Ahmad Heryawan

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Dr. (H.C.) H.
Ahmad Heryawan
ᮃᮂᮙᮓ᮪ ᮠᮦᮛᮡᮝᮔ᮪
Potret resmi
Gubernur Jawa Barat ke-14
Petahana
Mulai menjabat
13 Juni 2008
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono
Joko Widodo
Wakil Dede Yusuf (2008–2013)
Deddy Mizwar (2013–)
Didahului oleh Danny Setiawan
Anggota DPRD DKI Jakarta
Masa jabatan
25 Agustus 2004 – 12 Juni 2008
Presiden Megawati Soekarnoputri
Susilo Bambang Yudhoyono
Gubernur Sutiyoso
Fauzi Bowo
Informasi pribadi
Lahir Ahmad Heryawan
19 Juni 1966 (umur 50)
Sukabumi, Jawa Barat, Indonesia
Kebangsaan Bendera Indonesia Indonesia
Partai politik Contoh Logo Baru PKS.jpg Partai Keadilan Sejahtera
Suami/istri Netty Prasetiyani
Alma mater Lembaga Ilmu Pengetahuan Islam dan Arab[1]
Institut Pertanian Bogor[2]
Pekerjaan Pengajar
Politisi
Agama Islam
Media sosial
Akun Twitter Ahmad Heryawan

Dr. (H.C.) H. Ahmad Heryawan, Lc., M.Si [3] (lahir di Sukabumi, Jawa Barat, 19 Juni 1966; umur 50 tahun) atau memiliki sapaan Aher adalah seorang politisi Indonesia. Ia adalah Gubernur Jawa Barat dua periode hingga 2018 setelah memenangi pemilihan umum Gubernur Jawa Barat 2013.

Melalui persinggungannya dengan pergerakan tarbiah, ia menunjukan perhatiannya dalam politik. Ia bergabung dengan Partai Keadilan (sekarang Partai Keadilan Sejahtera), terpilih sebagai anggota parlemen DKI Jakarta dua periode sejak 1999. Pemilihan umum Gubernur Jawa Barat 2008 mengantarnya sebagai Gubernur Jawa Barat. Selaku kepala daerah, ia mendapat sejumlah penghargaan dari negara. Enam tahun kepemimpinan Aher ditandai dengan sedikitnya 150 penghargaan dari pemerintah yang diraih pemerintah provinsi Jawa Barat.[4] Pada tahun 2015, Jawa Barat di bawah pemerintahan Ahmad Heryawan berhasil meraih penghargaan Anugerah Pangripta Nusantara untuk yang kelima kalinya.[5]

Kehidupan awal[sunting | sunting sumber]

Ahmad Heryawan (Aher) lahir dari keluarga kecil di pinggiran kota Sukabumi. Sejak Aher kecil dia rutin membawa gorengan buatan tetangganya untuk dijual di sepanjang perjalanannya ke sekolah. Hal tersebut ia lakukan sejak bangku sekolah dasar hingga SMA.

Selesai SMA, Aher mendapat beasiswa melanjutkan kuliah di Fakultas Syariah Lembaga Ilmu Pengetahuan Islam dan Arab (LIPIA) oleh Kedubes Arab tanpa biaya. Aher lulus dengan menggenggam nilai terbaik.

Selepas lulus dari bangku kuliah, Heryawan mulai meniti karier sebagai pengajar dan mubaligh. Ia aktif mengajar di beberapa perguruan tinggi, antara lain Ma’had Al Hikmah, Dirosah Islamiyyah Al Hikmah, Universitas Ibnu Khaldun Bogor, Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia Jakarta, dan Pusat Studi Islam Al Manar. Selain itu ia juga aktif di Persatuan Umat Islam sejak tahun 1991 dan dipercaya untuk menjabat ketua umum dari tahun 2004 sampai saat ini.

Pendidikan[sunting | sunting sumber]

  • SD Negeri Salaawai 1, Sukabumi (1980)
  • SMP Negeri Sukaraja, Sukabumi (1983)
  • SMA Negeri 3, Sukabumi (1986)
  • Fakultas Syariah Lembaga Ilmu Pengetahuan Islam dan Arab (LIPIA), Jakarta (1992)
  • Pasca Sarjana di Ekonomi Sumber Daya dan Lingkungan, Institut Pertanian Bogor (2014)[2]

Riwayat karier[sunting | sunting sumber]

  • Dosen Lembaga Dakwah Islam Al Hikmah
  • Dosen Universitas Ibnu Khaldun
  • Dosen Tidak Tetap FE Extention UI
  • Ketua Fraksi PK DPRD DKI 1999-2004
  • Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta 2004-2009
  • Gubernur Jawa Barat

Karier di dunia politik[sunting | sunting sumber]

Karier Aher di dunia politik berawal dengan bergabungnya ia bersama Partai Keadilan (sekarang Partai Keadilan Sejahtera). Heryawan terpilih menjadi salah satu anggota legislatif Provinsi DKI Jakarta pada tahun 1999. Usai Pemilu 2004, Aher menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Provinsi DKI Jakarta periode 2004-2009. Misi yang ia bawa adalah menciptakan masyarakat yang memiliki dasar pengetahuan (knowledge) untuk melahirkan dunia dengan wajah baru. Selain itu, Ahmad Heryawan juga memberikan prioritas pada pendidikan murah, sejuta lapangan kerja, kesehatan masyarakat, perbaikan ekonomi masyarakat, dan pembenahan infrastruktur di seluruh wilayah Jawa Barat.

Gubernur Ahmad Heryawan pada tahun 2011 dinobatkan sebagai tokoh perubahan 2011 oleh sebuah media cetak nasional. Pada tahun 2012, Ahmad Heryawan mencalonkan kembali sebagai Gubernur Jabar dengan didampingi Deddy Mizwar.

Sejak kepemimpinannya tahun 2008, Kang Aher meraih banyak penghargaan. Total 75 penghargaan diraih kang Aher untuk daerah jawa barat dan meningkatkan popularitas Ahmad Heryawan sebagai figur Gubernur berprestasi.

Menjadi Gubernur Jawa Barat[sunting | sunting sumber]

Pada Pilgub Jabar 2013, Ahmad Heryawan sempat disergap isu kurangnya dukungan dari salah satu partai, yaitu Partai Persatuan Pembangunan, namun akhirnya pasangan cagub-cawagub Aher-Demiz (Ahmad Heryawan) dan Deddy Mizwar dapat maju ke Pilgub Jabar yang akan digelar pada hari Minggu, 24 Februari 2013.[6] Akhirnya pada tanggal 3 Maret 2013 Pasangan Cagub - Cawagub nomor 4 Aher-Demiz ditetapkan menjadi pemenangan Pilgub Jabar dan akan memimpin Jabar selama periode 2013 - 2018, pasangan ini meraih 6.515.313 suara atau sekitar 32 persen dari suara sah dari 26 Kabupaten/Kota di Jawa Barat.[7]

Pemilu Presiden 2014[sunting | sunting sumber]

Ahmad Heryawan mengklaim bahwa hampir 80 persen warga Jawa barat mendukung pencalonan dirinya sebagai calon presiden Republik Indonesia pada pemilu 2014. Ia mengukuhkan diri meski Partai Keadilan Sejahtera belum mengumumkan calon presiden yang akan diusung.[8] Ketua DPW PKS Jawa Barat pun mengklain setidaknya delapan provinsi mendukung Ahmad Heryawan menjadi calon presiden.[9] Deddy Mizwar pun mendukung Ahmad Heryawan menjadi calon presiden dan siap untuk menggantikan posisinya jika terpilih menjadi presiden.[10] Sekelompok masyarakat yang menyebut diri mereka Barisan Ahmad Heryawan (Baraya) muncul di Garut untuk mendukung penuh Ahmad Heryawan.[11]

Dari dalam PKS sendiri, Ahmad Heryawan akan bersaing dengan Anis Matta dan Hidayat Nur Wahid.[12]

Salah satu metode kampanye yang dilakukannya adalah dengan menemui masyarakat secara langsung dari pasar[13] hingga tukang ojek.[14] Slogan yang diusungnya adalah "Super", yang merupakan singkatan dari security, prosperity, dan religious. Ia menghendaki terbentuknya masyarakat yang memiliki ketenteraman, kesejahteraan, dan agamis.[15]

PDIP pernah meminta Ahmad Heryawan untuk menjadi calon wakil presiden mendampingi Jokowi.[16]

Koalisi dengan Gerindra[sunting | sunting sumber]

