Hubungan Indonesia dengan Liberia

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Hubungan Indonesia–Liberia
Peta memperlihatkan lokasiIndonesia and Liberia

Indonesia

Liberia

Hubungan Indonesia dengan Liberia resmi terjalin pada 1965[1] walaupun begitu, baru paa 2013 hubungan bilateral antara Indonesia dan Liberia mulai terjadi secara intensif, ditandai dengan kunjungan resmi dari dua kepala negara. Kedutaan Besar Indonesia di Abuja memiliki kewenangan di Liberia, sementara itu Kedutaan Besar Liberia di New Delhi memiliki kewenangan untuk Indonesia.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Hubungan antara dua negara diawali dengan partisipasi delegasi Liberia dalam Konferensi Asia–Afrika di Bandung pada 1955[2]. Hubungan bilateral diresmikan pada 1965 setelah itu hubungan bilateral antara kedua negara terbengkalai, sampai dengan 2013 ketika Presiden Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono mengunjungi Monrovia pada 31 Januari 2013 sampai dengan 2 Februari 2013, kunjungan kenegaraan balasan dilakukan pada 24 Maret sampai dengan 27 Maret 2013 oleh Presiden Liberia Ellen Johnson Sirleaf ke Indonesia. Selain mengunjungi Indonesia untuk memperkuat hubungan bilateral, Presiden Liberia juga mengunjungi Bali untuk menghadiri Adegan Keempat dari United Nations High Level Panel of Eminent Persons on the Post-2015 Development Agenda. Kunjungan ini merupakan kunjungan pertama untuk kedua kepala negara.

Kerjasama[sunting | sunting sumber]

Kerja sama yang terjalin difokuskan kepada program pengembangan, terutama melalui skema Tujuan Pembangunan Milenium (MDGs). Indonesia sepakat untuk membantu Liberia melalui kerja sama teknik dan pembangunan kapasitas di beragam sektor, terutama di bidang industri, pertanian, perikanan, edukasi, dan pengembangan sumber daya manusia[1]. Kedua negara juga sepakat untuk meningkatkan promosi perdagangan dan juga bantuan teknis untuk meningkatkan produksi berasi di Liberia[3].

Perdagangan[sunting | sunting sumber]

Volume perdagangan antara kedua negara secara signifikan meningkat dari US$30,9 juta di 2011 menjadi US$39,5 juta di 2012[4].

Catatan[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b "Liberia & Indonesia Consolidate Bilateral Relations, Sign MOUs on Technical Cooperation and Trade; President Sirleaf Now in Bali for the Fourth UN High Level Panel Meeting". Liberian Executive Mansion. March 25, 2013. Diarsipkan dari versi asli tanggal May 12, 2014. Diakses tanggal May 11, 2014. 
  2. ^ "RI-Liberia Tingkatkan Kerja Sama Perdagangan dan Investasi" (dalam bahasa Indonesian). The Global Review. March 25, 2013. Diarsipkan dari versi asli tanggal May 12, 2014. Diakses tanggal May 11, 2014. 
  3. ^ Ella Syafputri (March 25, 2013). "Indonesia-Liberia tandatangani dua dokumen kerja sama" (dalam bahasa Indonesian). Antara News. Diakses tanggal May 11, 2014. 
  4. ^ "Indonesia-Liberia Sepakati Berbagai Kerjasama Bilateral" (dalam bahasa Indonesian). JPNN. March 25, 2013. Diarsipkan dari versi asli tanggal May 12, 2014. Diakses tanggal May 11, 2014.