Lompat ke isi

Pokémon X dan Y

Halaman yang dilindungi semi
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Simbol artikel pilihan
Artikel ini telah dinilai sebagai artikel pilihan pada 5 Juli 2023 (Pembicaraan artikel)

  • Pokémon X
  • Pokémon Y
Sampul tema Pokémon X dan Y, dengan gambar Pokémon legendaris Xerneas (kiri) untuk X dan Yveltal (kanan) untuk Y.
TipePokémon paired versions (en) Terjemahkan Edit nilai pada Wikidata
Versi pertama
  • WW: 12 Oktober 2013
GenreBermain peran
Bahasa
Klasifikasi Alexa348.718 Edit nilai pada Wikidata
Karakteristik teknis
PlatformNintendo 3DS Edit nilai pada Wikidata
ModePermainan video pemain tunggal, permainan video multipemain dan permainan daring Edit nilai pada Wikidata
FormatNintendo game card (en) Terjemahkan dan unduhan digital Edit nilai pada Wikidata
Informasi pengembang
PengembangGame Freak
PenyuntingNintendo
The Pokemon Company
Game Freak
Creatures Edit nilai pada Wikidata
PengarahJunichi Masuda
Produsen
  • Hitoshi Yamagami
  • Shusaku Egami
  • Takato Utsunomiya
  • Junichi Masuda
Penulis
  • Toshinobu Matsumiya
Komponis
  • Shota Kageyama
  • Minako Adachi
  • Hitomi Sato
  • Junichi Masuda
Penerbit
SenimanKen Sugimori
Penilaian
ESRB
enllaç=d:Q14864328
PEGI
enllaç=d:Q14915512
USK
enllaç=d:Q14920387
Informasi tambahan
Situs webpokemonxy.com Edit nilai pada Wikidata
Musicbrainz: 49082c3a-3741-4e63-a56b-47565d826fd1 Edit nilai pada Wikidata
Bagian dari Pokémon
Portal permainan video
Sunting di Wikidata • L • B • PW
Info templat
Bantuan penggunaan templat ini

Pokémon X[a] dan Pokémon Y[b] adalah dua produk permainan video bermain peran yang dirilis pada tahun 2013. Permainan-permainan ini dikembangkan oleh Game Freak dan diterbitkan oleh The Pokémon Company bersama Nintendo untuk konsol genggam Nintendo 3DS. Kedua permainan ini menjadi rilis pertama untuk generasi keenam dari seri inti permainan video Pokémon. Kedua permainan ini pertama kali diumumkan pada Januari 2013 oleh Satoru Iwata, yang pada saat itu menjabat sebagai presiden Nintendo, melalui sebuah pengumuman khusus dalam Nintendo Direct. Pokemon X dan Pokemon Y dirilis di seluruh dunia pada Oktober 2013, dan menjadikannya permainan video Nintendo pertama yang dirilis serentak secara internasional.

Seperti dalam produk permainan video Pokémon sebelumnya, dalam X dan Y pemain akan menjadi seorang pelatih Pokémon muda yang melakukan perjalanan untuk melatih Pokémon. Permainan berlangsung di wilayah Kalos, yang mengambil latar belakang dari negara Prancis, dengan tujuan untuk menggagalkan rencana organisasi kriminal jahat bernama Team Flare. Pemain juga akan diberikan kesempatan untuk mencoba menantang Juara Liga Pokémon di wilayah tersebut. X dan Y memperkenalkan 72 spesies Pokémon baru dan menyertakan fitur-fitur baru lainnya seperti Pokémon jenis Peri, kustomisasi karakter, mekanisme pertarungan dan pelatihan yang diperbarui, serta perenderan grafika tiga dimensi poligonal sebagai pengembangan lebih lanjut dari sprite yang digunakan pada generasi sebelumnya. Bentuk baru evolusi Pokémon, yang dikenal sebagai "Evolusi Mega", memungkinkan pemain untuk mengembangkan lebih lanjut spesies Pokémon yang telah berevolusi sepenuhnya, dengan 30 bentuk Evolusi Mega yang tersedia dalam permainan ini. Baik Pokémon X maupun Pokémon Y berbeda satu sama lain, tetapi sebagian besar menampilkan alur cerita yang sama. Meskipun masing-masing permainan dapat dimainkan secara terpisah, pemain harus melakukan skema pertukaran Pokémon antara kedua produk permainan tersebut untuk bisa melengkapi Pokédex.

X dan Y menerima ulasan positif dari para kritikus. Mereka pada umumnya memuji kemajuan dalam mekanisme permainan dan inovasi yang dibawa oleh pengembang dalam waralaba Pokémon. Grafika visual dan transisi permainan ke model tiga dimensi juga diterima dengan baik oleh para kritikus. Meskipun cerita, karakter, dan alur permainan tersebut mendapat kritikan. Kedua permainan ini terbukti sukses secara komersial, dengan terjual empat juta kopi di seluruh dunia pada akhir pekan pertamanya. Catatan tersebut berhasil melampaui catatan pendahulunya, yaitu Pokémon Black dan White. Kedua permainan ini juga menjadi salah satu permainan video terlaris untuk Nintendo 3DS. Sampai akhir Maret 2023, sekitar 16,68 juta kopi dari kedua permainan ini telah terjual, dan menjadikan X dan Y sebagai permainan video terlaris kedua untuk perangkat 3DS setelah Mario Kart 7.

Mekanisme permainan

Pokémon X dan Y adalah permainan video bermain peran dengan tema petualangan, yang disajikan dalam bentuk sudut pandang orang ketiga. Kedua permainan ini merupakan permainan video Pokémon pertama yang menyertakan fungsi tiga dimensi yang kompatibel dengan konsol genggam Nintendo 3DS.[1] Pemain akan mengendalikan seorang pelatih muda yang melakukan misi untuk menangkap dan melatih makhluk yang dikenal sebagai "Pokémon", serta memenangkan beragam pertarungan saat melawan pelatih lainnya. Dengan mengalahkan Pokémon lawan dalam pertarungan, Pokémon milik pemain akan mendapatkan poin pengalaman yang memungkinkan mereka untuk naik level sekaligus meningkatkan catatan statistik pertarungannya. Selain itu, poin pengalaman yang didapatkan juga akan membuat Pokémon memiliki kemampuan untuk mempelajari gerakan baru, dan dalam sejumlah kasus, mereka juga akan memiliki kesempatan berevolusi menjadi Pokémon yang lebih kuat. Sebagai alternatif, pemain dapat menangkap Pokémon liar yang ditemukan dalam pertemuan acak di lapangan dengan cara melemahkannya melalui pertarungan dan menangkap mereka dengan Poké Ball untuk ditambahkan ke tim pemain. Pemain juga dapat bertarung dan bertukar Pokémon dengan pemain lainnya menggunakan fitur internet pada Nintendo 3DS yang telah ditingkatkan pada permainan Pokémon generasi keenam. Seperti produk permainan video Pokémon sebelumnya, beberapa Pokémon tertentu hanya dapat diperoleh secara eksklusif di antara X atau Y, yang membuat pemain harus saling bertukar dengan sesama pemain lainnya untuk mendapatkan semua Pokémon dan melengkapi Pokédex.[2]

Fitur baru

Pokémon X dan Pokémon Y adalah dua produk pertama dalam seri permainan video Pokémon yang ditampilkan secara penuh dalam grafika poligonal tiga dimensi. Grafika ini memungkinkan lebih banyak interaktivitas dengan dunia luar dan aksi yang lebih dinamis selama pertarungan berlangsung.[3] Pemain dapat menyesuaikan penampilan pelatih pada awal permainan, seperti jenis kelamin, warna kulit, dan warna rambut. Selama permainan berjalan, pemain juga dapat memperoleh pakaian dan aksesori tambahan untuk mengubah penampilan karakter yang dimainkan.[4] Terdapat tiga spesies baru yang menjadi Pokémon pemula dalam dua permainan ini, yaitu Chespin, Fennekin, dan Froakie. Sementara itu, Pokémon legendaris yang dimunculkan adalah Xerneas, Yveltal, dan Zygarde.[5][6] Selama permainan berjalan, pemain juga memiliki kesempatan untuk memilih salah satu dari tiga Pokémon pemula klasik dari Pokémon Red dan Blue.[7] Pokémon jenis Peri diperkenalkan dalam kedua permainan ini dan menjadi jenis terbaru yang ditambahkan dalam seri berjalan sejak Pokémon Gold dan Silver.[8] Tim pengembang menyatakan bahwa penambahan jenis tersebut dilakukan sebagai penyeimbang dari Pokémon jenis Naga.[8]

