Lompat ke isi

Abdulaziz dari Arab Saudi

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Abdul Aziz bin Abdul Rahman Al-Saud (15 Januari 1875  9 November 1953) (bahasa Arab: عبدالعزيز بن عبد الرحمن آل سعود, translit. ʿAbd al ʿAzīz bin ʿAbd ar Raḥman Āl Suʿūd) adalah Raja Arab Saudi yang pertama. Dia juga dikenali dengan berbagai nama, di antaranya Ibnu Saud. Ia berasal dari Keluarga Kerajaan Saudi yang memerintah sebagian dari Jazirah Arab.

Abdul Aziz Al-Saud
Penjaga Dua Kota Suci
Foto resmi
Raja Arab Saudi
Berkuasa14 Augustus 1932 – 9 November 1953
Penobatan22 September 1932
PenerusSaud
LahirRiyadh, Negara Saudi Kedua
Meninggal9 November 1953 (usia 77)
Taif, Arab Saudi
Pemakaman
Nama lengkap
Abdulaziz bin Abdul Rahman bin Faisal bin Turki bin Abdullah bin Muhammad bin Saud
WangsaWangsa Saud
AgamaIslam

Riwayat hidup

[sunting | sunting sumber]

Raja Abdul Aziz dilahirkan di Riyadh dan merupakan anak pasangan Abdul Rahman bin Faisal dan Sara binti Ahmad al-Kabir Sudayri. Pada tahun 1890, semasa berusia sepuluh tahun, Abdul Aziz mengikuti keluarganya dalam pengasingan di Kuwait setelah dikalahkan oleh dinasti Rashidi, saat itu Nejd bukan bagian dari Kesultanan Utsmani, melainkan daerah merdeka yang dikuasai oleh beberapa kabilah suku. Ia menghabiskan masa kanak-kanaknya di Kuwait.

Pada tahun 1901, semasa berusia 22 tahun, Abdul Aziz menggantikan ayahnya sebagai ketua keluarga dinasti Saud dengan gelar Sultan Nejd. Ia kemudian memulai kampanye untuk merebut kembali tanah dari dinasti Rashidi di tempat yang kini merupakan Arab Saudi. Pada tahun 1902, dia bersama-sama dengan pasukan keluarga dan saudaranya berhasil merebut Riyadh.

Merebut kembali kekuasaaan

[sunting | sunting sumber]

Dua tahun setelah berhasil merebut Riyadh, Abdul Aziz berhasil menguasai separuh dari Nejd. Meskipun begitu, pada tahun 1904, dinasti Rashidi meminta bantuan dari Kesultanan Utsmaniyah untuk mengalahkan dinasti Saud (Keluarga Kerajaan Saudi). Kerajaan Utsmaniyah mengirimkan pasukan ke Arabia (Tanah Arab) dan ini menyebabkan kekalahan dinasti Saud pada 15 Juni 1904, tetapi setelah pasukan Utsmaniyah mundur disebabkan masalah tertentu, pasukan dinasti Saud berhasil mengumpulkan kembali kekuatannya.

Pada tahun 1925, pasukan Ibnu Saud merebut kota suci Mekah dari Sharif Hussein, mengakhiri 700 tahun kekuasaan Hashemite. Setelah itu beliau mengeluarkan ketetapan pertama tentang pemungutan zakat. Pada tanggal 8 Januari 1926, tokoh-tokoh terkemuka di Mekah, Madinah dan Jeddah memproklamirkan Ibnu Saud sebagai Raja Hijaz dan upacara bayaa (sumpah setia) diadakan di Masjidil Haram.

Pada tahun 1932, setelah menguasai sebagian besar Jazirah Arab dari musuh-musuhnya, Abdul Aziz menamakan tanah gabungan Hijaz dan Nejd sebagai Arab Saudi.

Minyak dan pemerintahan Ibnu Saud

[sunting | sunting sumber]
Abdul Aziz (tengah) dan Presiden Amerika, Franklin D. Roosevelt (kanan) di geladak kapal Perang USS Quincy setelah konferensi Yalta

Setelah minyak bumi ditemukan di Arab Saudi pada tahun 1938, Abdul Aziz memberikan izin bagi perusahaan-perusahaan Amerika Serikat dan sekutunya untuk melakukan eksplorasi minyak di wilayah Arab Saudi. Segala keuntungan hasil penjualan minyak dibagi untuk Amerika Serikat dan sekutunya dan keluarga Saud. Keuntungan hasil penjualan minyak yang semakin bertambah menyebabkan Ibnu Saud mulai membelanjakan uang itu untuk membangun Kerajaan Arab Saudi dan menyejahterakan segenap rakyatnya. Amerika Serikat dan Inggris menjadi sahabat dekat Arab Saudi hingga sekarang.

Ia memberi aturan kepada suku-suku nomadik agar mulai saat itu mereka tinggal secara tetap di suatu tempat. Ia juga memulai usaha untuk memberantas tindakan kriminal terutamanya tindakan kriminal terhadap terhadap para peziarah di Makkah dan Madinah.

