Lompat ke isi

Pembagian administratif Jepang

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Jepang terbagi menjadi 47 daerah prefektur dan dibagi lagi menjadi daerah sub-prefektur atau langsung menjadi daerah kotamadya yang kemudian dipecah lagi menjadi distrik kota.

Susunan struktur

[sunting | sunting sumber]
Prefektur Sub-prefektur Kotamadya Sub-kotamadya
Prefektur
"prefektur perkotaan"
"daerah"
Subprefektur "kota terpilih" Distrik kota
Distrik Kota
Desa
none
Subprefektur District
"kota inti"
"kota istimewa"
Kota
Ibu kota Kota
Distrik kota istimewa
Distrik
Subprefektur
Kota
Desa
TingkatanJenisKanjiRomajiNo.
Prefektur Ibu kota to 1
"daerah" 1
"prefektur perkotaan" fu 2
Prefektur ken 43
 Sub-prefektur Subprefektur 支厅 shichō 158
Distrik gun 374
Kotamadya "kota terpilih" 政令指定都市 seirei shitei toshi 20
"kota inti" 中核市 chūkaku-shi 42
"kota istimewa" 特例市 tokurei-shi 40
Kota shi 688
Kota (kecil/menengah) chō or machi 746
Desa mura or son 183
Distrik kota istimewa 特別区 tokubetsu-ku 23
 Sub-kotamadya Distrik kota ku 175
PrefekturKota [semua jenis]
(Distrik kota istimewa)
Distrik kotaDistrikKotaDesa
 Aichi38167142
 Akita13693
 Aomori108228
 Chiba3766161
 Ehime1179
 Fukui9717
 Fukuoka281412302
 Fukushima13133115
 Gifu219192
 Gunma127158
 Hiroshima14859
 Hokkaidō35106612915[1]
 Hyōgo299812
 Ibaraki327102
 Ishikawa1158
 Iwate1410154
 Kagawa859
 Kagoshima198204
 Kanagawa19286131
 Kōchi116176
 Kumamoto1459238
 Kyōto15116101
 Mie14715
 Miyagi13510211
 Miyazaki96143
 Nagano19142335
 Nagasaki1348
 Nara1271512
 Niigata208964
 Ōita14331
 Okayama15410102
 Okinawa1151119
 Ōsaka3331591
 Saga10610
 Saitama40108221
 Shiga1336
 Shimane85101
 Shizuoka2310512
 Tochigi14512
 Tokushima88151
 Tōkyō26 (23)158
 Tottori45141
 Toyama10241
 Wakayama96201
 Yamagata138193
 Yamaguchi1346
 Yamanashi13586

Pembagian prefektur

[sunting | sunting sumber]
47 daerah prefektur di Jepang

Tingkat teratas pembagian administatif di Jepang adalah 47 wilayah yang meliputi: 43 prefektur (, ken), 2 prefektur perkotaan (, fu, Osaka, dan Kyoto), 1 "daerah" (, , Hokkaido), dan 1 "Ibu kota" (, to, Tokyo). Meskipun berbeda dalam penamaan, mereka tetap sama secara fungsional.

Tokyo disebut sebagai "Kota metropolis" (, to) . Setelah berakhirnya Tokyo City pada tahun 1943, Tōkyō-fu (Prefektur Tokyo) diperbarui menjadi Tōkyō-to dan distrik kota Tokyo City diperbarui menjadi Distrik kota istimewa.

Hokkaido disebut sebagai "daerah" (, ), Istilah ini awalnya digunakan untuk merujuk pada wilayah Jepang yang terdiri dari beberapa provinsi. Sebutan istilah ini juga merupakan sejarah dari penggunaan tulisan di Tiongkok.

Prefektur Osaka dan Prefektur Kyoto disebut sebagai "prefektur perkotaan" (, fu). Penulisan Tiongkok klasik ini dipakai untuk menunjukkan perkotaan inti sebagai kepentingan nasional.

"Prefektur" (, ken) merupakan jenis yang paling umum dari pembagian prefektur yang berjumlah 43 ken. Penulisan Tiongkok klasik ini mengandung konotasi pedesaan atau provinsi.

Pembagian Sub-prefektur

[sunting | sunting sumber]

Hanya ada dua jenis dalam pembagian Sub-prefektur, yaitu: Subprefektur dan Distrik.

Subprefektur

[sunting | sunting sumber]

Subprefektur (支庁, shichō) merupakan bentuk pemerintahan Jepang yang berfokus pada masalah daerah satu tingkat di bawah prefektur. Menjadi bagian dari sistem pemerintahan sendiri dan merupakan bagian dari tindak pemerintahan yang lebih besar daripada negara.[2]

Distrik' (, gun) merupakan unit pemerintahan yang dahulu sering digunakan antara tahun 1878 dan 1921. Jenis ini setara dengan county Tiongkok atau Amerika Serikat.

Pembagian kotamadya

[sunting | sunting sumber]
1,742 kotamadya dan 175 daerah sub-kotamadya di Jepang

Pembagian kotamadya dibagi menjadi tiga kategori utama, yaitu kota, kota kecil, dan desa. Namun kota menjadi kategori yang paling penting. Distrik kota istimewa Tokyo juga masuk ke dalam pembagian kotamdya.

