Maskapai penerbangan nasional
Maskapai penerbangan nasional adalah sebuah perusahaan transportasi udara yang diregistrasi secara lokal di dalam suatu negara. mereka bisa berupa perusahaan milik negara, dioperasikan pemerntah, atau dirancang oleh pemerintah sebagai perusahaan yang mewakili negara. Perusahaan ini umumnya disebut flag carrier, diambil dari aturan maritim yang mewajibkan setiap kapal mengibarkan bendera negara asalnya.[1]
Amerika Serikat adalah satu-satunya negara yang melarang adanya flag carrier karena aturan anti keistimewaan yang ketat, namun, memiliki lima maskapai internasional: American Airlines, Delta Air Lines, United Airlines, Continental Airlines, dan US Airways; yang memiliki fungsi mirip dengan flag carrier negara lain.
Daftar isi |
Latar belakang [sunting]
| Bagian ini membutuhkan lebih banyak catatan kaki untuk pemastian. Silakan bantu memperbaiki artikel ini dengan menambahkan catatan kaki dari sumber yang terpercaya. Tag ini diberikan pada December 2009 |
Maskapai penerbangan nasional muncul saat sebuah negara mendirikan maskapai penerbangan milik pemerintah. Pemerintah kemudian menjadi pimpinan perusahaan karena tingginya modal dan biaya operasi maskapai. Peraturan yang ketat mengenai industri penerbangan membuat perlunya campur tangan pemerintah untuk melakukan negosiasi dengan negara lain agar maskapai mendapat izin untuk pasar terbuka. Perjanjian penerbangan bilateral ini kadang hanya dikhususkan untuk pesawat dengan nomor registrasi lokal, memaksa pemerintah untuk beroperasi lebih cepat untuk mencegak kerugian dalam menghadapi kompetitor asing. Beberapa negara juga mendirikan flag carrier untuk alasan nasionalisme, atau untuk membantu keuangan negara, terutama di daerah wisata.[rujukan?]
Dalam banyak kasus, pemerintah memberikan bantuan secara langsung kepada maskapai penerbangan nasional mereka, umumnya dengan subsidi dan insentif fiskal yang lain. Pendirian maskapai lokal yang memiliki kemungkinan menjadi pesaing kadang kala dilarang, atau mendapat aturan ketat untuk mencegah persaingan langsung. Meskipun maskapai swasta masih diijinkan berdiri, maskapai penerbangan nasional masih menjadi prioritas, terutama dalam pembagian tempat dalam rute nasional dan internasional.
Dalam dekade terakhir, banyak maskapai tersebut diubah menjadi perusahaan terbuka atau mengalami privatisasi. Industri penerbangan juga secara bertahap melonggarkan peraturannya, terutama di Amerika Serikat dan Uni Eropa. Hal ini menyebabkan definisi maskapai penerbangan nasional menjadi tidak sepenting di masa lalu.[rujukan?]
Istilah ini sekarang juga digunakan untuk maskapai yang paling dominan di suatu negara atau maskapai yang telah mengalami privatisasi.[rujukan?]
Daftar Maskapai penerbangan Nasional [sunting]
|
|
Artikel ini mungkin mengandung riset asli atau pernyataan yang belum dipastikan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan menambahkan referensi. Untuk detilnya, lihat halaman pembicaraan. |
Referensi [sunting]
- ^ "flag carrier definition". Businessdictionary.com. Diakses 2009-05-22.
- ^ https://www.flyariana.com/subpage.php?id=12
- ^ a b c SAS dimiki bersama oleh pemerintah Denmark, Norwegia dan Swedia, dan menjadi maskapai penerbangan nasional bagi ketiga negara.
- ^ "LOT Corporate Information". PLL LOT. 2007. Diakses 2007-10-01.
- ^ "TAP Portugal". Flytap.com. Diakses 2009-05-22.
- ^ berhenti beroperasi pada 1991
- ^ "Participaciones significativas - Iberia". Grupo.iberia.es. Diakses 2009-05-22.
- ^ setelah ditutup tahun 2002, maskapai nasional menjadi Swissair
- ^ China Airlines menggunakan bendera taiwan hingga 1995.
- ^ UAE: Etihad Airways dimiliki oleh pemerintah Abu Dhabi, salah satu bagian dari UAE.
- ^ UAE: Emirates Airline dimilik oelh pemerintah Dubai, bagian dari UAE.
- ^ UAE: Air Arabia sebagian dimiliki oleh pemerintah Sharjah, bagian dari UAE.
- ^ http://www.independent.co.uk/news/danair-swallowed-up-by-ba-rivals-say-competition-and-choice-will-be-cut-by-takeover-that-will-axe-1900-jobs-1559258.html
Pranala Luar [sunting]
- International Air Transport Association Organisation formerly responsible for managing air services agreements and international fares.
- US Maritime Administration