Salah satu fitur baru yang tersedia dalam kedua permainan ini adalah bentuk Evolusi Mega. Bentuk ini memungkinkan Pokémon yang sudah berevolusi penuh, seperti Mewtwo dan Lucario, untuk dapat menggunakan sebuah benda khusus yang disebut Mega Stones yang bisa membuat mereka berevolusi sementara menjadi bentuk Mega selama pertarungan.[9] Selain itu, Evolusi Mega juga memungkinkan beberapa Pokémon lain memiliki lebih dari satu kemungkinan bentuk Mega yang tersedia.[10] Fitur lain yang diperkenalkan adalah Sky Battles dan Horde Encounters. Sky Battles adalah pertarungan pelatih di udara yang hanya bisa diikuti oleh Pokémon yang bisa terbang. Fitur ini ditambahkan untuk memamerkan kemampuan grafika tiga dimensi dan memberikan perspektif baru dalam pertarungan. Sementara Horde Encounters adalah pertemuan dan pertarungan antara Pokémon milik pemain melawan lima Pokémon liar yang dirancang lebih sulit daripada pertempuran liar standar satu-lawan-satu.[11][12] Selain itu, terdapat juga fitur Pokémon-Amie, yang memungkinkan pemain berinteraksi dengan Pokémon mereka menggunakan layar sentuh dan kamera 3DS. Fitur ini juga memungkinkan pemain untuk bermain dengan mereka dan memberikannya hadiah untuk memperkuat ikatan antara pelatih dan Pokémon, yang pada akhirnya mempengaruhi cara Pokémon bertindak saat pertarungan berlangsung.[13] Tersedia juga fitur Super Training yang menampilkan berbagai permainan mini untuk meningkatkan statistik dasar dari Pokémon yang dimiliki oleh pemain. Setelah menyelesaikan berbagai permainan mini dalam Super Training, pemain akan menerima tas pelatihan yang nantinya bisa digunakan untuk melatih Pokémon yang dimiliki supaya tumbuh lebih kuat.[14]

Konektivitas ke perangkat lainnya

Seiring dengan banyaknya penambahan fitur yang diperkenalkan dalam X dan Y, berbagai peningkatan untuk fitur komunikasi juga diterapkan. Pemain dapat menggunakan Player Search System (PSS) untuk menemukan dan melacak para pemain yang berada dalam kondisi daring, termasuk orang yang tidak dikenal, yang memungkinkan mereka memulai pertarungan atau pertukaran dengan mudah.[15] Adanya barang kunci Holo Caster dalam permainan memungkinkan pemain untuk menerima pesan dan pembaruan dari NPC melalui StreetPass dan SpotPass. Wonder Trade adalah fitur pertukaran baru yang memungkinkan pemain untuk saling bertukar Pokémon dengan balas jasa imbalan acak dari pemain lain.[16] Fitur lainnya adalah O-Powers yang memberikan kekuatan sementara untuk meningkatkan statistik yang dapat saling bertukar dengan pemain lainnya. Peningkatan dalam Sistem Pertukaran Global memungkinkan pemain untuk meminta Pokémon yang belum bisa mereka temui.[1] Pada titik-titik tertentu dalam permainan, pemain dapat mengambil tangkapan layar yang bisa diunggah dan dibagikan kepada pemain lainnya dalam situs web Pokémon Global Link.[17]

Bank Pokémon adalah sebuah layanan penyimpanan awan berbayar opsional yang memungkinkan pemain menyimpan hingga 3.000 Pokémon secara daring untuk dibagikan di antara salinan fisik atau unduhan mana pun dari produk permainan video yang mereka miliki. Aplikasi baru lainnya adalah Poké Transporter yang memungkinkan pemain mengunggah Pokémon yang mereka miliki dalam Pokémon Black, White, Black 2, dan White 2 ke dalam Bank Pokémon, yang kemudian dapat diimpor ke X dan Y. Aplikasi ini selanjutnya terpasang secara tetap pada produk permainan video Pokémon selanjutnya. Pada awalnya, aplikasi ini diumumkan untuk dirilis pada tanggal 27 Desember 2013, tetapi kemudian ditunda hingga tanggal 5 Februari 2014 karena volume lalu lintas jaringan yang cukup tinggi dalam layanan Nintendo Network.[18]

Alur

Lokasi

X dan Y berlangsung di wilayah Kalos. Pemain memulai petualangannya di Kota Vaniville, yang terletak di titik kanan bawah wilayah berbentuk bintang. Kota dengan tata letak melingkar di utara pusat adalah Kota Lumiose.
Citra topografi Prancis, yang menjadi inspirasi untuk rancangan wilayah Kalos.

Kedua permainan ini berlangsung di wilayah Kalos,[c] sebuah wilayah yang memiliki tampilan peta menyerupai bentuk bintang dan menjadi salah satu dari wilayah yang ada dalam dunia fiksi Pokémon. Wilayah ini terinspirasi oleh Prancis Metropolitan yang terkenal karena keindahannya. Secara umum, wilayah ini juga dianggap mewakili benua Eropa.[19][20] Banyak lokasi dan bangunan terkenal di Kalos yang terinspirasi dari dunia nyata. Beberapa di antaranya yaitu Menara Prism yang terinspirasi dari Menara Eiffel, Museum Seni Lumiose yang terinspirasi dari Louvre, dan bebatuan di luar Kota Geosenge yang terinspirasi dari batu Carnac.[19][21] Pokémon-Pokémon liar menghuni setiap sudut wilayah Kalos. Beberapa di antaranya diketahui hanya muncul di wilayah ini dan tidak tersedia di wilayah lainnya.[22]

Cerita

Mirip dengan produk permainan Pokémon sebelumnya, X dan Y mengikuti alur cerita satu arah yang peristiwa utamanya terjadi dalam urutan yang beraturan.[23] Pemain akan memerankan karakter protagonis yang baru saja pindah ke Kota Vaniville bersama ibu mereka. Di kota tersebut, mereka akan berteman dengan empat pelatih pemula, yaitu Shauna, Tierno, Trevor, dan pesaing utama pemain antara Calem atau Serena.[d] Mereka semua dipanggil untuk bertemu dengan Profesor Sycamore di Kota Lumiose. Sebelum memulai petualangannya, pemain akan diberikan pilihan oleh Tierno untuk memilih salah satu dari tiga Pokémon pemula, yaitu Chespin, Fennekin, atau Froakie. Selama perjalanan, mereka akan belajar tentang pertarungan di Gym Pokémon Kota Santalune. Pimpinan gym tersebut, yaitu Viola, akan memberikan sebuah lencana jika para pelatih mampu mengalahkannya.[24] Selanjutnya, pemain akan bertemu dengan dua asisten Profesor Sycamore, yaitu Sina dan Dexio, yang akan mengantar mereka kembali menemui Profesor Sycamore di Kota Lumiose. Di sana, Sycamore akan memperkenalkan konsep Evolusi Mega kepada pemain dan meminta mereka untuk melakukan perjalanan melintasi wilayah Kalos untuk mengungkap misteri di baliknya. Sycamore juga memberikan satu Pokémon pemula dari Kanto beserta Mega Stone kepada setiap pelatih.[25] Sebelum meninggalkan Kota Lumiose, pemain akan bertemu dengan seorang pria bernama Lysandre yang memiliki ambisi untuk menciptakan dunia yang lebih indah.[26]

Wilayah Kalos yang terinspirasi dari Prancis. Kota utamanya, yaitu Kota Lumiose, mengambil inspirasi dari Kota Paris (foto). Pada kota tersebut terdapat Menara Prism, sebuah bangunan yang terinspirasi oleh Menara Eiffel.

