Piala Dunia FIFA 2014

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Piala Dunia FIFA 2014
Copa do Mundo da FIFA
Brasil 2014[1]
Logo resmi Piala Dunia FIFA 2014
Informasi turnamen
Tuan rumah  Brazil
Jadwal
penyelenggaraan
12 Juni – 13 Juli
Jumlah
tim peserta
32 (dari 5 konfederasi)
Tempat penyelenggaraan 12 (di 12 kota)
Hasil turnamen
Juara Gold medal blank.svg Jerman
(Kali ke-4)
Juara kedua Silver medal blank.svg Argentina
Juara ketiga Bronze medal blank.svg Belanda
Juara keempat Brazil
Statistik turnamen
Jumlah pertandingan 64
Jumlah gol 171 (2.67 per pertandingan)
Pemain terbaik Bendera Argentina Lionel Messi
Pencetak gol terbanyak Bendera Kolombia James Rodríguez
(6 gol)
2010
2018

Piala Dunia FIFA 2014 adalah Piala Dunia FIFA ke-20, turnamen sepak bola internasional yang diadakan pada tahun 2014 di Brasil.

Ini adalah kedua kalinya Brasil menyelenggarakan turnamen ini (setelah 1950), Brasil menjadi negara kelima yang pernah menyelenggarai Piala Dunia FIFA lebih dari satu kali, setelah Meksiko, Italia, Perancis, dan Jerman. Turnamen ini juga merupakan Piala Dunia FIFA pertama yang diselenggarakan di Amerika Selatan sejak Argentina 1978. Sebelumnya tidak ada negara Amerika Selatan yang menyelenggarakan Piala Dunia FIFA lebih dari satu kali.

Tim sepak bola nasional dari 31 negara telah lolos melalui persaingan kualifikasi yang dimulai pada bulan Juni 2011 untuk ikut berpartisipasi dengan negara tuan rumah Brasil di saat final turnamen. Sebanyak 64 pertandingan akan dimainkan di dua belas kota di Brazil baik stadion baru atau yang dibangun ulang, dengan turnamen yang dimulai dengan babak penyisihan grup. Untuk pertama kalinya di putaran final Piala Dunia, pertandingan akan dilangsungkan menggunakan teknologi garis gawang.[2]

Spanyol merupakan juara bertahan, setelah mengalahkan Belanda 1–0 pada Final Piala Dunia 2010 untuk memenangkan gelar dunia pertamanya. Sebelumnya dari empat Piala Dunia yang digelar di Amerika Selatan, semuanya dimenangkan oleh tim Amerika Selatan.[3]

Jerman berhasil menjadi juara setelah mengalahkan Argentina pada pertandingan final dengan skor 1-0. Sementara Belanda menjadi juara setelah mengalahkan tim tuan rumah Brasil pada pertandingan perebutan tempat ketiga dengan skor 3-0.

Di Indonesia, Piala Dunia FIFA 2014 disiarkan langsung oleh ANTV, tvOne, viva+, dan K-vision.

Pemilihan tuan rumah[sunting | sunting sumber]

Sepp Blatter dan kemenangan Brasil.

Pada tanggal 7 Maret 2003, FIFA mengumumkan bahwa turnamen ini akan diadakan di Amerika Selatan untuk yang pertama kali sejak Argentina menyelenggarakan turnamen Piala Dunia FIFA tahun 1978, sejalan dengan kebijakan rotasi hak untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia antara konfederasi yang berbeda. Pada tanggal 3 Juni 2003, CONMEBOL mengumumkan bahwa Argentina, Brasil, dan Kolombia mau menjadi penyeleggara Piala Dunia 2014.[4] Pada tanggal 17 Maret 2004, asosiasi CONMEBOL telah memilih bahwa telah sepakat untuk mengadopsi Brasil sebagai calon tunggal mereka.[5]

Brasil secara resmi mendeklarasikan penawaran mereka pada bulan Desember 2006 dan diikuti Kolombia beberapa hari kemudian. Penawaran Argentina tidak pernah terwujud. Pada tanggal 11 April 2007, Kolombia menarik diri dari dari pemilihan tuan rumah, Francisco Santos Calderón wakil president Kolombia mengumumkan bahwa Kolombia malah akan menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 FIFA 2011. Dengan keputusan itu, Brasil menjadi kandidat resmi tunggal untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia FIFA 2014.[6] Brasil memenangkan hak untuk menjadi tuan rumah pertandingan Piala Dunia FIFA 2014 pada tanggal 30 Oktober 2007 sebagai satu-satunya negara yang memasuki penawaran.[7]

Kualifikasi[sunting | sunting sumber]

Pengundian babak kualifikasi Piala Dunia FIFA 2014 berlangsung di Marina da Glória di Rio de Janeiro pada tanggal 30 Juli 2011.[8] Selaku tuan rumah penyelenggara, Brasil melaju ke putaran final secara otomatis.

  Negara yang lolos ke Piala Dunia
  Negara yang tidak lolos
  Negara yang tidak masuk
  Negara yang bukan anggota FIFA

203 dari 208 Tim nasional FIFA ikut serta dalam tahap kualifikasi, yang dimulai pada 15 Juni 2011 dan berakhir pada 20 November 2013. 24 dari 32 kualifikasi, juga lolos di turnamen sebelumnya.[9][10] Untuk Wilayah OFC tidak memiliki perwakilan di Final Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak tahun 2002.

Pada tanggal 3 Maret 2011 FIFA memutuskan untuk mendistribusikan tempat di putaran final[11][12]:

  • Eropa (UEFA) - 13 tempat
  • Asia (AFC) - 4 atau 5 tempat
  • Africa (CAF) - 5 tempat
  • Amerika Utara dan Tengah, Karibia (CONCACAF) - 3 atau 4 tempat
  • Amerika Selatan (CONMEBOL) - 4 atau 5 tempat (+ Brasil yang terkualifikasi secara otomatis sebagai tuan rumah, total menjadi 6 tempat)
  • Oseania (OFC) - 0 atau 1 tempat

Tim peserta[sunting | sunting sumber]

Tim Cara lolos Tanggal
lolos
Penampilan di
putaran final (ke-)
Penampilan
terakhir
Penampilan
terbaik
Peringkat
FIFA
[nb 1]
 Brasil Tuan rumah 30 Oktober 2007 20 2010 Pemenang (1958, 1962, 1970, 1994, 2002) 11
 Jepang Juara Grup B Babak Keempat Zona Asia 4 Juni 2013 5 2010 Babak 16 besar (2002, 2010) 44
 Australia Peringkat kedua Grup B Babak Keempat Zona Asia 18 Juni 2013 4 2010 Babak 16 besar (2006) 57
 Iran Juara Grup A Babak Keempat Zona Asia 18 Juni 2013 4 2006 Babak grup (1978, 1998, 2006) 49
 Korea Selatan Peringkat kedua Grup A Babak Keempat Zona Asia 18 Juni 2013 9 2010 Peringkat keempat (2002) 56
 Belanda Juara Grup D Zona Eropa 10 September 2013 10 2010 Peringkat kedua (1974, 1978, 2010) 8
 Italia Juara Grup B Zona Eropa 10 September 2013 18 2010 Pemenang (1934, 1938, 1982, 2006) 9
 Amerika Serikat Juara Babak Keempat Zona CONCACAF 10 September 2013 10 2010 Peringkat ketiga (1930)a 31
 Kosta Rika Peringkat kedua Zona CONCACAF 10 September 2013 4 2006 Babak 16 besar (1990) 13
 Argentina Juara Zona CONMEBOL 10 September 2013 16 2010 Pemenang (1978, 1986) 3
 Belgia Juara Grup A Zona Eropa 11 Oktober 2013 12 2002 Peringkat keempat (1986) 5
 Swiss Juara Grup E Zona Eropa 11 Oktober 2013 10 2010 Perempat final (1934, 1938, 1954) 7
 Jerman Juara Grup C Zona Eropa 11 Oktober 2013 18 2010 Pemenang (1954, 1974, 1990) 2
 Kolombia Peringkat kedua Zona CONMEBOL 11 Oktober 2013 5 1998 Babak 16 besar (1990) 4
 Rusia Juara Grup F Zona Eropa 15 Oktober 2013 10b 2002 Peringkat keempat (1966)c 19
 Bosnia dan Herzegovina Juara Grup G Zona Eropa 15 Oktober 2013 1 Belum pernah 16
 Inggris Juara Grup H Zona Eropa 15 Oktober 2013 14 2010 Pemenang (1966) 10
 Spanyol Juara Grup I Zona Eropa 15 Oktober 2013 14 2010 Pemenang (2010) 1
 Chili Peringkat ketiga Zona CONMEBOL 15 Oktober 2013 9 2010 Peringkat ketiga (1962) 12
 Ekuador Peringkat keempat Zona CONMEBOL 15 Oktober 2013 3 2006 Babak 16 besar (2006) 22
 Honduras Peringkat ketiga Zona CONCACAF 15 Oktober 2013 3 2010 Babak grup (1982, 2010) 34
 Nigeria Pemenang Babak Ketiga Zona Afrika 16 November 2013 5 2010 Babak 16 besar (1994, 1998) 33
 Pantai Gading Pemenang Babak Ketiga Zona Afrika 16 November 2013 3 2010 Babak grup (2006, 2010) 17
 Kamerun Pemenang Babak Ketiga Zona Afrika 17 November 2013 7 2010 Perempat final (1990) 59
 Ghana Pemenang Babak Ketiga Zona Afrika 19 November 2013 3 2010 Perempat final (2010) 23
 Aljazair Pemenang Babak Ketiga Zona Afrika 19 November 2013 4 2010 Babak grup (1982, 2006, 2010) 32
 Kroasia Pemenang Play-off Zona Eropa 19 November 2013 4 2006 Peringkat ketiga (1998) 15
 Yunani Pemenang Play-off Zona Eropa 19 November 2013 3 2010 Babak grup (1994, 2010) 18
 Portugal Pemenang Play-off Zona Eropa 19 November 2013 6 2010 Peringkat ketiga (1966) 14
 Perancis Pemenang Play-off Zona Eropa 19 November 2013 14 2010 Pemenang (1998) 21
 Meksiko Pemenang Play-off Interkonfederasi 20 November 2013 15 2010 Perempat final (1970, 1986) 24
 Uruguay Pemenang Play-off Interkonfederasi 20 November 2013 12 2010 Pemenang (1930, 1950) 6
Catatan
a.^Secara resmi tidak diadakan pertandingan perebutan tempat ketiga pada 1930 dan peringkat ketiga tidak dianugerahkan pada saat itu, ketika Amerika Serikat dan Yugoslavia sama-sama kalah pada semifinal. Namun, FIFA mencatat keduanya masing-masing sebagai peringkat ketiga dan keempat.[13]
b.^Ini merupakan penampilan ke-3 Rusia pada Piala Dunia FIFA. Namun FIFA menganggap Rusia sebagai pengganti timnas Uni Soviet.
c.^Penampilan terbaik Rusia adalah babak grup pada 1994 dan 2002. Namun FIFA menganggap Rusia sebagai pengganti timnas Uni Soviet.

