Piala Dunia FIFA 2010

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Piala Dunia FIFA 2010
Afrika Selatan 2010
Logo resmi Piala Dunia FIFA 2010
Informasi turnamen
Tuan rumah  Afrika Selatan
Jadwal
penyelenggaraan
11 Juni–11 Juli 2010
Jumlah
tim peserta
32 (dari 6 konfederasi)
Tempat penyelenggaraan 10 (di 9 kota)
Hasil turnamen
Juara Gold medal blank.svg  Spanyol
Juara kedua Silver medal blank.svg  Belanda
Juara ketiga Bronze medal blank.svg  Jerman
Juara keempat  Uruguay
Statistik turnamen
Jumlah pertandingan 64
Jumlah gol 145 (2.27 per pertandingan)
Jumlah penonton 3.178.856 (49.670 per pertandingan)
Pemain terbaik Bendera Uruguay Diego Forlán[2]
Pencetak gol terbanyak

Bendera Spanyol David Villa
Bendera Uruguay Diego Forlán
Bendera Jerman Thomas Müller
Bendera Belanda Wesley Sneijder

(5 gol masing-masing)[1]
2006
2014

Piala Dunia FIFA 2010 adalah Piala Dunia FIFA ke-19, turnamen sepak bola utama internasional yang diadakan di Afrika Selatan. Piala Dunia tahun ini adalah yang pertama kali diadakan di sebuah negara Afrika. Afrika Selatan terpilih sebagai penyelenggara pada bulan Mei 2004, mengalahkan Maroko dan Mesir dalam proses pengundian yang hanya terbuka untuk negara-negara Afrika. Piala Dunia diadakan setiap empat tahun sekali; turnamen sebelumnya diadakan di Jerman, sementara turnamen selanjutnya akan diadakan di Brasil.

Pertandingan ini melibatkan 736 pemain yang mewakili 32 tim untuk bersaing memenangkan trofi Piala Dunia dalam berbagai pertandingan yang diadakan di sepuluh stadion di seluruh Afrika Selatan. Tim-tim terpilih diseleksi melalui proses kualifikasi yang dimulai bulan Agustus 2007. Dengan jumlah pendaftar 204 dari 208 tim nasional FIFA, Piala Dunia 2010 bersama Olimpiade Musim Panas 2008 mencetak rekor untuk jumlah negara terbanyak yang bersaing dalam sebuah ajang olahraga.

Pertandingan dimulai tanggal 11 Juni dengan penyisihan grup, yaitu 32 tim yang lolos kualifikasi bertanding dalam bentuk grup yang masing-masing terdiri dari empat tim, dan dua tim teratas di setiap grup lolos ke babak selanjutnya. Kemudian, 16 tim masuk ke dalam babak gugur yang dimulai tanggal 26 Juni. Pada babak ini bila pertandingan berakhir seri setelah waktu normal, maka diselesaikan dengan perpanjangan waktu dan bila perlu dengan adu penalti. Akhir dari babak gugur ini adalah Final Piala Dunia yang dijadwalkan pada tanggal 11 Juli di stadion Soccer City di Johannesburg. Turnamen ini akan menjadi Piala Dunia pertama yang diadakan di luar Eropa yang dimenangkan oleh negara Eropa.

Di Indonesia, Piala Dunia FIFA 2010 disiarkan langsung oleh RCTI dan Global TV.

Pemilihan tuan rumah

Penonton menyaksikan Piala Dunia FIFA 2010 di Afrika Selatan.

Benua Afrika dipilih sebagai tuan rumah Piala Dunia 2010 sebagai bagian dari kebijakan baru FIFA yang dihapus tahun 2007,[3] untuk menggilirkan tempat penyelenggaraan Piala Dunia di antara konfederasi-konfederasi sepak bola dunia. Lima negara Afrika mengajukan pencalonan untuk menyelenggarakan Piala Dunia 2010, yaitu Mesir, Maroko, Afrika Selatan dan pencalonan tuan rumah bersama dari Libya dan Tunisia.

Berdasarkan keputusan Komite Eksekutif FIFA yang tidak memerbolehkan adanya tuan rumah bersama, Tunisia mengundurkan diri dari proses pencalonan. Komite Eksekutif juga memutuskan untuk tidak melanjutkan pencalonan tunggal Libya, karena tidak memenuhi seluruh ketentuan yang tertulis dalam daftar persyaratan resmi yang dikeluarkan FIFA.

