Lompat ke isi

Kedungjajang, Lumajang

Kedungjajang
Terminal Minak Koncar
Terminal Minak Koncar
Koordinat: 8°02′39″S 113°13′26″E / 8.0442°S 113.2239°E / -8.0442; 113.2239
Negara Indonesia
ProvinsiJawa Timur
KabupatenLumajang
Pemerintahan
  CamatSamsul Nurul Huda, SE
Populasi
 (2024)
  Total46.648 jiwa
Kode pos
67358
Kode Kemendagri35.08.16 Suntingan nilai di Wikidata
Kode BPS3508180 Suntingan nilai di Wikidata
Luas66,13 km²
Desa/kelurahan12
Peta interaktif
Peta

Kedungjajang adalah salah satu kecamatan di Kabupaten Lumajang. Kedungjajang merupakan pemekaran dari Kecamatan Klakah dengan tambahan 2 desa dari Randuagung pada tahun 1992.[1] Kecamatan ini merupakan salah satu penyangga ibu kota Lumajang. Jalan nasional di Kedungjajang menghubungkan kota tersebut dengan Klakah dan Probolinggo di utara, sedangkan ke arah timur terdapat jalur menuju Jatiroto hingga Jember.[2][3] Walaupun pusat kecamatannya berada di Desa Kedungjajang, pusat keramaiannya berada di Desa Wonorejo yang terletak di perbatasan selatan dengan Sukodono. Hal ini karena di desa tersebut dibangun Kawasan Wonorejo Terpadu (KWT) yang terdapat berbagai kantor pemerintahan (seperti kantor DPRD dan dinas lainnya) serta obyek wisata seperti Waterpark Lumajang serta Museum Daerah.[4][5] Di samping KWT terdapat Terminal Minak Koncar yang merupakan terminal bus terbesar di Lumajang.[6]

Peta administrasi Lumajang

Kedungjajang adalah kecamatan yang terletak di Kabupaten Lumajang bagian utara. Geografi Kedungjajang berupa dataran rendah tetapi ketinggiannya semakin bertambah ketika mendekati perbatasan Gucialit, tepatnya di Desa Sawaran Kulon. Sebagian besar lahannya dimanfaatkan untuk areal perkebunan terutama komoditas tebu.

Batas wilayah Kecamatan Kedungjajang adalah sebagai berikut:[7]

Utara Kecamatan Klakah
Timur Kecamatan Randuagung
Selatan Kecamatan Sukodono dan Kecamatan Padang
Barat Kecamatan Gucialit

Daftar desa dan dusun

[sunting | sunting sumber]

Kecamatan Kedungjajang terdiri dari 12 desa yang dibagi menjadi beberapa dusun / dukuh / lingkungan, yakni sebagai berikut:[8]

No. Nama Kelurahan / Desa Nama Dusun atau Dukuh Ref
1 Bandaran Krajan, Antrukan, Dawuhan, Gempol, Mengare, Sumber Moto [8]
2 Bence Krajan, Darungan, Kulon Curah [8]
3 Curahpetung Krajan, Curah Lengkong, Darungan Lor, Darungan Kidul, Sumber Jeding [8]
4 Grobogan Krajan (Blok Krajan, Ketapang, Lor Jurang, Penang), Kedung Spikul, Kenongo, Ledok, Plawangan [8]
5 Jatisari Krajan, Darungan 1, Darungan 2, Jati [8]
6 Kedungjajang Krajan, Darungan Lor, Darungan Kidul [8]
7 Krasak Krajan, Gondang, Gugot, Kebonan, Mangli [8]
8 Pandansari Krajan, Bukol, Gebok, Lecari, Mrutu, Tugulasi [8]
9 Sawaran Kulon Krajan, Barat Sungai, Darungan, Kedung Ketangi, Kokon, Makam [8]
10 Tempursari Krajan, Blimbing, Cengkok, Ketapang, Ketindan, Taman [8]
11 Umbul Krajan I, Krajan II, Darungan, Lor Kebon, Wedian [8]
12 Wonorejo Krajan, Curah Lengkong, Duko, Wetan Sepuran [8]

Riwayat pemekaran

[sunting | sunting sumber]

Kedungjajang dibentuk secara resmi berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 26 tahun 1992 dan dimekarkan bersamaan dengan Kecamatan Rowokangkung. Kedungjajang dibentuk dari dua kecamatan sekaligus, yaitu Klakah dan Randuagung dengan rincian sebagai berikut:[1]

  • dari Kecamatan Klakah = Desa Kedungjajang (pusat kecamatan), Grobogan, Curah Petung, Pandansari, Krasak, Bence, Jatisari, Bandaran, Sawaran Kulon, dan Tempursari
  • dari Kecamatan Randuagung = Desa Wonorejo dan Umbul

Tempat terkenal

[sunting | sunting sumber]
Pertigaan Wonorejo / Patung Jaran Kencak
Gapura Kawasan Wonorejo Terpadu (KWT)
  • Terminal Minak Koncar
  • Patung Jaran Kencak di pertigaan jalan nasional Wonorejo
  • Kawasan Wonorejo Terpadu (KWT), mencakup:
    • Kantor DPRD
    • Kantor berbagai dinas
    • Water Park Lumajang
    • Museum Daerah
  • Mata air Sumber Mrutu
  • Universitas Islam Syarifuddin (UNISYA) Lumajang
  • Puskesmas Kedungjajang

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. 1 2 Peraturan Pemerintah (PP) No. 26 Tahun 1992 tentang Pembentukan 18 (Delapan Belas) Kecamatan Di Wilayah Kabupaten-Kabupaten Daerah Tingkat II Blitar, Lumajang, Situbondo, Lamongan, Probolinggo, Malang, Bojonegoro, Dan Kotamadya Daerah Tingkat II Surabaya Dalam Wilayah Propinsi Daerah Tingkat I Jawa Timur.
  2. "Kedungjajang Lumajang Masuk Wilayah Rawan Kecelakaan, Kelalaian Berkendara Jadi Penyebab Kecelakaan". RADAR JEMBER. 2024-08-15.
  3. Indana Zulfa (2026-05-13). "Dishub Lumajang Gerak Cepat, Jalan Gelap Bertahun-Tahun di Jalur Nasional Akhirnya Kembali Terang". LUMAJANG SATU.
  4. Muhammad Ridha (2005). "Kedudukan kawasan Wonorejo terpadu di Kecamatan Kedungjajang dalam posisinya sebagai pusat pertumbuhan di Kabupaten Lumajang". Perpustakaan Universitas Gadjah Mada (Tesis).
  5. Septadera Candra Purnama (2026-05-29). "Museum Daerah Kabupaten Lumajang, Pusat Pelestarian Sejarah dan Edukasi Budaya Lokal Kota Pisang". TRIBUN JATIM.
  6. Harry Purwanto (2019-06-03). "Jumlah Pemudik di Terminal Minak Koncar Lumajang Melonjak Tajam". BERITA JATIM.
  7. Kabupaten Lumajang Dalam Angka 2025. BPS Kabupaten Lumajang. 2025-02-28.
  8. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 KEPUTUSAN BUPATI LUMAJANG NOMOR : 188.45/187/427.12/2022 TENTANG NOMOR REGISTER PERANGKAT DESA.