Pekan Olahraga Nasional XIX

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Pekan Olahraga Nasional XIX
"Berjaya di Tanah Legenda"
Kota Tuan Rumah Bandung, Jawa Barat
Acara 44 cabang olahraga
Upacara pembukaan 17 September 2016
Upacara penutupan 29 September 2016
Resmi dibuka oleh Presiden RI, Joko Widodo
Tempat utama Stadion Gelora Bandung Lautan Api
Pekanbaru XVIII Jayapura XX  >

Pekan Olahraga Nasional XIX, disingkat PON XIX, adalah ajang olahraga nasional utama yang diselenggarakan di Bandung, Jawa Barat, dari tanggal 17 sampai 29 September 2016.[1] Sebanyak 8403 orang atlet di luar atlet tuan rumah berpartisipasi dalam kompetisi ini. Provinsi termuda, Kalimantan Utara memulai debutnya di ajang PON XIX ini.

PON XIX terdiri dari 44 cabang olahraga dengan 366 pertandingan putra, 297 pertandingan putri, 36 pertandingan campuran, dan 57 pertandingan terbuka di 68 gelanggang yang tersebar di 16 kabupaten/kota di Jawa Barat, memperebutkan 756 medali emas[2], 756 medali perak[3], dan 954 medali perunggu dan, 12 cabang olahraga eksibisi.[4]

Cabang olahraga bisbol, gulat gaya Greco-Roman, futsal, dan sepak bola hanya mempertandingkan nomor putra, cabang olahraga renang indah, dan senam ritmik hanya mempertandingkan nomor putri, sementara cabang olahraga layang gantung, paralayang, berkuda, balap motor, dan dansa tidak membedakan nomor pertandingan berdasarkan jenis kelamin peserta.[5]. Cabang olahraga hoki, berkuda, drumben, dan dansa akan kembali dipertandingkan kembali setelah absen di PON XVIII,[6] sementara cabang olahraga renang perairan terbuka akan memulai debutnya pada PON edisi kali ini.[7]

Jawa Barat[8] terpilih sebagai tuan rumah pada rapat anggota Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) 2010 di Jakarta pada tanggal 27 April 2010.[9] Bandung terakhir kali menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional pada tahun 1961[10], dan pertama kalinya sejak tahun 2000, Pekan Olahraga Nasional berlangsung di Pulau Jawa.[11]

Pemilihan tuan rumah[sunting | sunting sumber]

Pada tanggal 18 Maret 2010, dua Provinsi Jawa Barat dan Banten mengajukan diri menjadi tuan rumah PON XIX/2016.[12]Jawa Barat terpilih menyingkirkan Banten sebagai tuan rumah PON XIX/2016 secara aklamasi dengan mendapatkan dukungan 246 suara dari 49 pengurus besar (PB) dan 33 pengurus provinsi yang hari pada pemilihan tanggal 27 April 2010.[13][14]

Ahmad Heryawan, Ketua Umum PB PON XIX/2016.

Pembangunan dan persiapan[sunting | sunting sumber]

Panitia Pengurus Besar (PB) Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX di Jawa Barat, dilantik pada tanggal 11 November 2013 dengan Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan sebagai ketua umum[15][16]. Prioritas pertama dari PB PON Jawa Barat adalah menyiapkan gelanggang arena pertandingan olahraga, baik dengan membangun tempat pertandingan baru maupun memperbaiki yang sudah ada,[16] PB PON juga akan bekerja sama dengan Pemerintah Kota Bandung untuk mempercepat penyelesaian pembangunan Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GLBA) di Gedebage, yang akan direncanakan untuk tempat pembukaan dan penutupan PON XIX/2016.[16]

Pada tanggal 12 Mei 2014, Pemerintah Provinsi Jawa Barat menggelontorkan dana awal sebesar Rp. 277 miliar dari dana APBD Provinsi Jawa Barat, dengan alokasi Rp. 140 miliar untuk pembangunan fasilitas baru dan Rp. 137 miliar untuk perbaikan fasilitas yang ada.[17]. Sebanyak 59 venue pertandingan yang direncanakan akan digunakan untuk PON XIX/2016, 42 venue merupakan lama yang direnovasi, 9 venue sewaan, dan 8 venue baru,[18][19], antara lain: GOR Bandung[20] (Bulu tangkis dan tarung derajat), Lapangan Futsal ITB Jatinangor (untuk cabang olahraga futsal), Graha Laga Satria ITB Jatinangor (pencak silat), Kolam Renang Si Jalak Harupat (polo air), Gedung Serba Guna Tinju Pelabuhan Ratu (tinju), dan Arena Panjat Tebing Cikole Lembang.[19]

Adanya keterlambatan dalam penyelesaian GOR Bandung, membuat PB PON XIX/2016 pada tanggal 8 April 2016 berencana memindahkan pertandingan Bulu tangkis ke GOR Bima Cirebon dan Tarung derajat ke GOR ITB Jatinangor.[21]. Pada tanggal 28 Mei 2016, Ketua PB PON XIX/2016, Ahmad Heryawan menandatangani SK pemindahan venue tiga cabang olahraga, yaitu bulu tangkis dari GOR Bandung ke GOR BIMA Cirebon, Tarung derajat dari GOR Bandung ke GOR Padjajaran, Kota Bandung, dan Balap motor dari Sirkuit Gerimang Kabupaten Subang ke Sirkuit Bukit Pesar di Kota Tasikmalaya,[22] membuat jumlah kabupaten/kota yang menjadi tuan rumah menjadi 16 kabupaten/kota.

Pada tanggal 8 Juni 2016, Ketua Bidang Pertandingan PON XIX/2016 Jabar, Yudha Munajat Saputra menyatakan kemungkinan adanya pemindahah lokasi pertandingan cabang olahraga tenis meja dari Telkom Convention Hall ke GOR ITB Jatinangor dikenakan adanya kegiatan akademis Telkom University sampai bulan agustus 2016, hal ini menyebabkan tidak dapat dilakukan tes arena pertandingan yang harus dilakukan tiga bulan sebelum pembukaan PON XIX/2016.[23] Pada tanggal 12 Juli 2016, dilaporkan proses pemindahan sudah hampir rampung, dan diharapkan bisa segera dilakukan test event di arena pertandingan.[24]

Gelanggang olahraga dan infrastruktur[sunting | sunting sumber]

Stadion Gelora Bandung Lautan Api sebagai tempat upacara pembukaan dan penutupan.

