Arbok

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Arbok
024 Arbok.png
Nomor Pokédex
Nasional
#024
Sebelumnya Selanjutnya
Ekans (#023) Pikachu (#025)
Regional
Kanto#024
Johto#051
Hoenn#226
Penampilan perdana
PermainanPokémon Red and Blue
AnimePokémon, episode: "2. Pokémon Emergency! (たいけつ!ポケモンセンター!, Showdown! Pokémon Center!)".
Info produksi
GenerasiI (Pertama) - 1996
PenciptaKen Sugimori
Pengisi suara
InggrisKōichi Sakaguchi
JepangKōichi Sakaguchi

Arbok (アーボック, Arbok) adalah salah satu nama untuk karakter spesies fiksi dari serial Pokémon. Nama Arbok sendiri merupakan pengejaan terbalik dari Cobra, dengan huruf C yang digantikan oleh huruf K.

Profil[sunting | sunting sumber]

Psikologis[sunting | sunting sumber]

Arbok (#024 di Pokedex Kanto, #051 di Johto, dan #226 di Hoenn) merupakan salah satu jenis spesies Pokémon reptil beracun dengan warna dominan ungu, dan merupakan bentuk evolusi dari Ekans, dengan ciri bahwa ia telah kehilangan ekor deriknya. Arbok layaknya ular kobra sungguhan dapat membentangkan tulang rusuk pada bagian wajahnya menjadi seperti sendok. Desainer Pokémon, Ken Sugimori, tampaknya sangat antusias dengan rupa Arbok, dimana ia kemudian menambahkan desain lain ketika Arbok membentangkan bagian lehernya menjadi seperti sendok yaitu akan muncul sebuah wajah marah. Saat ini tercatat ada enam variasi wajah marah yang sudah dikenal oleh para fans Pokémon di seluruh dunia. Panjang tubuh Arbok mencapai 11,6 kaki, dengan berat mencapai 143.3lbs.

Kemampuan[sunting | sunting sumber]

Arbok memiliki kemampuan yang beragam. Ia bisa mengigit dengan bisa yang sangat kuat dan mematikan. Selain itu ia juga bisa menghancurkan benda sekuat batu besar hanya dengan lilitannya saja. Ia juga bisa menghipnotis korbannya melalui pola wajah yang ada di lehernya tersebut. Ia juga bisa menyembuhkan badannya seketika bila sedang terluka saat menghadapi musuh, ciri yang terakhir ini nyaris sama dengan Pokémon spesies ular batu, Onix.

Habitat liar[sunting | sunting sumber]

Arbok merupakan seekor Pokémon yang ganas, gemar menjelajahi alam sekitar. Mereka menyerang siapa saja yang mencoba mengganggu mereka dengan cara menyemprotkan bisanya. Arbok juga terkenal akan sifat bengisnya, ia tidak akan berhenti menyerang lawan sebelum lawan tersebut kalah dan mati, tak peduli berapa lama Arbok dan lawannya tersebut bertarung. Di alam liar, Arbok hidup didaerah savanna dan hutan yang lebih banyak rerumputannya.

Serial animasi[sunting | sunting sumber]

Jessie memiliki seekor Arbok, yang merupakan bentuk evolusi dari Ekans. Arbok yang ia miliki merupakan Pokémon utamanya dalam menghadapi tim Ash Ketchum. Sayangnya, ternyata kemampuan Arbok yang Jessie miliki sangatlah lemah bila dibandingkan dengan yang ada di alam liar. Dengan mudah Arbok milik Jessie dapat dikalahkan oleh Ash dan teman-temannya, dimanapun mereka bertarung. Jessie menyimpan Arbok sampai episode AG006, A Poached Ego, dimana ia kemudian melepaskannya untuk melindungi sekelompok liar Ekans dan Koffing. Sebagai penggantinya, Jessie kemudian memilih Seviper yang juga masih berjenis ular.

Dalam episode EP056: The Ultimate Test, Ash Ketchum sempat menggunakan Arbok ketika ia mengikuti ujian masuk Liga Pokémon saat melawan instrukturnya, Jolteon. Selanjutnya dalam episode AG015: Gonna Rule the School, seekor Arbok digunakan oleh para siswa sekolah kepelatihan Pokémon dalam sebuah latihan di sekolah tersebut. Dan dalam episode DP091: One Team, Two Team, Red Team, Blue Team, seekor Arbok lain digunakan oleh para siswa Akademi Musim Panas Pokémon dalam sebuah acara Pokémon Triathlon.

Manga[sunting | sunting sumber]

Dua Gym Leaders, Koga dan Agatha masing-masing memiliki seekor Arbok sebagai bagian dari tim mereka dalam Pokémon Special. Berbeda dengan Arbok-Arbok biasanya, Arbok yang dimiliki Agatha mempunyai kemampuan khusus, yaitu selain dapat menyemburkan bisa, juga dapat membuat penawarnya. Sementara Arbok miliki Koga memiliki kemampuan apabila kepalanya terpotong, maka ia tidak akan mati, tetapi malah akan tumbuh lagi kepala baru sebagai pengganti.

Dalam penampilan lain, seekor Arbok menjadi tokoh antagonis utama dalam Pokémon PiPiPi Adventures, dan dalam manga Pokémon: The Electric Tale of Pikachu, Arbok milik Jessie tampil diceritakan beberapa kali.

Lain-lain[sunting | sunting sumber]

  • Dalam beberapa kesempatan, Arbok sering kali disebutkan bisa berevolusi lagi menjadi Seviper, namun sejauh ini, dalam semua versi video game Pokémon yang sudah dirilis, Arbok tidak pernah, dan bahkan tidak bisa berevolusi menjadi Seviper.
  • Dalam video game G1, di bagian atas kepala Arbok terdapat sepasang garis hitam, yang lantas kemudian tidak pernah lagi ditampilkan dalam versi selanjutnya.
  • Wajah marah pada bagian leher Arbok memiliki perbedaan di setiap region, hal ini tidak pernah disebutkan dalam Pokedex, tetapi diyakini bahwa spesies Arbok di setiap region itu berbeda satu sama lain.

Pranala luar[sunting | sunting sumber]