Tempat penyelenggaraan[sunting | sunting sumber]

Delapan belas lokasi menunjukkan minat untuk menjadi penyelenggara Piala Dunia: Belém, Belo Horizonte, Brasília, Campo Grande, Cuiabá, Curitiba, Florianópolis, Fortaleza, Goiânia, Maceió, Manaus, Natal, Porto Alegre, Recife, Rio Branco, Rio de Janeiro, Salvador, dan São Paulo.[14] Maceió mengundurkan diri pada Januari 2009.

Menurut kebiasaan FIFA saat ini, tidak ada lebih dari satu kota dapat menggunakan dua stadion, dan jumlah kota-kota tuan rumah terbatas dari antara delapan ke sepuluh kota. Konfederasi Sepak Bola Brasil (CBF) meminta izin untuk memakai 12 kota menyelenggarakan Piala Dunia.[15]Pada tanggal 26 Desember 2008, FIFA memberikan izin kepada rencana CBF untuk menggunakan 12 kota.[16]

Bahkan sebelum 12 kota tuan rumah dipilih, ada sedikit keraguan bahwa tempat yang dipilih untuk pertandingan final akan menjadi Maracanã di kota Rio de Janeiro, yang juga menjadi tuan rumah pertandingan penentuan Piala Dunia FIFA 1950. semulanya niat CBF adalah untuk menyelenggarakan pertandingan pembukaan di Estádio do Morumbi di São Paulo, kota terbesar di Brasil. Akan tetapi, pada tanggal 14 Juni 2010 stadion itu dikeluarkan dari salah satu stadion tuan rumah turnamen karena kegagalan untuk memberikan jaminan keuangan untuk perbaikan diperlukan untuk memiliki sebagai sebuah tempat yang memenuhi syarat.[17] Pada akhir Agustus 2010, CBF mengumumkan bahwa pertandingan pembukaan akan diadakan di Arena Corinthians di kota São Paulo dan meskipun stadion ini awalnya dirancang untuk memiliki kapasitas 48.000 kursi, proyek telah diubah untuk meningkatkan ke setidaknya 65.000 untuk membuatnya memenuhi syarat untuk pertandingan pembukaan.

12 kota tuan rumah untuk Piala Dunia FIFA 2014 diumumkan pada tanggal 31 Mei 2009.[18] Belém, Campo Grande, Florianópolis, Goiânia dan Rio Branco ditolak. Setengah dari kota-kota tuan rumah yang dipilih akan memiliki permainan mereka di tempat-tempat baru yang dibangun khusus untuk Piala Dunia, sementara stadion lainnya direnovasi.

Dilaporkan US$3.47 milyar telah dihabiskan untuk proyek stadion.[19] Lima dari kota-kota tuan rumah yang dipilih memiliki tempat-tempat dengan merek baru yang dibangun khusus untuk Piala Dunia, sedangkan Stadion Nasional Mané Garrincha di ibukota Brasilia dihancurkan dan dibangun kembali, dan enam sisanya sedang banyak direnovasi.[20] Stadion Maracanã di Rio de Janeiro, sudah memegang rekor kehadiran (199,854) untuk pertandingan Final Piala Dunia FIFA, yang merupakan terbesar dari stadion dan akan menggelar final. CBF awalnya ditujukan untuk menjadi tuan rumah pertandingan pembukaan di São Paulo pada Stadion Morumbi tetapi dicoret pada tahun 2010 dan digantikan oleh Arena Corinthians setelah gagal untuk memberikan jaminan keuangan untuk perbaikan yang diperlukan.[21]

Stadion baru pertama, Castelão, di Fortaleza, mulai beroperasi pada Januari 2013.[22] Menurut Joe Leahy dari Financial Times, pekerjaan di Castelão, "bisa menjadi contoh bagi pekerjaan umum olahraga lainnya", sejak proyek tersebut "datang dalam anggaran lebih murah per kursi" dibandingkan dengan stadion Maracanã di Rio.[23][24] Enam dari tempat yang disediakan sedang digunakan selama Piala Konfederasi FIFA 2013.[25][26] Penyelesaian Arena Corinthians telah terhalang oleh runtuhnya derek yang fatal pada bulan November 2013 yang menghancurkan bagian dari stadion dan menewaskan dua pekerja konstruksi.[27]

Pada 22 Januari 2014, Sekretaris Jenderal FIFA Jerome Valcke mengunjungi situs Arena da Baixada di Curitiba dan menyatakan bahwa kota itu dapat dicoret sebagai kota tuan rumah Piala Dunia jika renovasi stadion tersebut tidak menunjukkan kemajuan yang memadai hingga tanggal 18 Februari 2014.[28]

Rio de Janeiro, RJ Brasília, DF São Paulo, SP Fortaleza, CE
Estádio do Maracanã Estádio Nacional Mané Garrincha[29] Arena Corinthians Estádio Castelão

22°54′43,8″LU 43°13′48,59″BT / 22,9°LS 43,21667°BB / -22.90000; -43.21667 (Estádio do Maracanã)

15°47′0,6″LU 47°53′56,99″BT / 15,78333°LS 47,88333°BB / -15.78333; -47.88333 (Estádio Nacional Mané Garrincha)

23°32′43,91″LU 46°28′24,14″BT / 23,53333°LS 46,46667°BB / -23.53333; -46.46667 (Arena de São Paulo)

3°48′26,16″LU 38°31′20,93″BT / 3,8°LS 38,51667°BB / -3.80000; -38.51667 (Estádio Castelão)

Kapasitas: 76,935[30]

(direnovasi)

Kapasitas: 70,042[31]

(stadion baru)

Kapasitas: 68,000
(stadion baru)
Perkembangan pembangunan: 94%
[32]
Kapasitas: 64,846[33]

(direnovasi)

Maracana Stadium June 2013.jpg Brasilia Stadium - June 2013.jpg Arena de Itaquera (2014) - 2.jpg Fortaleza Arena.jpg
Belo Horizonte, MG Porto Alegre, RS
Estádio Mineirão Stadion Beira-Rio

19°51′57″LU 43°58′15″BT / 19,86583°LS 43,97083°BB / -19.86583; -43.97083 (Estádio Mineirão)

30°3′56,21″LU 51°14′9,91″BT / 30,05°LS 51,23333°BB / -30.05000; -51.23333 (Estádio Beira-Rio)

Kapasitas: 62,547

(direnovasi)

Kapasitas: 51,300[34]
(direnovasi)
Novo mineirão aérea.jpg Estádio Beira-Rio (2014) - 2.jpg
Salvador, BA Recife, PE
Arena Fonte Nova Arena Pernambuco

12°58′43″LU 38°30′15″BT / 12,97861°LS 38,50417°BB / -12.97861; -38.50417 (Arena Fonte Nova)

8°2′24″LU 35°0′29″BT / 8,04°LS 35,00806°BB / -8.04000; -35.00806 (Arena Pernambuco)

Kapasitas: 56,000[35]

(direnovasi)

Kapasitas: 46,154

(stadion baru)

Itaipava Arena - March 2013.jpg Itaipava Arena Pernambuco - Recife, Pernambuco, Brasil.jpg
Cuiabá, MT Manaus, AM Natal, RN Curitiba, PR
Arena Pantanal Arena da Amazônia Arena das Dunas Arena da Baixada

15°36′11″LU 56°7′14″BT / 15,60306°LS 56,12056°BB / -15.60306; -56.12056 (Arena Pantanal)

3°4′59″LU 60°1′41″BT / 3,08306°LS 60,02806°BB / -3.08306; -60.02806 (Arena Amazônia)

5°49′44,18″LU 35°12′49,91″BT / 5,81667°LS 35,2°BB / -5.81667; -35.20000 (Arena das Dunas)

25°26′54″LU 49°16′37″BT / 25,44833°LS 49,27694°BB / -25.44833; -49.27694 (Arena da Baixada)

Kapasitas: 42,968
(stadion baru)
Perkembangan pembangunan: 87%[36]
Kapasitas: 42,374
(stadion baru)
Perkembangan pembangunan: 92.83%[37]
Kapasitas: 42,086
(stadion baru)
Kapasitas: 43,981[38]
(direnovasi)
Perkembangan pembangunan: 85.5%[39]
Arena Pantanal (2014)-2.jpg Arena Amazônia (2014) - 2.jpg Dunes Arena closer.jpg Arenadabaixada2.jpg

Pengundian akhir[sunting | sunting sumber]

32 tim peserta dimasukkan ke dalam delapan kelompok penyisihan grup. Dalam persiapan, tim yang dibagi dalam empat pot dengan tujuh tim peringkat tertinggi bergabung bersama negara tuan rumah Brasil di pot unggulan.[40] Seperti turnamen sebelumnya, FIFA diarahkan untuk membuat grup dengan memaksimalkan pembagian geografis sehingga tim yang tidak masuk dalam daftar unggulan dimasukkan ke dalam pot berdasarkan berbagai pertimbangan geografis.[41][42]

Pot 1 (Unggulan) Pot 2 (Afrika & Amerika Selatan) Pot 3 (Asia & Amerika Utara) Pot 4 (Eropa)

 Brasil (Tuan rumah)
 Argentina
 Kolombia
 Uruguay
 Belgia
 Jerman
 Spanyol
 Swiss

 Aljazair
 Kamerun
 Pantai Gading
 Ghana
 Nigeria
 Chili
 Ekuador

 Australia
 Jepang
 Iran
 Korea Selatan
 Kosta Rika
 Honduras
 Meksiko
 Amerika Serikat

 Bosnia dan Herzegovina
 Kroasia
 Inggris
 Perancis
 Yunani
 Italia (diundi ke Pot 2)
 Belanda
 Portugal
 Rusia

