn Monroe. Three Rivers Press. ISBN 0-609-80553-3. 
  • Lev, Peter (2013). Twentieth-Century Fox: The Zanuck–Skouras Years, 1935–1965. University of Texas Press. ISBN 978-0-292-74447-9. 
  • Marcus, Daniel (2004). Happy Days and Wonder Years: The Fifties and Sixties in Contemporary Popular Culture. Rutgers University Press. ISBN 978-0-8135-3391-9. 
  • Meyers, Jeffrey (2010). The Genius and the Goddess: Arthur Miller and Marilyn Monroe. University of Illinois Press. ISBN 978-0-252-03544-9. 
  • Miracle, Berniece Baker; Miracle, Mona Rae (1994). My Sister Marilyn. Algonquin Books. ISBN 0-595-27671-7. 
  • Riese, Randall; Hitchens, Neal (1988). The Unabridged Marilyn. Corgi Books. ISBN 978-0-552-99308-1. 
  • Rollyson, Carl (2014). Marilyn Monroe Day by Day: A Timeline of People, Places and Events. Rowman and Littlefield. ISBN 978-1-4422-3079-8. 
  • Rose, Jacqueline (2014). Women in Dark Times. Bloomsbury. ISBN 978-1-4088-4540-0. 
  • Solomon, Aubrey (1988). Twentieth Century-Fox: A Corporate and Financial History. Scarecrow Press. ISBN 978-0-8108-4244-1. 
  • Solomon, Matthew (2010). "Reflexivity and Metaperformance: Marilyn Monroe, Jayne Mansfield, and Kim Novak". Di Palmer, R. Barton. Larger Than Life: Movie Stars of the 1950s. Rutgers University Press. ISBN 978-0-8135-4766-4. 
  • Spoto, Donald (2001). Marilyn Monroe: The Biography. Cooper Square Press. ISBN 978-0-8154-1183-3. 
  • Steinem, Gloria; Barris, George (1987). Marilyn. Victor Gollancz Ltd. ISBN 0-575-03945-0. 
  • Summers, Anthony (1985). Goddess: The Secret Lives of Marilyn Monroe. Victor Gollancz Ltd. ISBN 978-0-575-03641-3. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]