Universitas Siliwangi

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Universitas Siliwangi
Lambang Universitas Siliwangi
Moto Tri Gatra Citra
Didirikan 1978 (sebagai ADSUP Siliwangi)
1980 (sebagai Universitas Siliwangi)
Jenis Perguruan tinggi negeri
Rektor Prof. Dr. H. Kartawan, S.E., M.P.
Lokasi Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Indonesia
Situs web www.unsil.ac.id

Universitas Siliwangi (disingkat Unsil) adalah sebuah perguruan tinggi negeri di Tasikmalaya, Jawa Barat, Indonesia.

Universitas Siliwangi merupakan universitas terbesar di Priangan Timur. Universitas ini berkomitmen untuk senantiasa mengembangkan universitas dan meningkatkan kualitas lulusannya yang mampu menopang pembangunan bangsa, di antaranya melalui pengiriman staf pengajar untuk studi lanjutan ke jenjang S-2 dan S-3 atau kursus pendek, baik di dalam maupun di luar negeri (Belgia dan Australia), serta melalui kerjasama dengan berbagai instansi pemerintah dan swasta di dalam dan luar negeri.

Sejak tahun 1996, Unsil mengangkat tenaga asing dari Amerika Serikat khususnya bagi pengembangan kemampuan berbahasa Inggris, baik bagi mahasiswa maupun untuk dosen.

Saat ini Unsil memiliki sekitar 13.000 mahasiswa dengan staf pengajar yang lebih dari 75% nya adalah lulusan S2 dan S3. Kampus Unsil berada di dalam kota, luas arealnya sebesar 22 ha, dilengkapi dengan laboratorium dan perpustakaan, sarana olah raga, balai pengobatan serta fasilitas lainnya termasuk fasilitas kegiatan kemahasiswaan, ditambah lahan praktikum dan penelitian bagi dosen dan mahasiswa seluas 37 ha.

Terdapat 27 macam wadah organisasi atau unit kegiatan kemahasiswaan yang aktivitasnya dibimbing dan diawasi oleh lembaga.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Di Kabupaten Daerah Tingkat II Tasikmalaya pernah dibuka Fakultas Sosial Politik Universitas Padjadjaran Bandung, Fakultas Hukum Ekstension Universitas Padjadjaran Bandung, dan Institut Keguruan dan llmu Pendidikan Bandung Ekstension Tasikmalaya. Pada tahun 1975 terbit Peraturan Pemerintah yang tidak memperkenankan berdirinya cabang Perguruan Tinggi Negeri di Daerah, sehingga kedua cabang Perguruan Tinggi Negeri tersebut gerak operasionalnya ditutup secara bertahap.

Untuk mengatasi hal tersebut, beberapa tokoh masyarakat di Tasikmalaya berinisiatif untuk mendirikan perguruan tinggi baru sebagai pengganti cabang dari kedua Perguruan Tinggi Negeri yang pernah dibuka. Dari inisiatif tersebut, dengan berdasarkan kepada Surat Keputusan Koordinator Kopertis Wilayah 111 Jawa Barat Nomor 06/1978 tanggal 24 Januari 1978 di Tasikmalaya berdiri Akademi Administrasi dan Supervisi Pendidikan (Akademi ADSUP) Siliwangi yang awalnya memiliki nama Community College (ditetapkan melalui SK Koordinator Kopertis Wilayah III Jawa Barat Nomor 50/1977 tanggal 14 September 1977) dengan membina Pendidikan Ahli Administrasi dan Supervisi/Pendidikan Ahli ADSUP yang berjenjang Program Diploma. Akademi ADSUP Siliwangi ini untuk selanjutnya dianggap sebagai embrio atau cikal bakal dari Universitas Siliwangi yang berdiri pada tanggal 20 Mei 1978, bersamaan dengan peletakan batu pertama lokasi Kampus Universitas Siliwangi, oleh Pangdam Vl/Siliwangi Mayor Jenderal Himawan Sutanto. Penggunaan nama Universitas Siliwangi ini lebih dikukuhkan lagi pada tanggal 25 Agustus 1980 yang peresmiannya dilaksanakan oleh Menteri Dalam Negeri H. Amir Mahmud.