Gelanggang olahraga untuk pertandingan PON XIX/2016 tersebar di 16 kabupaten/kota di Jawa Barat, sebagian besar akan dilaksanakan di kawasan Bandung Raya, yaitu Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Kota Cimahi, dan Kabupaten Sumedang. Untuk akomodasi atlet dan ofisial di hotel dengan fasilitas minimal bintang tiga. PB PON bekerja sama dengan Perhimpunan Hotel dan Restoran (PHRI) Jawa Barat telah menginventaris dan menyiapkan sekitar 800 hotel. Pengaturan penempatan atlet dilakukan dengan memperhitungkan jarak dan waktu tempuh ke arena pertandingan, dengan perkiraan jarak tempuh sekitar 15 menit sampai satu jam antar kedua tempat. Semua posko utama kontingen akan berada di Kota Bandung.

PON XIX/2016 menggunakan gelanggang olahraga yang tersebar di 16 kabupaten/kota di Jawa Barat.[25]

Lokasi Venue Cabang Olahraga Kapasitas
Kota Bandung
Sport Jabar Arcamanik Lapang Voli Pasir Bola voli pantai -
Lapangan Baseball Bisbol -
Gymnasium, Graha Laga Satria, Graha Laga Tangkas Senam -
Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan,
Universitas Pendidikan Indonesia
Gymnasium FPOK UPI Taekwondo, Hoki Indoor 7.000
Lapang Softball FPOK UPI Sofbol Putri -
Sporthall FPOK UPI Sepak takraw 1.000
Kolam Renang FPOK UPI Renang, Renang Indah, Loncat Indah -
Kompleks Olahraga Saparua GOR Saparua Judo, Gulat -
Lapang Sepatu Roda Saparua Sepatu roda -
Kompleks Olahraga Siliwangi Arena Billiard Graha Siliwangi Biliar -
Arena Squash Graha Siliwangi Skuas -
Arena Bowling Graha Siliwangi Boling -
Stadion Siliwangi Kriket 36.000
Lapang Tenis Siliwangi dan Taman Maluku Tenis -
Stadion Gelora Bandung Lautan Api Pembukaan, dan Penutupan -
Sasana Budaya Ganesha, Institut Teknologi Bandung Karate, Kempo 3.500
GOR C-Tra Arena Bola basket
Hotel Savoy Homan Catur
Hotel Horison Bridge
Hotel Haris Anggar, Dance Sport
GOR Padjadjaran Wushu, Tarung derajat
Kabupaten Bandung
Sarana Olah Raga Si Jalak Harupat Stadion Si Jalak Harupat Sepak bola 40.000
GOR Jalak Harupat Angkat Besi, Angkat Berat, Bola voli indoor
Jalan raya sekitar Si Jalak Harupat Sepatu roda (team time trial dan maraton)
Kolam Renang Si Jalak Harupat Polo Air
Lapangan Softball Jalak Harupat Sofbol Putra
Lapangan Hockey Jalak Harupat Hoki Lapangan
Lapangan Panahan Jalak Harupat Panahan
Pangkalan Udara Sulaiman Aeromodeling, Menembak
Gedung Budaya Sabilulungan Binaraga
Kabupaten Bandung Barat
Bukit pasir panjang Layang gantung (Gantolle)
Pusat Kesenjataan Kavaleri, Parongpong, Lembang Berkuda (Ketangkasan)
Cikole, Lembang Panjat Tebing, Balap Sepeda Gunung
Waduk Saguling Ski Air
Jalan Raya KBB-PWK-Subang-KBB Balap Sepeda Jalan Raya
Kabupaten Sumedang
Institut Teknologi Bandung kampus Jatinangor Graha Laga Satria Pencak Silat 5.000
Lapang Futsal ITB Jatinangor Futsal 1.800
GOR 3 Tenis Meja 1.700
Bukit Batudua Gunung Lingga Layang gantung/Gantolle, Paralayang
Bandung Giri Gahana Golf Golf
Kota Cimahi
Lapang Tembak Cisangkan Menembak
Velodrome Munaip Saleh Balap Sepeda (Trek)
Kabupaten Bogor
Stadion Pakansari Atletik, Drumben, Sepak bola 60.000
Stadion Anggraini Sepak bola
Kabupaten Indramayu
Pantai Tirtamaya Renang perairan terbuka, Selam (Laut)
Pantai Balongan Indah Layar
Kabupaten Pangandaran
Bandar Udara Nusawiru Terjun Payung
Trek Pacuan Kuda Pangandaran Berkuda (Pacuan)
Kabupaten Subang
Pangkalan Udara Suryadarma Terbang Layang
Kabupaten Karawang
Klari, Karawang Situ Cipule Dayung, Kano, Perahu naga
Kabupaten Sukabumi
GSG Tinju Pelabuhan Ratu Tinju
Kota Cirebon
GOR Bima Bulu tangkis
Kolam Renang Catherine Surya, Kompleks Bima Madya Selam (Kolam)
Kabupaten Bekasi
Stadion Wibawa Mukti Sepak bola 30.000
Kota Bekasi
Stadion Patriot Sepak bola 30.000
Kabupaten Ciamis
Sirkuit Taman Hutan Kota Cigembor Balap Sepeda BMX
Kota Tasikmalaya
Sirkuit Bukit Peusar Balap motor

Keamanan[sunting | sunting sumber]

Proses pengamanan PON XIX/2016 akan dilaksanakan oleh Kepolisian Daerah Jawa Barat, dengan dibantu oleh Tentara Nasional Indonesia, Polisi Pamong Praja, dan instansi terkait lainnya. Salah satu isu yang menjadi perhatian utama adalah mewaspadai adanya ancaman terorisme terutama terkait dengan adanya tragedi terorisme bom Sarinah, Jakarta.[26] Langkah teknis pengamanan akan dilakukan dari hulu hingga hilir. Di fase hulu, segala hal yang berkenaan dengan tahapan persiapan PON XIX/2016, Kepolisian Daerah Jawa Barat sudah menyiapkan tim advokasi. Sistem pengamanan akan dilaksanakan dengan tiga opsi masing-masing refresif, persuasif serta preventif.Penggunaan tiga opsi langkah tersebut, didasarkan atas pertimbangan potensi bahaya di masing-masing wilayah.[27]

Kirab obor[sunting | sunting sumber]

Prototipe dari obor PON XIX/2016 diperkenalkan ke publik pada tanggal 16 Maret 2016, dengan tinggi 70 cm dan berat 2 Kg. Bagian atas dari obor dibuat dari kuningan dengan menampilkan motif batik “Kawung Ece” dari Kabupaten Garut dengan logo PON XIX/2016. Bahan kayu yang digunakan adalah “kayu ruyung” yakni kayu dari pohon kawung atau enau” Selain obor, pada kirab api PON itu juga akan disertakan lentera yang berbentuk motif Gedung Sate. Kemudian tungku untuk menyimpan api.[28]

