Lompat ke isi

Bank Neo Commerce

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
PT Bank Neo Commerce Tbk
Nama sebelumnya
PT Bank Yudha Bhakti Tbk (1989-2020)
Jenis perusahaan
Perseroan terbatas
Kode emitenBEI: BBYB
IndustriJasa keuangan
Didirikan19 September 1989; 36 tahun lalu (1989-09-19)
Kantor pusatJakarta Selatan, DKI Jakarta
Wilayah operasi
Indonesia
Tokoh kunci
Eri Budiono[1]
(Direktur)
Inkawan Jusi[1]
(Komisaris Utama)
Jasa
PendapatanPenurunan Rp3,612 triliun (2024)[2]
Kenaikan Rp28,455 miliar (2024)[2]
KenaikanRp31,323 miliar (2024)[2]
Total asetPenurunan Rp17,409 triliun (2024)[2]
Total ekuitasKenaikan Rp3,562 triliun (2024)[2]
PemilikPT Akulaku Silvrr Indonesia (34,45%)
PT Gozco Capital (7,21%)
Rockcore Financial Technology Co. Ltd. (5,52%)
Karyawan
Kenaikan 1.208 (2024)
Situs webwww.bankneocommerce.co.id

PT Bank Neo Commerce Tbk sebuah bank yang berkantor pusat di Jakarta. Untuk mendukung kegiatan bisnisnya, hingga akhir tahun 2024, bank ini memiliki tujuh kantor cabang yang tersebar di Jawa, Medan, dan Makassar.[2][3]

Pendirian bank ini berawal dari terbitnya Paket Kebijaksanaan Oktober 1988 yang memberikan kemudahan untuk mendirikan bank baru. Pada bulan Desember 1988, Dephankam, Asabri, Pepabri, dan para pengembang perumahan pun mengadakan sebuah pertemuan untuk mengoptimalkan dana proyek Kredit Perumahan Prajurit (KPR) yang saat itu dinilai cukup pontesial, salah satunya dengan cara mendirikan sebuah bank baru.

Pada bulan Januari 1989, Menhankam memerintahkan pelaksanaan studi kelayakan pendirian bank baru, dan pada bulan Februari 1989, LPPI pun resmi ditunjuk untuk melaksanakan studi kelayakan tersebut melalui kerja sama dengan Bank Niaga. Pada bulan September 1989, bank ini resmi didirikan dengan nama PT Bank Yudha Bhakti oleh Inkopad, Inkopal, Inkopau, Inkoppol, Inkoppabri, Puskop Mabes TNI, dan Puskop Dephankam.

Pada tahun 2015, bank ini resmi melantai di Bursa Efek Indonesia.[4] Pada tahun 2019, Akulaku membeli 8,9% saham bank ini dengan harga Rp158 miliar.[5] Pada tahun 2020, bank ini mengubah namanya menjadi seperti sekarang untuk mencerminkan transformasinya menjadi bank berbasis digital.[6] Pada tahun 2021, bank ini memindahkan kantor pusatnya ke Treasury Tower dan meluncurkan aplikasi Neobank.[2][3]

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. 1 2 "Komisaris & Direksi". PT Bank Neo Commerce Tbk. Diakses tanggal 30 April 2026.
  2. 1 2 3 4 5 6 7 "Laporan Tahunan 2024" (PDF). PT Bank Neo Commerce Tbk. Diakses tanggal 30 April 2026.
  3. 1 2 "Sekilas Perusahaan". PT Bank Neo Commerce Tbk. Diakses tanggal 30 April 2026.
  4. Sukirno, Sukirno (13 Januari 2015). "BANK YUDHA BHAKTI (BBYD): Inilah Sejarah Bank Milik Koperasi TNI/POLRI". Bisnis Indonesia. Diakses tanggal 2 Mei 2026.
  5. Hutauruk, Dina Mirayanti (15 Maret 2019). "Akulaku resmi jadi pemegang saham Bank Yudha Bhakti (BBYB)". Kontan. Diakses tanggal 2 Mei 2026.
  6. Saleh, Tahir (10 September 2020). "Dikendalikan Akulaku, BBYB Ganti Nama Jadi Bank Neo Commerce". CNBC Indonesia. Diakses tanggal 2 Mei 2026.

Pranala luar

[sunting | sunting sumber]