King's College London

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian

King’s College London adalah sebuah universitas berbasis penelitian yang terletak di London, Inggris. Edward Byrne AC adalah presiden dan profesor utama di King’s College London.[1] King’s College London adalah salah satu dari 10 universitas UK terbaik di dunia pada QS World University Ranking 2020.[1] Universitas ini juga menjadi universitas tertua ke-empat di Inggris. Pada awalnya, King’s College London adalah sebuah yayasan yang didirikan pada tahun 1829 – 1829 oleh sekelompok politisi terkemuka dan para anggota gereja.[1] Pada saat itu, mereka berinisiatif untuk mengubah  sebuah gereja Inggris menjadi University College London (UCL) yang dikenal sebagai perguruan tinggi tak bertuhan di Gover Street.[1] Universitas London didirikan pada tahun 1836 oleh dua pendiri yaitu King’s dan University College London. King’s didirikan oleh Raja George IV pada tahun 1829.

Visi dari universitas tersebut adalah “make the world a better place”.[1] Ada beberapa jenjang studi yang ditawarkan antara lain jenjang sarjana, pascasarjana dan sekolah musim panas (Summer School). Summer School diadakan setiap liburan musim panas. Universitas ini membuka dua tingkatan pada program summer school yaitu Pra-Universitas untuk siswa sekolah menengah dan tingkat universitas untuk umum. King’s College London memiliki 9 fakultas dan 30 departemen. Fakultas tersebut antara lain[1] : Seni dan Humaniora; Bisnis; Ilmu Kedokteran Gigi, Oral & Kraniofasial; Hukum; Ilmu kesehatan dan Kedokteran; Ilmu Alam dan Matematika; Keperawatan, Kebidanan & Paliatif; Psikiatri, Psikologi & Ilmu Saraf; Ilmu Sosial dan Kebijakan Publik.

Berikut adalah beberapa orang besar alumni King’s College London yang mendapatkan hadiah Nobel,[1]

  1. Profesor Peter Higg dianugerahi hadiah Nobel Fisika pada tahun 2013.
  2. Mario Vargas Liosa dianugerahi Nobel Sastra pada tahun 2010.
  3. Sir James Black dianugerahi hadiah Nobel untuk pengembangan obat beta-blok dan anti maag pada tahun 1988.
  4. Demond Tutu dianugerahi hadiah Nobel perdamaian pada tahun 1984 sebagai pengakuan atas pekerjaannya sebagai Sekretaris Jendral Dewan Gereja – Gereja Afrika Selatan.
  5. Maurice Wilkins dan Rosalind Franklin telah berkontribusi pada penemuan struktur heliks pada DNA tahun 1953.



Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b c d e f g "King's College London - About King's". www.kcl.ac.uk. Diakses tanggal 2019-11-06.