PKS secara resmi mendukung Gerindra dalam Pemilihan Umum Presiden 2014 bersama dengan PPP dan PAN.[17] Meski demikian, Ahmad Heryawan tidak menjadi calon presiden maupun calon wakil presiden dari koalisi tersebut.[18] Dan Ahmad Heryawan menyatakan mendukung penuh pasangan capres-cawapres Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa serta akan membantu mendulang suara di Jawa Barat.[19] Sembilan kepala daerah di Jawa Barat, yakni Wali Kota Bandung Ridwan Kamil, Wali Kota Cimahi Atty Suharti Tochija, Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto, Wali Kota Tasikmalaya Budi Budiman, Wali Kota Depok Nur Mahmudi Ismail, Bupati Bandung Dadang M. Nasser, Bupati Tasikmalaya UU Ruzhanul Ulum, Bupati Indramayu Ana Sofanah, dan Bupati Purwakarta Deddy Mulyadi ikut menjadi tim sukses pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa.[20] Ahmad Heryawan juga akan mengajak Wakil Gubernur Jawa Barat, Deddy Mizwar, sebagai tim sukses pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa.[21] Dukungan dari Ahmad Heryawan, menurut peneliti dari Universitas Parahyangan Bandung, menguntungkan pasangan Prabowo-Hatta di Jawa Barat.[22]

Selain Ahmad Heryawan, tiga gubernur lainnya yang juga merupakan kader Partai Keadilan Sejahtera akan mendukung pemenangan pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa, yaitu Abdul Ghani Kasuba (Gubernur Maluku Utara), Gatot Pujo Nugroho (Gubernur Sumatera Utara), dan Irwan Prayitno (Gubernur Sumatera Barat).[23] Peran Ahmad Heryawan sebagai tim sukses pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa dikritik oleh tim sukses pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla dan meminta Ahmad Heryawan mundur sebagai gubernur atau cuti.[24][25][26] Sedangkan menurut UU No 42 Tahun 2008, kepala daerah mempunyai hak untuk menjadi tim sukses dan juru kampanye selama dilakukan di luar hari kerja.[27] Untuk itu, Ahmad Heryawan dan wakil gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar mengajukan cuti kepada Meneri Dalam Negeri Republik Indonesia Gamawan Fauzi namun pelaksanaan cuti dilakukan di waktu yang berbeda supaya tidak terjadi kekosongan kekuasaan di Jawa Barat.[28][29]

Jawa Barat di bawah Ahmad Heryawan[sunting | sunting sumber]

Pendidikan[sunting | sunting sumber]

Aher di acara pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran 2014 di Kuningan, 25 Maret 2014.

Ahmad Heryawan mengalokasikan 20 persen APBD untuk pendidikan di Jawa Barat dan tersebar ke seluruh kabupaten dan kota di Jawa Barat. Biaya pendidikan sekolah dasar dan menengah akan gratis, dan SLTA berkurang biayanya.[30]

Selain itu, pendidikan agama tidak luput dari perhatian Ahmad Heryawan selama menjabat sebagai Gubernur Jawa Barat, seperti membuka perkemahan santri pada bulan Desember 2008.[31] Selain pendidikan formal, Ahmad Heryawan juga bergerak di pendidikan informal demi pemberantasan buta huruf dan memperbaiki kesejahteraan perempuan, serta peningkatan pengetahuan mengenai kesehatan reproduksi, terutama bagi perempuan yang menikah di usia dini. Angka kematian ibu melahirkan di Jawa Barat ada pada kisaran 215 kematian setiap 100 ribu kelahiran per tahun. Angka itu menempatkan Jawa Barat pada posisi kedua tertinggi setelah Nusa Tenggara Barat.[32]

Pada bulan Juni 2009, Ahmad Heryawan melakukan upacara pelepasan 3000 mahasiswa Universitas Padjadjaran yang akan melakukan Kuliah Kerja Nyata selama satu bulan di berbagai tempat di Jawa Barat.[33]

Ahmad Heryawan juga mencanangkan program "Tabunganku" pada Februari 2010 yang ditujukan kepada para pelajar. Program ini menargetkan peningkatan jumlah nasabah dari kalangan pelajar SD hingga SMA dan sederajat untuk melatih mereka dalam mengelola keuangan serta "sebagai langkah awal bagi masyarakat khususnya ekonomi menengah ke bawah dalam memanfaatkan produk-produk perbankan".[34]

Pada bulan April 2014 Ahmad Heryawan merencanakan pembangunan penginapan di Pusat Dakwah Islam, Jalan Diponegoro, Bandung. Hal ini dikarenakan fasilitas tersebut digunakan oleh para ulama dan pendakwah dari seluruh Indonesia sehingga penginapan diperlukan sebagai sarana akomodasi.[35]

Di bidang perguruan tinggi, Ahmad Heryawan berencana menambah enam perguruan tinggi baru di Indonesia dan menambah satu cabang untuk Institut Pertanian Bogor. Hal ini direncanakan karena rasio jumlah perguruan tinggi terhadap jumlah penduduk Jawa Barat relatif kecil, dan perguruan tinggi negeri di Jawa Barat cenderung menjadi favorit mahasiswa dari seluruh Indonesia sehingga jumlahnya harus diperbanyak.[36]

Untuk Pekan Olahraga Nasional ke 16 yang akan berlangsung di Jawa Barat, Ahmad Heryawan memilih maskot berdasarkan satwa khas Jawa Barat, yaitu monyet surili jawa (Presbytis comata). Primata ini berstatus spesies terancam oleh IUCN. Primata ini dipilih karena memiliki "tanda ragawi yang mewakili kebersamaan sekaligus mengekspresikan realita yang sangat lekat dengan suku Sunda sebagai penopang inti masyarakat Jawa Barat."[37]

Infrastruktur[sunting | sunting sumber]

Jalan Raya Surade - Sagaranten di Sukabumi menjadi salah satu prioritas perbaikan infrastruktur jalan di Jabar pada 2009. Jalan tersebut penting karena menjadi penghubung provinsi Jawa Barat dan provinsi Banten.[38] Ahmad Heryawan juga bertekad memperbaiki seluruh jalan nasional di Jawa Barat sebelum puncak penggunaannya, yaitu bulan Ramadhan, dimulai.[39]

Selain infrastruktur jalan raya, Ahmad Heryawan juga memfokuskan pada penyediaan listrik bagi masyarakat dengan menetapkan program Jawa Barat Caang 2010. Kata caang berasal dari bahasa Sunda yang berarti "terang". Dengan program ini, jumlah jangkauan listrik oleh masyarakat di Jawa Barat diharapkan mencapai 100 persen dari angka sebelumnya pada tahun 2009 yang hanya 64.5 persen. Sistem pelelangan proyek dilakukan secara elektronik.[40]

Pada tahun 2014, Ahmad Heryawan memulai pembangunan infrastruktur transportasi massal monorel yang menghubungkan Kota Bandung dengan kabupaten di sekitarnya, serta alat pembakar sampah untuk mengatasi masalah sampah di Kota Bandung.[41] Konstruksi monorel akan dimulai bulan Juli 2014.[42]

Bersama dengan Prancis, Ahmad Heryawan menjajaki kerja sama proyek di berbagai infrastruktur seperti pembangkit listrik dan rel kereta api. Detail bentuk kerja sama dan waktu pelaksanaannya belum dirumuskan secara rinci.[43]

Lingkungan[sunting | sunting sumber]

Sebelumnya, pada tahun 2007, situs berita The Daily Mail pernah membahas polusi di sungai Citarum dengan judul "Apakah ini sungai paling tercemar di dunia?" (Is this the world's most polluted river?).[44] Kemudian, pada tanggal 10 April 2014, The Daily Mail menjuluki Citarum sebagai "sungai terkotor di dunia" akibat banyaknya sampah dan limbah kimia di sana.[45] Ahmad Heryawan menyatakan bahwa Jawa Barat harus dapat merealisasi program pembersihan sungai Citarum dengan target air sungai bersih dan memenuhi kualitas setara dengan air minum paling lambat tahun 2015, seperti yang tertuang dalam program Badan Perencanaan Daerah tentang program Citarum 10 km.[46] Kebersihan sungai Citarum dianggap penting untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.[46] Ahmad Heryawan juga tidak ragu untuk mempidanakan industri yang terbukti mencemari sungai Citarum.[47] Dibutuhkan sekitar 120 miliar rupiah untuk pembersihan Sungai Citarum ini.[48] Asosiasi Pengusaha Indonesia dan sekitar 100 LSM mendukung program pembersihan Sungai Citarum.[48]

Menteri PU Djoko Kirmanto memuji pemahaman Ahmad Heryawan mengenai sumber daya air sehingga dapat menata dan mengelola kualitas sumber daya air bagi masyarakat Jawa Barat.[49]

Dalam bidang konservasi kehutanan di Jawa Barat, Ahmad Heryawan mengusulkan untuk membeli hutan rakyat untuk memperluas kawasan konservasi. Ahmad Heryawan beralasan bahwa kawasan hutan di Jawa Barat yang disebut gundul oleh berbagai pihak adalah hutan rakyat sehingga dengan membeli hutan rakyat pelestariannya dapat dikelola oleh pemerintah.[50]

Pertanian[sunting | sunting sumber]

Pada masa pemerintahan Ahmad Heryawan, fokus utama di bidang pertanian adalah penguatan fungsi Jawa Barat sebagai penghasil pangan nasional. Berbagai kucuran dana dikeluarkan untuk membantu kawasan yang dikategorikan miskin dan rawan pangan sehingga dapat bangkit dan memberikan kontribusi bagi kawasan sekitarnya.[51] Bantuan ini terutama ditujukan kepada kelompok tani, yayasan, LSM, dan koperasi dengan melibatkan Badan Ketahanan Pangan Jawa Barat, Rumah Zakat Indonesia dan Perhimpunan Petani dan Nelayan Sejahtera Indonesia.[52] Ahmad Heryawan pun kerap kali mempertimbangkan kabar dan saran dari ahli seperti BMKG untuk membuat kebijakan dan himbauan kepada petani.[53]

