Yordania

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Kerajaan Hasyimiyah Yordania
اَلمَمْلَكَة اَلأُرْدُنِيَّة اَلهَاشِمِيَّة
Al-Mamlakah Al-Urdaniyyah Al-Hashimiyyah
Bendera
MottoArab: الله، الوطن، المليك
Alih aksara: Allah Al-Watan Al-Malek
Terjemahan: "Allah, Negara, Raja"
Lagu kebangsaanعاش المليك  

  ("As-salam al-malaki al-urdoni")1
Panjang Umurlah Raja

Ibu kota Amman
31°57′LU 35°56′BT / 31,95°LU 35,933°BT / 31.950; 35.933
Bahasa resmi Arab[1]
Bahasa lisans Inggris, Perancis, Sirkasia, Chechen, Persia, Kurdi, Turki
Pemerintahan Monarki konstitusional[2]
 -  Raja Abdullah II
 -  Perdana Menteri Awn Shawkat Al-Khasawneh
Kemerdekaan
 -  Akhir mandat Liga Bangsa-Bangsa Britania Raya
25 Mei 1946 
Luas
 -  Total 92,300 km2 (ke-112)
 -  Perairan (%) 0,8
Penduduk
 -  Perkiraan Juli 2010 6.407.085[3] (ke-106)
 -  Sensus Juli 2004 5.611.202 
 -  Kepadatan 68,4/km2 (ke-133)
PDB (KKB) Perkiraan 2010
 -  Total $ 34,528 miliar[4] 
 -  Per kapita $ 5.956[5] 
PDB (nominal) Perkiraan 2010
 -  Total $ 27,527 miliar[4] 
 -  Per kapita $ 4.499[4] 
Gini (2002–03) 38,8
IPM (2010) 0,681[6] (tinggi) (ke-82)
Mata uang Dinar Yordania (JOD)
Zona waktu UTC+2 (UTC+2)
 -  Musim panas (DST) UTC+3 (UTC+3)
Lajur kemudi Kanan
Ranah Internet .jo
Kode telepon 962
1 Juga berperan sebagai Musik kehormatan.

Yordania ( /ˈɔrdən/: Bahasa Arab: اَلأُرْدُن, Al-'Urdun), resminya Kerajaan Hasyimiyah Yordania (Bahasa Arab: اَلمَمْلَكَة اَلأُرْدُنِيَّة اَلهَاشِمِيَّة), Al-Mamlaka al-Urduniyya al-Hashemiyya) adalah sebuah kerajaan di Tepi Barat Sungai Yordan. Negara ini berbatasan dengan Arab Saudi di timur dan tenggara, Irak di timur-laut, Suriah di utara dan Tepi Barat dan Israel di barat, berbagi kekuasaan atas Laut Mati. Satu-satunya pelabuhan Yordania adalah di ujung barat-daya, di Teluk Aqaba, yang sebagiannya juga dikuasai oleh Israel, Mesir, dan Arab Saudi. Lebih dari separuh Yordania diliputi oleh Gurun Arab. Tetapi, bagian barat Yordania berupa hutan dan lahan layak tanam. Yordania adalah bagian dari Bulan Sabit Subur. Ibu kota dan pusat pemerintahannya adalah Amman.