Hasil pengundian untuk Piala Dunia 2014 diadakan di Costa do Sauípe Resort, Mata de São João di Bahia pada tanggal 6 Desember 2013.[43] Acara ini disampaikan oleh Sekretaris Jenderal FIFA Jérôme Valcke dan nyonya rumah Brasil Fernanda Lima dengan bola yang diundi oleh mantan pemain sebagai perwakilan negara yang memenangi Piala Dunia masa lalu seperti: Cafu, Fabio Cannavaro, Alcides Ghiggia, Fernando Hierro, Geoff Hurst, Mario Kempes, Lothar Matthäus, dan Zinedine Zidane.[44][45][46] Tidak ada tim dari konfederasi yang sama diperbolehkan untuk dikelompokkan bersama dengan pengecualian anggota UEFA, dimana hanya diberi batas maksimal dua.[41][47]

Wasit[sunting | sunting sumber]

Pertandingan resmi[sunting | sunting sumber]

Stadion Maracanã di Rio de Janeiro

Pada Maret 2013, FIFA menerbitkan daftar 52 calon wasit, yang masing-masing dipasangkan dengan dua asisten wasit, dari seluruh enam konfederasi sepak bola untuk turnamen.[48] Pada 14 Januari 2014, Komite Wasit FIFA menunjuk 25 trio wasit dan delapan dukungan duos yang mewakili 43 negara yang berbeda untuk turnamen.[49][50]

Konfederasi Wasit Asisten
AFC Ravshan Irmatov (Uzbekistan) Abdukhamidullo Rasulov (Uzbekistan)
Bahadyr Kochkarov (Kyrgyzstan)
Yuichi Nishimura (Jepang) Toru Sagara (Jepang)
Toshiyuki Nagi (Jepang)
Nawaf Shukralla (Bahrain) Yaser Tulefat (Bahrain)
Ebrahim Saleh (Bahrain)
Ben Williams (Australia) Matthew Cream (Australia)
Hakan Anaz (Australia)
CAF Noumandiez Doué (Pantai Gading) Songuifolo Yeo (Ivory Coast)
Jean-Claude Birumushahu (Burundi)
Bakary Gassama (Gambia) Evarist Menkouande (Kamerun)
Félicien Kabanda (Rwanda)
Djamel Haimoudi (Aljazair) Abdelhalk Etchiali (Aljazair)
Redouane Achik (Maroko)
CONCACAF Joel Aguilar (El Salvador) William Torres (El Salvador)
Juan Zumba (El Salvador)
Mark Geiger (Amerika Serikat) Mark Hurd (Amerika Serikat)
Joe Fletcher (Kanada)
Marco Rodríguez (Meksiko) Marvin Torrentera (Meksiko)
Marcos Quintero (Meksiko)
CONMEBOL Néstor Pitana (Argentina) Hernán Maidana (Argentina)
Juan Pablo Belatti (Argentina)
Sandro Ricci (Brasil) Emerson De Carvalho (Brasil)
Marcelo Van Gasse (Brasil)
Enrique Osses (Chili) Carlos Astroza (Chili)
Sergio Román (Chili)
Wilmar Roldán (Kolombia) Humberto Clavijo (Kolombia)
Eduardo Díaz (Kolombia)
Carlos Vera (Ekuador) Christian Lescano (Ekuador)
Byron Romero (Ekuador)
OFC Peter O'Leary (Selandia Baru) Jan-Hendrik Hintz (Selandia Baru)
Ravinesh Kumar (Fiji)
UEFA Felix Brych (Jerman) Stefan Lupp (Jerman)
Mark Borsch (Jerman)
Cüneyt Çakır (Turki) Bahattin Duran (Turki)
Tarık Ongun (Turki)
Jonas Eriksson (Swedia) Mathias Clasenius (Swedia)
Daniel Wärnmark (Swedia)
Björn Kuipers (Belanda) Sander van Roekel (Belanda)
Erwin Zeinstra (Belanda)
Milorad Mažić (Serbia) Milovan Ristić (Serbia)
Dalibor Djurdjević (Serbia)
Pedro Proença (Portugal) Bertino Miranda (Portugal)
Tiago Trigo (Portugal)
Nicola Rizzoli (Italia) Renato Faverani (Italia)
Andrea Stefani (Italia)
Carlos Velasco Carballo (Spanyol) Roberto Alonso Fernández (Spanyol)
Juan Carlos Yuste Jiménez (Spanyol)
Howard Webb (Inggris) Mike Mullarkey (Inggris)
Darren Cann (Inggris)
Konfederasi Dukungan wasit Dukungan asisten
AFC Alireza Faghani (Iran) Hassan Kamranifar (Iran)
CAF Néant Alioum (Kamerun) Djibril Camara (Senegal)
Daniel Bennett (Afrika Selatan) Aden Marwa (Kenya)
CONCACAF Roberto Moreno (Panama) Eric Boria (Amerika Serikat)
Walter López (Guatemala) Leonel Leal (Kosta Rika)
CONMEBOL Víctor Hugo Carrillo (Peru) Rodney Aquino (Paraguay)
OFC Norbert Hauata (Tahiti) Mark Rule (Selandia Baru)
UEFA Svein Oddvar Moen (Norwegia) Kim Haglund (Norwegia)

Teknologi garis gawang[sunting | sunting sumber]

Untuk pertama kalinya di putaran final Piala Dunia, para petugas akan dibantu oleh teknologi garis gawang.[51][52] Pada tahun 2012, IFAB menyetujui penggunaan teknologi tersebut.[53] Ini adalah kompetisi FIFA keempat untuk menggunakan teknologi garis gawang setelah melakukan percobaan dan sukses pada Piala Dunia Antarklub 2012, Piala Dunia Antarklub 2013, dan Piala Konfederasi 2013. Perusahaan GoalControl Jerman terpilih sebagai penyedia teknologi garis gawang resmi turnamen pada Oktober 2013.[54]

Vanishing spray[sunting | sunting sumber]

Setelah uji coba sukses di Piala Dunia U-20 FIFA 2013, Piala Dunia U-17 FIFA 2013 dan Piala Dunia Antarklub FIFA 2013, FIFA menyetujui vanishing spray yang akan digunakan oleh wasit untuk pertama kalinya di putaran final Piala Dunia. Semprotan berbasis air, akan menghilang dalam satu menit setelah digunakan dan juga untuk menandai garis sepuluh meter untuk tim bertahan saat melakukan tendangan bebas dan juga untuk memutuskan di mana bola harus ditempatkan untuk tendangan bebas.[55]

Skuat[sunting | sunting sumber]

Skuat setiap tim pada Piala Dunia FIFA 2014 terdiri dari 23 pemain (tiga diantaranya adalah kiper). Setiap tim yang berpartisipasi harus mengkonfirmasi skuat terakhir mereka selambat-lambatnya 10 hari sebelum dimulainya turnamen. Tim diperbolehkan untuk membuat pengganti jika ada pemain yang mengalami cedera, setiap saat hingga 24 jam sebelum pertandingan pertama mereka.[56]

Skorsing dan disiplin[sunting | sunting sumber]

Pemain akan mendapatkan skors untuk pertandingan pertama mereka jika terdapat pelanggaran. Sesuai dengan pertimbangan kedisiplinan FIFA, penskorsan dapat diperpanjang lebih dari satu pertandingan, dan salah satu pemain akan dihilangkan dari skuat tim nasional. Penskorsan tersebut akan tetap dipertimbangkan pada saat turnamen pertandingan.

  • Bendera Kolombia Fredy Guarín: dikeluarkan dari lapangan saat melawan Paraguay, pelanggaran (kartu kuning ganda), 15 Oktober 2013.
  • Bendera Kroasia Mario Mandžukić: dikeluarkan dari lapangan saat melawan Islandia, pelanggaran serius, 19 November 2013.
  • Bendera Kroasia Josip Šimunić: disanksi 10 pertandingan, saat melawan Islandia dianggap melakukan diskriminasi. Šimunić dipastikan tidak akan tampil di putaran final Piala Dunia 2014.[57]

Pertandingan[sunting | sunting sumber]

Jadwal pertandingan diumumkan di markas besar FIFA, di Zurich, Swiss, pada 20 Oktober 2011.[58] Pada 27 September 2012, Komite Eksekutif FIFA mengumumkan waktu kickoff setiap pertandingan.[59] Setelah final babak penyisihan grup, waktu kickoff dari tujuh pertandingan disesuaikan dengan FIFA.[60]

Babak penyisihan grup[sunting | sunting sumber]

Juara I dan II dari setiap grup melaju ke babak 16 besar.[56] Peringkat setiap tim pada setiap grup ditentukan dengan urutan sebagai berikut:

}
  1. poin terbesar pada seluruh pertandingan babak penyisihan grup;
  2. selisih gol terbesar pada seluruh pertandingan babak penyisihan grup;
  3. jumlah gol memasukkan terbesar pada seluruh pertandingan babak penyisihan grup;

Jika terdapat dua atau lebih berimbang pada kriteria di atas, peringkat mereka ditentukan sebagai berikut:

  1. poin terbesar dalam pertandingan babak penyisihan grup antara tim-tim terkait;
  2. selisih gol terbesar dalam pertandingan babak penyisihan grup antara tim-tim terkait;
  3. jumlah gol memasukkan terbesar dalam pertandingan babak penyisihan grup antara tim-tim terkait;
  4. pengundian oleh Komite Organisasi FIFA.