Pada tahun 2014, Gubernur Jawa Barat mendorong terbentuknya bank pertanian secara nasional. Bank pertanian yaitu bank yang memfokuskan diri dalam memberikan kredit di sektor pertanian dengan bunga yang terjangkau. Selama ini bank umum sulit memberikan kredit kepada pelaku usaha pertanian karena sektor ini adalah yang paling berisiko.[54]

Pada bulan April 2010 Ahmad Heryawan bersama Menteri Kelautan dan Perikanan Fadel Muhammad membuka program minapolitan di Kabupaten Sukabumi.[55]

Pada bulan Juni 2014, Ahmad Heryawan mendapatkan penghargaan penghargaan Satya Lencana Wirakarya di bidang pertanian dari Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono. Penghargaan ini diberikan karena Ahmad Heryawan dinilai mampu menyusun kebijakan dan regulasi tepat iklim untuk dunia usaha pertanian, perikanan, dan kehutanan, serta iklim investasi dan usaha yang tepat.[56]

Pada pekan Pencanangan Gerakan Agribisnis Perkebunan Jawa Barat, Ahmad Heryawan bergerak untuk menggalakkan kembali industri kopi Jawa Barat dengan memberikan bantuan satu juta bibit kopi kepada petani. Jawa Barat dikatakan cocok untuk menanam kopi karena fitur geografi yang berupa pegunungan dengan cuaca yang dingin.[57][58] Berkat promosi oleh Aher yang gencar hingga ke World Trade Organization, kualitas kopi Jawa Barat mendunia sehingga negara lain menginginkan dalam jumlah besar. Maroko, salah satunya menginginkan suplai hingga 3000 ton/tahun. Penanaman pohon kopi terus dilakukan hingga permintaan tersebut terpenuhi.[59]

Pada tahun 2014, Jawa Barat mendapatkan penghargaan Anugerah Produk Pertanian Berdaya Saing dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia. Provinsi Jawa Barat memenangkan penghargaan terbanyak, yaitu lima penghargaan dari 14 kategori, ditambah dua Grand Award. Penghargaan ini didapatkan dari upaya pengawasan produk pertanian dan makanan dari zat-zat berbahaya serta promosi produk pertanian yang dihasilkan pengusaha.[60]

Portal Informasi Harga Pangan[sunting | sunting sumber]

Website Priangan.org dibentuk pada masa pemerintahan Ahmad Heryawan-Deddy Mizwar untuk membantu para petani dan masyarakat dalam memantau perkembangan harga kebutuhan pokok di berbagai pasar di Jawa Barat. Website Priangan.org juga bertujuan untuk mencegah inflasi karena membantu petani dan konsumen untuk membuat keputusan mengenai kapan waktu yang tepat dalam melakukan jual-beli sehingga mencegah harga berfluktuasi terlalu tinggi. Website ini terintegrasi dengan telepon seluler dan bisa diakses melalui SMS.

Industri[sunting | sunting sumber]

Ahmad Heryawan akan menetapkan kawasan bagian timur Jawa Barat seperti Majalengka dan Cirebon sebagai kawasan industri padat karya. Dikatakan bahwa minat investasi di bidang industri di Jawa Barat cukup baik dengan Jepang dan Korea Selatan adalah investor luar negeri utama.[61] Pemindahan kawasan industri penting dilakukan untuk mengurangi kepadatan lalu lintas di pinggir kota Jakarta, namun infrastruktur pendukung industri seperti pelabuhan mutlak diperlukan untuk mengurangi ketergantungan terhadap Pelabuhan Tanjung Priok.

Birokrat[sunting | sunting sumber]

Ahmad Heryawan mengubah sistem tender proyek di pemerintahan di Jawa Barat dari yang semula manual menjadi elektronik.[62] Sistem ini disebut dengan Layanan Pengadaan Barang dan Jasa Secara Elektronik dan diyakini paling aman untuk menghindari kemungkinan korupsi pada proses tender.[63] Jawa Barat merupakan satu dari lima provinsi di Indonesia yang menerapkan sistem ini; provinsi lainnya yaitu Sumatera Barat, Jawa Timur, Kalimantan Tengah, dan Gorontalo.[62]

Selain itu, Ahmad Heryawan juga menata ulang tugas pokok, fungsi, dan rincian unit dan tata kerja Badan Pelayanan Perizinan Terpadu Provinsi Jawa Barat melalui pembentukan peraturan Gubernur Jawa Barat no 63 tahun 2009.[64]

Untuk mencegah korupsi dana bantuan sosial menjelang pemilu Presiden Republik Indonesia 2014, Ahmad Heryawan menandatangani kerja sama dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan. Hal ini juga mencegah penyerapan dana bantuan sosial yang menurun di saat daerah lain berusaha mencegah penggunaan dana bantuan sosial agar tidak disalahgunakan partai politik tertentu.[65]

Pada masa pemerintahan Ahmad Heryawan, pemerintah daerah Jawa Barat mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian dari Badan Pemeriksa Keuangan untuk tahun anggaran 2011, 2012, dan 2013.[66]

Perumahan rakyat[sunting | sunting sumber]

Pada tahun 2012 dan 2014 Provinsi Jawa Barat memenangkan penghargaan Adiupaya Puritama. Penghargaan ini diberikan oleh Kementerian Perumahan Rakyat Republik Indonesia karena berhasil menjadi pembina pembangunan perumahan rakyat terbaik se-Indonesia. Penghargaan ini diberikan pada puncak Hari Perumahan Nasional.[67]

Prestasi[sunting | sunting sumber]

Di bawah pimpinan Ahmad Heryawan, Jawa Barat Meraih prestasi, di antaranya:[68]