Kota-kota di Jepang dikategorikan lagi menjadi empat jenis, kota terpilih, kota inti, kota istimewa, dan kota biasa.

Kota terpilih

[sunting | sunting sumber]

Kota terpilih (政令指定都市, seirei shitei toshi), juga disebut sebagai kota yang ditunjuk (指定都市, shitei toshi) atau kota besar (政令市, seirei shi), merupakan kota di Jepang yang memiliki populasi lebih besar dari 500,000 penduduk dan memiliki tata kota yang ditentukan pemerintah atas perintah dari kabinet Jepang berdasarkan pasal 252, bab 19 tentang Undang-Undang Otonomi Daerah. kota yang ditunjuk juga dibagi lagi menjadi distrik kota.

Kota inti

[sunting | sunting sumber]

Kota inti (中核市, Chūkakushi) merupakan kota di Jepang yang memiliki populasi lebih besar dari 300,000 penduduk dan memiliki luas lebih besar dari 100 kilometer persegi, meskipun pengecualian khusus dapat dibuat atas perintah kabinet atas kota dengan populasi di bawah 300,000 atau lebih dari 200,000 penduduk.[3] Kota inti dibentuk berdasarkan ayat pertama pada Pasal 252, Bab 22 tentang Undang-Undang Otonomi Daerah di Jepang.

Kota istimewa

[sunting | sunting sumber]

Kota istimewa (特例市, Tokureishi) di Jepang merupakan kota yang memiliki populasi setidaknya 200,000 penduduk. Kategori ini dibentuk berdasarkan Undang-Undang Otonomi Daerah, pasal 252 ayat 26.

Kota (, shi) merupakan unit pemerintah daerah di Jepang yang memiliki populasi setidaknya 50,000 penduduk dengan 60% kepala keluarga harus berada di pusat wilayah perkotaan, membangun perdagangan, industri atau pekerjaan perkotaan lainnya. Kota berada pada tingkat yang sama dengan kota kecil (, machi) dan desa (, mura); hanya saja bukan bagian dari distrik (, gun). Seperti unit pemerintahan lainnya, kota dibentuk berdasarkan Undang-Undang Otonomi Daerah tahun 1947.

Kota kecil

[sunting | sunting sumber]

Kota kecil (町; chō atau machi) merupakan unit pemerintah daerah di Jepang. Termasuk badan publik daerah bersama dengan prefektur (ken atau setara lainnya), kota (shi), dan desa (mura). Secara geografis, kota kecil berada di dalam prefektur.

Desa (, mura, atau son) merupakan unit pemerintah daerah di Jepang. Termasuk badan publik daerah bersama dengan prefektur (ken atau setara lainnya), kota (shi), dan kota kecil (, chō, atau machi). Secara geografis, sebagian wilayah desa berada di dalam prefektur. Wilayah ini jauh lebih besar dari pemukiman, berdasarkan pembagian dari distrik (, gun), yang dibagi lagi menjadi kota kecil dan desa yang tertata penuh.

Distrik kota istimewa

[sunting | sunting sumber]

Distrik kota istimewa (特別区, tokubetsu-ku) merupakan 23 kotamadya yang bersama-sama membentuk inti dan bagian paling padat penduduknya dari Tokyo, Jepang. Keduanya menempatkan ke tanah yang awalnya bernama Kota Tokyo sebelum dihapuskan pada tahun 1943 untuk menjadi bagian baru sebagai Tokyo Metropolis. Susunan distrik kota istimewa dibentuk berdasarkan Undang-Undang Otonomi Daerah dan karakter unik di Tokyo.

Pembagian sub-kotamadya

[sunting | sunting sumber]

Distrik kota

[sunting | sunting sumber]

Distrik kota (, ku) merupakan hasil pemecahan dari Kota di Jepang yang cukup luas untuk menjadi kota pilihan pemerintah Jepang.[4]

Meskipun rincian dari pemerintah kota telah berubah dari waktu ke waktu, dasar dari sistem dua tingkat yang berjalan saat ini masih serupa sejak penghapusan sistem han oleh pemerintahan Meiji pada tahun 1871. Sebelum penghapusan sistem han, Japang dipecah menjadi provinsi (, kuni) yang kemudian dibagi lagi menjadi distrik (, gun) dan desa (里/郷, sato) pada tingkat terbawah.

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. Tidak termasuk 6 desa di wilayah Persengketaan Kepulauan Kuril.
  2. Imperial Japanese Commission to the Louisiana Purchase Exposition. (1903). Japan in the beginning of the 20th century, p. 80.
  3. http://nippon.zaidan.info/seikabutsu/1999/00168/contents/145.htm
  4. "Statistical Handbook of Japan 2008" by Statistics Bureau, Japan Diarsipkan 2012-02-20 di Wayback Machine. Chapter 17: Government System (Retrieved on July 4, 2009)

Pranala luar

[sunting | sunting sumber]