Stadion Gelora Kadrie Oening
| Stadion Gelora Kadrie Oening | |
|---|---|
![]() | |
| Informasi stadion | |
| Pemilik | Pemerintah Kota Samarinda |
| Lokasi | |
| Lokasi | |
| Data teknis | |
| Kapasitas | 15.000 penonton |
Stadion Gelora Kadrie Oening merupakan sebuah stadion yang berada di wilayah Kota Samarinda, Kalimantan Timur, tepatnya di kawasan Sempaja Selatan, Samarinda Utara. Stadion ini memiliki 2 tribun dengan kapasitas sekitar 15.000 penonton. Stadion ini memliki fasilitas yang bagus dan karena itu pula menjadikannya terpilih menjadi stadion terbaik Divisi I Liga Indonesia 2007. Stadion ini juga menjadi salah satu venue cabor atletik dan sepakbola dalam PON XVII-2008 Kaltim. Saat ini, Stadion Gelora Kadrie Oening dijadikan pusat pelatihan tim Borneo FC Samarinda yang kini berkompetisi di Liga 1.
Stadion ini berada di komplek Gelora Kadrie Oening Samarinda. Gelora Kadrie Oening saat ini memiliki sejumlah fasilitas, di antaranya stadion sepakbola berkapasitas 15 ribu penonton, Hotel dan Asrama Atlet, Lapangan Latihan Sepakbola, GOR Serbaguna, GOR Bulutangkis, GOR Beladiri, Lapangan Futsal, Masjid, serta kantor Dispora Kaltim.
Sebelum dikenal dengan nama Gelora Kadrie Oening, masyarakat sudah akrab dengan sebutan Stadion Madya Sempaja. Perubahan nama ini diresmikan oleh Gubernur Provinsi Kalimantan Timur, Dr. H. Isran Noor, M.Si pada 30 Mei 2022 melalui penandatanganan prasasti yang dihadiri oleh pejabat daerah dan keluarga almarhum.[1]
Peran dalam gelaran nasional
[sunting | sunting sumber]Stadion Kadrie Oening juga difungsikan sebagai salah satu arena utama untuk penyelenggaraan kegiatan berskala nasional. Pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional ke-30 yang diselenggarakan di Provinsi Kalimantan Timur pada tahun 2024.
Selian itu, stadion ini dipilih sebagai salah satu lokasi pembukaan dan menjadi tempat berlangsungnya sejumlah rangkaian acara, lengkap dengan dekorasi dan fasilitas pendukung untuk ribuan kafilah dan peserta dari seluruh provinsi di Indonesia.[2]
Revitalisasi dan pengembangan fasilitas
[sunting | sunting sumber]Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur secara berkelanjutan melakukan revitalisasi Stadion Kadrie Oening, termasuk modernisasi fasilitas olahraga untuk menjadikannya pusat olahraga yang lebih lengkap dan representatif. Rencana pengembangan mencakup penataan ruang olahraga yang lebih luas dan multifungsi guna mendukung penyelenggaraan sejumlah cabang olahraga, baik di tingkat lokal maupun nasional, serta untuk meningkatkan kenyamanan atlet dan pengunjung.[3]
Fungsi sosial dan kegiatan komunitas
[sunting | sunting sumber]Selain peranannya sebagai venue olahraga, stadion tersebut difungsikan sebagai ruang kesehatan dan kebugaran bagi masyarakat umum. Pemerintah daerah melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) membuka fasilitas gym yang dapat diakses 24 jam oleh warga, sebagai bagian dari upaya menciptakan ruang publik yang inklusif untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam aktivitas fisik. Selain itu, berbagai program masyarakat seperti fun run, festival olahraga komunitas, dan aktivitas lainnya turut diadakan untuk memperkuat keterlibatan warga dalam ekosistem olahraga di kawasan stadion.[4]
Referensi
[sunting | sunting sumber]- ↑ "STADION MADYA SEMPAJA RESMI BERUBAH NAMA JADI GELORA KADRIE OENING". Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur. 30 Mei 2022. Diakses tanggal 3 Juni 2022.
- ↑ antaranews.com (2024-09-08). "GOR Kadrie Oening jadi venue utama MTQ Nasional". Antara News. Diakses tanggal 2025-12-14.
- ↑ "Stadion Sempaja Akan Direvitalisasi Besar-besaran, Menjadi Pusat Olahraga Modern di Kaltim | MEDIA KALTIM". 2024-11-21. Diakses tanggal 2025-12-14.
- ↑ Redaksi (2025-05-22). "Stadion Kadrie Oening Diubah Jadi Ruang Sehat Warga: Dispora Kaltim Hadirkan Gym 24 Jam untuk Semua Kalangan". Portalkaltim.com. Diakses tanggal 2025-12-14.
Pranala luar
[sunting | sunting sumber]Galeri
[sunting | sunting sumber]- Menara Kadrie Oening
- Pusat pelatihan Borneo FC
- Di dalam stadion Gelora Kadrie Oening Samarinda