  • 2008
    • Penghargaan Pemeringkatan e-Government Indonesia Tingkat Provinsi dari Depkominfo, atas prestasi dalam Provinsi Jawa Barat menduduki tiga besar Pemeringkatan E-Government Indonesia (PeGI).
    • Penghargaan e-Government Award kategori Provinsi dari Warta Ekonomi, atas prestasi dalam bidang penyelenggaraan e-Government tingkat Provinsi
    • Penghargaan Adiupaya Puritama, oleh Menteri Negara Perumahan Rakyat RI, Muhammad Yusuf Asy'ari di Bali. Atas prestasi Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam bidang pembinaan penyelenggaraan pengembangan perumahan dan pemukiman kategori Pemerintah Kabupaten Tahun 2008.
    • Penghargaan Provinsi Kinerja Terbaik Peringkat Pertama dalam Bidang Jasa Konstruksi, oleh Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto kepada Gubernur Jawa Barat di Jakarta. Atas prestasi dalam pencapaian kinerja terbaik peringkat pertama Bidang Jasa Konstruksi.
    • Penghargaan Kamar Dagang dan Industri Pusat, Jakarta 21 Desember 2008 oleh Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri, M.S. Hidayat kepada Gubernur Jawa Barat di JCC Jakarta. Atas prestasi Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam menjalin kemitraan dengan Kadin.
  • 2009
    • Penghargaan Infrastruktur Tingkat Nasional, 2009 dari Kementeriaan Pekerjaan Umum, atas prestasi dalam pengelolaan jalan dan jembatan.
    • Penghargaan Bidang Perikanan Budidaya dari Kementerian Kelautan dan Perikanan, atas prestasi dalam bidang Pembudidaya Ikan Pandawa.
    • Penghargaan e-Government Award kategori dari Warta Ekonomi, atas prestasi dalam bidang penyelenggaraan e-government tingkat provinsi.
    • Juara Ke-3 Tingkat Nasional Komunikasi Pertunjukan Rakyat, Yogyakarta 2009, oleh Depkominfo pada kegiatan Pekan Informasi Nasional di Yogyakarta, Provinsi Jawa Barat mendapat juara ketiga untuk kegiatan komunikasi pertunjukan rakyat.
    • Penghargaan Agro Inovasi Pengembangan Hortikultura, Jakarta 6 Agustus 2009, oleh Menteri Pertanian Anton Apriyantono di Jakarta. Atas prestasi Gubernur dalam pengembangan hortikultura di Provinsi Jawa Barat.
    • Penghargaan Adiupaya Puritama oleh Menteri Negara Perumahan Rakyat, Mohammad Yusuf Asy’ari kepada Gubernur Jawa Barat atas prestasi Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam bidang perumahan kategori Pembina Pemerintah Kota Metropolitan/Besar.
    • Penghargaan Anugerah Aksara oleh Menteri Pendidikan Nasional, Bambang Sudibyo kepada Gubernur Jawa Barat di Cilegon Banten. Atas prestasi dalam memberantas buta aksara di Jawa Barat.
    • Penghargaan Daerah Berprestasi Kinerja Keuangan, Ekonomi dan Kesejahteraan, oleh Menteri Keuangan Republik Indonesia Sri Mulyani Indrawati kepada Gubernur Jawa Barat di Jakarta. Penghargaan diberikan karena Pemerintah Provinsi Jawa Barat masuk kategori Daerah Berprestasi berdasarkan penilaian kinerja keuangan, ekonomi dan kesejahteraan.
    • Penghargaan dari Kemensos RI oleh Menteri Sosial Republik Indonesia, DR H Salim Segaf Al-Jufri kepada Gubernur Jawa Barat pada Peringatan Hari Internasional Penyandang Cacat (HIPENCA) atas prestasi dalam mewujudkan kesamaan kesempatan bagi penyandang cacat.
    • Prestasi sebagai Salah Satu Provinsi Terbaik dalam Hal Integritas Pelayanan Publik, disampaikan oleh Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi, Mochammad Jasin di Jakarta atas prestasi Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam optimalisasi pencegahan korupsi pelayanan publik.
  • 2010
    • Penghargaan Infrastruktur Tingkat Nasional 2010 dari Kementeriaan Pekerjaan Umum, atas prestasi dalam pengelolaan jalan dan jembatan.
    • Penghargaan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Terbaik Tahun 2010, dari BPKM RI, atas prestasi dalam bidang investasi.
    • Penghargaan Primaniyarta atas prestasi dalam Program Pengembangan dan Peningkatan Ekspor Jawa Barat, untuk eksportir berkinerja, pembangunan merek global dan ekonomi kreatif.
    • Penghargaan Sebagai Regional Champion, oleh Kementerian Penanaman Modal/Kepala BKPM RI di Jakarta. Atas prestasi Pemerintah Provinsi Jawa Barat sebagai penggerak dan capaian target investasi terbaik pada Tahun 2009.
    • Penghargaan Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Terbaik, oleh Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi RI, Muhaimin Iskandar di Jakarta atas prestasi Gubernur Jawa Barat dalam keberhasilan membina iklim kerja yang sehat dan selamat di Jawa Barat Tahun 2010.
    • Juara MTQ Nasional. Provinsi Jawa Barat keluar sebagai juara umum dalam Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) ke-23 di Bengkulu. Jawa Barat meraih 9 medali emas, 6 perak, dan 2 Perunggu, dengan jumlah nilai 65. Jawa Barat unggul pada cabang Hifzil Qur'an dengan memperoleh 4 emas, 1 emas Golongan 10 Juz Putra, 2 emas Golongan 20 Juz putra putri, dan 1 emas di golongan 30 juz putra.
    • Penghargaan Lencana Dharma Bakti, oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sebagai Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka di Cibubur. Lencana Dharma Bakti diberikan kepada Gubernur atas jasa dan sumbangannya bagi perkembangan Gerakan Pramuka dan gerakan kepramukaan di dunia.
    • Penghargaan Bidang KB, Manggala Karya Kencana, oleh Kepala Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). Atas jasa-jasa yang sangat menonjol dalam menggerakkan peran serta masyarakat untuk mencapai keberhasilan Program KB Nasional.
    • Penghargaan Ksatria Bakti Husada, oleh Menteri Kesehatan RI, Endang Rahayu Sedyaningsih di Jakarta. Penghargaan kesatria Bakti Husada diberikan kepada individu yang dengan sukarela telah menyumbang tenaga, pikiran dan pengetahuannya di dalam mengembangkan program kesehatan.
    • Penghargaan Mitra Bakti Husada, oleh Menteri Kesehatan RI kepada individu, kelompok/lembaga dalam bidang pengembangan program kesehatan.
    • Penghargaan LPSE Terbaik Nasional oleh Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) di Balikpapan, Kalimantan Timur atas prestasi sebagai penyelenggara lelang secara elektronik terbaik Tingkat Nasional Tahun 2010.
    • Penghargaan Presiden Bidang Pertanian, oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Jakarta. Atas prestasi Gubernur Jawa Barat dalam meningkatkan sektor pertanian.
    • Penghargaan Adibakti Mina Bahari dari Kementerian Kelautan dan Perikanan RI, diserahkan oleh Wakil Presiden Boediono di Balikpapan, Kalimantan Timur atas prestasi Jawa Barat dalam meraih Juara Umum meraih 5 kategori Bidang Perikanan Budidaya, Bidang Perikanan Tangkap, Bidang Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan serta Bidang Pengawasan.
  • 2011
    • Penghargaan BKN Award atas prestasi Pemerintah Provnsi Jawa Barat dal am Pengelola Manajemen Kepegawaian Terbaik Tahun 2011.
    • Penghargaan LPSE Provinsi Terbaik 2011 oleh Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) atas prestasi sebagai penyelenggara Paket Lelang Terbanyak Semester I dan II Tahun 2011.
    • Penghargaan Infrastruktur Tingkat Nasional, 2011 dari Kementeriaan Pekerjaan Umum, atas prestasi dalam mengatasi kemacetan dan kemantapan jalan dengan pembangunan infrastruktur kebinamargaan di Jawa Barat.
    • Penghargaan Penyusun Proposal Terbaik Mobile Pusat Layanan Internet Kecamatan (MPLIK) dari Kemenkominfo dalam penyusunan proposal MPLK.
    • Penghargaan sebagai BAZDA Provinsi Terbaik dari BAZNAS atas prestasi dalam Manajemen Pengelolaan Zakat.
    • Penghargaan Adibakti Tani atas prestasi di bidang Peternakan.
    • Penghargaan Upakarti Pengembangan IKM atas prestasi Pemerintah Provinsi Jawa Barat dibidang Jasa Pengabdian, Jasa Kepeloporan, Jasa Kepedulian, dan IKM Modern.
    • Penghargaan Indonesia Good Design Selection (IDGS) atas prestasi Pemerintah Provinsi Jawa Barat dibidang Desain Terbaik untuk lima perusahaan (alatmusik, kerajinan, fashion dan accessories, serta furniture).
    • Penghargaan bagi UKM dalam rangka “PANGAN AWARD” untuk kategori diversifikasi produk, kreasi kemasan menarik, inovasi produk dan bahan baku
    • Penghargaan sebagai Provinsi Produsen Padi Terbesar Tingkat Nasional, atas prestasi pencapaian produksi padi sebesar 11.322.681 Ton GKG.
    • Penghargaan Enterpreneurship Development, oleh Menteri Koperasi dan UKM di Jakarta. Atas prestasi Gubernur Jawa Barat sebagai kepala daerah terbaik dalam pengembangan kewirausahaan.
    • Rekor Muri Kendaraan Terbanyak Uji Emisi Gas Buang, oleh Direktur Museum Rekor Indonesia (MURI) kepada Gubernur Jawa Barat di Bandung. Atas prestasi memecahkan rekor MURI untuk kendaraan terbanyak yang mengikuti uji emisi gas buang, total 1.089 kendaraan dalam waktu 6 jam.
    • Anugerah Pangripta Nusantara dari Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas diserahkan oleh Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono kepada Gubernur Jawa Barat di Jakarta. Atas prestasi Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam melaksanakan perencanaan pembangunan terbaik dan dinilai sukses meningkatkan kualitas perencanaan pembangunan Daerah.
    • Juara Ke-3,Perlombaan Pertunjukan Kesenian sebagai Media Informasi. Kontingen Jawa Barat terpilih menjadi juara ke-3 Perlombaan Pertunjukan Kesenian sebagai Media Informasi pada acara Pekan Informasi Nasional (PIN)
    • Penghargaan Pengelolaan Sumber Daya Genetik Hewan, oleh Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian RI atas prestasi di bidang pengelola sumber daya genetik hewan.
    • Anugerah Bhawa Sasana Desa, oleh Menteri Hukum dan HAM, Patrialis Akbar kepada Gubernur Jawa Barat di Cirebon. Atas prestasi Gubernur Jawa Barat dalam membina dan mengembangkan 60 Desa atau Kelurahan untuk sadar hukum.
    • Penghargaan Inclusive Education Award, oleh Perwakilan Kementrian Pendidikan Nasional pada pembukaan ajang Olimpiade Sains Nasional (OSN) X di Manado, Sulawesi Utara atas prestasi Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam pelaksanaan pendidikan inklusif (penyandang ketunaan).
    • Adiupaya Puritama 2011, oleh Menteri Negara Perumahan Rakyat (Menpera), Soeharso Monoarfa kepada Gubernur Jawa Barat di Jakarta atas prestasi Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam membina penyelenggaraan perumahan dan kawasan permukiman untuk skala kota menengah/kecil tahun 2011.
    • Ganesa Prajamanggala Bakti Adi Utama 2011, oleh Rektor Institut Teknologi Bandung (ITB) kepada Gubernur Jawa Barat di Bandung. Atas jasa dan pengabdian dalam pembangunan dan pengembangan Ilmu Pengetahuan, Teknologi dan Seni di Jawa Barat dan ITB.