Di tengah perjalanan, pemain akan bertemu dengan Team Flare, sebuah organisasi kriminal yang awalnya bertujuan untuk menghasilkan uang dari Pokémon. Namun, pemain kemudian akan mengungkap tujuan sesungguhnya dari Team Flare, yaitu untuk memusnahkan umat manusia dan mengembalikan dunia ke keadaan yang dianggap mereka lebih murni dan indah.[27] Saat memasuki Kota Shalour, pemain akan mempelajari penggunaan Evolusi Mega dari Guru Gurkinn dan cucunya, Korrina, yang juga merupakan pimpinan gym di kota itu. Setelah berhasil mengalahkan Korrina dalam pertarungan khusus yang hanya boleh menggunakan Evolusi Mega dengan menggunakan Lucario, pemain akan diberikan kemampuan untuk menggunakan Evolusi Mega secara bebas di mana saja.[28] Pemain kemudian akan melanjutkan perjalanan dengan tujuan utama untuk mengalahkan para pimpinan gym. Pemain juga akan menghentikan berbagai rencana jahat yang dilakukan oleh Team Flare. Di Lumiose Badlands, pemain akan menghadapi Team Flare yang sedang mencoba mencuri energi dari pembangkit listrik di tempat tersebut. Setelah mengalahkannya, pemain akan membantu memulihkan pasokan listrik yang sempat terganggu di Kota Lumiose.[29] Setelah mendapatkan lencana gym yang ketujuh, pemain dan penduduk Kalos lainnya akan mendapatkan pesan dari Lysandre melalui Holo Caster, sebuah perangkat komunikasi holografis. Melalui pesannya, Lysandre mengungkapkan bahwa ia adalah pemimpin Team Flare dan memiliki rencana besar untuk memusnahkan umat manusia.[26]

Setelah mengikuti petunjuk dari teman seperjalanan dan penduduk setempat, pemain akan menemukan laboratorium rahasia Team Flare yang terletak di bawah sebuah kafe di Kota Lumiose. Di sana, mereka akan bertemu dengan seorang pria bernama AZ yang mengaku dirinya adalah seorang raja yang berusia 3.000 tahun.[30] AZ mengungkapkan bahwa ia pernah menggunakan "senjata pamungkas" untuk mengakhiri perang di Kalos.[31] Ia mengambil keputusan itu dengan harapan dapat menghidupkan kembali Floette, Pokémon yang sangat dicintainya. Namun, Pokémon tersebut menolak untuk bergabung dengan AZ dan memilih meninggalkannya setelah melihat tindakan AZ saat menggunakan senjata tersebut. Perang yang terjadi 3.000 tahun yang lalu juga telah menyebabkan peristiwa yang tidak disengaja, yaitu terciptanya Evolusi Mega ketika energi berlebih dimasukkan ke dalam sebuah asteroid.[32] Sementara itu, Lysandre dan Team Flare juga mengejar senjata tersebut dengan maksud untuk menggunakannya sebagai senjata pemusnah massal untuk memusnahkan umat manusia.[33] Bersama Shauna dan Calem/Serena, pemain akan mengejar Lysandre dan Team Flare untuk mencoba menghentikan rencana jahat mereka. Pemain selanjutnya akan memasuki markas kedua Team Flare yang berada di Kota Geosenge, yang juga menjadi tempat senjata pamungkas berada. Setelah mencapai inti senjata, pemain akan menemukan Pokémon legendaris Xerneas atau Yveltal yang tiba-tiba terbangun setelah menjalani tidur panjang.[e][34] Pemain hanya memiliki satu kesempatan untuk menangkap Pokémon legendaris tersebut sebelum melanjutkan perjuangan untuk mengakhiri rencana jahat Lysandre melalui pertarungan terakhir. Setelah pertarungan terakhir tersebut, Lysandre mengalami kekalahan dan memilih untuk mengorbankan hidupnya dengan mengaktifkan senjata pamungkas. Sesaat sebelym markas tersebut hancur, pemain, Shauna, dan Calem/Serena berhasil keluar dengan selamat.[35]

Setelah kekalahan Team Flare, pemain melanjutkan perjalanan mereka dan berhasil memperoleh lencana gym kedelapan, yang merupakan lencana terakhir. Setelah mengumpulkan delapan lencana, pemain mendapatkan kesempatan untuk menantang Elite Four wilayah Kalos. Bersama teman-teman mereka, pemain akan melewati Victory Road untuk mencapai Liga Pokémon Kalos. Pada tahapan ini, mereka akan menghadapi tantangan terakhir.[36] Setelah berhasil mengalahkan Elite Four, pemain akan menghadapi dan mengalahkan juara Liga Kalos, Diantha. Setelah kemenangan tersebut, pemain dinobatkan sebagai juara baru di wilayah Kalos.[21] Profesor Sycamore selanjutnya akan menyelenggarakan sebuah parade untuk merayakan peran pemain dalam menyelamatkan Kalos dan menjadi juara Liga Pokémon. Saat parade tersebut berlangsung, AZ akan muncul untuk menantang pemain. Ia mengakui kekuatan yang dimiliki oleh pemain dan mencoba memprovokasinya mengenai makna dan arti menjadi seorang pelatih Pokémon. Setelah pemain berhasil mengalahkannya, Floette akan muncul dan bersatu kembali dengan AZ setelah berpisah selama 3.000 tahun.[37]

Pengembangan

Konsepsi dan perancangan

Logo Pokémon X dan Y.

Pengembangan Pokémon X dan Y dimulai pada tahun 2010.[38] Junichi Masuda selaku pengembang permainan video mengungkapkan tiga tema utama dalam X dan Y, yaitu keindahan, ikatan, dan evolusi.[39] Keindahan adalah fokus utama Masuda yang membuatnya memilih Prancis sebagai dasar pengembangan untuk X dan Y. Ia mengirim tim ke negara tersebut untuk mempelajari budaya di sana pada tahun 2011.[19] Tanaman bunga menjadi ciri khas dalam X dan Y dengan diintegrasikan ke dalam banyak rute di kedua produk permainan sebagai bentuk estetika visual. Integrasi ini menjadi hal yang belum pernah dilakukan pada produk permainan video Pokémon sebelumnya.[11] Dikarenakan kedua permainan ini berlangsung di wilayah yang mengambil latar belakang negara Prancis, maka inspirasi untuk rancangan pelengkapnya lebih banyak mengambil dari budaya Eropa.[20] Sebagai contoh, trio Pokémon legendaris Xerneas, Yveltal, dan Zygarde yang mengambil latar belakang dari mitologi Norse.[40] Selain itu, beberapa hal detail juga lebih difokuskan dalam rancangan spesies Pokémon baru untuk X dan Y.[38] Pengambilan nama X dan Y sendiri mewakili sumbu x dan sumbu y, dan juga mencerminkan berbagai bentuk pemikiran yang dipertimbangkan pada awal pengembangan.[41][42] Kesederhanaan nama juga terkait dengan keputusan perilisan kedua permainan video ini di seluruh dunia secara bersamaan.[41] Selain itu, para pengembang juga berusaha menyamakan nama Pokémon untuk setiap negara jika memungkinkan. Masuda menyebut upaya timnya untuk menyamakan penamaan adalah "sangat sulit karena nama harus dirasa cocok dengan penampilan fisiknya dan tidak melanggar hak cipta apa pun".[41]

Perubahan rancangan paling besar yang dilakukan tim pengembang adalah peralihan dari sprite dua dimensi ke poligon tiga dimensi. Perubahan ini membuat anggota tim pengembang yang terlibat menjadi lebih besar, dengan lebih dari 500 orang yang terlibat selama pengembangan berjalan, termasuk di dalamnya tim pelokalan bahasa.[42] Selain itu, upaya khusus juga diberikan untuk mempertahankan gaya rancangan yang menjadi ciri khas Ken Sugimori sebagai direktur karya seni Pokémon. Sugimori telah merancang banyak spesies Pokémon dan membuat karya seni resmi waralaba sejak Red dan Green pada tahun 1996.[43][44] Atas permintaan Masuda, bentuk huruf "X" dan "Y" digunakan sebagai rancangan dasar untuk sampul produk permainan yang menampilkan Pokémon legendaris, Xerneas dan Yveltal.[41][20] Biasanya, Sugimori membuat karya seninya sendiri untuk Pokémon legendaris, tetapi kali ini ia dibantu oleh sesama rekan perancang Yusuke Ohmura untuk membuat Xerneas dan Yveltal.[45] Tahapan penyelesaian rancangan akhir untuk sampul produk permainan membutuhkan waktu sekitar 18 bulan, atau tiga kali lebih lama dari biasanya.[46] Seniman manga Hitoshi Ariga juga ikut berkontribusi dalam X dan Y dengan membantu merancang sepuluh spesies Pokémon yang baru.[47]

Musik

Junichi Masuda menjadi salah satu komponis pencipta lagu tema untuk X dan Y. Ia juga menjabat sebagai direktur kreatif untuk permainan tersebut.

