Faisal dari Arab Saudi

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Faisal dari Arab Saudi
King Fisal.jpg
Raja Faisal
Raja Arab Saudi
Berkuasa2 November 1964 – 25 Maret 1975 (10 tahun, 143 hari)
Baiat2 November 1964
PendahuluSaud
PenerusKhalid
Lahir14 April 1906
Riyadh, Al Rashid
Wafat25 Maret 1975(1975-03-25) (umur 68)
Arab Saudi
WangsaWangsa Saud
AyahRaja Abdulaziz
IbuTarfa binti Abduallah bin Abdulateef al Sheekh
PasanganSultana bint Ahmed Al Sudairi
Al Jawhara bint Saud Al Kabir
Haya bint Turki Al Turki
Iffat Al-Thunayan
AnakPangeran Abdullah
Pangeran Mohammed
Putri Sara
Putri Lolowah
Pangeran Khalid
Pangeran Saud
Pangeran Sa'ad
Pangeran Abdul-Rahman
Pangeran Bandar
Putri Latifa
Putri Munira
Putri al-Jauhara
Putri al-Anud
Putri Misha'il
Putri Fahda
Putri Nura
Pangeran Turki
Putri Haifa
AgamaIslam

Faisal bin 'Abdul 'Aziz bin 'Abdurrahman as-Saud (bahasa Arab: فيصل بن عبدالعزيز آل سعودFayṣal ibn ‘Abd al-‘Azīz Āl Su‘ūd; lahir di Riyadh, 14 April 1906 – meninggal 25 Maret 1975 pada umur 68 tahun), dikenal dengan sebutan Malik Faisal (Raja Faisal). Faisal lahir di Riyadh pada tahun 1906 dan merupakan anak ketiga Raja 'Abdul 'Aziz bin 'Abdurrahman as-Saud, Raja pertama dari kalangan Bani Suud yang memproklamirkan berdirinya Negara Monarki Arab Saudi. Dia dianggap melakukan reformasi diantaranya kebijakan pan-Islamisme, anti komunis, dan pro Palestina. Dia wafat pada tahun 1975 dibunuh oleh keponakannya Faisal bin Musaid.

Awal Kehidupan[sunting | sunting sumber]

Faisal bin Abdul Aziz dilahirkan di Riyadh pada 14 April 1906.[1][2][3] Dia adalah anak ketiga dari Raja pertama, Raja Abdul Aziz[4] Ibunya Tarfa binti Abdullah bin Abdul Latif Asy Syaikh,[5] yang di nikahi Abdul Aziz pada 1902 setelah menaklukkan Riyadh. Dia berasal dari keluarga Asy-Syaikh, keturunan dari Muhammad bin Abdul Wahhab.[6][7] Kakek dari Faisal, Abdullah bin Abdullatif, satu dari ulama dan penasihat raja Abdul Aziz.[8]

Ibu dari Faisal meninggal pada 1912 ketika Faisal sangat muda [9] dan Faisal kecil tinggal bersama kakeknya yang mengajarkan dia Al-Quran dan dasar-dasar agama Islam, yang sangat mempengaruhi kehidupannya selanjutnya.

Faisal hanya memiliki 1 saudari, Nurah. Dia dinikahi sepupunya, Khalid bin Muhammad bin Abdul Rahman, anak dari Muhammad bin Abdul Rahman.[10]

Riwayat Hidup[sunting | sunting sumber]

Setelah Raja Saud bin 'Abdul 'Aziz yang diangkat menggantikan Raja 'Abdul 'Aziz turun tahta, Pangeran Faisal pun dilantik menjadi Raja ketiga Arab Saudi menggantikan Raja Saud bin 'Abdul 'Aziz dengan gelar Malik Faisal bin 'Abdul 'Aziz as-Saud.

Raja Faisal dikenal sebagai pemimpin yang shalih. Banyak sekali program-program baru yang dicanangkannya selepas penobatannya sebagai kepala negara. Beberapa diantaranya adalah, pada tahun 1967 Raja Faisal menggalakkan program penghapusan perbudakan, Raja Faisal juga melakukan penyederhanaan gaya hidup keluarga kerajaan dengan menarik 500 mobil mewah Cadillac milik istana.

Raja Faisal juga menyerukan Agresi melawan Israel dalam rangka pembelaannya terhadap Yerusalem. Dalam seruan khutbah Jihadnya melawan Israel, Raja Faisal berdo'a dihadapan khalayak agar Allah menetapkan kematiannya diterima sebagai orang yang terbunuh di jalan Allah (Syuhada). Ia juga berdo'a agar Allah segera mencabut nyawanya apabila ia tak mampu membebaskan tanah suci Yerusalem dari cengkeraman Israel.[11]

Pada tanggal 25 Maret 1975, Raja Faisal wafat pada tahun itu karena dibunuh. Pembunuhnya adalah keponakannya sendiri, yaitu Faisal bin Mus'ad.

Lain-lain[sunting | sunting sumber]

Kota Lyallpur di Pakistan dinamakan kembali menjadi Faisalabad pada tahun 1979. Masjid Faisal di Islamabad, Pakistan, juga dinamakan berdasarkan nama Raja Faisal.

Referensi[sunting | sunting sumber]

Mengenal Raja Faisal dari Kerajaan Arab Saudi: www.youtube.com/watch?v=PlBo3B52Imw

  1. ^ "King Faisal Ibn Abdul Aziz Al Saud, Saudi Arabia". Diakses tanggal 25 June 2012. 
  2. ^ George Kheirallah (1952). Arabia Reborn. Albuquerque: University of New Mexico Press. hlm. 254. Diakses tanggal 14 March 2015.  – via Questia (perlu berlangganan)
  3. ^ "The kings of the Kingdom". Ministry of Commerce and Industry. Diakses tanggal 28 July 2012. 
  4. ^ Nabil Mouline (April–June 2012). "Power and generational transition in Saudi Arabia" (PDF). Critique Internationale. 46: 1–22. Diakses tanggal 24 April 2012. 
  5. ^ Winberg Chai (22 September 2005). Saudi Arabia: A Modern Reader. University Press. hlm. 193. ISBN 978-0-88093-859-4. Diakses tanggal 26 February 2013. 
  6. ^ "Wahhabism – A Unifier or a Divisive Element". APS Diplomat News Service. 7 January 2013. Diakses tanggal 26 March 2013. 
  7. ^ "The New Succession Law Preserves The Monarchy While Reducing The King's Prerogatives". Wikileaks. 22 November 2006. Diakses tanggal 21 July 2013. 
  8. ^ "Riyadh. The capital of monotheism" (PDF). Business and Finance Group. Diakses tanggal 22 July 2013. 
  9. ^ Kesalahan pengutipan: Tag <ref> tidak sah; tidak ditemukan teks untuk ref bernama Bligh
  10. ^ As'ad AbuKhalil (2004). The Battle for Saudi Arabia. Royalty, fundamentalism and global power. New York City: Seven Stories Press. ISBN 1-58322-610-9. 
  11. ^ Raja Faisal dari Kerajaan Arab Saudi
Didahului oleh:
Saud
Raja Arab Saudi
1964–1975
Diteruskan oleh:
Khalid