Api PON XIX/2016 Jawa Barat akan diambil dari sumber api abadi di Desa Majakerta, Kecamatan Balongan, Kabupaten Indramayu pada tanggal 5 September 2016 pukul 07.00, pengambilan api dilakukan oleh Ketua Umum KONI Pusat, Tono Suratman didampingi Bupati Indramayu Hj Anna Sophanah. Selanjutnya obor Api PON diserahkan kepada Kopda Yulianto dari Arhanudse Kodam III Siliwangi dan diarak oleh pasukan gabungan menuju alun-alun Indramayu yang berjarak sekitar lima kilometer.[29] Kirab api PON yang akan melintasi 27 kabupaten/kota di Jawa Barat. Perjalanan Api PON direncanakan akan menempul 1.005,4 kilometer. Kabupaten/kota terakhir yang disinggahi dalam satu hari kirab obor akan menjadi tempat disemayamkannya api PON, sebanyak 10 kabupaten/kota akan menjadi tempat disemayamkannya Api PON selama satu malam, kecuali Kota Bekasi yang akan menjadi tempat bersemayam Api PON selama tiga hari dari tanggal 10 sampai 12 September dikarenakan adanya jeda libur Idul Adha.[30]

Pada tanggal 16 September, Api PON akan diarak menuju Balai Kota Bandung untuk kemudian menuju Gedung Sate untuk disemayamkan terakhir kalinya. Pada tanggal 17 September, Kirab Api PON akan diberangkatkan menuju tempat upacara Pembukaan PON XIX/2016 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api.[31]

Rute kirab obor[sunting | sunting sumber]

5 September (Hari 1)

6 September (Hari 2)

7 September (Hari 3)

8 September (Hari 4)

9 September (Hari 5)

10 September (Hari 6)

11 September (Hari 7)

12 September (Hari 8)

13 September (Hari 9)

14 September (Hari 10)

15 September (Hari 11)

16 September (Hari 12)

17 September (Hari 13)

Pesta olahraga[sunting | sunting sumber]

Upacara pembukaan[sunting | sunting sumber]

Upacara pembukaan akan berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kota Bandung pada tanggal 17 September 2016.

Cabang olahraga[sunting | sunting sumber]

Program Pekan Olahraga Nasional XIX memperlombakan 44 cabang olahraga dengan total 65 disiplin dan 756 pertandingan.

Cabang olahraga eksibisi[sunting | sunting sumber]

Provinsi peserta[sunting | sunting sumber]

Sebanyak 34 provinsi termasuk provinsi baru Kalimantan Utara[33][34], berpartisipasi dalam PON XIX/2016 di Bandung, Jawa Barat.

Peserta Pekan Olahraga Nasional XIX

Jadwal[sunting | sunting sumber]

Seluruh waktu menggunakan Waktu Indonesia Barat (UTC+07:00)
Jadwal pertandingan berdasarkan technical handbook dari masing-masing cabang olahraga[35]

UB Upacara Pembukaan Pertandingan 1 Perebutan medali emas UT Upacara Penutupan
September 13
Sel
14
Rab
15
Kam
16
Jum
17
Sab
18
Min
19
Sen
20
Sel
21
Rab
22
Kam
23
Jum
24
Sab
25
Min
26
Sen
27
Sel
28
Rab
29
Kam
Total medali emas
Upacara (pembukaan / penutupan) UB UT
Aeromodelling 9
Anggar 2 2 2 2 2 2 12
Angkat berat 15
Angkat besi 4 4 4 3 15
Atletik 8 11 7 10 7 2 2 47
Balap motor 4
Balap sepeda BMX 2 22
Sepeda gunung 1 2 2
Jalan raya 2 2 2
Trek 1 5 3
Berkuda Ketangkasan 1 1 1 3 1 1 2 15
Pacuan 5
Biliar 2 4 1 3 2 4 16
Binaraga 8 8
Bisbol 1 1
Bola basket 2 2
Bola voli Voli Indoor 2 4
Voli pantai 2
Boling 1 2 2 4 2 11
Bridge 3 2 5
Bulu tangkis 2 5 7
Catur 4 1 4 1 4 1 15
Dansa 15
Dayung 7 8 15
Futsal 1 1
Golf 4 2 1 7
Gulat 4 4 5 4 5 4 26
Hoki Hoki indoor 2 4
Hoki lapangan 2
Judo 8 2 8 2 2 22
Kano Slalom 2 16
Sprint 5 3 6
Karate 4 6 5 2 17
Kempo 17
Kriket 2 2 4
Layang gantung 2 4 6
Layar 25 25
Loncat indah 2 2 2 2 2 10
Menembak 10 5 9 6 4 34
Orkes barisan 2 1 1 2 1 1 2 10
Panahan 5 5 8 18
Panjat tebing 2 2 2 2 2 3 3 2 18
Paralayang 8
Pencak silat 2 2 8 9 21
Perahu naga 3 3 3 9
Polo air 1 1 2
Renang 7 7 7 7 6 6 40
Renang indah 1 1 1 3
Renang perairan terbuka 2 2 2 6
Selam Kolam 6 4 4 22
Laut 3 3 2
Senam Aerobik 2 1 23
Artistik 2 2 10
Ritmik 1 1 4
Sepak bola 1 1
Sepak takraw 2 2 2 2 8
Sepatu roda 4 4 4 4 16
Ski air 2 2 8 12
Skuas 2 2 1 5
Sofbol 2 2
Taekwondo 7 6 5 2 20
Tarung derajat 17
Tenis 2 5 7
Tenis meja 2 3 2 7
Terbang layang 1 2 2 1 1 2 9
Terjun payung 6
Tinju 16 16
Wushu 2 2 6 13 23
Total Perebutan medali emas 0 9 21 27 25 756
Total kumulatif 0 9 30 57 82
September 13
Sel
14
Rab
15
Kam
16
Jum
17
Sab
18
Min
19
Sen
20
Sel
21
Rab
22
Kam
23
Jum
24
Sab
25
Min
26
Sen
27
Sel
28
Rab
29
Kam
Total medali emas


Perolehan medali[sunting | sunting sumber]