Musik dalam kedua permainan video ini diciptakan dan disusun oleh Shota Kageyama, Minako Adachi, Hitomi Sato, Junichi Masuda, Go Ichinose, dan Morikazu Aoki.[48] X dan Y menjadi produk pertama dari seri permainan video Pokémon yang menggunakan teknologi suara terbaru yang terdapat pada perangkat Nintendo 3DS. Masuda sendiri mengungkapkan kegembiraannya atas peningkatan kualitas suara untuk perangkat tersebut. Mirip dengan alur untuk X dan Y itu sendiri, lagu tema dalam permainan diciptakan sedemikian rupa untuk menggambarkan ekspresi keindahan. Kageyama mencari inspirasi dengan mendengarkan beberapa musik khas Prancis, tetapi ia memilih untuk tidak terlalu mengadaptasinya lebih rinci karena dinilai malah akan membuat permainan ini menjadi terlalu bertema Prancis. Dalam wawancara dengan majalah Famitsu, Masuda menyatakan bahwa harpa Jepang telah digunakan sebagai pengganti dari akordeon dalam situasi tertentu dengan alasan untuk menghindari pengaruh budaya Prancis yang berlebihan. Selain itu, Kageyama mengutip Masuda sendiri sebagai inspirasi untuk karyanya. Meskipun menjadi direktur kreatif untuk X dan Y, Masuda juga ikut dalam pembuatan lagu tema pertarungan dalam kedua permainan ini. Saat mendiskusikan lagu tema berjudul Battle! (Gym Leader), Masuda menyatakan bahwa dirinya ingin mencoba pendekatan baru dengan menambahkan tema tekno.[49]

Album lagu tema resmi yang berjudul Nintendo 3DS Pokémon X-Y Super Music Collection[f] berisi 212 lagu. Album ini dirilis pada tanggal 13 November 2013.[48] Album ini menempati urutan ke-12 dalam Top Albums Chart dan urutan ketiga dalam Independent Albums Chart yang dirilis oleh majalah Billboard edisi Bahasa Jepang.[50][51] Album ini selanjutnya dirilis secara digital di seluruh dunia pada tanggal 20 November melalui iTunes dengan judul Pokémon X & Pokémon Y: Super Music Collection.[52] Pada awal perilisannya, album tersebut menempati urutan ke-104 dalam Billboard 200,[53] dan sempat naik ke urutan kelima dalam tangga lagu tema dari majalah Billboard.[54] Jim Sterling dari Destructoid menyatakan bahwa permainan ini memiliki musik yang "sangat indah", dengan catatan "nada yang lebih tenang yang benar-benar indah".[55]

Rilis

Pokémon X dan Y diumumkan oleh Satoru Iwata melalui Nintendo Direct pada tanggal 8 Januari 2013.[56] Kedua permainan ini menjadi produk pertama dari seri permainan video Pokémon yang dirilis secara serentak bersamaan di seluruh dunia pada tanggal 12 Oktober 2013.[57][58] Namun, di sejumlah negara, kedua permainan ini telah dijual sebelum tanggal perilisan resminya. Di Brasil, Nintendo memberi peringatan kepada para penjual permainan video bahwa mereka akan terkena ancaman tuntutan hukum jika terus melakukan penjualan sebelum tanggal rilis resmi.[59][60] Meskipun demikian, terdapat laporan bahwa sebuah toko di Bournemouth, Britania Raya, mulai menjual permainan tersebut pada tanggal 11 Oktober.[61] Penjualan tersebut kemudian memicu efek domino di beberapa toko permainan video lainnya di Britania Raya yang juga mulai menjual kedua permainan ini lebih awal.[59]

Perangkat Nintendo 3DS XL edisi khusus yang memakai gambar Xerneas dan Yveltal dalam warna biru atau merah dirilis di Amerika Utara dan Eropa pada tanggal 27 September 2013, serta di Jepang pada tanggal 12 Oktober 2013. Selain itu, perangkat edisi terbatas yang sudah termasuk dengan X atau Y, dengan memakai gambar Xerneas di bagian depan, serta Yveltal dan tiga Pokémon pemula di bagian belakang, juga dirilis secara eksklusif di Jepang.[62][63] Pada tanggal 2 Oktober 2013, Union J, salah satu semifinalis The X Factor UK musim kesembilan, mengumumkan melalui akun media sosial bahwa mereka akan terlibat dalam perilisan X dan Y untuk kawasan Britania Raya.[64] Untuk waktu yang terbatas, mulai dari perilisan permainan video pada tanggal 12 Oktober 2013 hingga tanggal 15 Januari 2014, pemain dapat mengunduh Torchic khusus, yang memiliki kemampuan tersembunyi "Peningkat Kecepatan," dan Blazikenite yang memungkinkan pemain untuk menggunakan fitur Evolusi Mega terbaru untuk mengembangkan Blaziken menjadi Mega Blaziken.[65][9] Dalam rentang waktu antara tanggal 1 Maret hingga tanggal 31 Maret 2014, anggota Club Nintendo Amerika Utara dapat memperoleh kode unduh gratis untuk Pokémon X atau Y selama mereka mendaftarkan perangkat Nintendo 2DS, 3DS, atau 3DS XL yang didalamnya terdapat salah satu permainan video yang memenuhi syarat. Namun, produk apa pun yang terdaftar sebelum waktu tersebut dikatakan tidak memenuhi syarat.[66]

Dalam mempromosikan fitur Evolusi Mega, Mega Mewtwo Y (selanjutnya dikenal sebagai "Awakened Mewtwo") ditampilkan dalam anime episode spesial yang berjudul Mewtwo: Prologue to Awakening.[67] Ia juga dimunculkan dalam film ExtremeSpeed Genesect: Mewtwo Awakens, yang dirilis di Jepang pada tanggal 13 Juli 2013.[68] Selain itu, Evolusi Mega juga ditampilkan dalam salah satu episode dari seri televisi spesial Pokémon Origins yang menceritakan kembali alur permainan video Generasi I Pokémon Red dan Blue, termasuk penampilan Mega Charizard X.[69] Musim lanjutan dari anime Pokémon juga didasarkan pada alur cerita kedua permainan video ini, dengan judul Pokémon the Series: XY. Anime ini mulai ditayangkan di Jepang pada tanggal 17 Oktober 2013, dan dipratinjaukan di Amerika Utara dan Eropa pada tanggal 19 Oktober 2013.[70]

Penerimaan

Respons kritis

Pokémon X dan Y menerima ulasan yang sebagian besar positif. Agregator ulasan Metacritic memberikan skor agregat 87% untuk X dan 88% untuk Y.[71][72] Penerimaan yang positif membuat X dan Y masing-masing mendapatkan penilaian permainan video dengan peringkat tertinggi ke-15 dan ke-13 untuk Nintendo 3DS.[83] Majalah Jepang Weekly Famitsu memberikan nilai yang hampir sempurna untuk kedua permainan ini, yang membuatnya mendapatkan Penghargaan Platinum dari publikasi tersebut.[77] Hal ini menjadikan X dan Y sebagai permainan video Pokémon berperingkat tertinggi kedua, di belakang skor sempurna yang diberikan kepada Pokémon Black dan White.[77][84]

Kedua permainan ini menerima pujian untuk peralihan ke grafika 3D, visual yang disempurnakan, dan integrasi daring.[76][1][75] Majalah Edge mengulas mengenai tampilan visualnya yang dinilai "kaya akan detail dan cita rasa, dari keagungan megah di sebuah daerah yang makmur hingga ke hotel jelek penuh tanaman liar yang diisi oleh tamu-tamu kelas bawah".[75] Simon Parkin dari Eurogamer juga memuji peralihan grafika permainan video yang "halus dan alami" ke 3D. Ia menyatakan bahwa Pokémon X dan Y adalah yang terbaik dan mewakili ekspresi visi obsesif dari Satoshi Tajiri."[76] Matt Kamen dari The Observer memuji mekanisme permainan baru serta peningkatan grafika dan audio. Ia menganggap kedua permainan tersebut sebagai "puncak seri".[85]