ADSUP Siliwangi ini sebelum menjadi Universitas Siliwangi mengalami tahapan perkembangan, secara ringkas sebagai berikut:

Dibentuk Yayasan Badan Hukum Pembinadan Penyelenggara yaitu Yayasan Universitas Siliwangi yang dikukuhkan melalui Akta Notaris Komar Andasasmita No. 1 tanggal 1 Oktober 1979;

Dengan berdasarkan kepada Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 047/0/1980, ADSUP Siliwangi berubah nama menjadi Sekolah Tinggi Keguruan dan llmu Pendidikan (STKIP) Siliwangi dengan membina Jurusan Administrasi dan Supervisi Pendidikan status Terdaftar sampai dengan jenjang Sarjana, Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia status Terdaftar sampai dengan jenjang Sarjana Muda, dan Jurusan llmu Pendidikan dan Pengembangan Sosial status Terdaftar sampai dengan jenjang Sarjana Muda;

Tanggal 22 April 1980 bertempat di Aula Veteran Jl. Cicurug Tasikmalaya, diselenggarakan pertemuan bersama antara Pengurus Harian BPC Siliwangi Pusat, Yayasan Pendidikan Angkatan 45, Veteran Cabang Tasikmalaya Ciawi, dan Panitia Pelaksana Pembangunan Kampus Universitas Siliwangi yang menghasilkan kesepakatan untuk menyelenggarakan simposium pada tanggal 13 Mei 1980 dengan tema Meletakkan Dasar-Dasar Citra Universitas Siliwangi;

Tanggal 13 Mei 1990 bertempat di Gedung Kertamukti Bandung, diselenggarakan simposium yang menghasilkan konsep Trigatra Citra Universitas Siliwangi yang redaksional dan pengelompokkannyadisempurnakan oleh Prof. Dr. H. Didi Atmadilaga;

Tahun Akademik 1980/1981 STKIP Siliwangi menambah lagi tiga Program Studi yaitu Program Studi Biologi, Matematika, dan Bahasa Inggris yang masing-masing berjenjang Sarjana Muda dengan status terdaftar. Serta STIE Siliwangi mulai dibuka dan menerima mahasiswa baru alas izin operasional dari Koordinator Kopertis Wilayah III Jawa Barat dengan membina Jurusan Manajemen, Jurusan llmu Ekonomi dan Studi Pembangunan yang masing-masing berjenjang Sarjana Muda;

Ketua Pengurus Harian BPC Siliwangi selaku Ketua Badan Pengurus Yayasan Universitas Siliwangi menerbitkan Surat Keputusan Nomor Skep.012/BPC-US/IX/1980 tanggal 15 September 1980 yang menetapkan pengelolaan Universitas Siliwangi dipimpin oleh Staf Pimpinan yang berbentuk Presidium sebagai persiapan menuju kepemimpinan berbentuk Rektorium.

Prinsip Dasar dan Tujuan[sunting | sunting sumber]

Sesuai dengan Statuta dan Rencana Induk Pengembangan (RIP) Universitas Siliwangi Tahun 2010-2015 Tahap III 2010-2015, ditetapkan Visi, Misi, dan Tujuan sebagai berikut.

Prinsip Dasar[sunting | sunting sumber]

  • Memelihara, mengembangkan dan melestarikan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk di baktikan kepada rakyat, bangsa, dan negara;
  • Mengamalkan ilmu pengetahuan dan teknologi sesuai dengan budaya bangsa Indonesia yang beraneka ragam dengan semangat “Bhinneka Tunggal Ika” dan
  • Menjungjung tinggi kebebasan ilmiah yang bertanggung jawab dan tidak bertentangan dengankepentingan masyarakat, bangsa, dan Negara kesatuan Republik Indonesia yang Berlandaskan Pancasila dan UUD 1945.