Yordania didirikan pada tahun 1921, dan diakui oleh Liga Bangsa-Bangsa sebagai sebuah negara di bawah mandat Britania pada tahun 1922 yang dikenal sebagai Emirat Transyordania. Pada tahun 1946, Yordan menggabungi Perserikatan Bangsa-Bangsa sebagai negara merdeka yang secara resmi dikenal sebagai Kerajaan Hasyimiyah Yordania.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Pada zaman dahulu, wilayah yang kini bernama Yordania merupakan jantung peradaban kuno yang diuntungkan oleh letak geografisnya di kawasan Bulan Sabit Subur yang meliputi Babilonia dan Kanaan. Kemudian, Yordania menjadi rumah bagi beberapa kerajaan kuno meliputi: Kerajaan Edom, Moab, Ammon, dan kerajaan Nabath yang menonjol: Petra. Tetapi, melintasi berbagai era sejarah yang berbeda-beda, sebagian wilayah negara ini menjadi berada di bawah kendali beberapa kekuatan tetangga, seperti Mesir Kuno pada masa peperangannya dengan Babilonia dan Hittit; dan pada beberapa peride yang berlainan oleh Bani Israil yang diambil pada masa penahanan Babilonia, dan yang kemudian dikalahkan oleh Bani Moab seperti yang tertulis dalam Batu Moab. Lebih jauhnya, dan karena lokasinya yang strategis di pertengahan dunia kuno, Yordania juga di bawah kendali kekaisaran-kekaisaran kuno Yunani, Persia, Romawi, dan yang berikutnya oleh Bizantium. Masih, orang Nabath mendirikan kerajaan merdeka yang meliputi sebagian besar wilayah Yordania modern dan wilayah lain yang berdekatan, selama beberapa abad, sebelum akhirnya ditaklukkan oleh Kekaisaran Romawi. Tetapi, terpisah dari Petra, orang Romawi memelihara kemakmuran sebagian besar kota-kota kuno di Yordania yang menikmati otonomi negara-kota yang singkat di bawah payung aliansi Dekapolis. Dengan mundurnya Kekaisaran Romawi, Yordania menjadi berada di bawah kendali kerajaan Arab Ghassan. Pada abad ke-7, dan karena kedekatannya dengan Damaskus, Yordania menjadi salah satu ranah penting bagi Kekhalifahan Islam-Arab dan oleh karenanya pula mengamankan beberapa abad kestabilan dan kemakmuran, yang mengizinkan bergulirnya identitas Arab Islam terkini. Pada abad ke-11, Yordania menyaksikan sebuah fase ketidakstabilan, sebab ia menjadi salah satu zona inti Perang Salib yang berujung pada kekalahan oleh Dinasti Ayyubiyah. Yordania juga menderita akibat serangan Mongol yang dihalang-halangi oleh Mamluk. Pada tahun 1516, Yordania menjadi bagian dari Kesultanan Utsmaniyah dan tetap dalam keadaan demikian hingga tahun 1918, ketika Angkatan Darat Pemberontak Arab Raya mengambil alih, dan mengamankan Yordania terkini atas bantuan dan dukungan suku-suku Yordania setempat.

Sebagai saksi bagi kekayaan sejarah Yordania, peradaban Nabath meninggalkan banyak situs arkeologi yang besar di Petra, yang dianggap sebagai salah satu Tujuh Keajaiban Dunia Baru juga telah diakui oleh Organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan PBB (UNESCO) sebagai Situs Warisan Dunia. Selain Petra, peradaban-peradaban lain juga meninggalkan jejak arkeologinya di Yordania seperti Hellenistik dan Romawi melalui reruntuhan di kota-kota Dekapolis: Jerash, Umm Qais, Amman, Kapitolias (Beit Ras), Rafana, Pella, dan Irbid dan situs Bizantium Umm ar-Rasas (sebuah Situs Warisan Dunia). Kekhalifahan Islam-Arab juga meninggalkan jejak arsitektur yang unik yang terwujud dalam istana-istana gurun di antaranya Qasr Mshatta, Qasr al Hallabat, dan Qasr Amra yang diakui sebagai Situs Warisan Dunia; selain itu kastil Ajloun dan Al Karak yang memadukan era Perang Salib, Dinasti Ayyubiyah, dan Mamluk. Yang terakhir Kesultanan Utsmaniyah meninggalkan beberapa ciri kota, seperti masjid, kuburan, stasiun kereta api, dan kastil.

