Bintang Republik Indonesia Adipurna

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Bintang Republik Indonesia Adipurna
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dengan Tanda Kehormatan. Tampak Selendang Bintang Republik Indonesia Adipurna

Bintang Republik Indonesia Adipurna, adalah Bintang Republik Indonesia kelas I.

Bintang ini adalah tanda kehormatan yang tertinggi dan dikeluarkan untuk menghargai mereka yang secara luar biasa menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Daftar penerima[sunting | sunting sumber]

  • ABDURRAHMAN WAHID,K.H
    Presiden Republik Indonesia;
    Keppres No. 016/TK/Tahun 2001; Tanggal 23-02-2001.

  • BACHARUDDIN JUSUF HABIBIE, Prof.Dr.Ing.
    Presiden Republik Indonesia;
    Keppres No.040/TK/TH.1998; Tanggal 27-5-1998.

  • MEGAWATI SOEKARNOPUTRI
    Presiden Republik Indonesia;
    Keppres No.066/TK/Tahun 2001; Tanggal 08-08-2001.

  • MOH. HATTA, H., Dr.
    Mantan Wakil Presiden Republik Indonesia;
    Keppres No.035/TK/TH 1972; Tanggal 11-8- 1972.

  • OERIP SOEMOHARDJO (Almarhum)

    Jenderal TNI;
    Keppres No.18/K/TH 1967; Tanggal 10-11-1967.

  • SOEHARTO
    Jenderal TNI (Purn);

    Presiden Republik Indonesia;
    Keppres No.029/TK/TH 1988; Tanggal 27-5-1988.

  • SOEKARNO, Dr.Ir.

    Presiden Republik Indonesia;
    Tanpa Surat Keputusan Presiden.
    Berdasarkan Pasal 3 UU N0 5 Drt. Tahun 1959.

  • SUDIRMAN (Almarhum)

    Jenderal TNI;
    Keppres No.18/K/TH 1967; Tanggal 10-11-1967.

  • SUSILO BAMBANG YUDHOYONO, DR. H.

    Presiden Republik Indonesia;
    Keppres No.083/TK/Tahun 2004; Tanggal 27-10-2004.

  • SALMAN BIN ABDUL AZIZ AL-SAUD, DR. H

    Sri Baginda Raja Arab Saudi;
    Keppres No.022/TK/Tahun 2017; Tanggal 22-02-2017.[1] [2]


Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ https://www.setneg.go.id/index.php?option=com_content&task=view&id=13347&Itemid=55 Penyerahan tanda kehormatan oleh Presiden Joko Widodo pada Raja Salman dilakukan di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Rabu, 1 Maret 2017 diakses 2 Maret 2017.
  2. ^ http://www.beritasatu.com/dunia/416988-raja-salman-dianugerahi-bintang-republik-indonesia-adipurna.html