Universitas Jenderal Soedirman

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
UNSOED
Universitas Jenderal Soedirman
Moto Maju Terus Pantang Menyerah
Didirikan 23 September 1963
Jenis Perguruan Tinggi Negeri (PTN)
Rektor Dr. Ir. H. Achmad Iqbal, M.Si [1]
Jumlah mahasiswa 23.469 (per 2014)[2]
Sarjana 22.301 (per 2014)
Magister 1.049 (per 2014)
Lokasi Jalan HR. Bunyamin 708, Purwokerto,Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Indonesia
Warna Kuning
Julukan Unsoed
Situs web unsoed.ac.id
Logounsoed1.jpg

Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), merupakan salah satu Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Indonesia yang terletak di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.

Universitas ini berdiri pada tanggal 23 September 1963, berdasarkan Keputusan Presiden RI No.195/1963 dan SK Menteri No. 153/1963. Nama Jenderal Soedirman sendiri diambil dari seorang Panglima Besar yang merupakan Pahlawan Nasional kelahiran Banyumas tempat dimana universitas ini berdiri dan menjadi monumen hidup untuk mengenang jasa-jasanya pada nusa, bangsa dan negara.

Kampus yang memiliki luas lebih dari 850.000 m2 ini memiliki udara yang relatif sejuk karena secara geografis letaknya berada di kaki Gunung Slamet sebelah utara Purwokerto,Kabupaten Banyumas, selain sejuk juga letaknya tidak berada persis di tengah keramaian kota sehingga bisa dikategorikan kondusif dan nyaman untuk kegiatan belajar mengajar, serta untuk kegiatan edukasi lainnya. Universitas Jenderal Soedirman pada awal berdirinya hanya memiliki 3 fakultas saja, yaitu Fakultas Pertanian, Fakultas Biologi, Fakultas Ekonomi. akan tetapi seiring dengan perkembangan dari masa ke masa Saat ini terdapat 8 fakultas yang terdiri lebih dari 50 program studi baik program diploma sarjana maupun Program Pascasarjana.

Universitas Jenderal Soedirman juga tercatat menjadi salah satu dari 10 besar PTN di Indonesia. Hal tersebut ditunjukan dari tingkat kompetisi seleksi masuk Unsoed berada di peringkat sembilan nasional [3] [4]. Kedepan, Universitas Jenderal Soedirman, akan terus mengepakan sayapnya dengan melakukan pengembangan-pengembangan di berbagai sektor guna meraih cita-cita Universitas Jenderal Soedirman sebagai "World Class Civic University"

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Sesuai dengan amanat yang tersurat dalam Pembukaan UUD 1945 dan desakan masyarakat Banyumas akan kebutuhan pendidikan tinggi, para pemimpin formal dan informal Banyumas menggagas perlunya didirikan perguruan tinggi/universitas di wilayah Banyumas. Sebagai tindak lanjut gagasan ini dibentuklah Yayasan Pembina Universitas Jenderal Soedirman dengan Akte Notaris No. 32 tanggal 20 September 1961. Selanjutnya, atas desakan masyarakat, dinas instansi, dan TNI, Yayasan Pembina Universitas Jenderal Soedirman berusaha mewujudkan berdirinya universitas. Dengan Surat Keputusan Presiden RI No. 195 tertanggal 23 September 1963, berdirilah Universitas Jenderal Soedirman secara resmi didirikan, dan diresmikan oleh Menteri PTIP Prof. Dr. Tojib Hadiwidjaja bertempat di rumah Dinas Residen Banyumas.

Pada awalnya UNSOED memiliki tiga fakultas, yaitu Fakultas Pertanian, Fakultas Biologi, dan Fakultas Ekonomi. Dalam perkembangannya, Unsoed membuka beberapa fakultas lagi, yaitu Fakultas Peternakan (1966), Fakultas Hukum (1982), Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (1993), Program Pascasarjana (1994), Fakultas Kedokteran dan Ilmu-ilmu Kesehatan serta Fakultas Sains dan Teknik (2007) yang mengasuh 10 program diploma tiga, 37 program studi S1, 4 program profesi, 10 program studi S2, dan 2 program studi S3.

Kini, di usianya yang ke-51, UNSOED tetap bersetia dengan komitmennya sebagai perguruan tinggi yang berorientasi pada pengembangan sumberdaya perdesaan berkelanjutan, serta penggalian dan pemanfaatan kearifan lokal. UNSOED saat ini juga telah, sedang dan terus mengembangkan kemitraan strategis dengan sesama perguruan tinggi, kalangan pebisnis, masyarakat dan pemerintah pusat/daerah untuk bersama-sama mengembangkan potensi yang ada dalam rangka meningkatkan peran dan aktualisasinya, sehingga kiprah ketridharmaannya dapat dirasakan kemanfaatannya bagi nusa, bangsa, negara dan nilai-nilai kemanusiaan.