Peninjau IGN Jose Otero menemukan bahwa kedua permainan tersebut adalah "transisi yang sukses ke dunia 3D". Ia menyebutnya sebagai "permainan video yang lebih sosial, indah, dan strategis" jika dibandingkan dengan pendahulunya. Ia juga menambahkan bahwa banyak dari model dan animasi 3D Pokémon terbaru yang melengkapi kepribadian spesies masing-masing, termasuk juga sinkroninasinya dengan fitur baru Evolusi Mega yang "sama mengesankannya". Ia juga memuji kecepatan permainan awal yang lebih cepat, dengan X dan Y yang menyediakan berbagai Pokémon untuk ditangkap dalam satu jam pertama permainan.[1] Sementara itu, peninjau Game Informer Kyle Hilliard menyatakan bahwa tambahan alur permainan dalam X dan Y sebagian besar cukup positif, "[membuat] segalanya lebih mengundang, menarik, dan menyenangkan". Majalah tersebut juga merasa bahwa kedua permainan tersebut pada akhirnya tidak "merusak cetakan" dari apa yang diharapkan pemain dalam seri waralaba ini.[78] Ernest Cavalli dari Joystiq dan Griffin McElroy dari Polygon memuji alur permainan dalam X dan Y. Cavalli menyebutnya sebagai "yang terbaik dari seri Pokémon", dan bahwa kedua permainan ini dapat dinikmati secara setara baik oleh pemain pemula ataupun oleh pemain senior dalam waralaba tersebut.[80][82] Daan Koopman dari Nintendo World Report juga memberikan ulasan positif tentang grafika 3D, musik, karakter, dan perubahan skema pertarungan. Namun, ia juga mengkritik ketidakkonsistenan penampilan permainan secara keseluruhan, termasuk untuk skema pertarungan baru yang menurutnya tidak terlalu menarik.[81] Parkin menunjukkan bahwa daya tarik asli dari seri ini, yaitu menangkap setiap Pokémon, "tetap tidak berkurang setelah sekian lama".[76] Sebaliknya, Edge mengklaim beberapa "keajaiban orisinal dari seri ini telah hilang melalui setiap pembaruan yang berulang" dan mengkritik frekuensi gambarnya yang tidak stabil dalam mode 3D.[75]

Dengan Player Search System (PSS) yang diperbarui setiap saat pada layar sentuh dan memberikan transisi mulus saat pemain berpindah memasuki pertarungan atau pertukaran pemain-ke-pemain, Parkin memuji integrasi permainan daringnya yang dianggap "hebat".[76] McElroy mendeskripsikannya sebagai "pengalaman yang benar-benar saling berhubungan dan seperti itulah cara Pokémon dimaksudkan untuk dimainkan".[82] Otero menyatakan PSS "membuat Pokémon X dan Y terasa sangat baru dan lebih modern".[1] Aspek opsional dari fitur baru Pokémon-Amie dan Super Training juga memiliki penerimaan yang beragam. Hilliard mendeskripsikan fitur Super Training sebagai hal yang mudah dilupakan.[78] McElroy memandang aspek ini sebagai ikatan positif yang memperkuat hubungan antara pelatih dan Pokémon yang dimiliki, dengan Pokémon-Amie yang membuat mereka tampak seperti hewan peliharaan.[82] Otero memuji Super Training karena membuat pelatihan kompetitif lebih mudah diakses oleh pemain.[1]

Berbeda dengan pujian untuk tampilan visualnya, alur cerita kedua permainan ini ditanggapi dengan buruk. Otero mendeskripsikan alur cerita dan kepribadian karakter sebagai "cukup mengecewakan untuk sebuah permainan video bermain peran yang didominasi pemain tunggal."[1] McElroy mendeskripsikan kedua permainan tersebut sebagai "formulasi yang kaku".[82] Namun, Hilliard menyebut beberapa interaksi dengan karakter yang tidak dapat dimainkan sebagai "aneh... dan sering kali menghibur".[78] Parkin mengkritiknya sebagai "tipis dan melodramatis" dan "terkadang seperti sedang menceramahi". Mereka juga menganggap beberapa teka-teki dalam kedua permainan ini seperti canggung.[76] Tata letak wilayah Kalos sendiri digambarkan sangat sederhana dan mengecewakan bagi pemain yang senang menjelajah, tetapi menarik bagi pemain baru dalam waralaba.[78] Kemudahan akses ini dicontohkan melalui penambahan dan perubahan halus untuk mendapatkan poin pengalaman. Kemudahan mendapatkan poin pengalaman memungkinkan pemain untuk menggunakan lebih banyak Pokémon sepanjang petualangannya dan merotasi tim yang lebih besar dari yang sebelumnya hanya sebatas enam Pokémon.[82]

Pokémon X dan Y dinominasikan untuk Permainan Video Bermain Peran Terbaik dan Permainan Video Genggam Terbaik untuk Penghargaan VGX 2013.[86] Pada tahun 2014, kedua permainan ini memenangkan Penghargaan Joystick Emas untuk Permainan Video Genggam Terbaik Tahun 2014.[87]

Penjualan

Menurut data penjualan yang dirilis Media Create, lebih dari 1,26 juta salinan permainan Pokemon X dan Y telah dipesan sebelum tanggal peluncuran resminya di Jepang. Pemesanan tersebut tidak termasuk salinan bundel dengan perangkat keras Nintendo 3DS. Jumlah pemesanan ini menjadikan X dan Y sebagai permainan video untuk Nintendo 3DS yang paling banyak dipesan di wilayah tersebut.[88] Dalam rentang waktu tiga hari setelah dirilis, 2,09 juta salinan telah terjual secara eceran di Jepang, yang menjadikannya rekor baru untuk seri permainan video Pokemon.[89] Lebih dari 4 juta salinan kedua permainan telah terjual di seluruh dunia pada akhir pekan pertama, yang menjadikan X dan Y sebagai permainan video dengan penjualan tercepat untuk perangkat 3DS.[90][91] Pada saat awal dirilis, X dan Y adalah permainan video untuk perangkat 3DS dengan penjualan tercepat di Amerika, tetapi kemudian dikalahkan oleh Pokémon Sun dan Moon.[92] Pada bulan Desember 2013, atau tiga bulan setelah dirilis, kedua permainan ini menjadi permainan video terlaris untuk perangkat 3DS dengan 11,61 juta salinan yang terjual di seluruh dunia.[93][94] Kedua permainan ini tetap berada di posisi puncak hingga setidaknya tahun 2016, sebelum akhirnya dikalahkan oleh Mario Kart 7 pada tahun 2017.[95] Hingga akhir Maret 2023, kedua permainan tersebut telah terjual sebanyak 16,68 juta salinan di seluruh dunia, yang membuatnya berada di urutan kedua sebagai permainan video terlaris untuk Nintendo 3DS, di bawah Mario Kart 7 dan di depan Pokemon Sun dan Moon.[96]

Catatan kaki

  1. ^ Jepang: ポケットモンスター エックス Hepburn: Poketto Monsutā Ekkusu?, "Pocket Monsters: X"
  2. ^ Jepang: ポケットモンスター ワイ Hepburn: Poketto Monsutā Wai?, "Pocket Monsters: Y"
  3. ^ Kalos region (Jepang: カロス地方 Hepburn: Karosu-chihō)
  4. ^ Calem dan Serena adalah nama standar yang diberikan masing-masing untuk karakter pemain laki-laki dan perempuan. Karakter yang tidak dipilih oleh pemain akan muncul dalam permainan sebagai pesaing.
  5. ^ Pokémon legendaris yang muncul dalam alur cerita permainan tergantung pada produk permainannya. Xerneas muncul di X sedangkan Yveltal muncul di Y.
  6. ^ Jepang: ニンテンドー3DS ポケモン エックス・ワイ スーパーミュージックコレクション Hepburn: Nintendō Surī Dī Esu Pokemon Ekkusu Wai Sūpā Myūjikku Korekushon?