Legenda
  Provinsi tuan rumah ditandai dengan warna lavender biru
Per. Provinsi Emas Perak Perunggu Jumlah
1  Jawa Barat 217 157 157 531
2  Jawa Timur 132 138 134 404
3  DKI Jakarta 132 124 118 374
4  Jawa Tengah 32 56 85 173
5  Kalimantan Timur 25 41 73 139
6  Bali 20 21 35 76
7  Riau 18 26 27 71
8  Papua 17 19 32 68
9  Sumatera Utara 16 17 33 66
10  DI Yogyakarta 16 16 25 57
11  Sumatera Barat 14 10 20 44
12  Sulawesi Selatan 12 23 28 63
13  Banten 11 10 26 47
14  Nusa Tenggara Barat 11 10 18 39
15  Lampung 11 9 16 36
16  Kalimantan Selatan 9 10 18 37
17  Aceh 8 7 9 24
18  Nusa Tenggara Timur 7 7 9 23
19  Kepulauan Riau 7 4 7 18
20  Maluku 7 3 9 19
21  Sumatera Selatan 6 11 14 31
22  Kalimantan Barat 6 8 16 30
23  Jambi 6 6 21 33
24  Sulawesi Tenggara 6 4 4 14
25  Papua Barat 4 2 10 16
26  Kalimantan Tengah 3 4 4 11
27  Kalimantan Utara 3 0 3 6
28  Gorontalo 2 0 1 3
29  Bangka Belitung 1 6 4 11
30  Maluku Utara 1 1 2 4
31  Sulawesi Utara 1 0 8 9
32  Sulawesi Tengah 0 4 7 11
33  Bengkulu 0 2 2 4
34  Sulawesi Barat 0 0 1 1
Total 761 756 976 2493

Upacara penutupan[sunting | sunting sumber]

Upacara penutupan juga akan berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kota Bandung pada tanggal 29 September 2016.

Penyiaran[sunting | sunting sumber]

PB PON dan PT MNC TV menandatangani kesepakatan pada tanggal 12 Juli 2016 untuk penyiaran PON XIX/2016 di tiga stasiun televisi yang tergabung dalam grup PT MNC TV, yaitu: MNCTV, MNC Sports (televisi berbayar), iNews TV dengan fokus pada tiga cabang olahraga yaitu: bulu tangkis, sepak bola[36], dan futsal.[37][38] Sementara cabang-cabang olahraga lainnya disiarkan secara antar gelanggang di TVRI Nasional.

Pemasaran[sunting | sunting sumber]

Prangko[sunting | sunting sumber]

Pada tanggal 9 September 2016, PT Pos Indonesia meluncurkan seri prangko bertemakan PON XIX/2016. Seri prangko tersebut didesain oleh Anwar Firdaus dengan menampilkan hewan asli Jawa Barat yang menjadi maskot PON XIX/2016 dan Peparnas XV/2016 yaitu surili. Selain itu juga menampilkan 12 cabang olahraga yang dipertandingkan di PON XIX/2016 diantaranya, terjun payung, sepak bola, paralayang, dan bisbol yang mewakili olahraga air, kedirgantaraan, terukur, bela diri dan olahraga permainan. PT Pos menyiapkan sebanyak 50 lembar prangko untuk diedarkan di seluruh Indonesia.[39] Selain prangko juga dijual empat sampul hari pertama yang merupakan amplop sekaligus prangko, dan 15 lembar kartu pos dengan desain cabang olahraga yang dipertandingkan di PON XIX.[40]

Lagu resmi[sunting | sunting sumber]

Dalam acara hitung mundur 111 hari menjelang PON 2016 di Monumen Perjuangan Rakyat Jawa Barat yang diselenggarakan pada tanggal 29 Mei 2016, lagu "Berjaya di Tanah Legenda" resmi diluncurkan sebagai lagu resmi PON XIX/2016 dan Peparnas XV/2016.[41] Lagu ini dinyanyikan oleh vokalis grup musik Gigi, Arman Maulana. Lagu tersebut diciptakan dan diaransemen oleh komposer Dwiki Dharmawan, dan liriknya diciptakan oleh budayawan Eddy D. Iskandar.[41][42] Lagu ini menjadi lagu latar untuk iklan layanan masyarakat "Berjaya di Tanah Legenda" yang menjadi video promosi untuk PON XIX/2016 dan Peparnas XV/2016.

[sunting | sunting sumber]

Logo PON XIX/2016 dirancang oleh Humroti, mahasiswi Institut Seni Indonesia Yogyakarta, pemenang sayembara logo PON XIX/2016 dan Pepernas XV/2016. Kujang menjadi logo resmi PON XIX/2016 dan Pepernas XV/2016, kujang merupakan senjata khas tradisional Jawa Barat. Elemen dasar logo adalah bentuk Kujang (senjata tradisional khas Jawa Barat) yang terbentuk dari api obor yang berkobar sebagai simbol semangat untuk meraih prestasi tertinggi. Kepala kujang berwarna merah menjadi simbol bahwa hanya yang memiliki semangat tertinggi dan yang terkuat yang mampu menjadi juara pada PON XIX. Lima bagian obor yang berwarna-warna mewakili jari tangan manusia; sebagai simbol pelaksanaan PON XIX dan Peparnas XV digenggam oleh Jawa Barat sebagai tuan rumah.[43][44]

Dalam logo ini, terdapat enam lingkaran yang terbentuk dari lima lingkaran Olympic sebagai simbol olahraga universal; dipadukan dan diperkuat oleh satu lingkaran tambahan sebagai simbol persatuan dan kesatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia, sekaligus simbol semangat untuk berjaya di tanah legenda, tanah Jawa Barat. Dalam logo Peparnas XV 2016 Jawa Barat, ada tiga lekuk dinamis yang merepresentasikan semangat dan dinamika para difabel untuk berjaya di tanah legenda Jawa Barat. Tulisan PON dan PEPARNAS berwarna biru sebagai simbol profesional. Angka Romawi berwarna merah dan tahun berwarna hitam menunjukan semangat penyelenggaraan ke sekian kalinya. Sementara tipografi khusus untuk frasa Jawa Barat mencerminkan kekuatan tradisi provinsi Jawa Barat sebagai penyelenggara. Secara ringkas, makna filosofi logo tersebut menunjukkan bahwa penyelenggaran PON kembali ke Jawa Barat sebagai tuan rumah penyelenggaraan PON XIX.[44]

Maskot[sunting | sunting sumber]