    • Penghargaan Anugrah Media Humas 2011 dari Bakohumas Nasional, atas prestasi juara umum kategori penerbitan majalah internal dan kategori laporan.
    • Penghargaan Keterbukaan Informasi Publik 2011, dari Komisi Informasi Pusat atas prestasi Pemerintah Provnsi Jawa Barat dalam pelaksanaan keterbukaan informasi kepada publik.
    • Penghargaan PeGI Tahun 2011 Tingkat Provinsi, Jakarta 9 Nopember 2011 dari Kementerian Kominfo dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Kominfo, untuk tingkat Provinsi. Provinsi Jawa Barat menduduki peringkat pertama.
    • Penghargaan Swasti Saba, 2011 dari Kementeriaan Kesehatan RI, atas jasa pembinaan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam bidang SDM Kesehatan.
    • Penghargaan Manggala Karya Bhakti Husada Arutala 2011, dari Kementeriaan Kesehatan RI, dalam hal menggerakkan dan memberdayakan masyarakat untuk hidup sehat.
    • Doktor Honouris Causa dari Youngsan University Korea Selatan, 15 November 2011, diserahkan oleh Rektor Youngsan University di Korea Selatan atas apresiasi Gubernur Jawa Barat dalam pembangunan infrastruktur, usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), dan pendidikan, yang dinilai semakin membaik.
    • Penghargaan Adibakti Tani 2011, oleh Wakil Menteri Pertanian RI atas prestasi di bidang Pertanian.
    • Penghargaan CSR For Indonesia Sustainability Summit and Award 2011, oleh La Tofi pendiri La Tofi School of CSR di Ubud Bali. Atas prestasi Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam keberhasilan penyelenggaraan CSR Tahun 2010.
    • Adibakti Mina Bahari 2011 oleh Wakil Presiden RI, Boediono kepada Gubernur Jawa Barat di Dumai Riau atas prestasi Pemerintah Provinsi Jawa Barat sebagai juara umum dalam meningkatkan produksi perikanan melalui Program GEMAR dan Program GAPURA.
    • Satya Lencana Kebaktian Sosial 2011, oleh Wakil Presiden Boediono mewakili Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Kompleks Pelataran Candi Prambanan Yogjakarta atas prestasi Gubernur Jabar dalam pelaksanaan program kesetiakawanan sosial di Jawa Barat.
    • Anugerah Parahita Ekapraya Pratama 2011, oleh Presiden Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono di Balai Kartini Jakarta atas prestasi keberhasilan dan berkontribusi nyata Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam mendukung penerapan dan pelaksanaan pengarusutamaan gender (PUG), pemberdayaan perempuan (PP), perlindungan anak (PA), serta upaya pemenuhan hak anak.
    • Transmigration Award 2011, oleh Menteri Koordinasi Bidang Kesejahteraan Rakyat di Hotel Bidakara Jakarta atas prestasi Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam memberikan perhatian khusus terhadap perkembangan transmigrasi dari waktu ke waktu.
    • Terbaik Tingkat Nasional Penilaian Kategori Kedaruratan BPBD Provinsi
    • Terbaik Tingkat Nasional Penilaian Kategori Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Provinsi
  • 2012
    • Anugerah Tokoh Perubahan Republika 2011, Jakarta 17 April 2012
    • Anugerah Perencanaan Terbaik Pangripta Nusantara 2012: Provinsi Terbaik I, dari Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas diserahkan oleh Menteri PPN/Bappenas di Hotel Bidakara Jakarta
    • Penghargaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) 2012, oleh Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi di gedung Smesco Jakarta.
    • Penghargaan Provinsi Dengan Kinerja Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Terbaik, oleh Menteri Koodinator Bidang Perekonomian pada pembukaan Rapat Kordinasi Nasional (Rakornas) III TPID di Hotel Grand Sahid Jaya Jakarta.
    • Opini BPK RI: Wajar Tanpa Pengecualian (WTP),
    • Penghargaan Satyalancana Wira Karya Bidang Kependudukan dan Keluarga Berencana 2012
    • Penghargaan Bagi Gubernur Atas Komitmen Terhadap Pengembangan Penyuluhan Pertanian Tingkat Provinsi 2012 oleh Mentan DR. Ir. Suswono, MMA
    • Penghargaan Wanasara 2012.
    • Satyalencana Pembangunan Bidang Koperasi 2012
    • Kontingen Jawa Barat terpilih menjadi Juara Ke-2 Tingkat Nasional Perlombaan media Pertunjukan Rakyat 2012 pada acara Pekan Informasi Nasional di Kota Menado Sulawesi Utara.
    • Penghargaan Adi Karya Bhakti Praja 2012 dari Kementerian Dalam Negeri. Penghargaan diserahkan oleh Sekjen Kemendagri Dra. Diah Anggraeni di Hotel Redtop Jakarta.
    • Penghargaan Laporan Keuangan Pemerintan Daerah 2012, oleh Wakil Presiden RI kepada Gubernur Jawa Barat dalam acara Rakernas Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Pemerintah tahun 2012 di Gedung Dhanapala kantor Pusat Kementrian Keuangan Republik Indonesia.
    • Penghargaan Sistem Resi Gudag Award 2012 dari Kementrian Perdagangan RI atas dukungan pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam pelaksanaan Sistem Resi Gudang di wilayah Jawa Barat. Penghargaan diserahkan oleh Wakil Menteri Perdagangan RI.
    • Juara Ke-2 Pekan Olahraga Nasional XVIII, Pekanbaru 2012. Jawa Barat telah berhasil memperoleh tatal 279 medali, yang merupakan akumulasi dari 99 medali emas, 79 medali perak dan 101 medali perunggu. Atas perolehan tersebut Jawa Barat menempati juara ke-2 PON ke XVIII
    • Penghargaan Keterbukaan Informasi Publik 2012 Terbaik Ke-1 Pelaksanaan UU NO.14 Tahun 2008 Pasal 9, oleh Wakil Presiden RI pada tanggal 28 September 2012 di Istana Wakil Presiden RI.
    • Penghargaan Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2012, Terbaik Ke-1 Pelaksanaan UU NO.14 TAHUN 2008 Pasal 11, oleh Wakil Presiden RI pada tanggal 28 September 2012 di Istana Wakil Presiden RI.
    • Penghargaan Adiupaya Puritama Kategori Terbaik Pembina Kabupaten 2012, dari Menteri Kementerian Rakyat RI atas upaya pembinaan kepada Kabupaten dalam hal pengelolaan pemukiman.
    • Penghargaan Adiupaya Puritama Kategori Terbaik Pembina Kota Menengah / Kecil 2012, dari Menteri Kementerian Rakyat RI atas upaya pembinaan kepada Kota Menengah / Kecil di Jawa Barat dalam hal pengelolaan pemukiman.
    • Penghargaan Adiupaya Puritama Kategori Terbaik Pembina Kota Metropolitan 2012, dari Menteri Kementrian Rakyat RI atas upaya pembinaan kepada Kota Metropolitan di Jawa barat dalam hal pengelolaan pemukiman.
    • Piagam Penghargaan Tokoh Pembina Warga Binaan Pemasyarakatan 2012. Penghargaan khusus kepada Gubernur Jawa Barat atas dorongan serta partisipasi Gubernur Jawa Barat sebagai pembina warga binaan pemasyarakatan (WBP) lapas dan rutan di wilayah Provinsi Jawa Barat. Piagam penghargaan diberikan langsung oleh Menteri Hukum dan Ham RI pada acara Lounching Program Unggulan WBP di lapas Karawang Provinsi Jawa Barat.
    • Penghargaan Khusus la Tofi School of CSR 2012 atas jasa mengembangkan kemitraan strategis dengan perusahaan dalam forum CSR Jawa Barat.
    • Penghargaan Pengabdi Kursus dan Pelatihan dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Prof.Dr.Ir Mohammad Nuh, DEA atas prestasi sebagai pengabdi kursus dan pelatihan tahun 2012
    • Penghargaan Anugerah Media Humas 2012, dari Bakohumas Nasional atas prestasi juara umum kategori penerbitan majalah internal, plakat dalam bentuk angklung, dan kategori laporan.
    • Juara I Anugerah Media Humas 2012 Kategori Laporan Kerja Humas 2012, oleh Ketua Bakohumas Pusat bertempat di Hotel Aston Makasar Sulawesi Selatan, 6 November 2012 pada acara Pertemuan Tahunan Bakohumas Nasional.
    • Juara II Anugeran Media Humas 2012 Kategori Pelayanan Informasi Melalui Website, oleh Ketua Bakohumas Pusat bertempat di Hotel Aston Makasar Sulawesi Selatan, 6 November 2012 pada acara Pertemuan Tahunan Bakohumas Nasional
    • Juara Umum Anugerah Media Humas 2012 Kategori Pemda Provinsi, Kabupaten, dan Kota, oleh Ketua Bakohumas Pusat bertempat di Hotel Aston Makasar Sulawesi Selatan, 6 November 2012 pada acara Pertemuan Tahunan Bakohumas Nasional
    • Penghargaan LPSE Jawa Barat untuk Kaegori Service Innovation 2012, oleh Kepala LKPP, Agus Rahardjo kepada Kepala Balai LPSE Provinsi Jawa Barat, Ika Mardiah pada kegiatan Rapat Koordinasi Nasional ke-8 LPSE di Mall Taman Palem, Jakarta, Jumat (9/11) .
    • Penghargaan Layanan Perizinan Terpadu Satu Pintu Bidang Penanaman Modal. Jawa Barat berhasil meraih Penghargaan sebagai Provinsi Terbaik ke 3 dalam Penyelenggaraan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu di Bidang Penanaman Modal (PTSP-PM) tahun 2012.
    • Penghargaan Upaya Peningkatan Kesejahteraan Sosial Penyandang Disabilitas Kategori Pemerintah 2012, oleh Menteri Sosial RI pada acara Hari Internasional Penyandang Disabilitas pada hari Senin 3 Desember 2012 di TMII Jakarta.
    • Juara Terbaik I Tingkat Nasional Penghargaan Pekerjaan Umum Bidang Penyelenggaraan Penataan Ruang, dari Kementrian Pekerjaan Umum RI.
    • Juara Terbaik II Tingkat Nasional Penghargaan Pekerjaan Umum Bidang Bina Marga 2012, dari Kementrian Pekerjaan Umum RI.
    • Penghargaan Syariah Award 2012, dari Bank Indonesia atas kontribusi nyata mendorong pertumbuhan industri perbankan syariah di Jawa Barat.
    • Penghargaa Adhi Karya Pangan Nasional 2012, oleh Presiden RI kepada Gubernur Jawa Barat di Istana Negara Jakarta, Jumat 14 Desember 2012
    • Penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya Tingkat Madya 2012 oleh Presiden RI kepada Gubernur Jawa Barat pada acara peringatan hari Ibu ke-84 di Gedung Smesco Jakarta, Selasa 18 Desember 2012
    • Penghargaa Dwija Praja Nugraha 2012, oleh Ketua PB PGRI Bapak Sulistyo pada acara Hari Guru Nasional dan HUT PGRI ke 67 tingkat Provinsi Jawa Barat bertempat di Gedung Sabuga ITB Bandung.
    • Juara I Kategori Logistik dan Peralatan Tingkat Nasional BPBD Provinsi Tahun 2012 (diberikan oleh BNPB)
    • Juara III Kategori Pra Bencana Tingkat Nasional BPBD Provinsi Tahun 2012 (diberikan oleh BNPB)
    • Penghargaan kepada TIM BPBD Provinsi Jawa Barat atas partisipasinya dalam penanganan korban kecelakaan Pesawat Sukhoi Sj 100 di Gunung Salak Bogor Provinsi Jawa Barat pada tanggal 9-18 Mei 2012. Penghargaa diberikan oleh BASARNAS
    • Penghargaan kepada TIM BPBD Provinsi Jawa Barat atas dedikasi dan kerja keras yang telah diberikan dalam pencarian, penyelamatan dan evakuasi korban-korban kecelakaan Pesawat Sukhoi Sj 100 di Gunung Salak Bogor Provinsi Jawa Barat pada tanggal 9 Mei 2012. Penghargaan diberikan oleh Kemenkokesra
  • 2013
    • Penghargaan Citra Bhakti Abdi Negara Tingkat Provinsi Atas Pelayanan Publik Pemerintah Provinsi Jawa Barat Tahun 2013 Oleh Mentri Pendayagunaan Aparatur Nagara Dan Reformasi Birokrasi RI Di Balai Kartini, Jakarta 28 Maret 2013.