Referensi

  1. ^ a b c d e f g h Otero, Jose (4 Oktober 2013). "Pokemon X and Y Review". IGN. Ziff Davis. Diarsipkan dari versi asli tanggal 21 Juni 2016. Diakses tanggal 26 Juni 2016. 
  2. ^ Hernandez, Patricia (12 Oktober 2013). "Pokemon X Versus Pokemon Y: Which To Buy". Kotaku. Gawker Media. Diarsipkan dari versi asli tanggal 3 Januari 2018. Diakses tanggal 2 Januari 2018. 
  3. ^ "ONM Blog: Trailer of the week: Pokemon X and Y". Official Nintendo Magazine. 19 Mei 2013. Diarsipkan dari versi asli tanggal 9 Juni 2013. Diakses tanggal 24 Mei 2013. 
  4. ^ Sahdev, Ishraan (13 September 2013). "Pokémon X And Pokémon Y Let You Customize Your Trainer At Boutiques And Salons". Siliconera. Curse Inc. Diarsipkan dari versi asli tanggal 28 Januari 2023. Diakses tanggal 9 April 2023. 
  5. ^ "『ポケットモンスター エックス・ワイ』最初のパートナーとなる3匹のポケモンと伝説のポケモン"ゼルネアス"、"イベルタル"が公開! - ファミ通.com". Famitsu (dalam bahasa Jepang). 15 Januari 2013. Diarsipkan dari versi asli tanggal 5 Februari 2013. Diakses tanggal 15 Januari 2013. 
  6. ^ O'Mara, Matthew (9 Januari 2013). "Meet Xerneas and Yveltal, two new legendary Pokémon". Financial Post. Diarsipkan dari versi asli tanggal 12 Februari 2013. Diakses tanggal 9 Januari 2013. 
  7. ^ Futter, Mike (4 September 2013). "Pokemon X: Original Starters Get Mega Evolutions in X & Y Trailer". Game Informer. GameStop. Diarsipkan dari versi asli tanggal 7 September 2013. Diakses tanggal 11 September 2013. 
  8. ^ a b Reynolds, Matthew (20 September 2013). "Pokemon X and Y won't receive online patches to rebalance moves, types". Digital Spy. Majalah Hearst. Diarsipkan dari versi asli tanggal 29 Oktober 2013. Diakses tanggal 26 Oktober 2013. 
  9. ^ a b Fahey, Mike (9 Agustus 2013). "Here's How Pokemon X And Y's New Mega Evolutions Work". Kotaku. Gawker Media. Diarsipkan dari versi asli tanggal 29 Oktober 2016. Diakses tanggal 15 Februari 2018. 
  10. ^ Fahey, Mike (13 September 2013). "Mega Mewtwo X Is Cool. More Gender-Specific Pokemon Forms Are Cooler". Kotaku. Gawker Media. Diarsipkan dari versi asli tanggal 4 Januari 2018. Diakses tanggal 15 Februari 2018. 
  11. ^ a b Masuda, Junichi; Yoshida, Hironobu (19 September 2013). "Pokemon X/Y: WHY?! Director Masuda himself answers!". GamesRadar (Wawancara). Wawancara dengan Zach Betka. Future plc. Diarsipkan dari versi asli tanggal 9 Agustus 2017. Diakses tanggal 15 Februari 2018. 
  12. ^ McElroy, Griffin (11 Juni 2013). "Pokemon X and Y's Horde Battles and Sky Battles revealed". Polygon. Vox Media. Diarsipkan dari versi asli tanggal 26 Agustus 2013. Diakses tanggal 4 September 2013. 
  13. ^ Cooper, Hollander (26 April 2022). "Pokémon-Amie Affection Guide for Pokémon X and Y". Games Radar. Diarsipkan dari versi asli tanggal 30 Juni 2022. Diakses tanggal 9 April 2022. 
  14. ^ Laura (12 Oktober 2013). "A Brief Look at Pokemon Amie And Super Training in Pokémon X And Y". Siliconera. Curse Inc. Diarsipkan dari versi asli tanggal 3 Januari 2018. Diakses tanggal 2 Januari 2018. 
  15. ^ McElroy, Griffin (11 Juni 2013). "Pokemon X and Y's Player Search System announced, allows for easier multiplayer". Polygon. Vox Media. Diarsipkan dari versi asli tanggal 3 Januari 2018. Diakses tanggal 2 Januari 2018. 
  16. ^ Hernandez, Patricia (19 Desember 2014). "The Pokémon Players Who Want To Save Christmas". Kotaku. Gawker Media. Diarsipkan dari versi asli tanggal 22 Desember 2016. Diakses tanggal 2 Januari 2018. 
  17. ^ Smith, Carly (17 Oktober 2013). "Pokemon Global Link Launches Features for Pokemon X and Y". Majalah The Escapist. Enthusiast Gaming. Diarsipkan dari versi asli tanggal 30 Desember 2018. Diakses tanggal 20 Agustus 2020. 
  18. ^ "Banco Pokémon y Poké Trasladador". Nintendo. 27 Desember 2013. Diakses tanggal 17 Januari 2014. 
  19. ^ a b c Campbell, Colin (5 Juli 2013). "How France inspired Junichi Masuda in making Pokémon X and Y". Polygon. Vox Media. Diarsipkan dari versi asli tanggal 23 Juni 2016. Diakses tanggal 22 Juni 2016. 
  20. ^ a b c Watts, Steve (23 Oktober 2013). "How Europe inspired Pokemon X and Y's creature designs". Shacknews. GameFly. Diarsipkan dari versi asli tanggal 19 Juli 2016. Diakses tanggal 30 Januari 2016. 
  21. ^ a b O'Farrell, Brad (10 April 2015). "How Pokemon's world was shaped by real-world locations". Polygon. Vox Media. Diarsipkan dari versi asli tanggal 24 Juni 2016. Diakses tanggal 22 Juni 2016. 
  22. ^ Sahdev, Ishaan (11 Juli 2013). "Some Of Pokémon X And Pokémon Y's Exclusive Pokémon Revealed". Siliconera. Curse Inc. Diarsipkan dari versi asli tanggal 22 Mei 2022. Diakses tanggal 9 April 2023. 
  23. ^ Hernandez, Patricia (22 Desember 2014). "Pokémon's Ridiculous Timeline, Explained in a Single Image". Kotaku. Gawker Media. Diarsipkan dari versi asli tanggal 12 Juni 2016. Diakses tanggal 22 Juni 2016. 
  24. ^ Seedhouse, Alex (14 Juni 2013). "Viola named as Santalune City's Gym Leader". Nintendo Insider. Diarsipkan dari versi asli tanggal 19 Agustus 2022. Diakses tanggal 10 April 2023. 
  25. ^ McElroy, Griffin (12 Oktober 2013). "Pokemon X and Y tips: Picking starters, versions and the right monsters for you". Polygon. Diarsipkan dari versi asli tanggal 7 Desember 2022. Diakses tanggal 10 April 2023. 
  26. ^ a b Beckwith, Michael (5 November 2021). "Eight Years Later and Lysandre is Still Pokemon's Worst Villain". Tech Raptor. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2 Desember 2021. Diakses tanggal 10 April 2023. 
  27. ^ May, Callum (2 Maret 2022). "Ranking Pokémon's Evil Teams from Least to Most Justified". Anime News Network. Diarsipkan dari versi asli tanggal 16 Januari 2023. Diakses tanggal 10 April 2023. 
  28. ^ Rowe, Joseph. "Pokemon X Y - Third Gym Leader Korrina Guide". Game Skinny. Diarsipkan dari versi asli tanggal 17 November 2016. Diakses tanggal 10 April 2023. 
  29. ^ "Kalos Power Plant - Pokémon X and Y guide". IGN. 2 November 2013. Diarsipkan dari versi asli tanggal 26 September 2021. Diakses tanggal 10 April 2023. 
  30. ^ "Characters: AZ". Pokémon. 2013. Diarsipkan dari versi asli tanggal 22 Juni 2016. Diakses tanggal 22 Juni 2016. 
  31. ^ Collins, Hannah; Sousa, Adrian. "Pokemon Takes Place in a Post-War Society". Watch Mojo. Diarsipkan dari versi asli tanggal 10 April 2023. Diakses tanggal 10 April 2023. 