Maskot Pekan Olahraga Nasional 2016 Lili dan Lala

Pemilihan maskot PON XIX/2016 dan Peparnas XV/2016 dilakukan secara sayembara, pada tanggal 8 Maret 2014 diumumkan Surili akan menjadi maskot PON XIX/2016, pembuat desain maskot tersebut adalah Tony Suhendar, seorang karyawan swasta asal Kota Bandung. Surili dipilih karena merupakan hewan asli Jawa Barat dengan status dilindungi oleh IUCN (The International Union for Conservation of Nature) sejak tahun 1974. Keberadaan Surili hanya dapat ditemukan di kawasan hutan konservasi Taman Nasional Gede Pangrango dengan populasi hanya antara 4000 - 6000 ekor. Sebagai maskot, Surili dikenakan Iket alias pengikat kepala khas Jawa Barat yang mencerminkan nilai luhur tradisi dan karakter masyarakat Jawa Barat, yakni “Cageur, Bageur, Bener dan Pinter”. Pemilihan satwa endemik tersebut sebagai maskot PON XIX dan Peparnas XV 2016 Jawa Barat ini juga untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat guna semakin melindungi dan melestarikannya.[43][45]

Tiket[sunting | sunting sumber]

Mekanisme pembelian tiket diumumkan pada tanggal 15 Maret 2016, penjualan tiket diberlakukan untuk acara pembukaan dan penutupan PON di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kota Bandung, dan 16 cabang olahraga populer yang dilaksanakan di gelanggang, yaitu sepak bola, bola voli, bulu tangkis, tarung derajat, tinju, renang, renang indah, sepak takraw, wushu, bola basket, tenis lapangan, gulat, judo, futsal, dan dansa. Sementara cabang olahraga lainnya dapat disaksikan secara gratis. Pembelian tiket melalui internet dilakukan mulai April hingga 16 September 2016, dan pembelian langsung di arena pertandingan dilakukan mulai 17 – 29 September 2016.[46]

Masalah dan kontroversi[sunting | sunting sumber]

Penggunaan Stadion Gelora Bandung Lautan Api[sunting | sunting sumber]

Pembukaan dan penutupan PON XIX/2016 pada awalnya direncanakan akan dilaksanakan di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kota Bandung,[47] namun setelah dilakukan uji kelayakan berkaitan dengan adanya kasus korupsi dalam pembangunan stadion ini[48][49], Kabareskrim Komjen Pol Budi Waseso pada tanggal 29 Juli 2015 menyarankan agar Stadion Gedebage tidak digunakan dikarenakan konstruksi bangunan yang tidak layak[50]. Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan pada tanggal 29 Agustus 2015 memutuskan untuk memindahkan acara pembukaan dan penutupan PON XIX/2016 ke Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung.[51][52]

Adanya pemindahan lokasi ini kemudian memunculkan reaksi, Wali kota Bandung, Ridwan Kamil memperjuangkan untuk kembali memindahkan pembukaan PON XIX/2016 ke Stadion Gelora Bandung Lautan Api[53], Kementerian Pemuda dan Olahraga Indonesia (Kemenpora) juga mengusahakan untuk meminta izin ke Kepolisian Republik Indonesia untuk menggunakan Stadion Gelora Bandung Lautan Api.[54][55]. Pada tanggal 28 Januri 2016 diadakan pertemuan antara Bareskrim Polri dengan Ketua Pengurus Besar PON Ahmad Heryawan dan Wali kota Bandung, Ridwan Kamil di Mabes Polri, Jakarta. Hasil dari pertemuan tersebut disetujui untuk melakukan perbaikan Stadion Gelora Bandung Lautan Api[56]. Perbaikan mulai dilakukan pada tanggal 10 Februari 2016[57][58], perbaikan diharapkan bisa dilakukan sebelum pembukaan PON XIX/2016, agar bisa dievaluasi kelayakannya.[59][60][61][62]

Pada tanggal 19 Juni 2016, Ketua Pengurus Besar PON Ahmad Heryawan menyatakan Stadion GLBA masih memungkinkan untuk menjadi tempat pembukaan PON XIX/2016 jika dapat menyelesaikan perbaikan pada bulan Juli 2016.[63] Pada tanggal 30 Juni 2016, Ketua Pengurus Besar PON Ahmad Heryawan menandatangai Surat Keputusan (SK) penetepan GLBA sebagai lokasi pembukaan dan penutupan PON XIX/2016, dengan pertimbangan sejak awal memang direncanakan sebagai lokasi pembukaan dan jarak dengan lokasi pembukaan dekat dengan penginapan kontingen peserta.[64]

Jumlah cabang olahraga[sunting | sunting sumber]

PON XIX/2016 mempertandingkan sebanyak 44 cabang olahraga merupakan yang terbanyak sepanjang sejarah penyelenggaraan PON.[65] Kementerian Pemuda dan Olahraga Indonesia (Kemenpora) melalui Deputi Peningkatan Prestasi Kemenpora Djoko Pekik Irianto, meminta untuk mengkaji ulang jumlah cabang olahraga yang dipertandingkan,[66][67] agar lebih menyesuaikan dengan cabang olahraga yang dipertandingkan di Asian Games dan Olimpiade. Penambahan cabang olahraga Kriket, Dansa, dan Drumben dikritik oleh KONI Jawa Timur sebagai bukti penyelenggaraan PON tidak lagi memiliki orientasi yang jelas dalam pembinaan olahraga di Tanah Air, ketiga cabang tersebut dianggap bukan merupakan cabang olahraga prestasi dikarenakan tidak adanya ajang pertandingan tingkat internasional.[68]

Perubahan jadwal[sunting | sunting sumber]

Pada awalnya, PON XIX/2016 akan dilaksanakan pada tanggal 9-21 September 2016, Namun, sehubungan dengan adanya kegiatan yang bersamaan dengan Idul Adha 1437H, maka jadwal pelaksaan PON XIX/2016 diundur 8 hari dari semula, yaitu tanggal 17-29 September 2016.[69]

Konflik Kemenpora dan PSSI[sunting | sunting sumber]

Adanya konflik antara Kementrian Pemuda dan Olahraga dengan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) dimulai dengan pembekuan PSSI oleh kemenpora pada 17 April 2015,[70] sehingga FIFA menjatuhkan sanksi pada tanggal 30 Mei 2015 dikarenakan adanya intervensi dari pemerintah,[71] menyebabkan sepak bola terancam tidak dipertandingkan di PON XIX/2016,[72][73] pra-PON sepak bola pada awalnya direncanakan akan terbagi menjadi enam zona pertandingan : Sumatera, Jawa, Bali-Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, dan Maluku-Papua dan akan dilaksanakan pada Oktober—November 2015,[74] namun terjadi pembatalan sejumlah pertandingan dikarenakan tidak adanya izin dari pihak kepolisian[75][76] dan tidak mendapatkan rekomendasi dari tim transisi.[77][78][79] Setelah beberapa bulan terkatung-katung, pada akhirnya pada bulan januari 2016 ditetapkan bahwa jadwal pertandingan pra-PON akan dilaksanakan di lima stadion di Jawa Barat, untuk lima zona pertandingan kecuali sumatera,[80][81] yang telah menyelesaikan pra-PON sepak bola di ajang Pekan Olahraga Wilayah Sumatera - IX, di Pangkal Pinang, Bangka Belitung dari tanggal 12 sampai 21 november 2015.[81]