Sebagian besar wilayah Yordania modern telah berciri perkotaan. Yordania digolongkan sebagai negara dengan tingkat "pembangunan manusia" yang tinggi menurut Laporan Pembangunan Manusia tahun 2010.[7] Lebih jauh lagi, Yordania juga digolongkan sebagai pasar yang sedang tumbuh dengan sebuah ekonomi pasar yang bebas menurut CIA World Factbook. Yordania juga dipandang sebagai sebuah ekonomi "berpendepatan menengah-atas".[8] Perjanjian perdagangan bebas dengan Amerika Serikat berlaku sejak bulan Desember 2001 menghapus segala pungutan untuk hampir semua komoditas di antara kedua-dua negara. Yordania juga menikmati "status maju/terdepan" dengan Uni Eropa sejak bulan Desember 2010[9] juga menjadi anggota kawasan perdagangan bebas Eropa-Timur Tengah. Yordania mengikuti lebih banyak perjanjian perdagangan bebas daripada negara lain di kawasan. Yordania memiliki kebijakan "pro-Barat" dengan hubungan yang sangat akrab dengan Amerika Serikat dan Britania Raya, dan menjadi sekutu utama (yang bukan anggota NATO) Amerika Serikat sejak tahun 1996. Yordania adalah salah satu negara pendiri Liga Arab,[10] dan Organisasi Kerja Sama Islam (OKI). Baru-baru ini, Yordania telah diundang untuk menggabungi Dewan Kerjasama Teluk (GCC). Pemerintah Yordania adalah satu di antara tiga anggota 22 negara Liga Arab yang menjalin hubungan diplomatik dengan Israel, dua lainnya adalah Pemerintah Mesir dan Pemerintah Palestina.[11][12][13][14][15][16][17][18] Yordania adalah anggota Organisasi Perdagangan Dunia (WTO),[19][20][21][22][23][24][25] Dana Arab untuk Pembangunan Sosial dan Ekonomi,[26] Parlemen Arab,[27] Organisasi Pertambangan dan Pembangunan Industri Arab, Dana Moneter Arab,[28] Dana Moneter Internasional,[29][30] Mahkamah Pidana Internasional,[31] Dewan Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa, Kawasan Perdagangan Bebas Arab Raya, Komisi Sosial dan Ekonomi PBB untuk Asia Barat,[32] Kebijakan Lingkungan Eropa,[33][34][35] dan Perserikatan Bangsa-Bangsa.[36]

Yordania menerima arus pengungsi Palestina selama lebih dari 3 dasawarsa, menjadikannya sebagai salah satu penampung pengungsi terbesar dunia. Negara yang miskin bahan tambang ini mengimpor minyak bumi dari negara-negara tetangga.

Pembagian administratif[sunting | sunting sumber]

Yordania terbagi ke dalam 12 provinsi yang bernama Kegubernuran, yang mana dibagi lagi ke dalam 54 departemen atau distrik yang dinamakan Nahia.

Kegubernuran Ibu kota Wilayah
Kegubernuran Ajloun Ajloun Utara
Kegubernuran Aqaba Aqaba Selatan
Kegubernuran Balqa Salt Tengah
Kegubernuran Ibu kota Amman Tengah
Kegubernuran Irbid Irbid Utara
Kegubernuran Jerash Jerash Utara
Kegubernuran Ibu kota Lokasi
Kegubernuran Kerak Al Karak Selatan
Kegubernuran Ma'an Ma'an Selatan
Kegubernuran Madaba Madaba Tengah
Kegubernuran Mafraq Mafraq Utara
Kegubernuran Tafilah Tafilah Selatan
Kegubernuran Zarqa Zarqa Tengah