Semua waktu pertandingan di bawah ini dalam Waktu resmi Brasília (UTC−3). Sepuluh dari dua belas stadion tempat pertandingan berada dalam zona waktu tersebut, kecuali dua stadion di Cuiabá dan Manaus berada dalam Waktu Amazon (UTC−4).[61] Oleh karena itu, untuk pertandingan yang diselenggarakan pada dua tempat tersebut, waktu kickoff lokal akan menjadi satu jam lebih awal dari waktu yang tercantum di bawah ini.[62]

Kunci untuk warna dalam tabel grup
Tim yang maju ke babak 16 besar
Tersingkir dari kejuaraan

Grup A[sunting | sunting sumber]

Tim
Main M S K MG KG SG Poin
 Brasil 3 2 1 0 7 2 +5 7
 Meksiko 3 2 1 0 4 1 +3 7
 Kroasia 3 1 0 2 6 6 0 3
 Kamerun 3 0 0 3 1 9 −8 0
12 Juni 2014
Brasil  3–1  Kroasia Arena de São Paulo, São Paulo

13 Juni 2014
Meksiko  1–0  Kamerun Arena das Dunas, Natal

17 Juni 2014
Brasil  0–0  Meksiko Stadion Castelão, Fortaleza

18 Juni 2014
Kamerun  0–4  Kroasia Arena da Amazônia, Manaus

23 Juni 2014
Kamerun  1–4  Brasil Stadion Nasional Mané Garrincha, Brasília

23 Juni 2014
Kroasia  1–3  Meksiko Arena Pernambuco, Recife

Grup B[sunting | sunting sumber]

Tim
Main M S K MG KG SG Poin
 Belanda 3 3 0 0 10 3 +7 9
 Chili 3 2 0 1 5 3 +2 6
 Spanyol 3 1 0 2 4 7 −3 3
 Australia 3 0 0 3 3 9 −6 0
13 Juni 2014
Spanyol  1–5  Belanda Arena Fonte Nova, Salvador

13 Juni 2014
Chili  3–1  Australia Arena Pantanal, Cuiabá

18 Juni 2014
Australia  2–3  Belanda Stadion Beira-Rio, Porto Alegre

18 Juni 2014
Spanyol  0–2  Chili Stadion Maracanã, Rio de Janeiro

23 Juni 2014
Australia  0–3  Spanyol Arena da Baixada, Curitiba

23 Juni 2014
Belanda  2–0  Chili Arena de São Paulo, São Paulo

Grup C[sunting | sunting sumber]

Tim
Main M S K MG KG SG Poin
 Kolombia 3 3 0 0 9 2 +7 9
 Yunani 3 1 1 1 2 4 −2 4
 Pantai Gading 3 1 0 2 4 5 −1 3
 Jepang 3 0 1 2 2 6 −4 1
14 Juni 2014
Kolombia  3–0  Yunani Stadion Mineirão, Belo Horizonte

14 Juni 2014
Pantai Gading  2–1  Jepang Arena Pernambuco, Recife

19 Juni 2014
Kolombia  2–1  Pantai Gading Stadion Nasional Mané Garrincha, Brasília

19 Juni 2014
Jepang  0–0  Yunani Arena das Dunas, Natal

24 Juni 2014
Jepang  1–4  Kolombia Arena Pantanal, Cuiabá

24 Juni 2014
Yunani  2–1  Pantai Gading Stadion Castelão, Fortaleza

Grup D[sunting | sunting sumber]

Tim
Main M S K MG KG SG Poin
 Kosta Rika 3 2 1 0 4 1 +3 7
 Uruguay 3 2 0 1 4 4 0 6
 Italia 3 1 0 2 2 3 −1 3
 Inggris 3 0 1 2 2 4 −2 1
14 Juni 2014
Uruguay  1–3  Kosta Rika Stadion Castelão, Fortaleza

14 Juni 2014
Inggris  1–2  Italia Arena da Amazônia, Manaus

19 Juni 2014
Uruguay  2–1  Inggris Arena de São Paulo, São Paulo

20 Juni 2014
Italia  0–1  Kosta Rika Arena Pernambuco, Recife

24 Juni 2014
Italia  0–1  Uruguay Arena das Dunas, Natal

24 Juni 2014
Kosta Rika  0–0  Inggris Stadion Mineirão, Belo Horizonte

Grup E[sunting | sunting sumber]

Tim
Main M S K MG KG SG Poin
 Perancis 3 2 1 0 8 2 +6 7
 Swiss 3 2 0 1 7 6 +1 6
 Ekuador 3 1 1 1 3 3 0 4
 Honduras 3 0 0 3 1 8 −7 0
15 Juni 2014
Swiss  2–1  Ekuador Stadion Nasional Mané Garrincha, Brasília

15 Juni 2014
Perancis  3–0  Honduras Stadion Beira-Rio, Porto Alegre

20 Juni 2014
Swiss  2–5  Perancis Arena Fonte Nova, Salvador

20 Juni 2014
Honduras  1–2  Ekuador Arena da Baixada, Curitiba

25 Juni 2014
Honduras  0–3  Swiss Arena da Amazônia, Manaus

25 Juni 2014
Ekuador  0–0  Perancis Stadion Maracanã, Rio de Janeiro

Grup F[sunting | sunting sumber]

Tim
Main M S K MG KG SG Poin
 Argentina 3 3 0 0 6 3 +3 9
 Nigeria 3 1 1 1 3 3 0 4
 Bosnia dan Herzegovina 3 1 0 2 4 4 0 3
 Iran 3 0 1 2 1 4 −3 1
15 Juni 2014
Argentina  2–1  Bosnia dan Herzegovina Stadion Maracanã, Rio de Janeiro

16 Juni 2014
Iran  0–0  Nigeria Arena da Baixada, Curitiba

21 Juni 2014
Argentina  1–0  Iran Stadion Mineirão, Belo Horizonte

21 Juni 2014
Nigeria  1–0  Bosnia dan Herzegovina Arena Pantanal, Cuiabá

25 Juni 2014
Nigeria  2–3  Argentina Stadion Beira-Rio, Porto Alegre

25 Juni 2014
Bosnia dan Herzegovina  3–1  Iran Arena Fonte Nova, Salvador

Grup G[sunting | sunting sumber]

Tim
Main M S K MG KG SG Poin
 Jerman 3 2 1 0 7 2 +5 7
 Amerika Serikat 3 1 1 1 4 4 0 4
 Portugal 3 1 1 1 4 7 −3 4
 Ghana 3 0 1 2 4 6 −2 1
16 Juni 2014
Jerman  4–0  Portugal Arena Fonte Nova, Salvador

16 Juni 2014
Ghana  1–2  Amerika Serikat Arena das Dunas, Natal

21 Juni 2014
Jerman  2–2  Ghana Stadion Castelão, Fortaleza

22 Juni 2014
Amerika Serikat  2–2  Portugal Arena da Amazônia, Manaus

26 Juni 2014
Amerika Serikat  0–1  Jerman Arena Pernambuco, Recife

26 Juni 2014
Portugal  2–1  Ghana Stadion Nasional Mané Garrincha, Brasília

Grup H[sunting | sunting sumber]

Tim
Main M S K MG KG SG Poin
 Belgia 3 3 0 0 4 1 +3 9
 Aljazair 3 1 1 1 6 5 +1 4
 Rusia 3 0 2 1 2 3 −1 2
 Korea Selatan 3 0 1 2 3 6 −3 1
17 Juni 2014
Belgia  2–1  Aljazair Stadion Mineirão, Belo Horizonte

17 Juni 2014
Rusia  1–1  Korea Selatan Arena Pantanal, Cuiabá

22 Juni 2014
Belgia  1–0  Rusia Stadion Maracanã, Rio de Janeiro

22 Juni 2014
Korea Selatan  2–4  Aljazair Stadion Beira-Rio, Porto Alegre

26 Juni 2014
Korea Selatan  0–1  Belgia Arena de São Paulo, São Paulo

26 Juni 2014
Aljazair  1–1  Rusia Arena da Baixada, Curitiba

Babak sistem gugur[sunting | sunting sumber]

Pada tahap sistem gugur, jika dalam pertandingan hasil masih imbang dalam waktu bermain normal, perpanjangan waktu akan dimainkan (dua babak masing-masing 15 menit). Jika memang diperlukan, tendangan dari titik penalti adalah cara terakhir untuk menentukan pemenang.[56]

Babak 16 besar Perempat final Semifinal Final
                           
28 Juni – Belo Horizonte            
  Brasil (pen.)  1 (3)
4 Juli – Fortaleza
  Chili  1 (2)  
  Brasil  2
28 Juni – Rio de Janeiro
    Kolombia  1  
  Kolombia  2
8 Juli – Belo Horizonte
  Uruguay  0  
  Brasil  1
30 Juni – Brasília
    Jerman  7  
  Perancis  2
4 Juli – Rio de Janeiro
  Nigeria  0  
  Perancis  0
30 Juni – Porto Alegre
    Jerman  1  
  Jerman (p.w.)  2
13 Juli – Rio de Janeiro
  Aljazair  1  
  Jerman (p.w.)  0 (1)
29 Juni – Fortaleza
    Argentina  0 (0)
  Belanda  2
5 Juli – Salvador
  Meksiko  1  
  Belanda (pen.)  0 (4)
29 Juni – Recife
    Kosta Rika  0 (3)  
  Kosta Rika (pen.)  1 (5)
9 Juli – São Paulo
  Yunani  1 (3)  
  Belanda  0 (2)
1 Juli – São Paulo
    Argentina (pen.)  0 (4)   Perebutan tempat ketiga
  Argentina (p.w.)  1
5 Juli – Brasília 12 Juli – Brasília
  Swiss  0  
  Argentina  1   Brasil  0
1 Juli – Salvador
    Belgia  0     Belanda  3
  Belgia (p.w.)  2
  Amerika Serikat  1  

Babak 16 besar[sunting | sunting sumber]

28 Juni 2014
13:00
Brasil  1-1 (p.w.)  Chili Estádio Mineirão, Belo Horizonte
Penonton: 57.714
Wasit: Howard Webb (Inggris)
David Luiz Gol 18'
Hulk Diberikan kartu kuning pada menit ke-55 55'
Luiz Gustavo Diberikan kartu kuning pada menit ke-60 60'
Jo Diberikan kartu kuning pada menit ke-93 93'
Dani Alves Diberikan kartu kuning pada menit ke-105+1 105+1'
laporan Eugenio Mena Diberikan kartu kuning pada menit ke-17 17'
Alexis Sanchez Gol 32'
Francisco Silva Diberikan kartu kuning pada menit ke-40 40'
Mauiricio Pinilla Diberikan kartu kuning pada menit ke-102 102'
  Adu penalti  
David Luiz Masuk
Willian Borges da Silva Tendangan penalti tidak masuk
Marcelo Vieira Masuk
Hulk Tendangan penalti tidak masuk
Neymar Masuk
3–2 Tendangan penalti tidak masuk Mauricio Pinilla
Tendangan penalti tidak masuk Alexis Sanchez
Masuk Charles Aranguiz
Masuk Marcelo Diaz
Tendangan penalti tidak masuk Gonzalo Jara

28 Juni 2014
17:00
Kolombia  2–0  Uruguay Estádio do Maracanã, Rio de Janeiro
Penonton: 73,804
Wasit: Björn Kuipers (Belanda)
Rodríguez Gol 28'50' Laporan

29 Juni 2014
13:00
Belanda  2–1  Meksiko Estádio Castelão, Fortaleza
Penonton: 58,817
Wasit: Pedro Proença (Portugal)
Sneijder Gol 88'
Huntelaar Gol 90+4' (pen.)
Laporan Dos Santos Gol 48'