Dualisme kepengurusan PTMSI[sunting | sunting sumber]

Dualisme kepengurusan Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) menimbulkan masalah adanya dua pra-PON Tenis meja, kepengurusan dibawah pimpinan Marzuki Alie yang didukung Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat menggelar pra-PON di Kota Bandung, Jawa Barat dari 18-25 Oktober 2015 yang didukung oleh KONI Pusat diikuti sebanyak 32 provinsi[82] dan kubu Komisaris Jendral (Purnawiran) Oegroseno menggelar pra-PON di Denpasar, Bali tanggal 19-26 Oktober 2015,[83]. Untuk menghindari kemungkinan gagal lolos ke PON XIX/2016 Pengurus Provinsi PTMSI Jawa Timur mengirimkan dua tim.[84]. Adanya dualisme ini menyebabkan ketidakjelasan mengenai status bagi tim yang lolos ke PON XIX/2016, sejumlah tim yang ikut pra-PON di Denpasar, Bali mendapati kuota atlet yang lolos berkurang, atau tidak ada sama sekali.[85][86][87][88][89]

Penggunaan dana bantuan desa[sunting | sunting sumber]

Untuk membantu pendanaan PON XIX/2016 yang telah menghabiskan biaya Rp 2,3 triliun, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan mengeluarkan kebijakan mengalihkan dana bantuan desa masing-masing sebesar Rp 100 juta untuk 5.319 desa di Jawa Barat dengan total Rp 531,9 miliar untuk PON XIX/2016.[90] Setelah mendapat reaksi penolakan dari sejumlah kepala desa se-Jawa Barat,[91][92] pengalihan dana dilakukan dengan tetap membayar dana desa sebesar Rp 50 juta untuk tahun 2016 dan Rp 50 juta digunakan untuk membantu pembiayaan PON XIX/2016, dan akan dibayarkan ke masing-masing desa pada tahun 2017.[93][94]

