Da'i Bachtiar

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Da'i Bachtiar
Duta Besar Indonesia untuk Malaysia ke-15
Masa jabatan
8 April 2008 – 27 September 2012
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono
Didahului oleh Tatang Budie Utama Razak
Digantikan oleh Herman Prayitno
Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia ke-17
Masa jabatan
29 November 2001 – 7 Juli 2005
Presiden Megawati Soekarno Putri
Susilo Bambang Yudhoyono
Didahului oleh Bimantoro
Digantikan oleh Sutanto
Informasi pribadi
Lahir 25 Januari 1956 (umur 59)
Bendera Indonesia IndramayuIndonesia
Suami/istri Ida Yulianti
Agama Islam

Jenderal Polisi (Purn.) Da'i Bachtiar (lahir di Indramayu, Jawa Barat, 25 Januari 1950; umur 65 tahun) adalah mantan Duta Besar Indonesia untuk Malaysia sejak 8 April 2008 sampai September 2012[1]. Da'i juga pernah menjabat sebagai Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) dari 29 November 2001 hingga 7 Juli 2005.[2][3]

Ia pernah menjadi anggota Tim Gabungan Pencari Fakta Kerusuhan Mei 1998 (TGPF)

Bom Bali 2002[sunting | sunting sumber]

Pada 15 Oktober 2002, ia mengumumkan bahwa hasil penyelidikan para penyelidik Indonesia pada lokasi kejadian Bom Bali 2002 telah berhasil menemukan bekas bahan peledak plastik C-4.

Setelah salah satu tersangka pengebom, Amrozi, ditangkap, ia mengadakan pertemuan dengannya. Pada kesempatan itu, Bachtiar tampak gembira, berjabatan tangan dan berfoto dengan Amrozi.

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Berita pelantikan Dubes RI oleh Presiden di situs presidensby.info
  2. ^ "Da`i Bachtiar Kapolri Baru". liputan6.com. 30 November 2001. Diakses 29 Oktober 2014. 
  3. ^ Dara Meutia Uning (29 November 2001). "Da'i Bachtiar Resmi Dilantik Menjadi Kapolri". tempo.co. Diakses 29 Oktober 2014. 
Jabatan diplomatik
Didahului oleh:
Tatang Budie Utama Razak
(kuasa usaha a.i.)
Duta Besar RI untuk Malaysia
2008-2012
Diteruskan oleh:
Herman Prayitno
Jabatan kepolisian
Didahului oleh:
Bimantoro
Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia
2001–2005
Diteruskan oleh:
Sutanto