Lompat ke isi

Lumajang, Lumajang

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lumajang
Negara Indonesia
ProvinsiJawa Timur
KabupatenLumajang
Pemerintahan
 • CamatDrs. Dedwi Suprapto, M.Si[1]
Luas
 • Total30,51 km2 (11,78 sq mi)
Populasi
 • Total84.442 jiwa
 • Kepadatan2.768/km2 (7,170/sq mi)
Kode pos
Kode Kemendagri35.08.10 Edit nilai pada Wikidata
Desa/kelurahan7 Kelurahan & 5 Desa
Situs weblumajang.lumajangkab.go.id

Lumajang adalah ibu kota Kabupaten Lumajang yang sekaligus menjadi pusat pemerintahan dan perekonomian dari Kabupaten Lumajang. Lumajang juga merupakan sebuah kecamatan yang berada di Kabupaten Lumajang, Provinsi Jawa Timur, Indonesia.[3][4][5]

Pemerintahan[sunting | sunting sumber]

Desa/Kelurahan[sunting | sunting sumber]

Demografi[sunting | sunting sumber]

Suku[sunting | sunting sumber]

Penduduk asli atau suku yang mendiami provinsi Jawa Timur, termasuk di Kabupaten Lumajang adalah suku Jawa, demikian juga di kecamatan Lumajang. Meski demikian, penduduk dari suku lain juga ada yang tinggal di kecamatan ini, termasuk suku Madura, kemudian suku Bawean, Tengger, Osing, Samin, Tionghoa dan beberapa suku lainnya dari berbagai daerah di Indonesia juga beberapa tinggal di sini.[6]

Bahasa[sunting | sunting sumber]

Selain bahasa resmi nasional yakni bahasa Indonesia, bahasa yang umumnya atau banyak digunakan di tempat ini adalah bahasa Jawa, dan juga beberapa penutur bahasa lainnya seperti Madura, dan lainnya.[7]

Bahasa Jawa yang digunakan di Jawa Timur, bukan bahasa Jawa baku karena dalam pergaulan sehari-hari umumnya menggunakan bahasa Jawa kasar (Ngoko). Bahasa Jawa resmi dibedakan atas tiga tingkatan pemakaian bahasa, yaitu ngoko, madya, dan Krami (Krama). Bahasa ngoko dipakai untuk orang yang sudah saling kenal dan akrab, juga kepada orang lain yang lebih muda usianya maupun lebih rendah derajat sosialnya (Ngoko Lugu dan Ngoko Ngandap). Bahasa Krami digunakan untuk berbicara dengan orang yang belum akrab, atau lebih tua, dan memiliki status sosial lebih tinggi. Kemudian bahasa Madya muncul sebagai variasi pemakaian antara bahasa Ngoko dan Krami.[7]

Sementara bahasa Madura terbagi menjadi dialek Kangean, Sumenep, Pamekasan, Bangkalan, Probolinggo, Bondowoso, dan Situbondo. Dalam pemakaiannya, bahasa Madura juga mengenal tiga tingkatan yaitu Enja’iya (bahasa halus), Enghi-enten (bahasa tengahan), dan Enghi-bhunten (bahasa kasar).[7]

Agama[sunting | sunting sumber]

Tahun 2021, jumlah penduduk kecamatan Lumajang sebanyak 84.442 jiwa, dengan kepadatan 2.768 jiwa/km². Kemudian, persentasi penduduk kecamatan Lumajang berdasarkan agama yang dianut yakni Islam 95,69%, kemudian Kekristenan 3,87% dimana Protestan 2,57% dan Katolik 1,30%. Sebagian lagi menganut agama Buddha 0,36%, Hindu 0,07% dan Konghucu 0,01%.[2]

Iklim[sunting | sunting sumber]

Lumajang memiliki iklim sabana tropis (Aw) dengan curah hujan sedang hingga rendah dari Mei hingga September dan curah hujan tinggi hingga sangat tinggi dari Oktober hingga April.

Data iklim Lumajang, Lumajang
Bulan Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Agt Sep Okt Nov Des Tahun
Rata-rata tertinggi °C (°F) 31.8
(89.2)
31.7
(89.1)
31.8
(89.2)
31.7
(89.1)
31.5
(88.7)
31.4
(88.5)
31.2
(88.2)
31.8
(89.2)
32.7
(90.9)
33.2
(91.8)
32.7
(90.9)
31.9
(89.4)
31.95
(89.52)
Rata-rata harian °C (°F) 26.7
(80.1)
26.6
(79.9)
26.6
(79.9)
26.4
(79.5)
25.8
(78.4)
25.0
(77)
24.2
(75.6)
24.8
(76.6)
25.5
(77.9)
26.4
(79.5)
26.6
(79.9)
26.4
(79.5)
25.92
(78.65)
Rata-rata terendah °C (°F) 21.6
(70.9)
21.6
(70.9)
21.4
(70.5)
21.1
(70)
20.1
(68.2)
18.7
(65.7)
17.3
(63.1)
17.8
(64)
18.4
(65.1)
19.6
(67.3)
20.6
(69.1)
21.0
(69.8)
19.93
(67.88)
Curah hujan mm (inci) 259
(10.2)
253
(9.96)
251
(9.88)
166
(6.54)
113
(4.45)
59
(2.32)
47
(1.85)
17
(0.67)
39
(1.54)
133
(5.24)
198
(7.8)
280
(11.02)
1.815
(71,47)
Sumber: Climate-Data.org[8]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Struktur Organisasi Kecamatan Lumajang, www.lumajang.lumajangkab.go.id, 27 Agustus 2021
  2. ^ a b "Visualisasi Data Kependudukan - Kementerian Dalam Negeri 2021" (Visual). www.dukcapil.kemendagri.go.id. Diakses tanggal 27 Agustus 2021. 
  3. ^ "Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 137 Tahun 2017 tentang Kode dan Data Wilayah Administrasi Pemerintahan". Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Diarsipkan dari versi asli tanggal 29 Desember 2018. Diakses tanggal 3 Oktober 2019. 
  4. ^ "Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 72 Tahun 2019 tentang Perubahan atas Permendagri nomor 137 Tahun 2017 tentang Kode dan Data Wilayah Administrasi Pemerintahan". Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Diarsipkan dari versi asli (PDF) tanggal 25 Oktober 2019. Diakses tanggal 15 Januari 2020. 
  5. ^ Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia (2022-02-14). "Keputusan Menteri Dalam Negeri Indonesia Nomor 050-145 Tahun 2022 tentang Pemberian dan Pemutakhiran Kode, Data Wilayah Administrasi Pemerintahan dan Pulau tahun 2021" (PDF). Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Archived from the original on 2022-08-07. Diakses tanggal 2022-12-29. 
  6. ^ Taufiq, Muhammad. "Mengenal 6 Suku yang Mendiami Provinsi Jawa Timur". Suara.com. Diakses tanggal 27 Agustus 2021. 
  7. ^ a b c "Bahasa Daerah Jawa Timur". www.senibudayaku.com. Diakses tanggal 27 Agustus 2021. 
  8. ^ "Climate: Lumajang". Climate-Data.org. Diakses tanggal 15 November 2020. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]

catatan: URL dapat diubah/hilang. Jika URL sudah tidak aktif, dapat dihapus dari daftar diatas.