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "Pelaksanaan PON Jabar diundur". Antara News. 22 Januari 2016. Diakses tanggal 27 Juni 2016. 
  2. ^ divertal. "Perolehan Emas PON Kontingen Jabar Tembus Angka 200 | News | Arah.Com". Diakses tanggal 2016-10-03. 
  3. ^ divertal. "Peraih Medali Emas Terbanyak di PON Jabar 2016 | Arah.Com". Diakses tanggal 2016-10-03. 
  4. ^ http://www.pon-peparnas2016jabar.go.id/profil/peparnas/peparnas-xv-jabar
  5. ^ "Penyempurnaan keempat Surat Keputusan Ketua Umum KONI Pusat Nomor : 44 Tahun 2016 tentang Penetapan Cabang Olahraga, Nomor Pertandingan/Perlombaan dan Kuota Atlet Setiap Cabang Olahraga Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX-Tahun 2016, di Jawa Barat" (PDF). Situs Resmi PON XIX/2016. Diakses tanggal 1 Agustus 2016. 
  6. ^ "43 Cabang di PON Jabar 2016". Kompas. 21 September 2012. Diakses tanggal 1 Agustus 2016. 
  7. ^ "Pundi Medali di Perairan Terbuka". Pro Kalimantan Timur. 16 Desember 2015. Diakses tanggal 1 Agustus 2016. 
  8. ^ divertal. "Jabar Siap Bantu Papua Gelar PON 2020 | News | Arah.Com". Diakses tanggal 2016-10-03. 
  9. ^ "Jabar Tuan Rumah PON 2016". Suara Merdeka. 27 April 2010. Diakses tanggal 8 Juni 2016. 
  10. ^ "Jabar siap jadi tuan rumah PON 2016". Sindo News. 23 September 2012. Diakses tanggal 7 Juni 2016. 
  11. ^ "Sulawesi Selatan Siap Jadi Tuan Rumah PON 2020". Joglo Semar. 20 September 2012. Diakses tanggal 26 Juni 2016. 
  12. ^ "Banten dan Jabar Incar PON 2016". Kompas News. 18 Maret, 2010. Diakses tanggal 27 Maret 2016. 
  13. ^ "Jawa Barat tuan rumah PON 2016". Tempo Online. 27 April 2010. Diakses tanggal 27 Maret 2016. 
  14. ^ "Lebih Siap dari Banten, Jabar Terpilih Jadi Tuan Rumah PON XIX". Detik News. 28 April 2010. Diakses tanggal 7 Juni 2016. 
  15. ^ "PANITIA BESAR PON XIX/2016 JABAR DILANTIK SENIN". Antara News. 10 November 2013. Diakses tanggal 8 Juni 2016. 
  16. ^ a b c "Panitia Besar PON XIX Jawa Barat Resmi Dilantik". Pikiran Rakyat. 11 November 2013. Diakses tanggal 8 Juni 2016. 
  17. ^ "Jabar Mulai Gelontorkan Dana Pembangunan Venue PON". Antara News. 12 Mei 2014. Diakses tanggal 18 Juni 2016. 
  18. ^ "Venue PON 2016 sudah siap 94 persen". Antara News. 9 Desember 2015. Diakses tanggal 18 Juni 2016. 
  19. ^ a b "Jabar Terus Kebut Persiapan PON XIX 2016". Detik Sport. 10 Desember 2015. Diakses tanggal 18 Juni 2016. 
  20. ^ "GOR Bandung Dibangun Megah untuk PON". Antara News. 5 Maret 2014. Diakses tanggal 19 Juni 2016. 
  21. ^ "Bulu tangkis dan tarung derajat PON pindah venue". Antara News. 8 April 2016. Diakses tanggal 19 Juni 2016. 
  22. ^ "SK Tiga Venue Pon 2016 Jabar Sudah Ditandatangani". Pojok Satu. 30 Mei 2016. Diakses tanggal 19 Juni 2016. 
  23. ^ "Venue Tenis Meja Terancam Dipindahkan". Pojok Bandung. 8 Juni 2016. Diakses tanggal 1 Agustus 2016. 
  24. ^ "Pindah ke Jatinangor, Venue Tenis Meja Lebih Representatif". Pikiran Rakyat. 12 Juli 2016. Diakses tanggal 1 Agustus 2016. 
  25. ^ "Daftar Lengkap Venue PON 2016". Liputan6. 14 September 2016. Diakses tanggal 26 Juni 2017. 
  26. ^ "PON 2016 Jabar Polda waspadai gerakan teroris". Pojok Satu. 5 Maret 2016. Diakses tanggal 29 Maret 2016. 
  27. ^ "Polda Jabar siap amankan PON tahun 2016". Situs Pemeritahan Provinsi Jawa Barat. 4 Maret 2016. Diakses tanggal 29 Maret 2016. 
  28. ^ "Panitia Kenalkan Bentuk Obor PON". Situs Pemeritahan Provinsi Jawa Barat. 18 Maret 2016. Diakses tanggal 29 Maret 2016. 
  29. ^ "Ketua Umum KONI Pusat Ambil Api PON XIX". Situs Resmi PON-PEPARNAS 2016 JABAR. 5 September 2016. Diakses tanggal 5 September 2016. 
  30. ^ "Jadwal dan Rute Kirab Api PON Sudah Final". Situs Resmi PON-PEPARNAS 2016 JABAR. 26 Juli 2016. Diakses tanggal 24 Agustus 2016. 
  31. ^ "Rute dan Jadwal Lengkap Kirab Api PON XIX". Situs Resmi PON-PEPARNAS 2016 JABAR. 26 Juli 2016. Diakses tanggal 24 Agustus 2016. 
  32. ^ Kirap Api PON XIX di Palabuhanratu.http://palabuhanratuonline.com/blog/2016/09/02/kirap-api-pon-xix-di-palabuhanratu-14-september/
  33. ^ "Optimistis Kaltara PON 2016". Antara News Kaltara. 20 Januari 2015. Diakses tanggal 1 Mei 2016. 
  34. ^ "Optimistis Kalimantan Utara Hadapi PON 2016". Antara News Kaltara. 27 Maret 2016. Diakses tanggal 1 Mei 2016. 
  35. ^ "Download Technical Handbook". Situs Resmi PON-Peparnas 2016. 29 Agustus, 2015. Diakses tanggal 22 Juli 2016. 
  36. ^ divertal. "Euforia Emas Penutup Sepak Bola di PON 2016 | Arah.Com". Diakses tanggal 2016-10-03. 
  37. ^ "PB PON Tandatangani Kerjasama Hak Siar". Pojok Bandung. 12 Juli 2016. Diakses tanggal 1 Agustus 2016. 
  38. ^ "MNC TV menjadi Official TV Broadcaster PON XIX 2016 Jabar". Oke Zone. 13 Juli 2016. Diakses tanggal 1 Agustus 2016. 
  39. ^ "PT Pos Luncurkan Perangko Seri PON XIX". Situs resmi PON XIX/2016 dan Peparnas XV/2016. 9 September 2016. Diakses tanggal 13 September 2016. 
  40. ^ "Peluncuran Prangko Seri PON XIX di Solo". Tribun News. 9 September 2016. Diakses tanggal 13 September 2016. 
  41. ^ a b "Arman Maulana Bangga Bisa Nyanyikan Lagu Resmi PON Jabar". Juara.net. 30 Mei 2016. Diakses tanggal 12 September 2016. 
  42. ^ "Armand Maulana Nyanyikan Lagu PON XIX/2016". solopos.com. 8 September 2016. Diakses tanggal 12 September 2016. 
  43. ^ a b "Kujang dan Surili logo dan maskot PON 2016 Jabar". Pikiran Rakyat Online. 8 Maret 2014. Diakses tanggal 29 Maret 2016. 
  44. ^ a b "Logo PON XIX dan Pepernas XV 2016 Jawa Barat". Situs Resmi PON XIX/2016 dan Pepernas XV/2016. 10 Maret 2015. Diakses tanggal 30 Maret 2016. 
  45. ^ "Maskot PON XIX - Peparnas XV/2016 Jawa Barat". Situs Resmi PON XIX/2016 dan Pepernas XV/2016. 10 Maret 2016. Diakses tanggal 29 Maret 2016. 
  46. ^ "Pertandingan 16 cabang PON tidak gratis alias bertiket". Antara News. 15 Maret 2016. Diakses tanggal 29 Maret 2016. 
  47. ^ "Stadion Gelora Bandung Lautan Api resmi dibuka". Antara News. 11 Mei 2013. Diakses tanggal 2 Mei 2016. 