Fakultas, Jurusan, dan Program Studi[sunting | sunting sumber]

Eksakta


  • Fakultas Biologi (Fabio)
    • S1 Biologi
    • D3 Pengelolaan Sumber Daya Perikanan
  • Fakultas Peternakan (Fapet)
    • S1 Peternakan
    • D3 Produksi Ternak
  • Fakultas Pertanian (Faperta)
    • S1 Agroteknologi
    • S1 Agrobisnis
    • S1 Teknik Pertanian
    • S1 Teknologi Hasil Pertanian / Ilmu dan Teknologi Pangan
    • D3 Agrobisnis
    • D3 Perencanaan SumberDaya Lahan
 

Non Eksakta

  • Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB)
    • S1 Akuntansi
    • S1 Manajemen
    • S1 Ilmu Ekonomi Studi Pembangunan/IESP
    • D3 Akuntansi
    • D3 Kesekretariatan
    • D3 Administrasi Keuangan
    • D3 Bisnis Internasional / Manajemen Perdagangan
    • S1 Pendidikan Ekonomi


  • Fakultas Hukum (FH)

Program Pascasarjana (Magister)[sunting | sunting sumber]

  1. Akuntansi
  2. Manajemen
  3. Administrasi Publik
  4. Ekonomi Pembangunan
  5. Ilmu Hukum
  6. Biologi
  7. Sains dan Ilmu Lingkungan
  8. Agronomi
  9. Ilmu Peternakan

Program Pascasarjana (Doktor)[sunting | sunting sumber]

  1. Ilmu Manajemen
  2. Biologi

Lokasi Kampus[sunting | sunting sumber]

Grendeng[sunting | sunting sumber]

Yang terdapat di daerah ini : Gedung Rektorat, Gedung Kantor Administrasi Pusat , UPT Perpustakaan, UPT Penerbitan & Percetakan, UPT Pusat Komputer, UPT Pemberdayaan Fasilitas, Lembaga Pengembangan Pembelajaran, Penjaminan Mutu & Kerjasama (LP3K), Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Fakultas Hukum, Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik (tidak termasuk Jurusan Ilmu Budaya), Ruang Kelas Jurusan Ilmu Kelautan, Gedung S1 Sastra dan Bahasa Indonesia, Auditorium Universitas Jenderal Soedirman (Graha Widyatama), Gedung Pertemuan Soemardjito, UKM SEF Unsoed, UKM Racana, UKM Menwa, UKM UPL MPA Unsoed, Perumahan Pejabat Kampus dan Dosen, Unsoed Health Centre, Koperasi Kampus Unsoed (KOPKUN), Semua lokasi ini terletak di Jln. Prof. Dr. Bunyamin dan Jalan Kampus

Karangwangkal[sunting | sunting sumber]

Yang terdapat didaerah ini : Jurusan Ilmu Budaya (Sastra Inggris, Sastra Mandarin, Sastra Jepang) FISIP, Program Pascasarjana, Fakultas Biologi, Fakultas Pertanian, Fakultas Peternakan, Jurusan MIPA serta Jurusan Perikanan & Kelautan pada Fakultas Sains dan Teknik (tidak termasuk prodi Ilmu Kelautan), Fakultas Kedokteran & Ilmu-ilmu Kesehatan (Kedokteran Gigi, Farmasi, Keperawatan, Gizi dan Ilmu kesehatan masyarakat), Gelanggang Olahraga Unsoed (GOR Soesilo Soedarman), LPPM Unsoed, Sentra HKI Unsoed, Pusat Kegiatan Mahasiswa, Asrama/Rumah Susun Mahasiswa, dan Rumah Sakit Gigi dan Mulut Pendidikan (RSGMP) Universitas Jenderal Soedirman, yang mana akan menjadi pusat pendidikan, penelitian dan pengabdian dalam bidang Kedokteran Gigi. Semua lokasi ini terletak di kawasan Jln. Dr. Soeparno.

Kalibakal[sunting | sunting sumber]

Yang terdapat didaerah ini hanya FKIK: S1 Kedokteran Gigi (Kampus Skill Labs dan Praktikum) Lokasi ini terletak di Jln. Jend. Soedirman (Pusat Kota).

Kampus Berkoh (Kampus RSMS Purwokerto)[sunting | sunting sumber]

Disini terdapat Kampus Kedokteran dan Dekanat FKIK Unsoed, terletak di Jln. Dr. Gumberg No 1/Jalan Medika Komplek Rumah Sakit Prof. DR. Margono Soekarjo Berkoh, Purwokerto Selatan, Purwokerto. Terdiri dari tiga kompleks gedung.