    • Penghargaan Citra Bhakti Abdi Negara Tingkat Provinsi Atas Pelayanan Publik Badan Pelayanan Perijinan Terpadu (BPPT) Pemerintah Provinsi Jawa Barat Tahun 2013 Oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Nagara Dan Reformasi Birokrasi RI Di Balai Kartini, Jakarta 28 Maret 2013.
    • Penghargaan Citra Bhakti Abdi Negara Tingkat Provinsi Atas Pelayanan Publik Badan Pengembangan Benih Ikan Tawar Wanayasa Purwakarta Pemerintah Provinsi Jawa Barat Tahun 2013 Oleh Mentri Pendayagunaan Aparatur Nagara Dan Reformasi Birokrasi RI Di Balai Kartini, Jakarta 28 Maret 2013.
    • Penghargaan Citra Bhakti Abdi Negara Tingkat Provinsi Atas Pelayanan Publik RSUD Al-Ihsan Pemerintah Provinsi Jawa Barat Tahun 2013 Oleh Mentri Pendayagunaan Aparatur Nagara Dan Reformasi Birokrasi RI Di Balai Kartini, Jakarta 28 Maret 2013.
    • Penghargaan Citra Bhakti Abdi Negara Tingkat Provinsi Atas Pelayanan Publik Cabang Pelayanan Dinas Pendapatan Daerah Provinsi Wilayah Kota Depok II Cinere Pemerintah Provinsi Jawa Barat Tahun 2013 Oleh Mentri Pendayagunaan Aparatur Nagara Dan Reformasi Birokrasi RI Di Balai Kartini, Jakarta 28 Maret 2013.
    • Penghargaan Pangripta Nusantara Utama 2013 Tingkat Provinsi Dengan Hasil Perencanaan SANGAT BAIK, Di Jakarta, 30 April 2013.
    • Penghargaan Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) 2013 Yang Diserahkan Oleh Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Di Jakarta, 30 April 2013.
    • Penghargaan Tim Pengendali Inflasi Daerah Terbaik Wilayah Jawa Tanggal 08 Mei 2013
    • Penghargaan Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) Tanggal 27 Mei 2013
    • Pembina Terbaik Nasional PNPM Mandiri Perdesaan katagori Badan kerjasama Antar Daerah (BKAD) aspek kemitraan dan kerjasama, Penghargaan dalam bidang PNPM (Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat) Mandiri perdesaan. Penghargaan tersebut diberikan oleh Menteri Dalam negeri RI dalam acara Rakernas PNPM Mandiri Perdesaan Tahun 2013 , selasa 18 Juni 2013 di hotel Grand Sahid Jakarta.
    • Pembina Terbaik Nasional PNPM Mandiri Perdesaan katagori Badan kerjasama Antar Daerah (BKAD) aspek partisipasi masyarakat.
    • Penghargaan Anugerah Adi Bhakti Karya Nugraha, Gubernur Sebagai Pelopor Koperasi dari Rektor Universitas Negeri Surakarta di Bandung Tanggal 21 Juni 2013.
    • Penghargaan Anugerah Indonesia Green Award (IGA) 2013 tanggal 25 Juni 2013.
    • Penghargaan Lencana Melati yang diserahkan oleh Presiden RI SBY selaku Ketua Majelis Pembimbing Nasional (KAMABINAS) Gerakan Pramuka Kepada Gubernur Jawa Barat di Jakarta 14 Agustus 2013.
    • Anugerah Pelopor Penguatan Sistem Inovasi Daerah (SIDA) Tahun 2013 tanggal 29 Agustus 2013 Oleh Menteri Negara Riset dan Teknologi RI.
    • Penghargaan Dan Tanda Kehormatan Wredatama Nugraha Tingkat Utama Pada Acara Peringatan HUT Ke 51 PWRI Tingkat Prov. Jabar Di Aula Barat Gd. Sate Bandung, Rabu 11 September 2013.
    • Menerima Penghargaan Anugerah Padjadjaran Utama Dalam Acara Puncak Dies Natalis ke 56 Unpad Atas Pengabdian Dan Jasanya yang Luar Biasa Dalam Mendorong Dan Mengembangkan Sumber Daya Manusia Untuk Peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Jawa Barat Yang Diserahkan Oleh Rektor Unversitas Padjajaran Prof. Dr. Ir. Ganjar Kurnia, DEA Kepada Gubernur Jwa Barat, Jatinangor 11 September 2013.
    • Penghargaan WTP Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Pemerintah Tahun 2013
    • Penghargaan Anubhawa Sasana Desa Sebagai Keberhasilan Dalam Membina Dan Mengembangkan Desa/Kelurahan Sadar Hukum Di Wilayah Provinsin Jawa Barat Yang Diserahkan Langsung Oleh Menteri Hukum Dan HAM RI Kepada Gubernur Jawa Barat Di Bandung 9 Mei 2013.
    • Penghargaan Most Distinguished Planning Innovation Award For Metropolitan Development dari Dekan Planologi ITB, Senin 21 Oktober 2013.
    • Penghargaan dari Menteri Hukum dan HAM RI Amir Syamsudin, penetapan kawasan budaya Hak Kekayaan Intelektual (HKI) di Aula Barat Gedung Sate. Selasa 22 oktober 2013.
    • E-Procurement Award Tahun 2013 Kategori Kepemimpinan Dalam Transformasi Sistem Pengadaan, yang diserahkan oleh Kepala LKPP Agus Raharjo Di Jakarta 20 November 2013.
    • Penghargaan Anugrah Media Humas (AMH) 2013 Sebagai Terbaik I kategori Pemberitaan Media Internal pemerintah provinsi/kabupaten/kota.
    • Penghargaan Anugerah Media Humas (AMH) 2013 Terbaik I Kategori Advertorial pemerintah provinsi/kabupaten/kota
    • Penghargaan Anugerah Media Humas (AMH) 2013 Terbaik I Kategori Laporan Kerja pemerintah provinsi/kabupaten/kota
    • Penghargaan Anugerah Media Humas (AMH) 2013 Terbaik I Kategori merchandise utama pemerintah provinsi/kabupaten/kota
    • Juara Umum Anugerah Media Humas 2013 di Solo, 20 Nopember 2013.
    • Penghargaan Adhi Karya Pangan Nusantara, Oleh Wapres RI, Boedhiono Di Istana Wapres Jakarta, Jumat 29 November 2013
    • Penghargaan Transmigration Award Tahun 2013 Dari Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi RI.
    • Penghargaan Pekerjaan Umum Tahun 2013 terbaik ke-1 Sub Bidang Bina Marga Penyelenggaraan Jalan dan Jembatan
    • Penghargaan Pekerjaan Umum Tahun 2013 terbaik ke-2 Sub Bidang Penyelenggaraan Penataan Ruang
    • Penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya 2013, Diserahkan oelh Presiden RI di Sasana Kriya TMII Jakarta, Rabu 18 Desember 2013
    • Penghargaan Adiupaya Puritama 2013, Peringkat Pertama Pembina Pemerintah Kabupaten
    • Penghargaan Adiupaya Puritama 2013, Peringkat Pertama Pembina Pemerintah Kota Menengah / Kecil
    • Penghargaan Adiupaya Puritama 2013, Peringkat Kedua Pembina Pemerintah Kota Metropolitan / Besar
  • 2014
    • Penghargaan Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) Cinta Karya Bangsa
    • Penghargaan Most inspirational Regional Leader dari MEN's Obsession Awards 2014
    • Anugerah TEPPA (Tim Evaluasi dan Pengawasan Penyerapan Anggaran) Tingkat Nasional dengan Predikat terbaik 2 dari UKP 4
    • Penghargaan Government Award kategori pendidikan versi Sindo Weekly
    • Penghargaan Demokrasi Award dari Harian Rakyat Merdeka
    • Menerima Penghargaan : ISO 9001:2008 Lingkup Administrasi Publik Proses Penyelenggaraan Naskah Kerjasama Antar Daerah diterima oleh Asisten Pemerintahan Hukum dan HAM dari Lembaga Sertifikasi ISO Mutu Agung Lestari
    • Penghargaan Pangripta Nusantara Utama dari Bappenas
    • Penghargaan Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2014, oleh Menpan RI
    • Penghargaan K3 Terbaik 2014 dari Menteri Tenaga Kerja
    • Juara I pertunjukan Rakyat pada acara Pekan Informasi Nasional di Padang
    • Penghargaan Bhumandala Award 2014 dari kepala Badan Informasi Geospasial
    • Penghargaan [[Lencana Utama Adhibakti Tani dari Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Nasional
    • Penghargaan Environment Award ke-20 dari Kementrian Lingkungan Hidup
    • Si kompak Award, Pembina Terbaik Nasional Kategori Badan Kerjasama Antar Desa dari Wapres RI
    • Penghargaan Satyalancana Wirakarya Pembangunan Pertanian dari Presiden
    • Menerima Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Provinsi Jawa Barat tahun Anggaran 2013 dengan opini Wajar tanpa Pengecualian (WTP) yang diserahkan langsung oleh Anggota V BPK RI, Dr. Agung Firman Sampurna, SE, M.Si. dalam sidang Paripurna Istimewa DPRD Provinsi Jawa Barat di Gedung DPRD Provinsi Jawa Barat, Selasa 16 Juni 2014
    • Penghargaan Pemrakarsa Penguatan SIDa "Peningkatan Nilai Tambah Perikanan Darat" pada Hari Kebangkitan Teknologi nasional XIX, yang diserahkan oleh Menteri Riset dan Teknologi Gusti Muhammad Hatta
    • Penghargaan Anubhawa Sasana dari Menteri Hukum dan HAM Amir Syamsuddin
    • Anugerah Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman Kategori Pemerintah Provinsi Peduli Museum 2014 dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI diserahkan oleh Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Wiendu Nuryanti
    • WTP ke Tiga kalinya berturut-turut Atas Keberhasilan dalam Menyusun dan Menyajikan Laporan Tahun 2013 dengan Capaian Standar Tertinggi dalam Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Pemerintah diserahkan oleh Wakil Presiden RI
    • Penghargaan Hasil Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Pemerintah Provinsi yang diserahkan Oleh Wapres RI
    • Penghargaan Adiupaya Puritama 2014 oleh Menpera
    • Investment Award Penganugerahan Penghargaan Kepada Penyelenggara PTSP Bidang Penanaman Modal Provinsi, Kabupaten, dan Kota Terbaik Tahun 2014
    • Penghargaan Fasilitator Penegasan Batas Daerah Tahun 2014, oleh Mendagri RI, DR. H. Gamawan Fauzi, SH. MM
    • Penghargaan sebagai provinsi dengan Produk Pertanian Unggulan Berdaya Saing terbanyak tahun 2014 yang diserahkan Menteri Pertanian
    • Penghargaan Anugerah Peduli Pendidikan 2014 Kategori Provinsi, Kabupaten, dan Kota yang diserahkan Menteri Pendidikan
    • Sindo Trijaya Award 2014 Kategori Loyal Client,
    • Penganugerahan Badega Ki Sunda kepada Gubernur Jawa Barat pada acara Malam Budaya RMOL Jabar
    • Procurement Award untuk kategori kepemimpinan dalam transformasi pengadaan secara elektronik, yang diserahkan oleh Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional / Kepala Bappenas, Andrinof Chaniago
    • Anugerah Media Humas, oleh Menteri Komunikasi Dan Informatika RI, Rudiantara
    • Penghargaan Kemendag Kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat Sebagai Pemerintah Daerah Peduli Konsumen 2014
    • Anugerah Media Humas 2014 Terbaik I Kategori Laporan Kehumasan Pemerintah Provinsi/Kabupaten/Kota
    • Anugerah Media Humas 2014 Terbaik I Kategori Merchandise Utama Pemerintah Provinsi/Kabupaten/Kota
    • Anugerah Media Humas 2014 Terbaik I Kategori Advertorial Pemerintah Provinsi/Kabupaten/Kota
    • Anugerah Media Humas Juara Umum Tahun 2014 Di Hotel Haris Bandung, Rabu 26 November 2014
    • Penghargaan Manggala Karya Bakti Husada Pada Puncak Acara Hari Kesehatan Nasional yang diserahkan oleh Puan Maharani Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan
    • Penghargaan Peringkat Pertama Lomba Penanaman Satu Miliar Pohon Tingkat Nasional 2013.
    • Penghargaan Kepala Daerah Inovatif 2014 kategori Gubernur versi koran Sindo,
    • Penghargaan Mitra Strategis Pemilu dari KPU
    • Penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya tahun 2014
    • Penghargaan Adhikarya Pangan Nusantara Tahun 2014, oleh Presiden RI