  32. ^ Hernandez, Patricia (21 November 2014). "One Big Reason To Finish The New Pokémon Games". Kotaku. Gawker Media. Diarsipkan dari versi asli tanggal 13 Juni 2016. Diakses tanggal 22 Juni 2016. 
  33. ^ "Trainer Spotlight: Lysandre". The Pokémon Company. 23 Mei 2018. Diarsipkan dari versi asli tanggal 16 Maret 2023. Diakses tanggal 10 April 2023. 
  34. ^ Hamid, Salman (27 Januari 2023). "Pokémon X and Y – How to Capture Xerneas and Yveltal". segmentnext.com. Diarsipkan dari versi asli tanggal 10 April 2023. Diakses tanggal 10 April 2023. 
  35. ^ "Team Flare Secret HQ - Pokémon X and Y guide". IGN. 1 Desember 2013. Diarsipkan dari versi asli tanggal 21 Maret 2023. Diakses tanggal 10 April 2023. 
  36. ^ "Victory Road - Pokémon X and Y guide". IGN. 16 Januari 2014. Diarsipkan dari versi asli tanggal 26 September 2021. Diakses tanggal 10 April 2023. 
  37. ^ "Ending - Pokémon X and Y guide". IGN. 2 Desember 2013. Diarsipkan dari versi asli tanggal 26 September 2021. Diakses tanggal 10 April 2023. 
  38. ^ a b Masuda, Junichi; Yoshida, Hironobu (24 September 2013). "Pokémon X and Y Interview with Game Freak" (Wawancara). Wawancara dengan Justin Berube and Josh Max. Nintendo World Report. Diarsipkan dari versi asli tanggal 26 Januari 2016. Diakses tanggal 30 Januari 2016. 
  39. ^ Masuda, Junichi; Yoshida, Hironobu (20 September 2013). "Junichi Masuda and Hironobu Yoshida Discuss Pokémon X and Y, Mega Evolutions and the 2DS" (Wawancara). Wawancara dengan Katy Ellis. Nintendo Life. hlm. 2. Diarsipkan dari versi asli tanggal 5 Maret 2016. Diakses tanggal 30 Januari 2016. 
  40. ^ Lucas Sullivan (8 Februari 2014). "17 Pokemon based on real-world mythology". GamesRadar. Future plc. Diarsipkan dari versi asli tanggal 5 Maret 2016. Diakses tanggal 30 Januari 2016. 
  41. ^ a b c d Masuda, Junichi; Ishihara, Tsunekazu (10 Oktober 2013). "Pokémon X & Pokémon Y: Simultaneous Worldwide Release-A First for the Series" (Wawancara). Iwata Asks. Wawancara dengan Satoru Iwata. Nintendo. hlm. 1-2. Diarsipkan dari versi asli tanggal 25 Juli 2015. Diakses tanggal 1 Februari 2016. 
  42. ^ a b Masuda, Junichi; Yoshida, Hironobu (20 September 2013). "Junichi Masuda and Hironobu Yoshida Discuss Pokémon X and Y, Mega Evolutions and the 2DS" (Wawancara). Wawancara dengan Katy Ellis. Nintendo Life. hlm. 1. Diarsipkan dari versi asli tanggal 29 Februari 2016. Diakses tanggal 30 Januari 2016. 
  43. ^ Plunkett, Luke (24 Mei 2011). "The Man Who Creates Pokémon For a Living". Kotaku. Gawker Media. Diarsipkan dari versi asli tanggal 25 Oktober 2015. Diakses tanggal 30 Januari 2016. 
  44. ^ Masuda, Junichi; Yoshida, Hironobu (19 September 2013). "Men are from Mars, Pokemon X and Y are from France". IGN (Wawancara). Wawancara dengan Heidi Kemps. Ziff Davis. Diarsipkan dari versi asli tanggal 15 Desember 2015. Diakses tanggal 30 Januari 2016. 
  45. ^ Gifford, Kevin (23 Oktober 2013). "How Game Freak built the new creatures and 3D models of Pokemon X and Y". Polygon. Vox Media. Diarsipkan dari versi asli tanggal 24 Juni 2016. Diakses tanggal 28 Juni 2016. 
  46. ^ Hernandez, Patricia (25 September 2013). "Pokemon Hasn't Really Felt Exciting in a Long While...Until Now". Kotaku. Gawker Media. Diarsipkan dari versi asli tanggal 26 September 2013. Diakses tanggal 1 Februari 2013. 
  47. ^ Devore, Jordan (15 November 2013). "Here's the guy to thank for some of the best new Pokemon". Destructoid. Diarsipkan dari versi asli tanggal 12 September 2015. Diakses tanggal 30 Januari 2016. 
  48. ^ a b "オリジナル特典付き『ポケットモンスター エックス・ワイ』のサウンドトラックCDを、ポケモンセンターでゲットしよう!|ポケットモンスターオフィシャルサイト" (dalam bahasa Jepang). Pokemon.co.jp. Diarsipkan dari versi asli tanggal 4 Oktober 2013. Diakses tanggal 4 Oktober 2013. 
  49. ^ Sato (20 November 2013). "Pokémon X And Y Developers on the Importance of Balancing Sound And Music". Siliconera. Curse. Diarsipkan dari versi asli tanggal 6 Agustus 2016. Diakses tanggal 21 Juni 2016. 
  50. ^ "Top Albums Chat: The Week of November 25, 2013". Billboard. 25 November 2013. Diarsipkan dari versi asli tanggal 13 Agustus 2016. Diakses tanggal 21 Juni 2016. 
  51. ^ "Top Independent Albums and Singles: The Week of November 25, 2013". Billboard. 25 November 2013. Diarsipkan dari versi asli tanggal 4 Maret 2016. Diakses tanggal 21 Juni 2016. 
  52. ^ Gilbert, Henry (20 November 2013). "Pokemon X and Y Weekly - The soundtrack hits iTunes... it's super effective". GamesRadar. Future plc. Diarsipkan dari versi asli tanggal 9 Oktober 2016. Diakses tanggal 20 Juni 2016. 
  53. ^ "Top 200 Albums: The Week of November 23, 2013". Billboard. 23 November 2013. Diarsipkan dari versi asli tanggal 13 Oktober 2016. Diakses tanggal 21 Juni 2016. 
  54. ^ "Top Soundtrack Albums: The Week of November 30, 2013". Billboard. 23 November 2013. Diarsipkan dari versi asli tanggal 27 Agustus 2016. Diakses tanggal 21 Juni 2016. 
  55. ^ Sterling, Jim (11 Oktober 2013). "Review: Pokemon X and Y". Destructoid. Diarsipkan dari versi asli tanggal 13 Agustus 2016. Diakses tanggal 21 Juni 2016. 
  56. ^ Gaston, Martin (8 Januari 2013). "Pokemon X and Y announced for 3DS in October 2013". GameSpot. Diarsipkan dari versi asli tanggal 12 Maret 2014. Diakses tanggal 17 Januari 2014. 
  57. ^ Goldfarb, Andrew (11 Juni 2013). "E3 2013: Pokemon X & Y Release Date Announced". IGN. Ziff Davis. Diarsipkan dari versi asli tanggal 15 Oktober 2013. Diakses tanggal 15 Oktober 2013. 
  58. ^ "『ポケットモンスター エックス・ワイ』ニンテンドー3DSで2013年10月、世界同時発売【画像追加】". Famitsu (dalam bahasa Jepang). Diarsipkan dari versi asli tanggal 27 Oktober 2016. 
  59. ^ a b Sarachik, Justin (12 Oktober 2013). "Pokemon X and Y Release Date: Broken Street Dates Plague Launch, Available One Day Early in UK". The Christian Post. Diarsipkan dari versi asli tanggal 14 Agustus 2016. Diakses tanggal 21 Juni 2016. 
  60. ^ Correria, Alexa Ray (10 Oktober 2013). "Pokemon X and Y early sellers will be penalized, says Nintendo". Polygon. Vox Media. Diarsipkan dari versi asli tanggal 30 Juni 2016. Diakses tanggal 21 Juni 2016. 
  61. ^ Tach, Dave (11 Oktober 2013). "UK retailer Game selling Pokemon X and Y early, says 'competitor' broke street date". Polygon. Vox Media. Diarsipkan dari versi asli tanggal 30 Juni 2016. Diakses tanggal 21 Juni 2016. 
  62. ^ "Pokemon X and Y 3DS XL consoles — Xerneas and Yveltal Blue, Premium Gold". Official Nintendo Magazine. Diarsipkan dari versi asli tanggal 14 Oktober 2013. Diakses tanggal 4 September 2013. 