  48. ^ "Kasus Korupsi Stadion Gedebage Pejabat Pemkot Bandung Diperiksa Bareskrim". Detik News. 24 Juli 2015. Diakses tanggal 2 Mei 2016. 
  49. ^ "Kabareskrim: Penyelidikan Korupsi Stadion Gedebage Hampir Usai". Sindo News. 30 Juli 2015. Diakses tanggal 2 Mei 2016. 
  50. ^ "Bareskrim: Stadion GBLA Tak Layak untuk PON XIX". Saibumi. 29 Juli 2015. Diakses tanggal 2 Mei 2016. 
  51. ^ "Pembukaan PON Di Si Jalak Harupat". Sindo News. 29 Agustus 2015. Diakses tanggal 2 Mei 2016. 
  52. ^ "Pembukaan PON 2016 Dipastikan di Stadion Jalak Harupat". Tempo News. 29 Agustus 2015. Diakses tanggal 2 Mei 2016. 
  53. ^ "Ridwan Kamil Ngotot Pembukaan PON 2016 di GBLA". Sindo News. 16 Desember 2015. Diakses tanggal 2 Mei 2016. 
  54. ^ "Stadion Gedebage Diusulkan Jadi Pembukaan PON 2016, Ini Komentar Aher". Republika. 5 Januari 2016. Diakses tanggal 2 Mei 2016. 
  55. ^ "Stadion Gedebage Berpeluang Dipakai Lagi untuk PON 2016". Top Skor. 5 Januari 2016. Diakses tanggal 2 Mei 2016. 
  56. ^ "PON Bisa Digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api". Pikiran Rakyat. 29 Januari 2016. Diakses tanggal 2 Mei 2016. 
  57. ^ "Sambut PON XIX Jabar Stadion GBLA Berbenah". Metro TV News, Jabar. 4 Februari 2016. Diakses tanggal 2 Mei 2016. 
  58. ^ "Ini Kata Ridwan Kamil Soal Perbaikan Stadion GBLA untuk Pembukaan PON 2016". Tribun News Jabar. 10 Februari 2016. Diakses tanggal 2 Mei 2016. 
  59. ^ "Gubernur Aher Optimistis Pembukaan PON Jabar di Stadion GBLA". Metro TV News Jabar. 15 Maret 2016. Diakses tanggal 2 Mei 2016. 
  60. ^ "Aher: Stadion GBLA Masih Berpeluang Jadi Tempat Pembukaan PON". Pikiran Rakyat. 26 Maret 2016. Diakses tanggal 2 Mei 2016. 
  61. ^ "Gubernur: Jalak Harupat Belum Tentu Jadi Pembukaan PON". Bisnis.com, Bandung. 5 April 2016. Diakses tanggal 2 Mei 2016. 
  62. ^ "Ridwan Kamil Kebut Perbaikan Stadion Gedebage untuk PON". Tempo News. 11 April 2016. Diakses tanggal 2 Mei 2016. 
  63. ^ "Pembukaan PON XIX Bisa Digelar di GBLA, Ini Syaratnya…". Fokus Jabar. 19 Juni 2016. Diakses tanggal 2 Agustus 2016. 
  64. ^ "Pembukaan PON XIX Akan Digelar di Stadion GBLA". Pikiran Rakyat. 1 Juli 2016. Diakses tanggal 2 Agustus 2016. 
  65. ^ "Kriket jadi cabang olahraga resmi PON 2016". Antara News. 25 Januari 2014. Diakses tanggal 28 April 2016. 
  66. ^ "Kelewat Gendut, Cabor PON Dihitung Ulang". Sportiplus. 10 Maret 2016. Diakses tanggal 30 April 2016. 
  67. ^ "Jumlah Cabang Olahraga di PON Perlu Dikaji Lagi". Metro TV News. 7 Maret 2016. Diakses tanggal 28 April 2016. 
  68. ^ "Kriket Dipertandingkan, KONI Jatim Bingung". Solo Pos. 30 Januari 2014. Diakses tanggal 28 April 2016. 
  69. ^ "Gelaran PON 2016 Diundur Seminggu". Diakses tanggal 2016-08-23. 
  70. ^ "PSSI Dibekukan!". bola.liputan6.com. 18 April 2015. Diakses tanggal 17 Mei 2016. 
  71. ^ "PSSI DIBEKUKAN: FIFA Jatuhkan Sanksi Untuk Indonesia". bola.bisnis.com. 30 Mei 2015. Diakses tanggal 17 Mei 2016. 
  72. ^ "Sepak Bola Terancam Tidak Dipertandingkan di PON". Tempo Bola. 6 Juni 2015. Diakses tanggal 28 April 2016. 
  73. ^ "Sepak Bola Terancam Tak Dipertandingkan di PON". Suara Merdeka. 31 Oktober 2015. Diakses tanggal 17 Mei 2016. 
  74. ^ bola "Ini Jadwal Pra PON 2016 Untuk Cabang Sepak bola". Suara Merdeka. 16 September 2015. Diakses tanggal 17 Mei 2016. 
  75. ^ "Pra PON Sepak Bola di Bali Terancam Batal". Juara. 4 Oktober 2015. Diakses tanggal 17 Mei 2016. 
  76. ^ "Menyedihkan, Laga Pra PON Zona Kalimantan Dibubarkan". Sindo News. 5 Oktober 2015. Diakses tanggal 17 Mei 2016. 
  77. ^ bola-papua-dan-bali-juga-batal "Setelah Jawa, Kini Pra PON Sepak bola Papua dan Bali Juga Batal". Monitor Day. 6 Oktober 2015. Diakses tanggal 17 Mei 2016. 
  78. ^ "Hasil Laga Pra PON Zona Papua Terancam Tak Diakui". Bola. 6 Oktober 2015. Diakses tanggal 17 Mei 2016. 
  79. ^ "Tim Transisi-KONI Putuskan Kualifikasi PON Sepak Bola Ditunda". Bola.com. 6 Oktober 2015. Diakses tanggal 17 Mei 2016. 
  80. ^ "Ini Hasil Pembagian Grup Pra-PON 2016 Sepak Bola". Top Skor. 12 Januari 2016. Diakses tanggal 17 Mei 2016. 
  81. ^ a b "Harapan Cabor Sepak bola Riau Kandas untuk Tampil di PON 2016". Pekan Baru Tribun News. 24 Januari 2016. Diakses tanggal 17 Mei 2016. 
  82. ^ "Atlet Tenis Meja Sultra Lolos PraPON Bandung". Sultra Kini. 22 oktober 2015. Diakses tanggal 1 Mei 2016. 
  83. ^ "Pra PON Tenis Meja Ruwet". Pojok Pitu. 10 Oktober 2015. Diakses tanggal 1 Mei 2016. 
  84. ^ "Jatim Ikut Dua Pra PON Tenis Meja". Tribun Surabaya News. 19 Oktober 2015. Diakses tanggal 1 Mei 2016. 
  85. ^ "Hasil Pra-PON Tenis Meja Tak Diakui". Radar Solo. 21 Januari 2016. Diakses tanggal 1 Mei 2016. 
  86. ^ "Hasil Tenis Meja Tim Pra-PON Kalsel di Bali Tak Diakui KONI Kalsel". Tribun Banjarmasin News. 11 Februari 2016. Diakses tanggal 1 Mei 2016. 
  87. ^ "Akibat Dualisme, Nasib 3 Atlet Tenis Meja Tak Jelas". Timor Express. 13 Februari 2016. Diakses tanggal 1 Mei 2016. 
  88. ^ "Beh, Pra PON Tenis Meja di Bali Tak Diakui". Nusa Bali. 12 Maret 2016. Diakses tanggal 1 Mei 2016. 
  89. ^ "Tenis Meja Terancam Batal Ikut PON". Pro Kalimantan Tengah. 15 April 2016. Diakses tanggal 1 Mei 2016. 
  90. ^ "Aher Alihkan Dana Desa untuk PON". Kompas Online. 18 Maret 2016. Diakses tanggal 26 April 2016. 
  91. ^ "Demi PON, Dana Bantuan Gubernur Rp 100 Juta untuk Desa di Jabar Distop Sementara". Detik News. 18 Maret 2016. Diakses tanggal 26 April 2016. 
  92. ^ "Dana Bantuan Desa Dipakai Buat PON? Ratusan Kades Protes Gubernur Jabar". Tribun Jabar. 22 Maret 2016. Diakses tanggal 26 April 2016. 
  93. ^ "Aher Pastikan Pembiayaan PON Tak Hilangkan Bantuan Desa". Republika Online. 30 Maret 2016. Diakses tanggal 26 April 2016. 
  94. ^ "Aher Akui Dana Desa Tersedot PON". Pojok Bandung. 31 Maret 2016. Diakses tanggal 26 April 2016. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]

Didahului oleh:
Pekanbaru
Pekan Olahraga Nasional
Bandung

PON XIX (2016)
Diteruskan oleh:
Jayapura