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ http://www.ethnologue.com/show_country.asp?name=jordan
  2. ^ "Government". www.kinghussein.gov.jo. Diakses 15 July 2011. 
  3. ^ "Population: Jordan". CIA.gov. Diakses 2010-11-10. 
  4. ^ a b c "Jordan". International Monetary Fund. Diakses 2011-04-30. 
  5. ^ "Jordan makes progress in human development". The Jordan Times. November 5, 2010. Diakses 2011-05-05. 
  6. ^ "Human Development Report 2010" (PDF). United Nations. 2010. Diakses 2010-11-10. 
  7. ^ "Jordan makes progress in human development". The Jordan Times. November 5, 2010. Diakses 2010-11-10. 
  8. ^ http://data.worldbank.org/about/country-classifications/country-and-lending-groups
  9. ^ "Jordan obtains 'advanced status' with EU". Jordan Times. 2010-10-27. Diakses 2010-12-22. 
  10. ^ "League of Arab States". Arableagueonline.org. Diakses 2010-06-15. 
  11. ^ "Peace first, normalcy with Israel later: Egypt". Al Arabiya News Channel. August 17, 2009. Diakses 2010-11-10. 
  12. ^ "Mideast peace drive gets two-prong boost". Hurriyet Daily News and Economic Review. 18 August 2009. Diakses 1 April 2010. 
  13. ^ "In US, Egypt leader puts onus on Israel". Khaleej Times Online. 18 August 2009. Diakses 1 April 2010. 
  14. ^ "Obama, Mubarak Discuss Mideast Peace". The Washington Post. Diakses 2010-03-31. 
  15. ^ Mary Jane Bolle, Alfred B. Prados, and Jeremy M. Sharp (2006) CRS Report for Congress: Qualifying Industrial Zones in Jordan and Egypt . Congressional Research Service. (Report). Retrieved on 1 April 2010.
  16. ^ Alex Dziadosz (18 August 2009). "Mubarak team seeks to revive wilting carrot for Arab-Israeli peace". Christian Science Monitor. Diakses 1 April 2010. 
  17. ^ "Egypt leader in US as pressure builds". The Jordan Times. 18 August 2009. Diakses 2010-11-10. 
  18. ^ "1967: Egypt and Jordan unite against Israel". BBC News. 1967-05-30. Diakses 2010-03-31. 
  19. ^ "NEWS – Press 174 – Jordan becomes 136th member of the". WTO. 2000-04-11. Diakses 2010-06-15. 
  20. ^ "Jordan – Member information". WTO. 2000-04-11. Diakses 2010-06-15. 
  21. ^ "Jordan's Membership to WTO". Mit.gov.jo. Diakses 2010-06-15. 
  22. ^ "Jordan Economic & Commerce Bureau – Investment – Success Stories". Jordanecb.org. Diakses 2010-06-15. 
  23. ^ "temp.fm" (PDF). Diakses 2010-06-15. 
  24. ^ "Jordan country brief – Department of Foreign Affairs and Trade". Dfat.gov.au. Diakses 2010-06-15. 
  25. ^ "Jordan's Economic Policy: No Compromises .. No Guarantees – IslamOnline.net – Politics in Depth". IslamOnline.net. 2000-04-28. Diakses 2010-06-15. 
  26. ^ "Arab Fund for Economic and Social Development". arabfund.org. Diarsipkan dari aslinya tanggal 2006-11-10. Diakses 2010-11-10. 
  27. ^ "Arab Inter-parliamentary Union". Arab-ipu.org. Diakses 2010-06-15. 
  28. ^ [1][pranala nonaktif]
  29. ^ "Jordan and the IMF". Imf.org. Diakses 2010-06-15. 
  30. ^ [2][pranala nonaktif]
  31. ^ "ICC – Jordan". Icc-cpi.int. Diakses 2010-06-15. 
  32. ^ "ESCWA Members". Escwa.un.org. Diakses 2010-06-15. 
  33. ^ "Jordan". Ec.europa.eu. Diakses 2010-06-15. 
  34. ^ "EUROPA – Press Releases – European Neighbourhood Policy – JORDAN". Europa.eu. 2008-04-03. Diakses 2010-06-15. 
  35. ^ United Nations High Commissioner for Refugees (2004-05-12). "Refworld | European Neighbourhood Policy: Country Report, Jordan". UNHCR. Diakses 2010-06-15. 
  36. ^ "United Nations Member States". Un.org. Diakses 2010-06-15. 

Pustaka lanjutan[sunting | sunting sumber]

  • El-Anis, Imad. Jordan and the United States: The Political Economy of Trade and Economic Reform in the Middle East (I.B. Tauris, diedarkan oleh Palgrave Macmillan; 2011) 320 halaman; studi kasus perdagangan pakaian, obat-obatan, dan jasa keuangan.
  • Robins, Philip. A History of Jordan (2004)
  • Salibi, Kamal S. The Modern History of Jordan (1998)
  • Teller, Matthew. The Rough Guide to Jordan (Edisi ke-4 2009)

Pranala luar[sunting | sunting sumber]