29 Juni 2014
17:00
Kosta Rika  1–1 (p.w.)  Yunani Arena Pernambuco, Recife
Penonton: 41,242
Wasit: Ben Williams (Australia)
Ruiz Gol 52' Laporan Papastathopoulos Gol 90+1'
  Adu penalti  
Borges Masuk
Ruiz Masuk
González Masuk
Campbell Masuk
Umaña Masuk
5–3 Masuk Mitroglou
Masuk Christodoulopoulos
Masuk Holebas
Tendangan penalti tidak masuk (saved) Gekas

30 Juni 2014
13:00
Perancis  2–0  Nigeria Estádio Nacional Mané Garrincha, Brasília
Penonton: 67,882
Wasit: Mark Geiger (Amerika Serikat)
Pogba Gol 79'
Yobo Gol 90+2' (b. d.)
Laporan

30 Juni 2014
17:00
Jerman  2–1 (p.w.)  Aljazair Estádio Beira-Rio, Porto Alegre
Penonton: 43,063
Wasit: Sandro Ricci (Brasil)
Schürrle Gol 92'
Özil Gol 120'
Laporan Djabou Gol 120+1'

1 Juli 2014
13:00
Argentina  1–0 (p.w.)  Swiss Arena de São Paulo, São Paulo
Penonton: 63,255
Wasit: Jonas Eriksson (Swedia)
Di María Gol 118' Laporan

1 Juli 2014
17:00
Belgia  2–1 (p.w.)  Amerika Serikat Arena Fonte Nova, Salvador
Penonton: 51,227
Wasit: Djamel Haimoudi (Aljazair)
De Bruyne Gol 93'
Lukaku Gol 105'
Laporan Green Gol 107'

Perempat final[sunting | sunting sumber]

4 Juli 2014
13:00
Perancis  0–1  Jerman Estádio do Maracanã, Rio de Janeiro
Penonton: 74,240
Wasit: Néstor Pitana (Argentina)
Laporan Hummels Gol 13'

4 Juli 2014
17:00
Brasil  2–1  Kolombia Estádio Castelão, Fortaleza
Penonton: 60,342
Wasit: Carlos Velasco Carballo (Spanyol)
Thiago Silva Gol 7'
David Luiz Gol 69'
Laporan Rodríguez Gol 80' (pen.)

5 Juli 2014
13:00
Argentina  1–0  Belgia Estádio Nacional Mané Garrincha, Brasília
Penonton: 68,551
Wasit: Nicola Rizzoli (Italia)
Higuaín Gol 8' Laporan

5 Juli 2014
17:00
Belanda  0–0 (p.w.)  Kosta Rika Arena Fonte Nova, Salvador
Penonton: 51,179
Wasit: Ravshan Irmatov (Uzbekistan)
Laporan
  Adu penalti  
Van Persie Masuk
Robben Masuk
Sneijder Masuk
Kuyt Masuk
4–3 Masuk Borges
Tendangan penalti tidak masuk (saved) Ruiz
Masuk González
Masuk Bolaños
Tendangan penalti tidak masuk (saved) Umaña

Semi final[sunting | sunting sumber]

8 Juli 2014
17:00
Brasil  1–7  Jerman Estádio Mineirão, Belo Horizonte
Penonton: 58,141
Wasit: Marco Rodríguez (Meksiko)
Oscar Gol 90' Laporan Müller Gol 11'
Klose Gol 23'
Kroos Gol 24'26'
Khedira Gol 29'
Schürrle Gol 69'79'

9 Juli 2014
17:00
Belanda  0–0 (p.w.)  Argentina Arena de São Paulo, São Paulo
Penonton: 63,267
Wasit: Cüneyt Çakır (Turki)
Laporan
  Adu penalti  
Vlaar Tendangan penalti tidak masuk (saved)
Robben Masuk
Sneijder Tendangan penalti tidak masuk (saved)
Kuyt Masuk
2–4 Masuk Messi
Masuk Garay
Masuk Agüero
Masuk Rodríguez

Pertandingan tempat ketiga[sunting | sunting sumber]

12 Juli 2014
17:00
Brasil  0–3  Belanda Estádio Nacional Mané Garrincha, Brasília
Penonton: 68,034
Wasit: Djamel Haimoudi (Aljazair)
Laporan Van Persie Gol 3' (pen.)
Blind Gol 17'
Wijnaldum Gol 90+1'

Final[sunting | sunting sumber]

13 Juli 2014
16:00
Jerman  1–0 (p.w.)  Argentina Estádio do Maracanã, Rio de Janeiro
Penonton: 74,738
Wasit: Nicola Rizzoli (Italia)
Götze Gol 113' Laporan

Pencetak Gol[sunting | sunting sumber]

Pencetak skor lewat adu penalti tidak dihitung.

6 gol[sunting | sunting sumber]

5 gol[sunting | sunting sumber]

4 gol[sunting | sunting sumber]

3 gol[sunting | sunting sumber]

2 gol[sunting | sunting sumber]

1 gol[sunting | sunting sumber]

̺ ̺

Gol bunuh diri[sunting | sunting sumber]

SumberːFIFA[63]

Pemasaran[sunting | sunting sumber]

Logo resmi Brasil 2014 terungkap di Johannesburg

Poster, slogan dan musik[sunting | sunting sumber]

Poster resmi Piala Dunia FIFA 2014 Brasil

Logo untuk turnamen resmi berjudul "Inspiration", dan diciptakan oleh agen Brasil Africa.[64] Desain ini didasarkan pada gambar tiga tangan yang meraih kemenangan bersama-sama mengangkat trofi Piala Dunia. Pewarnaan kuning dan hijau disini dimaksudkan untuk mewakili Brasil yang menyambut hangat dunia di negara mereka. Logo ini diresmikan pada acara yang diadakan pada Piala Dunia 2010 di Johannesburg.[64] Desain ini dipilih dari 25 kiriman logo dari beberapa agen Brasil yang diundang untuk menyerahkan sebuah desain.[65] Desainer grafis asal Brasil bernama Alexandre Wollner telah mengkritik desain tersebut, mengatakan bahwa desain itu menyerupai tangan yang menutupi wajah karena malu, serta melalui beberapa proses pemilihan, dengan juri desainer grafis profesional.[66]

FIFA juga membuat sebuah poster resmi yang diresmikan pada Januari 2013 dan dirancang oleh agensi kreatif Brasil Crama.[67] Slogan resmi berjudul "All in One Rhythm" (Portugis: "Juntos num só ritmo").[68]

Sebuah lagu resmi juga telah dibuatkan untuk setiap Final Piala Dunia sejak tahun 1962. Untuk Final turnamen 2014, Sony yang menjadi sponsor pada turnamen tersebut telah meluncurkan sebuah kontes musik global berjudul kontes 'SuperSong'. Kontes ini diadakan untuk memilih lagu resmi pada saat kompetisi.[69] Kontes ini memungkinkan setiap orang untuk mengirimkan lagu ciptaan mereka melalui sebuah situs, kemudian para pemenang akan dipilih pada bulan Februari 2014. Lagu ini nantinya akan direkam dan dinyanyikan kembali oleh penyanyi profesional bernama Ricky Martin.[69]

Selain membuat lagu, turnamen ini juga mengenalkan sebuah instrumen resmi bernama: caxirola, instrumen perkusi yang diciptakan oleh musisi Brasil Carlinhos Brown.[70] Perkusi tersebut dirancang untuk menciptakan suara yang lebih lembut dibandingkan dengan suara vuvuzela yang dikenal selama Piala Dunia 2010. Namun, karena masalah keamanan, FIFA kemudian mengumumkan bahwa caxirola tidak boleh dimainkan di dalam stadion.[71]

Permainan video[sunting | sunting sumber]

Seperti pendahulunya turnamen 2010, EA Sports menerbitkan permainan video kompetisi resmi, berjudul Piala Dunia FIFA 2014 Brasil.[72] Permainan video ini diharapkan akan dirilis pada April 2014.[73]

Maskot[sunting | sunting sumber]

Fuleco, maskot Piala Dunia FIFA 2014

tatu-bola, sebuah armadillo yang melindungi dirinya dari predator dengan cara menggulung menyerupai bola, dipilih sebagai maskot resmi oleh FIFA di acara yang diselenggarakan oleh panitia lokal pada September 2012.[74] Maskot tersebut dipilih dari 47 desain yang dibuat oleh enam agen Brasil setelah riset pasar yang menunjukkan daya tariknya kepada target penonton utama anak-anak berusia 5-12 tahun.[75]

Maskot yang saat itu tidak memiliki nama pertama kali dikenalkan kepada publik pada saat segmen berita acara Brasil Fantástico.[76] Pemungutan suara secara online dilakukan guna untuk menentukan nama dari tiga calon nama yang disediakan,[77] dengan nama pemenang yang diumumkan pada 25 November 2012:[78] 1.7 juta orang (sekitar 48 persen) memilih Fuleco, diikuti Zuzeco (31 persen) dan Amijubi (21 persen).[79]

"Fuleco" merupakan lakuran dari kata "Futebol" ("Football") dan "Ecologia" ("Ecology") (Selain itu, julukan yang diakhiri dengan kata -eco sangat populer di Brasil). Dua nama yang tidak terpilih adalah Amijubi ("Amizade" ("Friendship") dan "Júbilo" ("Joy")) serta Zuzeco ("Azul" ("blue") dan "Ecologia" ("Ecology")).[78]

Bola[sunting | sunting sumber]

Bola resmi Piala Dunia 2014 adalah Adidas Brazuca.[80] Nama itu dipilih oleh pemungutan suara yang memperoleh lebih dari 1 juta suara dari penggemar sepak bola di Brasil; "Brazuca" menerima lebih dari 70 persen jumlah suara.[81] Adidas, pemasok bola resmi pertandingan Piala Dunia FIFA sejak 1970, mendapatkan inspirasi dari unsur budaya Brasil, dua bola lainnya yang dipilih adalah Bossa Nova dan Carnavalesca.[81]

[sunting | sunting sumber]

Para sponsor Piala Dunia 2014 dibagi menjadi tiga kategori: Mitra FIFA, Sponsor FIFA World Cup™, dan Suporter Nasional.[82]

Mitra FIFA Sponsor FIFA World Cup™ Suporter Nasional



  • Moy Park
  • Yingli Solar
  • Seara
  • Oi
  • Apex-Brasil
  • Garoto
  • Centauro
  • Banco Itaú
  • Liberty Seguros
  • Wiseup

Persiapan[sunting | sunting sumber]