  1. Gedung A berisi ruang kuliah untuk semester 1 dan 3, perpustakaan, dan laboratorium komputer.
  2. Gedung B berisi ruang kuliah semester 5 dan 7.
  3. Gedung C berisi Dekanat FKIK Unsoed, Aula, Ruang Bapendik Kedokteran Unsoed, Medical Educational Unit, Laboratorium, Ruang Dosen, Ruang Tutorial (PBL) dan SOCA, Skill's Lab dan Ruangan untuk OSCE.

Denah/Peta/Map Kampus Berkoh Kedokteran Unsoed Location Video Site Plan Kedokteran Unsoed Site Plan

Desa Blater, Purbalingga[sunting | sunting sumber]

Yang terdapat di daerah ini hanya FST semua jurusan Teknik S1 dan D3. Lokasi ini merupakan yang terjauh dari kampus Pusat (Grendeng). Kampus FST di Desa Blater ini dikenal dengan istilah "Unsoed 21" yang berarti "Kampus Unsoed yang berjarak 21 km dari Kampus Pusat di Purwokerto". Lokasi FST berada di: Jl Mayjend Sungkono Km5 Desa Blater Purbalingga. Proses penempatan kampus ini oleh Jurusan Teknik FST Unsoed diawali dengan kesepakatan antara Rektor Unsoed (Prof. Rubiyanto Misman) dengan Bupati Purbalingga (Drs.Triyono Budi Sasongko, MSi) pada tahun 2004 untuk mengembangkan program pendidikan teknik dan program lainnya di wilayah Purbalingga. Kesepakatan tersebut dituangkan dalam bentuk MoU. Dalam MoU tersebut dinyatakan bahwa Pemkab Purbalingga akan menyediakan lahan guna maksud tersebut. Pada tahun 2008 DPRD Kabupaten Purbalingga menguatkan hibah lahan yang ditempati oleh Jurusan Teknik FST Blater dalam SK Pimpinan DPRD Kab. Purbalingga No. 170-02 Tahun 2008 tertanggal 26 Mei 2008[5]. Pada Kampus di Blater ini terdapat 4 Program Studi yaitu Teknik Geologi, Teknik Elektro, Teknik Sipil, dan Teknik Informatika.

Fasilitas[sunting | sunting sumber]

Kegiatan Mahasiswa[sunting | sunting sumber]

Selain kegiatan akademis Universitas Jenderal Soedirman juga menyelenggarakan dan memfasilitasi kegiatan non akademis, bertujuan menampung berbagai minat dan bakat Mahasiswa Universitas Jenderal Soedirman. Kegiatan Mahasiswa yang ada di lingkungan Universitas Jenderal Soedirman antara lain:

  • UKM Seni
    • Marching Band (Bahana Putra Soedirman)
    • Paduan Suara (UPSM GBS)
    • Teater Mahasiswa
    • Band
    • Gita Buana Soedirman
  • UKM Olah Raga
    • Bulu Tangkis
    • Bola Voli
    • Atletik
    • Tenis Meja
    • Tenis Lapangan
    • Sepak Bola
    • Futsal
    • Bola Basket
    • Renang
    • Catur
    • Bridge
  • UKM Bela Diri
    • Shorinji Kempo
    • Tae Kwon Do
    • Bandung Karate Club
    • Judo
    • Merpati Putih
    • Pencak Silat
 

UKM Lain-Lain

Keluarga Alumni Universitas Jenderal Soedirman[sunting | sunting sumber]

Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), memiliki ikatan almunus yang terabung dalam Keluarga Alumni Unsoed.

Daftar Alumni[sunting | sunting sumber]

  • Ahmad Tohari Budayawan, Penulis buku Trilogi Ronggeng Dukuh Paruk
  • Rustriningsih Politisi, Wakil Gubernur Jawa Tengah periode 2008-2013
  • Mulyoto Pangestu Ilmuwan, Penemu teknik pembekuan sperma hewan
  • Albertina Ho Mantan sekretaris Wakil Ketua Mahkamah Agung bidang Yudisial
  • Eko Sarjono Putro Politisi, Anggota DPR RI, Wakil Ketua Dewan Pengarah International Economic and Good Government (IEGOV)

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Mendikbud Lantik Dr. Ir. H. Achmad Iqbal, M.Si Sebagai Rektor UNSOED[1]
  2. ^ Statistik Mahasiswa UNSOED bulan Septermber 2014 [2]
  3. ^ Tingkat Kompetisi Masuk Unsoed di Peringkat Sembilan [3]
  4. ^ Tingkat Kompetisi Unsoed di SNMPTN[4]
  5. ^ [5]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]

|}|}|}|}|}|}|}|}|}|}|}|}|}