Kontroversi[sunting | sunting sumber]

Isu larangan Tari Jaipong[sunting | sunting sumber]

Pada awal tahun 2009 beredar isu larangan Tari Jaipong di Jawa Barat oleh Ahmad Heryawan. Ia langsung membantahnya melalui keterangan pers bahwa ia hanya menghendaki agar pakaian dan gerakan penari diperhalus dan lebih sopan serta terhormat.[69]

Isu Gunung Ciremai[sunting | sunting sumber]

Desas-desus Gunung Ciremai yang akan dijual kepada Chevron membuat Ahmad Heryawan membuka suara dan menyatakan bahwa berita tersebut hanyalah hoax dan ia memperingatkan bahwa penyebar pesan palsu tersebut dapat dipidana.[70]

Serba-serbi[sunting | sunting sumber]

Pada malam tahun baru 2010 Ahmad Heryawan melakukan Pemberian Penghargaan Bidang Seni, Budaya dan Pariwisata Jabar 2009, peresmian Pemancar Improvement on Television Transmitting Station (ITTS) untuk 3 wilayah, dan muhasabah bersama dengan masyarakat di Masjid Gedung Pusat Dakwah Islam Jawa Barat untuk mensyukuri prestasi yang telah terlaksana pada tahun 2009 dan berharap tahun 2010 bisa lebih baik.[71]

