Hubungan Indonesia dengan Madagaskar

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jump to navigation Jump to search
Hubungan Indonesia–Madagaskar
Peta memperlihatkan lokasiIndonesia and Madagascar

Indonesia

Madagaskar

Hubungan Indonesia–Madagaskar terbentang selama lebih dari satu milenium, sejak para leluhur bangsa Madagaskar berlayar mengarungi Samudera Hindia dari Kepulauan Melayu pada abad ke-8 atau ke-9 M.[1] Indonesia memiliki kedubes di Antananarivo, sementara Madagascar tak memiliki akreditasi untuk Indonesia. Namun, Madagaskar mengumumkan akan membuka sebuah kedubes di Jakarta pada 2018.[2]

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Hubungan sejarah antara Kepulauan Melayu dan Madagaskar terjadi pada zaman kekaisaran Sriwijaya. Kekaisaran tersebut dikatakan berkontribusi pada populasi Madagaskar yang berjarak 6,600 kilometer (4,101 mi) dari arah barat daya.[1] Migrasi suku bangsa Austronesia ke Madagaskar diperkirakan terjadi pada sekitar tahun 830 M. Menurut kajian DNA mitokondria khusus, bangsa Madagaskar asli saat ini memiliki warisan genetik dari 30 ibu berbeda dari Indonesia.[3] Bahasa Madagaskar terdiri dari kata-kata serapan dari Sanskerta, semuanya dengan modifikasi lingkuistik lokal melalui bahasa Jawa atau bahasa Melayu, sehingga disimpulkan bahwa Madagaskar telah dikolonisasikan oleh para pemukim asal kekaisaran Sriwijaya.[4] Pada masa itu, kekaisaran maritim Sriwijaya meluaskan jaringan dagang maritim mereka.[5]

Catatan[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b "History of Madagascar". Lonely Planet.com. Diakses tanggal 2010-07-07. 
  2. ^ Madagascar to open embassy in Indonesia
  3. ^ "Madagascar Founded By Women". Discovery.com. Diakses tanggal 2012-03-23. 
  4. ^ Murray P. Cox; Michael G. Nelson; Meryanne K. Tumonggor; François-X. Ricaut; Herawati Sudoyo (March 21, 2012). "A small cohort of Island Southeast Asian women founded Madagascar". Proceedings of the Royal Society B. doi:10.1098/rspb.2012.0012. PMC 3367776alt=Dapat diakses gratis. Diakses tanggal 2012-03-23. 
  5. ^ "Wanita Indonesia Nenek Moyang Penduduk Madagaskar". Yahoo News Indonesia. 2012-03-21. Diakses tanggal 2012-03-23.