Pada bulan Januari 2010, pemerintah federal Brasil memperkirakan bahwa pementasan turnamen akan memerlukan investasi pendanaan sebesar $11 milyar.[83] Disamping itu, pemerintah juga mengumumkan keringanan pajak untuk pembangunan dan perbaikan stadion untuk Piala Dunia 2014 dan kota tuan rumah akan dibebaskan dari PPN.[84]

Sarana dan prasarana[sunting | sunting sumber]

Bandara di Brasil telah diidentifikasi sebagai "masalah besar" oleh panitia turnamen.[85] Diperkirakan 600.000 orang akan melakukan perjalanan dengan pesawat menuju turnamen.[86]

Kereta listrik di Brasília

Legislasi dibuat untuk memungkinkan pengelola bandar udara negara Infraero mempercepat pekerjaan mereka.[87] Namun, penelitian oleh pemerintah Brasil pada tahun 2011 memperkirakan bahwa 10 dari 13 terminal yang direnovasi tidak mungkin akan selesai pada waktunya saat turnamen.[88] Presiden Brasil Dilma Rousseff menyatakan bahwa pemerintah akan membuat "campur tangan yang kuat" untuk memastikan bandar udara benar-benar siap digunakan, termasuk membuka mereka untuk investasi swasta.[88] Sampai saat ini, pengelolaan tiga bandar udara telah diserahkan kepada sektor swasta (menghasilkan $10.8 milyar),[89] dengan dua lelang selanjutnya yang direncanakan sebelum akhir tahun 2013.[90]

Proyek-proyek infrastruktur besar tambahan telah berlangsung di seluruh negeri pada sistem di jalan dan kereta listrik serta jalur BRT yang akan menghubungkan bandara ke pusat-pusat kota dan stadion. Lebih dari 4.300 km jalan raya perlu dikerjakan.[91] Laporan media menduga bahwa beberapa jaringan transportasi tersebut tidak akan selesai pada waktunya saat turnamen.[92][93] Lebih dari $5 milyar juga sedang diinvestasikan untuk membangun hotel baru yang dipersiapkan untuk final Piala Dunia maupun Olimpiade Musim Panas 2016 yang akan digelar di Rio de Janeiro.[94]

Dilaporkan 13 dari 50 pengerjaan awal infrastruktur yang direncanakan sebelumnya, telah diumumkan oleh kementerian olahraga Brasil pada tahun 2010 untuk dibatalkan.[95] Proyek-proyek baru kemudian dibuat dengan skala yang lebih kecil.[95] Mantan pemain sepak bola Brasil Romário, yang sekarang menjadi seorang tokoh politik, mengkritik persiapan negaranya, namun dia juga mengatakan bahwa "Persyaratan FIFA terlalu berlebihan".[96]

Keamanan[sunting | sunting sumber]

Polisi Brasil mengetes robot anti-bom

Pemerintah Brazil telah berjanji $900 juta akan diinvestasikan untuk pasukan keamanan dan akan menjadikan turnamen sebagai "salah satu peristiwa olahraga paling dilindungi dalam sejarah".[97] Sekretaris Jenderal FIFA Jérôme Valcke berjanji "ini akan menjadi tingkat keamanan tertinggi yang pernah Anda bayangkan" dan akan beroperasi selama kompetisi.[97] Dia berencana untuk memiliki satu polisi untuk setiap 50 orang yang menghadiri pertandingan, dan satu untuk setiap 80 orang yang melihat di acara-acara masyarakat di seluruh negeri.[97]

Investasi keamanan seperti sistem pengenalan wajah dan robot keamanan tak berawak yang telah dibuat.[98] Sebuah rencana keamanan terintegrasi telah dikembangkan yang bertujuan untuk memperoleh informasi dari sumber-sumber tentang teroris, pembuat onar dan rusuh.[99]

Masalah keamanan untuk turnamen telah meningkat sejak aksi unjuk rasa dalam skala besar yang terjadi selama pementasan Brasil pada Piala Konfederasi FIFA 2013 dengan gangguan yang juga terjadi di luar stadion.[100][101] Para pengunjuk rasa menyebutkan jumlah uang publik yang diinvestasikan oleh pemerintah Brazil, dalam rangka penyelenggaraan Piala Dunia yang telah merugikan layanan sosial bagi penduduknya.[102][103][104]

Tiket[sunting | sunting sumber]

FIFA memperkirakan total 3.334.524 tiket untuk turnamen.[105] Sebagian besar tiket ini didistribusikan ke kelompok-kelompok seperti afiliasi komersial, pelanggan perhotelan, pemegang hak media dan VIP.[105] Sekitar 1,1 juta akan dijual kepada masyarakat umum (400.000 untuk penduduk Brasil, dan 700.000 untuk luar negeri dan Brasil).[105]

Penjualan tiket untuk masyarakat umum telah dibagi menjadi tiga tahap dan ditangani melalui situs FIFA dan lokasi ditujukan di setiap kota tuan rumah.[106][107] Ada empat kategori tiket, kategori ke-4 tiket hanya tersedia untuk penduduk Brasil.[105] Diskon tiket hanya diberikan kepada penduduk Brasil yang berusia di atas 60, mahasiswa dan mereka yang menerima Bolsa Família (tunjangan keluarga).[105] Tersedia untuk sedikit-dikitnya 30 real brasil (sekitar US $12,50), sedangkan tiket paling mahal dari kompetisi dijual umum adalah Kategori 1, kursi untuk final yang dijual eceran sebesar US$ 990.[105] Selain tiket personal, "tiket khusus" yang memberikan akses ke semua pertandingan yang digelar di kota tuan rumah (selama penyisihan grup dan babak 16), dan "seri tiket tim", yang memberikan akses ke semua pertandingan tim yang dipilih selama turnamen, juga telah tersedia.[105]

Tiket mulai dijual pada 20 Agustus 2013 dengan permintaan 2,3 juta tiket yang dijual selama 24 jam pertama.[108] Pada akhir tahap penjualan pertama ini pada Oktober 2013, lebih dari enam juta permintaan telah diterima oleh masyarakat umum.[109] Jika ada permintaan yang melebihi jumlah pasokan, FIFA menggelar pengundian acak untuk mengalokasikan tiket dengan total 889.305 tiket telah dialokasikan: 71.5% tiket dijual kepada warga Brasil dengan jumlah tertinggi dari penjualan di luar negeri maupun di Amerika Serikat.[110] Sebanyak 220.000 tiket yang diterbitkan dengan semboyan "pertama datang, pertama dilayani" terjual habis dalam waktu tujuh jam pada November 2013.[111][112] Tahap kedua dari penjualan tiket beroprasi sampai dimulainya pengundian terakhir pada Desember 2013, yang menghasilkan hampir 1,2 juta permintaan tiket dalam 24 jam pertama.[113]

Media[sunting | sunting sumber]

Penyiaran[sunting | sunting sumber]

Hak penyiaran meliputi televisi, radio, internet, dan layanan seluler untuk turnamen dijual ke perusahaan media di wilayah masing-masing baik secara langsung ataupun tidak langsung oleh FIFA, atau melalui perusahaan berlisensi atau organisasi seperti European Broadcasting Union, Organización de Televisión Iberoamericana, Media Konten International, Dentsu dan RS International Broadcasting & Manajemen Olahraga.[114] Penjualan hak-hak ini menyumbang sekitar 60% dari pendapatan FIFA dari pementasan Piala Dunia.[115] Untuk keempat kalinya pada putaran final Piala Dunia FIFA secara berturut-turut, segala jenis liputan akan disediakan oleh HBS (Host Broadcast Services),[116] dalam kemitraan dengan Sony sebagai pemasok peralatan produksi.[117] Pusat Siaran Internasional akan terletak pada Riocentro di Rio de Janeiro.[118]

Pusat Penyiaran Internasional untuk permainan ini akan berlokasi di kompleks pameran Riocentro di Barra da Tijuca lingkungan Rio de Janeiro.

FIFA Fan Fest[sunting | sunting sumber]

Karena keberhasilan besar dari edisi 2010, FIFA mengumumkan bahwa mereka akan mengadakan FIFA Fan Fest di setiap 12 kota tuan rumah Brasil. Contoh menonjol adalah Pantai Copacabana di Rio de Janeiro, yang sudah mengadakan Fan Fest pada tahun 2010, São Paulo Vale do Anhangabaú dan Brasília Esplanada dos Ministérios, bersama dengan Kongres di belakang.[119][120]

Lokasi[sunting | sunting sumber]

FIFA Fan Fest di Copacabana, Rio de Janeiro selama Piala Dunia 2010

Tempat menurut kota Brasil:[121]

Perkembangan[sunting | sunting sumber]

Negara Brasil dan kota-kota di Piala Dunia FIFA 2014

Pemerintah federal Brazil telah mengalokasikan R$3 milyar (€1.8 milyar, £1.1 milyar) untuk investasi dalam pekerjaan yang berkaitan dengan Piala Dunia 2014, dan berencana untuk mengeluarkan paket pekerjaan, berjudul Piala Dunia FIFA PAC (singkatan bahasa Portugis untuk Program Percepatan Perkembangan). Menurut menteri kota Brasil, Márcio Fortes, sebagian besar dana harus digunakan untuk pekerjaan yang berkaitan dengan turnamen itu sendiri, namun perkiraan total dana tersebut hanya akan ditentukan setelah pertemuan dengan perwakilan kota yang akan menjadi tuan rumah pertandingan.

"Ini hanya jumlah awal. Kami belum menetapkan jumlah angka sebenarnya. R$3 milyar ini memungkinkan kita untuk mengambil langkah pertama. Nilai total proyek belum diketahui. Kami akan berbicara dengan walikota," kata menteri. Dana tersebut akan dipasok oleh pro-Transporte, program pembiayaan yang didanai oleh Severance Pay Indemnity Fund (FGTS) regulasi yang disahkan tahun lalu oleh Dewan dana dari para Kurator.

Menurut Fortes, beberapa dewan kota telah menghubungi kementerian dan mereka tertarik untuk bekerja sama dalam melaksanakan pekerjaan infrastruktur untuk Piala Dunia yang akan diselenggarakan di Brasil. Menurut menteri, faktor lain yang harus dianalisis oleh Departemen Kota adalah kegunaan dan keberlanjutan investasi setelah kompetisi berakhir.