Perang asing

[sunting | sunting sumber]

Ibnu Saud memosisikan Arab Saudi sebagai negara netral dalam Perang Dunia II, namun secara umum dianggap memihak Sekutu. Namun, pada tahun 1938, ketika serangan terhadap pipa utama Inggris di Kerajaan Irak ditemukan terhubung dengan Duta Besar Jerman, Fritz Grobba, Ibnu Saud memberikan perlindungan kepada Grobba.

Pada tahun 1948, saat Perang Arab-Israel 1948 meletus, Abdul Aziz tidak mengikuti peperangan tersebut.

Keluarga dan penerus

[sunting | sunting sumber]

Jumlah anak Abdul Aziz tidak diketahui tetapi diperkirakan berjumlah 50 hingga 200 orang. Berikut nama-nama istri dan anaknya:

  1. Dengan Wadhba binti Muhammad al-Hazzam
    1. Saud (12 Januari 1902 - 23 Februari 1969); menjadi Raja Arab Saudi pada tahun 1953-1964
    2. Turki (1917-1919)
  2. Dengan Tarfah binti Abdullah al-Shaykh Abdul-Wahab
    1. Khalid (lahir 1903, meninggal dunia semasa masih bayi)
    2. Faisal (April 1904 - 25 Maret 1975); menjadi Raja Arab Saudi pada tahun 1964-1975.
  3. Dengan Jauhara binti Musa'd Al Saud
    1. Muhammad (1910-1988)
    2. Khalid (1913 - 13 Juni 1982); menjadi Raja Arab Saudi pada tahun 1975-1982
    3. Jauhara
    4. Anud (lahir 1917)
  4. Dengan Bazza
    1. Nasser (lahir 1919)
    2. Bandar (lahir 1923)
    3. Fawwaz (lahir 1934)
  5. Dengan Jauhara binti Sa'ad al-Sudairy
    1. Saad (1920 - 1990-an)
    2. Musaid (lahir 1923)
    3. Abdalmohsen (1925-1985)
  6. Dengan Hussah binti Ahmad al-Sudairy
    1. Sa'ad (lahir 1914, wafat 1919)
    2. Fahd (1923 - 1 Agustus 2005); menjadi Raja Arab Saudi pada tahun 1982-2005
    3. Sultan (lahir 30 Desember 1930);(meninggal 22 Oktober 2011)
    4. Abdul-Rahman (lahir 1931)
    5. Turki (lahir 1932)
    6. Nayef (lahir 1934)
    7. Salman (lahir 1935) menjadi Raja Arab Saudi pada tahun 2015 - Sekarang
    8. Ahmed (lahir 1940)
  7. Dengan Shahida
    1. Mansur (1922 - 2 Mei, 1951)
    2. Mishal (lahir 1926)
    3. Qumasha (lahir 1927)
    4. Muteb (lahir 1931)
  8. Dengan Fahda binti Asi al-Shuraim
    1. Abdullah (lahir Agustus 1924); Raja Arab Saudi 2005 - 2015
    2. Nuf
    3. Sita
  9. Dengan Haya binti Sa'ad al-Sudairy (1913 - 18 April 2003)
    1. Nura (mati 1930)
    2. Badr (lahir 1933)
    3. Hassa
    4. Abdalillah (lahir 1935)
    5. Abdalmajid (lahir 1940)
    6. Mashael
  10. Dengan Munaiyir
    1. Talal (lahir 1931)
    2. Badr (1931-1932)
    3. Mishari (1932 - 23 Mei 2000)
    4. Nawwaf (lahir 1933)
  11. Dengan Mudhi
    1. Majed (19 Oktober 1938 - 12 April 2003)
    2. Sattam (lahir 21 Januari 1941)
  12. Dengan Nouf binti al-Shalan
    1. Thamir (1937 - 27 Juni 1959)
    2. Mamduh (lahir 1940)
    3. Mashhur (lahir 1942)
  13. Dengan Saida al-Yamaniyah
    1. Hidhlul (lahir 1941)
  14. Dengan Baraka al-Yamaniyah
    1. Muqren (lahir 15 September 1945), pangeran Mahkota Arab Saudi saat ini.
  15. Dengan Futayma
    1. Hamud (lahir 1947)
  16. Dengan ?? (tidak diketahui)
    1. Fahd (1905-1919)
    2. Sara (sekitar 1916 - Juni 2000)
    3. Shaikha (lahir 1922)
    4. Talal (1930-1931)
    5. Abdalsalam (1941)
    6. Jiluwi (1942-1944)
Abdulaziz dari Arab Saudi
Lahir: 15 Januari 1875 Meninggal: 9 November 1953
Gelar kebangsawanan
Didahului oleh:
Abd al-Aziz ibn Mut'ib
sebagai Emir Jabal Shammar
Emir Nejd
1902–1921
Diteruskan oleh:
Dirinya
sebagai Sultan Nejd
Didahului oleh:
Dirinya
sebagai Emir Nejd
Sultan Nejd
1921–1932
Diteruskan oleh:
Dirinya
sebagai Raja Arab Saudi
Didahului oleh:
Ali bin Hussein
sebagai Raja Hijaz
Raja Hijaz
1926–1932
Didahului oleh:
Dirinya
sebagai Raja Hejaz dan Nejd
Raja Arab Saudi
1932–1953
Diteruskan oleh:
Saud

Pranala luar

[sunting | sunting sumber]