  63. ^ GameCentral (28 Agustus 2013). "Limited Edition Pokémon X/Y 3DS XLs for Europe | Metro News". Metro.co.uk. Diarsipkan dari versi asli tanggal 6 September 2013. Diakses tanggal 4 September 2013. 
  64. ^ "Union J and Pokemon! – UNION J OFFICIAL SITE – News". Unionjofficial.com. 2 Oktober 2013. Diarsipkan dari versi asli tanggal 4 Oktober 2013. Diakses tanggal 3 Oktober 2013. 
  65. ^ "Torchic Distribution". pokemonxy.com. Diarsipkan dari versi asli tanggal 9 Februari 2014. Diakses tanggal 10 Februari 2014. 
  66. ^ Good, Owen (25 Februari 2014). "Club Nintendo Promotion Offers Free Pokémon X or Y in March". Kotaku. Gawker Media. Diarsipkan dari versi asli tanggal 28 Februari 2014. Diakses tanggal 27 Februari 2014. 
  67. ^ "「ポケモン」完全新作アニメが放送決定!ミュウツーの過去が明らかに!" (dalam bahasa Jepang). Cinema Today. 15 Juni 2013. Diarsipkan dari versi asli tanggal 17 Juli 2019. Diakses tanggal 18 Juni 2023. 
  68. ^ Andriawan, Shesar (3 November 2013). "Pokemon The Movie Tayang Perdana di Bioskop Indonesia". BeritaSatu Media Holdings. Diarsipkan dari versi asli tanggal 18 Juni 2023. Diakses tanggal 18 Juni 2023. 
  69. ^ Whritenour, Jacob (8 Oktober 2013). "Gaming Aspects in Pokémon Origins". Hardcore Gamer. Archived from the original on 2023-06-18. Diakses tanggal 18 Juni 2023. 
  70. ^ "Cartoon Network to Run Pokémon the Movie: Genesect, XY Anime Sneak Peek". Anime News Network. 6 September 2013. Diarsipkan dari versi asli tanggal 11 September 2013. Diakses tanggal 10 September 2013. 
  71. ^ a b "Pokemon X for 3DS Reviews — Metacritic". Metacritic. Diarsipkan dari versi asli tanggal 21 Januari 2018. Diakses tanggal 26 Juni 2016. 
  72. ^ a b "Pokemon Y for 3DS Reviews — Metacritic". Metacritic. Diarsipkan dari versi asli tanggal 21 Januari 2018. Diakses tanggal 26 Juni 2016. 
  73. ^ "Pokemon X for 3DS — GameRankings". GameRankings. Diarsipkan dari versi asli tanggal 12 Oktober 2013. Diakses tanggal 11 Oktober 2013. 
  74. ^ "Pokemon Y for 3DS — GameRankings". GameRankings. Diarsipkan dari versi asli tanggal 12 Oktober 2013. Diakses tanggal 11 Oktober 2013. 
  75. ^ a b c d "Pokémon X/Y review". Edge. 4 Oktober 2013. Diarsipkan dari versi asli tanggal 29 Oktober 2014. Diakses tanggal 26 Juni 2016. 
  76. ^ a b c d e f Parkin, Simon (4 Oktober 2013). "Pokemon X & Y Review". Eurogamer. Gamer Network. Diarsipkan dari versi asli tanggal 21 Juni 2016. Diakses tanggal 26 Juni 2016. 
  77. ^ a b c Romano, Sal (9 Oktober 2013). "Famitsu Review Scores: Issue 1297". Gematsu. Diarsipkan dari versi asli tanggal 3 Maret 2016. Diakses tanggal 26 Juni 2016. 
  78. ^ a b c d e Hilliard, Kyle (4 Oktober 2013). "Seeing Pokemon From A New Angle". Game Informer. GameStop. Diarsipkan dari versi asli tanggal 21 Agustus 2016. Diakses tanggal 26 Juni 2016. 
  79. ^ Ramsay, Randolph (4 Oktober 2013). "Pokémon X/Y Review". GameSpot. GameSpot. Diarsipkan dari versi asli tanggal 1 Agustus 2014. Diakses tanggal 29 Juli 2014. 
  80. ^ a b Cavalli, Ernest (4 Oktober 2013). "Pokemon X Y review: I want to be the very best". Joystiq. Diarsipkan dari versi asli tanggal 4 Maret 2015. Diakses tanggal 26 Juni 2016. 
  81. ^ a b Koopman, Dan (4 Oktober 2013). "Time to hit the road and head to Kalos for the newest entry in the Pokemon series!". Nintendo World Report. Diarsipkan dari versi asli tanggal 12 Oktober 2013. Diakses tanggal 26 Juni 2016. 
  82. ^ a b c d e f McElroy, Griffin (12 Oktober 2013). "Pokemon X and Pokemon Y Review: New Life". Polygon. Vox Media. Diarsipkan dari versi asli tanggal 23 Juni 2016. Diakses tanggal 27 Juni 2016. 
  83. ^ "Best 3DS Video Games of All Time". Metacritic. 2016. Diarsipkan dari versi asli tanggal 28 Juni 2016. Diakses tanggal 26 Juni 2016. 
  84. ^ Funk, John (8 September 2010). "Pokemon Black & White Grab Rare Perfect Score from Famitsu". The Escapist. Diarsipkan dari versi asli tanggal 8 Agustus 2011. Diakses tanggal 26 Juni 2016. 
  85. ^ Kamen, Matt (19 Oktober 2013). "Pokémon X/Y – review". The Guardian. Diarsipkan dari versi asli tanggal 20 Maret 2022. Diakses tanggal 2022-03-20. 
  86. ^ McWhertor, Michael (18 November 2013). "Spike VGX 2013 award nominees announced". Polygon. Diarsipkan dari versi asli tanggal 18 November 2013. Diakses tanggal 17 Juni 2020. 
  87. ^ Martin, Liam (24 Oktober 2014). "Dark Souls 2 voted Game of the Year at Golden Joystick Awards 2014". Digital Spy. Hearst UK. Diarsipkan dari versi asli tanggal 15 Juni 2022. Diakses tanggal 20 Agustus 2020. 
  88. ^ "『ポケットモンスターエックス・ワイ』 メガリザードンXの存在が明らかに! 予約本数もニンテンドー3DSソフト史上最多となる126万本を突破". Famitsu (dalam bahasa Jepang). 2 Oktober 2013. Diarsipkan dari versi asli tanggal 5 Oktober 2013. Diakses tanggal 4 Oktober 2013. 
  89. ^ Ashcraft, Brian (22 November 2016). "In Japan, Pokémon Sun And Moon Didn't Outsell Pokémon X/Y At Launch". Kotaku. Gawker Media. Diarsipkan dari versi asli tanggal 25 Januari 2018. Diakses tanggal 15 Februari 2018. 
  90. ^ Rose, Mike (15 Oktober 2013). "Pokemon X & Y sell 4M copies in first weekend". Gamasutra. Think Services. Diarsipkan dari versi asli tanggal 19 Oktober 2013. Diakses tanggal 16 Oktober 2013. 
  91. ^ Whitehead, Thomas (21 November 2013). "Nintendo Infographic Shows Off Phenomenal Pokémon X & Y Sales Records". Nintendo Life. Diarsipkan dari versi asli tanggal 10 Desember 2013. Diakses tanggal 17 Januari 2014. 
  92. ^ Frank, Aglegra (30 November 2016). "Pokémon Sun and Moon set big new sales record for Nintendo". Polygon. Vox Media. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2 Agustus 2017. Diakses tanggal 15 Februari 2018. 
  93. ^ Gaston, Martin (7 April 2014). "Pokemon X and Y are the best-selling 3DS games to date". GameSpot. Diarsipkan dari versi asli tanggal 9 November 2015. Diakses tanggal 15 Februari 2018. 
  94. ^ "Financial Results Briefing for the Nine-Month Period Ended Desember 2013" (PDF). Nintendo. 30 Januari 2014. hlm. 4. Diarsipkan (PDF) dari versi asli tanggal 19 Juli 2021. Diakses tanggal 16 Januari 2020. 
  95. ^ Perez, Matt (26 Oktober 2016). "Nintendo Reports Second Quarter Losses But 3DS Sales Are Up Thanks To 'Pokémon GO'". Forbes. Diarsipkan dari versi asli tanggal 30 April 2017. Diakses tanggal 15 Februari 2018. 
  96. ^ "Top Selling Software Sales Units - Nintendo 3DS Software". Nintendo. 31 Maret 2020. Diarsipkan dari versi asli tanggal 23 Januari 2017. Diakses tanggal 7 Mei 2020. 

Pranala luar