Fortes menyatakan bahwa peristiwa ini akan bekerja sama dengan dewan kota dan pemerintah negara, serta beberapa kemitraan dengan sektor swasta. Menteri juga menginformasikan bahwa persiapan untuk Piala Dunia sudah termasuk pembiayaan untuk memperbaharui jalur armada bus di seluruh negeri. Pembiayaan jalur ini akan disediakan oleh Brazilian Federal Savings Bank dengan total dana R$1 milyar (€600 juta, £375 juta).[122]

Untuk mendukung perkembangan olahraga di seluruh benua menjelang Piala Dunia, FIFA sebagai bagian dari program "Win in CONMEBOL with CONMEBOL (Menang di CONMEBOL dengan CONMEBOL)", telah berinvestasi dalam membangun lapangan sepak bola buatan di masing-masing negara dalam konfederasi. Rumput lapangan sepak bola di Brasil terletak di pusat pelatihan nasional CBF di Rio de Janeiro dan dibangun oleh Produser FIFA sebagai sarana sepak bola [123].

Proyek Maracanã[sunting | sunting sumber]

Stadion Maracanã, di kota Rio de Janeiro, telah dipilih untuk pertandingan final Piala Dunia FIFA 2014. Maracanã diresmikan di Piala Dunia 1950. Untuk Piala Dunia 2014, stadion ini akan direnovasi ulang. Proyek ini juga meliputi pembangunan gedung parkir, di atas jalur Supervia dan kereta bawah tanah, dengan total 3.500 tempat parkir. Biaya pembangunan ulang ini diperkirakan mencapai R$460 juta. Menurut studi Sinaenco, terdapat kebutuhan untuk meningkatkan visibilitas penonton di beberapa baris pertama di belakang kabin Maracanã, desain ulang fasilitas untuk penyandang cacat, dan memberikan pembaruan untuk kesehatan umum.

Proyek ini mungkin juga melakukan pemugaran untuk Quinta da Boa Vista dan Museum of São Cristóvão, selain pembangunan kembali dan revitalisasi lingkungan seperti Tijuca. Stadion Engenhão, diselesaikan untuk Pan American Games 2007, memiliki kapasitas 45.000 orang dan akan berfungsi sebagai tempat pelatihan bagi Piala Dunia.

Investasi sebesar R$5 milyar diperlukan untuk memenuhi persyaratan yang dihadapi Rio de Janeiro di turnamen final dan pertandingan lainnya, meliputi tiga hal: logistik (jalan, kereta api, pelabuhan, saluran air dan bandar udara), daya (pembangkit dan transmisi tenaga listrik, minyak bumi, gas alam dan energi pengganti) dan lingkungan sosial dan perkotaan (lampu, kebersihan, perumahan, kereta bawah tanah dan sumber daya air). Dalam kaitannya dengan Rio de Janeiro Metro, Kementrian Transportasi telah menggelar sidang masyarakat terkait dengan perluasan jalur. Panjang jalur untuk proyek baru 135 km (84 mil), dan harus melintasi Zona Selatan kota, membawa sekitar 200.000 penumpang setiap hari di antara enam stasiun metro.[124]

Proyek Corinthians[sunting | sunting sumber]

Stadion Corinthians, di kota São Paulo, telah dipilih untuk upacara pembukaan. São Paulo mendapatkan kesempatan untuk pementasan upacara pembukaan Piala Dunia FIFA 2014 setelah FIFA menerima jaminan bahwa SC Stadion baru Corinthians Paulista akan selesai pada waktunya untuk turnamen. Stadion yang dibangun oleh Odebrecht SA ini, menelan biaya R$800 juta (US$522 juta), menurut mantan Presiden Corinthians, Andres Sanchez. BNDES, bank pembangunan nasional, menjanjikan R$400 juta dan kota São Paulo akan menyediakan dana senilai R$400 juta.

Pada pernyataan di situs Corinthians, Ricardo Teixeira, presiden panitia lokal Piala Dunia dan Konfederasi Sepak Bola Brasil, mengatakan: "Persetujuan ini adalah hasil dari upaya pemerintah São Paulo, khususnya Gubernur Geraldo Alckmin dan Walikota Gilberto Kassab."[125] Persetujuan proyek FIFA untuk membangun rumah baru klub sepak bola terbesar di Brasil berdasarkan pendapatan, yang awalnya memiliki perkiraan biaya of US$1.2 milyar, ternyata lebih dibutuhkan São Paulo untuk menjadi tuan rumah pertandingan Piala Dunia.

Pada bulan Juni 2011, dalam sebuah wawancara menteri olahraga Orlando Silva mengatakan bahwa pemerintah federal akan memberitahu penyelenggara turnamen FIFA di São Paulo, Salvador, Belo Horizonte dan Brasília yang berhak untuk menggelar upacara pembukaan. FIFA mengumumkan tempat pelaksanaan pada bulan Oktober.[125] Sebagian besar dana untuk pembangunan ulang di bandar udara, stadion, pelabuhan, dan transportasi perkotaan diberikan oleh pemerintah sebelum Piala Dunia dimulai.[126]

Lihat juga[sunting | sunting sumber]

Catatan[sunting | sunting sumber]

  1. ^ The rankings are shown as of 17 October 2013. These are the rankings used for the final draw.

