Mashudi

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Mashudi
ᮙᮞ᮪ᮠᮥᮓᮤ
Mashudi.jpg
Kepala Staf TNI Angkatan Darat ke-3
Masa jabatan
18 Desember 1978 (1978-12-18) – 8 Mei 1993 (1993-5-8)
PresidenSoeharto
PendahuluM. Sarbini
PenggantiHimawan Soetanto
Gubernur Jawa Barat ke-7
Masa jabatan
6 Februari 1960 – 14 Februari 1970
Wakil
  • Astrawinata (1960–63)
  • E. Dachjar Sudiwijaya (1963–67)
  • Raden Ahmad Nashuhi (1967–70)
PendahuluIpik Gandamana
PenggantiSolihin Gautama Purwanegara
Informasi pribadi
Lahir
Mashudi

(1921-09-11)11 September 1921
Bandung, Jawa Barat, Hindia Belanda
Meninggal22 Juni 2005(2005-06-22) (umur 85)
Jakarta, Indonesia
Suami/istriNy. Yetty Rochyati[1]
Karier militer
Dinas/cabangInsignia of the Indonesian Army.svg TNI Angkatan Darat
PangkatPdu letjendtni staf.png Letnan Jenderal TNI
SatuanInfanteri

Letnan Jenderal TNI (Purn.) Dr. (H.C.) H. Mashudi (Aksara Sunda: ᮙᮞ᮪ᮠᮥᮓᮤ; 11 September 1921 – 22 Juni 2005) adalah mantan Gubernur Jawa Barat dan mantan Ketua Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka pada tahun 1978–1993.

Karier dan jabatan[sunting | sunting sumber]

Gubernur Jawa Barat[sunting | sunting sumber]

Ia menjabat sebagai Gubernur Jawa Barat dari tahun 1960 hingga 1970. Ketika menjadi gubernur, pecah peristiwa 30 September di mana rekan-rekannya dulu di AMS B Yogyakarta, Siswondo Parman dan R. Suprapto menjadi korban di Lubang Buaya.

Jabatan di pramuka[sunting | sunting sumber]

Ia lalu menjadi Ketua Majelis Pembimbing Pramuka Jawa Barat sejak tahun 1961. Pada tahun 1974, setelah melepas jabatan sebagai Wakil Ketua MPRS (1967–1972), ia menjadi Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Barat. Pada tahun yang sama, Mashudi dipilih menjadi Wakil Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka.

Di tengah masa baktinya sebagai Wakil Ketua Kwarnas, Mashudi ditunjuk menjadi Pjs Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka menggantikan Sarbini hingga tahun 1978. Dalam Munas Gerakan Pramuka di Bukit Tinggi, Sumatra Barat pada tahun 1978, Mashudi terpilih secara aklamasi menjadi Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka hingga tahun 1993.

Kehidupan pribadi[sunting | sunting sumber]

Ia pernah bersekolah di AMS B Yogyakarta (sekarang SMA Negeri 3 Yogyakarta).[2] Ia lahir dari orang tua yang merupakan wiraswastawan sekaligus anak keenam dari 11 bersaudara. Dari pernikahannya dengan Yetty Rochyati, ia memperoleh dua orang anak. Pada tahun 2004, Ia pernah mengadu ke LBH Jakarta sebagai akibat rumahnya di Jalan Gatot Subroto Jakarta yang digusur. [3]

Kematian[sunting | sunting sumber]

Ia meninggal dunia pada 22 Juni 2005 akibat terkena serangan jantung.

Pranala luar[sunting | sunting sumber]

Jabatan politik
Didahului oleh:
Ipik Gandamana
Gubernur Jawa Barat
1960–1970
Diteruskan oleh:
Solihin G. P.
Jabatan lain
Didahului oleh:
M. Sarbini
Ketua Kwartir Nasional
1978–1993
Diteruskan oleh:
Himawan Soetanto
  1. ^ Istri Gubernur ke-9 Jawa Barat Meninggal Dunia Kumparan.com (28/7/2018)
  2. ^ "Gubernur Jawa Barat di Tengah Badai G30S". Historia - Majalah Sejarah Populer Pertama di Indonesia. 2020-10-02. Diakses tanggal 2021-05-21. 
  3. ^ Mys. "Diusir dari Rumahnya, Puluhan Sepuh TNI Mengadu ke LBH - Berita Hukumonline". hukumonline.com (dalam bahasa Indonesia). Diakses tanggal 2021-10-01.