Kabupaten Malinau

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

(Dialihkan dari Malinau)
Langsung ke: navigasi, cari
Kabupaten Malinau
Lambang Kabupaten Malinau
Lambang Kabupaten Malinau

Peta lokasi Kabupaten Malinau
Koordinat :
Motto: Intimung
artinya : Indah, Tertib, Makmur, dan Unggul
Semboyan:
Provinsi Kalimantan Timur
Ibu kota Kota Malinau
Luas 42.620 km²
Penduduk  
 · Jumlah 36.279 jiwa (2006)[1]
 · Kepadatan 0,86 jiwa/km²
Pembagian administratif  
 · Kecamatan 9
 · Desa/kelurahan
Dasar hukum UU No. 47 Tahun 1999
Tanggal
Hari jadi {{{hari jadi}}}
Bupati Dr. Drs. Marthin Billa, MM
Kode area telepon 0553
APBD {{{apbd}}}
DAU
Suku bangsa {{{suku bangsa}}}
Bahasa {{{bahasa}}}
Agama {{{agama}}}
Flora resmi {{{flora}}}
Fauna resmi {{{fauna}}}
Zona waktu {{{zona waktu}}}
Bandar udara {{{bandar udara}}}

Situs web resmi: www.malinaukab.go.id


Kabupaten Malinau adalah salah satu Daerah Tingkat II di provinsi Kalimantan Timur, Indonesia. Ibu kota kabupaten ini terletak di Kota Malinau. Kabupaten Malinau juga sering disebut Bumi Tenguyun. Di kabupaten ini terdapat Taman Nasional Kayan Mentarang dengan luas 1.360.050,00 Ha.

Daftar isi

[sunting] Asal-Usul Malinau

Pada awalnya Malinau adalah sebuah kawasan pemukiman yang semula dihuni suku Tidung. Daerah ini selanjutnya menjadi kampung, berubah menjadi kecamatan. Kini Malinau menjadi ibukota kabupaten.

Berdasarkan keterangan tokoh masyarakat suku Tidung, asal mula timbulnya atau disebutnya nama Malinau saat kedatangan orang-orang Belanda ke pemukiman yang dulunya bernama Desa Selamban. Di desa Selamban tinggal penduduk dari kalangan keluarga Suku Tidung. Sedangkan di seberang sungai terdapat desa Pelita Kanaan, yang terletak di tepi sungai Kabiran tempat bermukimnya Suku Abai.

Pada saat Belanda datang ke desa ini, terjadilah dialog dengan sekelompok Suku Abai yakni kaum ibu yang sedang membuat sagu dari aren. Orang Belanda lantas bertanya dalam bahasa Belanda yang artinya kurang lebih,"Apa nama sungai ini?". Maksudnya sungai di desa mereka. Penduduk yang mendapat pertanyaan tersebut tidak mengerti. Mereka hanya menduga maksud pertanyaan orang Belanda tersebut, mereka sedang mengerjakan atau melakukan apa. Lantas salah seorang dari mereka menjawab,"Mal Inau", yang maksudnya sedang mengolah atau memasak sagu enau/aren. "Mal" artinya membuat, sedangkan "Inau" artinya pohon enau/aren. Orang Belanda yang bertanya mencatatnya. Jadi nama Malinau lahir secara tidak sengaja.

Kemudian nama Malinau dalam peta dan administrasi Pemerintah Hindia Belanda yang menyebutkan ada nama sungai Malinau. Sejak itulah daerah ini disebut dengan nama Malinau. Sedangkan dalam perkembangannya, daerah Malinau makin banyak penduduknya yang mulai menyebar ke sebelah hulu dan hilir Desa Selamban sebelumnya. Terus berkembang menjadi kota kecil yang kemudian menjadi Kecamatan Malinau. Terakhir setelah adanya pemekaran wilayah Kabupaten Bulungan, Malinau menjadi ibukota Kabupaten, yaitu kabupaten Malinau.


[sunting] Suku Bangsa

Ada lima suku yang ada di Malinau yakni :

  1. Suku Tidung
  2. Suku Kenyah
  3. Suku Burusu
  4. Suku Lundayeh
  5. Suku Tagal

[sunting] Gunung-Gunung Di Kabupaten Malinau

Di kabupaten ini terdapat beberapa gunung-gunung besar yang tergabung dalam rangkaian pegunungan Iban:

  1. Gunung Makita (2987 meter)
  2. Gunung Latuk (1850 meter)
  3. Gunung Batutikung (1804 meter)
  4. Gunung Legatemu (1801 meter)
  5. Gunung Kelambit (1775 meter)
  6. Gunung Kalung (1724 meter)
  7. Gunung Bekayan (1599 meter)
  8. Gunung Batutiban (1565 meter)

[sunting] Referensi

[sunting] Sumber

[sunting] Lihat pula

[sunting] Pranala luar

Peralatan pribadi
Buat buku
Bahasa lain