Tujuan[sunting | sunting sumber]

  • Berkembangya ilmu pengetahuan teknologi dan seni melalui Tri Dharma Perguruan Tinggi dan Tri Gatra Citra Universitas Siliwangi;
  • Terciptanya calon-calon pemimpin yang bertanggungjawab dan berilmu, dengan semangat patriotik yang tinggi untuk untuk mengamalkan serta mengamankan Pancasila dan UUD 1945;
  • Terciptanya mahasiswa dan alumni pejuang sebagai pelopor pembangunan baik material maupun spiritual yang membela kepentingan rakyat dengan moto “belajar, bekerja, berjuang dan beribadah seumur hidup”
  • Terciptanya mahasiswa dan alumni yang memiliki jiwa entrepreneurship.

Tri Gatra Citra Universitas Siliwangi[sunting | sunting sumber]

Gatra I : ASPEK PENDIDIKAN (LANDASAN INTEGRITAS ILMU)

Keserasin  ilmu dan teknologi, disiplin dinamika, patriotism, loyalitas dan kesiagaan tugas dengan efektifitas dan efisiensi sesuai dengan Pancasila dan UUD 1945.

Gatra  II : ASPEK PENELITIAN (LANDASAN INTEGRITAS KERJA)

Kepeloporan, konsepsi pendekatan masalah yang di dukung oleh integritas ilmu dan iklim kerja sama yang kondusif, disertai prestasi senertitas.

Gatra III :ASPEK PENGABDIAN (LANDASAN INTEGRITAS SOSIAL)

Kemanunggalan dengan masyarakat religius dengan alam semesta Indonesia dalam berbagai dimensi ruang dan waktu, menganut prinsip peningkatan serta swadaya, kewiraswastaan dan kelestarian sumber daya alaminya.

Citra Universitas Siliwangi, terdiri dari tiga komponen yaitu :

  • Masyarakat Jawa Barat sebagai Ibu kandung
  • Divisi Siliwangi sebagai Anak Kandung
  • Universitas Siliwangi sebagai pewaris nilai-nilai luhur,yang semuanya bercirikan:
    • Kemanunggalan dalam masyarakat
    • Disiplin yang ketat, dinamis, dan harmonis
    • Memiliki loyalitas yang tangguh, semangat politik dan kaya tugas yang dapat diandalkan mutunya (efektif dan efisien),
    • Kesediaan menerima tugas dalam berbagai dimensi ruang dan waktu yang diperlukan
    • Mengembangkan persepsi seneritas

Fakultas dan Program Studi[sunting | sunting sumber]

  • Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP)
    • Pendidikan Biologi
    • Pendidikan Bahasa Inggris
    • Pendidikan Matematika
    • Pendidikan Ekonomi dan Tata Niaga
    • Pendidikan Geografi
    • Pendidikan Sejarah
    • Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi (PJKR)
    • Pendidikan Luar Sekolah
    • Pendidikan Bahasa Indonesia
  • Fakultas Ekonomi
    • Akuntansi
    • Manajemen
    • Ekonomi Pembangunan
    • Manajemen Keuangan dan Perbankan (Program D3)
  • Fakultas Teknik
    • Teknik Elektro
    • Teknik Informatika
    • Teknik Sipil
  • Fakultas Pertanian
    • Agribisnis
    • Agroteknologi
  • Fakultas Agama Islam (FAI)
    • Ekonomi Islam
  • Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK)
    • Kesehatan Masyarakat
  • Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP)
    • Ilmu Politik
  • Program Pasca Sarjana
    • Pendidikan Kependudukan dan Lingkungan Hidup (PKLH)
    • Agribisnis
    • Manajemen

Pranala luar dan sumber[sunting | sunting sumber]