Galeri foto[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ LIPIA Wisuda 600 Sarjana Syariah
  2. ^ a b http://www.fokusjabar.com/2014/11/19/resmi-sandang-master-sains-aher-ingin-tingkatkan-green-economy/
  3. ^ "Ahmad Heryawan Kembali Raih Doktor Honoris Causa". Galamedia. 18 Juli 2014. 
  4. ^ "Di HUT Jabar Ke-69, Jabar Raih Tiga Kali WTP dan 150 Penghargaan Nasional". 20 Agustus 2014.
  5. ^ http://www.fokusjabar.com/2015/04/29/jabar-kembali-menerima-anugerah-pangripta-nusantara/
  6. ^ Sekretaris DPW PPP Jabar: Jabar Tetap Solid Dukung Aher Demiz, diakses dari situs Lensa Indonesia
  7. ^ Hasil Rekapitulasi KPU, Aher-Deddy Pemenang Pilgub Jabar 2013, diakses dari situs Detik Bandung
  8. ^ "Ahmad Heryawan Kukuh Nyapres". MetroTV News. 26 Maret 2014. 
  9. ^ "PKS Klaim 8 Provinsi Dukung Aher Jadi Capres". Republika. 25 Maret 2014. 
  10. ^ "Deddy Mizwar Dukung Niat Aher Untuk Nyapres". Kompas. 26 Maret 2014. 
  11. ^ "Usung Heryawan Jadi Capres, Baraya Dideklarasikan". Viva News. 3 Maret 2014. 
  12. ^ "Tamsil Yakin Tiga Kandidat Bakal Capres PKS Bisa Majukan Indonesia". Kompas. 24 Maret 2014. 
  13. ^ "Ahmad Heryawan Blusukan ke Pasar Baros". Pikiran Rakyat. 24 Maret 2014. 
  14. ^ "Aher Traktir Nasi Kuning dan Jadi Tukang Ojek". Pikiran Rakyat. 25 Maret 2014. 
  15. ^ "Aher Ajak Mahasiswa Wujudkan 'Indonesia Super'". Republika. 19 Maret 2014. 
  16. ^ "Aher Akui Diminta Bersanding dengan Jokowi". Analis Daily. 31 Maret 2014. 
  17. ^ "Hatta sebut partai pendukung Prabowo solid soal cawapres". Merdeka. 18 Mei 2014. 
  18. ^ "Prabowo Pilih Hatta, Ahmad Heryawan Legawa". Tempo. 19 Mei 2014. 
  19. ^ "Ditunjuk Ketua Tim Pemenangan Jabar Aher Total Football Menangkan Prabowo-Hatta". Inilah. 21 Mei 2014. 
  20. ^ "Heryawan: 9 Kepala Daerah di Jabar Jadi Tim Sukses Prabowo-Hatta". Kompas. 27 Mei 2014. 
  21. ^ "Heryawan Bakal Tarik Deddy Mizwar Masuk Timses Prabowo-Hatta". Suara Merdeka. 27 Mei 2014. 
  22. ^ "Di Jabar, Prabowo-Hatta Raih Keuntungan". JPNN. 3 Juni 2014. 
  23. ^ "PKS Kerahkan 4 Gubernur Menangkan Prabowo-Hatta". Viva News. 22 Mei 2014. 
  24. ^ "Jadi Tim Pemenangan Capres, Aher Diminta Mundur Sebagai Gubernur". Pikiran Rakyat. 24 Mei 2014. 
  25. ^ "Aher Dicurigai Manfaatkan Birokrasi Untuk Prabowo". JPNN. 31 Mei 2014. 
  26. ^ "Tim Jokowi Siap Awasi Gubernur Jabar". Tribun News. 4 Juni 2014. 
  27. ^ "UU Memperbolehkan Kepala Daerah Jadi Tim Sukses". Harian Terbit. 28 Mei 2014. 
  28. ^ "Kampanye Prabowo-Hatta, Gubernur Jabar dan Wakilnya Kompak Cuti". Kompas. 10 Juni 2014. 
  29. ^ "Jadi Jurkam Prabowo-Hatta, Aher Ambil Cuti Jumat Pekan Ini". Detik News. 12 Juni 2014. 
  30. ^ "Anggaran Pendidikan 20% dari APBD Jabar". Gatra. 31 Desember 2008. 
  31. ^ "Gubernur Buka Perkemahan Santri". Pikiran Rakyat. 29 Desember 2008. 
  32. ^ "Pendidikan dan Pernikahan Dini Menjadi Persoalan Perempuan". Tempo. 22 Desember 2008. 
  33. ^ "Gubernur Jabar Lepas Peserta KKN Mahasiswa Unpad". 30 Juni 2009. 
  34. ^ "Gubernur Jabar Wajibkan Pelajar Miliki Rekening Tabungan". TV One News. 20 Februari 2014. 
  35. ^ "Gubernur Akan Bangun Penginapan di Pusdai". Tempo. 9 April 2014. 
  36. ^ "Pemprov Jabar Berencana Tambah Enam Perguruan Tinggi Negeri". Kompas. Selasa, 29 April 2014. 
  37. ^ "Primata Ganteng yang Dekat dengan Masyarakat Sunda". Pontianak Post. 5 Mei 2014. 
  38. ^ "PERBAIKAN JALAN SURADE - SAGARANTEN SUKABUMI JADI PRIORITAS". Antara. 26 Desember 2008. 
  39. ^ "Sebelum Puasa, Semua Jalan Nasional di Jabar Diperbaiki". Detik. 16 April 2014. 
  40. ^ "Gubernur: Jawa Barat 'Caang' 2010". Viva News. 27 Mei 2010. 
  41. ^ "MoU Monorel Bandung Raya dan Alat Pembakar Sampah Diteken". Kompas. 8 April 2014. 
  42. ^ "Bandung monorail to start construction on time in July". Jakarta Post. 10 April 2014. 
  43. ^ "Perancis Tawarkan Berbagai Proyek ke Pemprov Jawa Barat". Kompas. 23 April 2014. 
  44. ^ Shears, Richard (5 Juni 2007). "Is this the world's most polluted river?". The Daily Mail. Diakses tanggal 17 April 2014. 
  45. ^ Glennie, Alasdair, dan Cox, Laura (10 April 2014). "The river you can’t see for RUBBISH: Former Indonesian paradise is now clogged with household waste and toxic chemicals dumped by textile factories". The Daily Mail. Diakses tanggal 17 April 2014. 
  46. ^ a b "Aher: Iraha Citarum Bisa Diminum". Fajar Makassar. 15 April 2014. 
  47. ^ "Penindakan Terhadap Industri Pencemar Citarum akan Kembali Diintensifkan". Pikiran Rakyat. 18 April 2014. 
  48. ^ a b "Program Bestari Butuh Rp 120 M". Galamedia. 23 Juni 2014. 
  49. ^ "Menteri PU: Soal Air, Saya Tak Akan Gurui Gubernur Jabar". Kompas. 6 Mei 2014. 
  50. ^ "Gubernur Jabar Usulkan Pembelian Hutan Rakyat". Seruu.com. 15 Mei 2014. 
  51. ^ "JABAR FASILITASI PENGUATAN USAHA LUMBUNG PANGAN PERDESAAN". Antara. 31 Desember 2008. 
  52. ^ "800 PAKET BANTUAN GUBERNUR JAWA BARAT UNTUK LEMBAGA EKONOMI PRODUKTIF". Diakses tanggal 27 Maret 2014. 
  53. ^ "Petani Diminta Tetap Tanam Kedelai". Pikiran Rakyat. 28 Maret 2014. 
  54. ^ "Jawa Barat Dorong Pusat Dirikan Bank Pertanian". Diakses tanggal 27 Maret 2014. 
  55. ^ "Menteri Kelautan dan Perikanan bersama Gubernur Jawa Barat menekan Tombol Selubung Peta Program Minapolitan". Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia. 8 April 2010. Diakses tanggal 8 April 2014. 
  56. ^ "Aher Menerima Award dari SBY". Gala Media. 8 Juni 2014. 
  57. ^ "Kopi Jabar Terbaik". Gala Media. 27 Juni 2014. 
  58. ^ "Gubernur Dorong Pengembangan Agribisnis Kopi Jabar". Pikiran Rakyat. 26 Juni 2014. 
  59. ^ "Jabar Belum Bisa Penuhi Pesanan 3.000 Ton Kopi dari Maroko". Kompas. 30 Oktober 2014. 
  60. ^ "Jabar Raih Anugerah Produk Pertanian Berdaya Saing". Inilah.com. 11 Oktober 2014. 
  61. ^ "Jawa Barat Bagian Timur Untuk Industri Padat Karya". Tempo. 22 Maret 2014. 
  62. ^ a b "Tahun Depan, Dua Pertiga Tender Di Jawa Barat Lewat Elektronik". Tempo. 17 Desember 2008. 
  63. ^ "Gubernur Jabar Yakin LPSE Kurangi Korupsi". Detik. 17 Desember 2008. 
  64. ^ "Peraturan Gubernur Jawa Barat Nomor 63 Tahun 2009" (pdf). 
  65. ^ "BPKP Awasi Dana Bansos Pemprov Jabar". Tribun News. 22 April 2014. 
  66. ^ "Pemprov Jabar Bukukan WTP Ketiga Secara Beruntun". Suara Merdeka. 18 Juni 2014. 
  67. ^ "Puncak Peringatan Hapernas, Pemprov Jabar Raih Adiupaya Puritama 2014". Harian Bisnis. 25 September 2014. 
  68. ^ http://humas.jabarprov.go.id/penghargaan/
  69. ^ "Gubernur Jawa Barat Tanggapi Forum Facebook". Viva News. 6 Februari 2009. Diarsipkan dari versi asli tanggal 22 Maret 2014. 
  70. ^ "Gubernur Jabar: Penjualan Gunung Ciremai ke Chevron Hanya Kabar Bohong". Tribun News. 4 Maret 2014. 
  71. ^ "Malam Tahun Baru Gubernur Di Gedung Merdeka dan Pusdai". Pikiran Rakyat. 31 Desember 2009. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]

Jabatan politik
Didahului oleh:
Danny Setiawan
Gubernur Jawa Barat
2008–sekarang
Petahana