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Portugis pronunciation is [ˈkɔpɐ du ˈmũdu dɐ ˈfifɐ bɾɐˈziw ˈdojz ˈmiw i kɐˈtoʁzi], dalam pengucapan standar Brasil.
  2. ^ "FIFA launch GLT tender for Brazil 2013/14". FIFA.com. 19 February 2013. 
  3. ^ "If the World Cup started tomorrow". ESPN. 12 June 2013. 
  4. ^ Argentina, Brazil and Colombia want 2014 World Cup
  5. ^ Blatter reiterates wish that the 2014 World Cup be in Brazil
  6. ^ Brazil confirms bid - Colombia withdraws
  7. ^ "Brazil confirmed as 2014 hosts". FIFA. 2007-10-30. Diarsipkan dari aslinya tanggal 2007-10-31. Diakses 2007-10-30. 
  8. ^ "Draw for World Cup qualifiers at Marina da Glória in Rio". globoesporte.com. 8 December 2010. Diakses 21 January 2011. 
  9. ^ "Barbarez: The World Cup is priceless". Fifa.com. 16 October 2013. 
  10. ^ "Portugal climbs to 5th in FIFA Ranking". Goal.com. 28 November 2013. 
  11. ^ [1]
  12. ^ "Financial report presented, Brazil 2014 slots & host countries decided". Fifa.com. 3 March 2011. 
  13. ^ "1930 FIFA World Cup Uruguay". FIFA.com. Diakses 12 September 2013. 
  14. ^ "FIFA's Inspection Report" (PDF). Diakses 9 October 2011. 
  15. ^ "FIFA wants to decide which cities will house World Cup 2014", Sportsya
  16. ^ "Mondiali 2014 in dodici città" (dalam bahasa Italian). Tuttomercatoweb. 
  17. ^ "Sao Paulo dropped for 2014". SBS. 2010-06-17. Diakses 2010-06-17. 
  18. ^ "Host Cities for Brazil 2014 to be announced in May". FIFA.com (Fédération Internationale de Football Association). 12 March 2009. Diakses 6 June 2009. 
  19. ^ "Price tag rises for Brazil's World Cup stadiums". Goal.com. 28 November 2013. 
  20. ^ "2014 Fifa World Cup: Where are the 12 host stadiums in Brazil?". BBC. 3 December 2013. 
  21. ^ "Sao Paulo dropped for 2014". SBS. 17 June 2010. Diarsipkan dari aslinya pada tanggal 28 June 2010. Diakses 17 June 2010. 
  22. ^ "Brazil's first 2014 World Cup stadium holds matches". NewVision. 28 January 2013. Diakses 30 January 2013. 
  23. ^ "Brazil's Fortaleza Becomes First World Cup City To Deliver Finished Stadium". SportsBusinessDaily. 3 May 2013. 
  24. ^ "Fortaleza first city to strike World Cup goal for Brazil". Financial Times. 2 May 2013. 
  25. ^ "Destination: Stadiums". FIFA. 15 June 2013. 
  26. ^ "Brazil World Cup: Six stadiums to miss Fifa deadline". BBC. 5 December 2013. 
  27. ^ "Two die in Brazil World Cup stadium accident". BBC. 27 November 2013. 
  28. ^ "World Cup venue in southern Brazil in danger of not being ready; FIFA's Valcke gives ultimatum". Fox News Channel. Diakses 22 January 2014. 
  29. ^ "Estádio Nacional Mané Garrincha". FIFA.com. Diakses 14 de junho de 2013. 
  30. ^ "Estadio do Maracana - Rio De Janeiro". fifa.com. Diakses 2 June 2013. 
  31. ^ "Fifa admite adotar nome Mané Garrincha em estádio de Brasília na Copa". Copadomundo.uol.com.br. Diakses 20 June 2013. 
  32. ^ "Perto dos 90%, Arena Corinthians entrega prédio leste até o fim do mês -". Globo Esporte. 22 September 2013. Diakses 23 September 2013. 
  33. ^ "Estadio Castelao - Fortaleza". Fifa.com. Diakses 20 June 2013. 
  34. ^ "Site oficial do Sport Club Internacional - Projeto Gigante Para Sempre". Internacional.com.br. Diakses 25 May 2013. 
  35. ^ "Arena Fonte Nova - Salvador Stadium". Fifa.com. 28 January 1951. Diakses 20 June 2013. 
  36. ^ Globo Esporte (22 August 2013). "Arena Pantanal recebe primeira parte da estrutura metálica da cobertura". Globo Esporte. Diakses 2 September 2013. 
  37. ^ "Arena da Amazônia alcança 88% de execução das obras". http://arenadaamazonia.com.br. 29 October 2013. Diakses 1 December 2013. 
  38. ^ Por GLOBOESPORTE.COM Curitiba. "Arena da Baixada's Kapasitas". Globoesporte.globo.com. Diakses 16 September 2013. 
  39. ^ Estadao.com.br (18 September 2013). "Arena da Baixada tem 78,90% de suas obras concluídas". Exame.com. Diakses 18 September 2013. 
  40. ^ "Pot 1 seeds set for Brazil 2014 draws". FIFA. 17 October 2013. Diakses 23 November 2013. 
  41. ^ a b "Draw procedures approved". FIFA. 3 December 2013. Diakses 3 December 2013. 
  42. ^ "Final draw procedures". FIFA. 3 December 2013. Diakses 3 December 2013. 
  43. ^ "Final Draw". FIFA.com. Diakses 15 October 2013. 
  44. ^ "Final Draw reveals intriguing groups". FIFA.com. 6 December 2013. Diakses 6 December 2013. 
  45. ^ "The Final Draw: your questions answered". FIFA.com. 4 December 2013. Diakses 4 December 2013. 
  46. ^ "Final Draw - Live commentary". FIFA.com. 6 December 2013. Diakses 6 December 2013. 
  47. ^ Farley, Richard (2013-12-3). "2014 FIFA World Cup Draw: Here’s how it’s going to work". NBC Sports. Diakses 2013-12-7. 
  48. ^ "Open list of prospective referees & assistant referees for the 2014 FIFA World Cup" (PDF). FIFA. 7 March 2013. 
  49. ^ "Referee trios and support duos appointed for 2014 FIFA World Cup". FIFA. 15 January 2014. 
  50. ^ "Referees & Assistant referees for the 2014 FIFA World Cup". FIFA. 14 January 2014. 
  51. ^ "England v Germany: Frank Lampard denied goal by Uruguayan linesman - in pictures". The Daily Telegraph. 27 June 2010. 
  52. ^ "World Cup 2010: Blatter apologises for disallowed goal". BBC Sport. 29 June 2010. 
  53. ^ "IFAB gives the green light to goal-line technology". FIFA.com. 5 July 2012. 
  54. ^ "GoalControl confirmed as goal-line technology provider for Brazil 2014". FIFA.com. 10 October 2013. 
  55. ^ "Vanishing spray set for World Cup". eurosport.com. 21 November 2013. 
  56. ^ a b c "Regulations – FIFA World Cup Brazil 2014". FIFA.com. 
  57. ^ "Josip Simunic Disanksi Sepuluh Laga". Goal ID. 17 Desember 2013. Diakses 18 Desember 2013. 
  58. ^ "Match schedule for 2014 FIFA World Cup™ unveiled". fifa.com. 20 October 2011. 
  59. ^ "FIFA Executive Committee approves kick-off times for Brazil 2014". FIFA.com. 27 September 2012. 
  60. ^ "Match schedule for Brazil 2014 confirmed". FIFA.com. 7 December 2013. 
  61. ^ "Match schedule for 2014 FIFA World Cup™". fifa.com. 22 April 2013. 
  62. ^ "MATCH SCHEDULE - 2014 FIFA World Cup Brazil". FIFA.com. 
  63. ^ "adidas Golden Boot". FIFA.com (Fédération Internationale de Football Association). Diakses 18 Juni 2014.
  64. ^ a b "Re-live the Brazil 2014 Emblem Launch". FIFA.com. 7 July 2010. 
  65. ^ Shanahan, Mark; Goldstein, Meredith (10 July 2010). "Gisele picks logo, shops with Tom – The Boston Globe". Boston Globe. Diarsipkan dari aslinya pada tanggal 11 July 2010. Diakses 11 July 2010. 
  66. ^ "Designer critica logo da Copa 2014: "É uma porcaria" – Terra – Esportes". deportesus.terra.com.br. 09 July 2010. Diarsipkan dari aslinya pada tanggal 09 July 2010. Diakses 06 December 2013. 
  67. ^ "2014 Ambassadors unveil Official Poster". FIFA.com. 30 January 2013. 
  68. ^ "Brazil 2014 slogan presented: All in one rhythm™ / Juntos num só ritmo™". FIFA.com. 30 May 2012. 
  69. ^ a b "Music hopefuls invited to add to the rhythm of the 2014 FIFA World Cup™". FIFA.com. 15 November 2013. 
  70. ^ "Caxirolas: The Vuvuzelas of 2014 FIFA World Cup in Brazil". Fifa2014wiki.com. Diakses 20 June 2013. 
  71. ^ "Police ban Brazilian vuvuzelas". Fox Sports. 10 May 2013. 
  72. ^ Ivan, Tom (30 October 2013). "EA confirms FIFA 2014 World Cup game". GamesRadar. Diakses 14 December 2013. 
  73. ^ "EA SPORTS Launches 2014 FIFA World Cup Brazil this April". 6 February 2014. Diakses 8 February 2014. 
  74. ^ "Fifa registra desenho e confirma tatu-bola como mascote da Copa" (dalam bahasa Portuguese). Globoesporte.com. 11 September 2012. Diakses 11 September 2012. 
  75. ^ "Armadillo alert: Official Mascot introduced to the world". FIFA.com. 17 September 2012. 
  76. ^ "2014 Mascot is big in Brazil". 
  77. ^ "Official Mascot Launc - Q&A" (PDF). 
  78. ^ a b "Fuleco é escolhido como nome do mascote da Copa de 2014". UOL Esporte (dalam bahasa Portuguese) (São Paulo). 26 November 2012. Diakses 26 November 2012. 
  79. ^ "Fuleco wins name game". Fifa.com. 26 November 2012. 
  80. ^ "World Cup 2014 Brazuca". Soccer.com/Guide. Soccer.com. Diakses 28 October 2013. 
  81. ^ a b "adidas Brazuca – Name of Official Match Ball decided by Brazilian fans". FIFA.com (Fédération Internationale de Football Association). 2 September 2012. Diakses 3 September 2012. 
  82. ^ http://www.fifa.com/worldcup/organisation/partners/index.html
  83. ^ "Swiss Re Says Brazil Spending for World Cup, Olympics Means More Revenue". Bloomberg.com. 8 April 2010. 
  84. ^ "Brazil shall grant tax breaks for 2014 stadiums". Portal 2014. 18 May 2010. Diakses 30 October 2007. 
  85. ^ "Airports: the headache of the 2014 World Cup". CONMEBOL.com. 15 April 2013. 
  86. ^ "Poor travel options to test 600,000 foreign fans who flock to Brazil for World Cup". Fox Sports. 3 December 2013. 
  87. ^ "Law reduces bureaucracy of airports building". v-brazil.com. 8 June 2010. 
  88. ^ a b "Brazil's airports 'not ready for World Cup 2014'". BBC. 15 April 2011. 
  89. ^ "Airport auction tests readiness for World Cup: Corporate Brazil". Bloomberg. 19 November 2013. 
  90. ^ "Brazil’s Infraero delayed on World Cup airports, Globo reports". Bloomberg. 22 September 2013. 
  91. ^ "Sustainable Brazil: Social & Economic Impacts of the 2014 World Cup" (PDF). Ernst & Young. 2011. hlm. 13. 
  92. ^ "VLT linha 1-trecho 1 (Aeroporto/Terminal Asa Sul)" (dalam bahasa Portuguese). Diakses 5 October 2012. 
  93. ^ "VLT Cuiabá/Várzea Grande" (dalam bahasa Portuguese). Diakses 5 October 2012. 
  94. ^ "422 Hotels to be built in Brazil ahead of 2016 Olympics". Fox News. 22 November 2013. 
  95. ^ a b "Promessa da Copa de melhorar mobilidade urbana não será cumprida" (dalam bahasa Portuguese). apublica.org. 24 January 2013. 
  96. ^ "The social cost of Brazil hosting World Cup 2014". Bleacher Report. 6 June 2013. 
  97. ^ a b c "Brazil boosts World Cup security budget as crime rises". CNN. 5 December 2013. 
  98. ^ "Brazil going to use robots to help with 2014 World Cup security". Brazil My Country. 15 May 2013. Diakses 15 May 2013. 
  99. ^ "Integration is the keyword in the Strategic Security Plan". World Cup Portal. 14 September 2009. 
  100. ^ "Brazil Maracana stadium protest ends in clashes". BBC News. 16 June 2013. 
  101. ^ "Brazil unrest: 'Million' join protests in 100 cities". BBC News. 21 June 2013. 
  102. ^ "Brazil's protests raise fears for World Cup as a million take to the streets". The Guardian. 21 June 2013. 
  103. ^ "World Cup only benefits outsiders, say Brazil protesters". CNN. 19 June 2013. 
  104. ^ "In the favelas on the frontline of protest, Brazilians ask: who is this World Cup for?". The Guardian. 22 June 2013. 
  105. ^ a b c d e f g "Ticket media information" (PDF). FIFA.com. Diakses 6 December 2013. 
  106. ^ "Sales phases". FIFA.com. 20 August 2013. 
  107. ^ "FIFA Venue Ticketing Centre Locations". FIFA.com. 20 August 2013. 
  108. ^ "2.3 million tickets for the FIFA World Cup requested in the first 24 hours of sales". FIFA.com. 22 August 2013. 
  109. ^ "Tickets for Brazil 2014 in heavy demand". FIFA.com. 10 October 2013. 
  110. ^ "889,305 tickets allocated during the random selection draw for the 2014 FIFA World Cup". FIFA.com. 5 November 2013. 
  111. ^ "Second ticketing sales window now open". FIFA.com. 8 November 2013. 
  112. ^ "No more 2014 FIFA World Cup tickets available in second sale period after seven hours". FIFA.com. 11 November 2013. 
  113. ^ "Almost 1.2 million FIFA World Cup tickets requested in the first 24 hours of sales". FIFA.com. 9 December 2013. 
  114. ^ "2014 FIFA World Cup BrazilTM Media Rights Licensees". FIFA.com. 7 November 2013. 
  115. ^ "FIFA revenue estimated to be 4 billion dollars at the close of the 2014 World Cup". CONMEBOL.com. 17 May 2013. 
  116. ^ "Host Broadcasting". FIFA.com. Diakses 4 December 2013. 
  117. ^ "Sony Professional awarded 2014 FIFA World Cup™ Broadcast Production Contract". Live-production.tv. 13 September 2012. 
  118. ^ "International Broadcast Centre to be hosted in Rio de Janeiro". FIFA.com. 27 May 2011. 
  119. ^ "World Cup 2014 FanCamps and FanFests". Diakses 8 August 2012. 
  120. ^ "FIFA Fan Fest locations confirmed". Diakses 20 January 2014. 
  121. ^ Fifa divulga locais dos Fan Fests da Copa de 2014 (Portugis)
  122. ^ "Brazil-Arab news Agency – World Cup". .anba.com.br. Diakses 9 October 2011. 
  123. ^ Football Turf
  124. ^ nosso time. "Rio and the final match of 2014 FIFA World Cup". Copa2014.org.br. Diakses 9 October 2011. 
  125. ^ a b "Sao Paulo Hopes of Hosting 2014 FIFA World Cup Opening Ceremony Boosted". Sportconnect. 14 July 2011. Diakses 22 October 2011. 
  126. ^ website group (14 July 2011). "Sao Paulo Hopes of Hosting 2014 FIFA World Cup Opening Ceremony Boosted". Sportconnect. Diakses 22 October 2011. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]