Hasil pemungutan suara ini diumumkan oleh presiden FIFA Sepp Blatter pada konferensi pers tanggal 15 Mei 2004 di Zürich; pada putaran pertama pemungutan suara Afrika Selatan mendapat 14 suara, Maroko 10 suara dan Mesir tidak ada. Afrika Selatan, yang hampir gagal memenangkan hak penyelenggaraan Piala Dunia 2006, tahun ini mendapatkan hak untuk mengadakan turnamen ini.[4]

Selama 2006 dan 2007, rumor tersebar di berbagai sumber berita yang menyatakan bahwa Piala Dunia 2010 dapat dipindahkan ke negara lain.[5][6] Franz Beckenbauer, Horst R. Schmidt dan sejumlah eksekutif FIFA mengkhawatirkan perencanaan, organisasi, dan kesiapan Afrika Selatan.[5][7] Petinggi FIFA terus menyatakan keyakinan mereka atas tampilnya Afrika Selatan sebagai tuan rumah, mengatakan bahwa rencana darurat hanya diberlakukan untuk menutupi kerugian akibat bencana alam, seperti pada Piala Dunia FIFA sebelumnya.[8]

Kualifikasi

Pengundian untuk babak kualifikasi Piala Dunia FIFA 2010 berlangsung di Durban pada tanggal 25 November 2007. Selaku tuan rumah penyelenggara, Afrika Selatan melaju ke putaran final secara otomatis. Namun, Afrika Selatan juga mengikuti babak kualifikasi CAF karena kualifikasi ini juga merupakan babak kualifikasi untuk Piala Afrika 2010. Hal itu membuat mereka menjadi tim tuan rumah pertama yang berpartisipasi dalam kualifikasi sejak Piala Dunia FIFA 1934. Seperti pada turnamen sebelumnya, juara bertahan Italia tidak mendapatkan tempat secara otomatis dan wajib mengikuti babak kualifikasi.

Sejumlah kontroversi muncul selama tahap kualifikasi. Pada babak kedua pertandingan antara Perancis dan Republik Irlandia di Perancis, kapten Perancis, Thierry Henry, tidak terlihat oleh wasit Martin Hansson dari Swedia memegang bola menjelang gol terakhir, yang membawa Perancis lolos ke putaran final mengalahkan Irlandia, sehingga memunculkan sejumlah kontroversi dan perbincangan. FIFA menolak permintaan dari Asosiasi Sepak Bola Republik Irlandia untuk mengulang pertandingan tersebut,[9] dan Irlandia kemudian menarik permintaannya agar dimasukkan sebagai peserta Piala Dunia ke-33.[10][11] Akibatnya, FIFA mengumumkan tinjauan ulang terhadap penggunaan teknologi atau wasit tambahan pada tingkat tertinggi, tetapi putusan ini bertentangan dengan rencana asisten hakim garis untuk Piala Dunia di Afrika Selatan.[12]

Kosta Rika mengeluhkan gol kemenangan Uruguay pada pertandingan CONMEBOL-CONCACAF,[13] sementara pertandingan November 2009 antara Mesir dan Aljazair dipenuhi oleh laporan kerusuhan penonton. Mengenai permainan adil, Presiden FIFA Sepp Blatter mengatakan :

Saya mohon agar semua pemain dan pelatih mematuhi permainan adil ini. Tahun 2010, kami ingin membuktikan bahwa sepak bola bukan hanya menendang bola tetapi juga memiliki nilai sosial dan budaya ... Jadi kami memohon kepada para pemain 'patuhi permainan adil' agar mereka dapat menjadi contoh bagi seluruh dunia.[14]

Tim peserta

Berikut adalah daftar 32 tim yang lolos untuk putaran akhir (dalam kurung adalah peringkat pra-putaran akhir[15]).

  Negara yang lolos ke Piala Dunia
  Negara yang tidak lolos
  Negara yang tidak masuk Piala Dunia
  Negara yang bukan anggota FIFA

Persiapan

Lima stadion baru dibangun untuk turnamen ini, dan lima dari stadion tersebut dipugar. Biaya pembangunan diperkirakan mencapai R8.4 juta (hampir US$1 miliar.).[16]

Afrika Selatan juga memerbarui infrastruktur angkutan umumnya di dalam kota penyelenggara, termasuk Gautrain di Johannesburg dan sistem metro lainnya, dan jaringan jalan raya diperbarui.[17] Pada Maret 2009, Danny Jordaan, presiden komite penyelenggara Piala Dunia 2010, melaporkan bahwa semua stadion untuk turnamen ini dijadwalkan selesai dalam enam bulan berikutnya.[18]

Negara ini memberlakukan peraturan khusus yang menjamin keselamatan dan keamanan pendukung tim sesuai persyaratan standar FIFA,[19] termasuk pelarangan sementara terhadap penerbangan di wilayah udara sekitar stadion.[20]

Pada upacara perayaan 100 hari menjelang pesta olahraga ini, presiden FIFA Sepp Blatter memuji kesiapan negara ini untuk menyelenggarakan Piala Dunia 2010.[21]

Pemogokan konstruksi

Tanggal 8 Juli 2009, 70.000 pekerja bangunan[22] yang sedang membangun stadion baru meninggalkan pekerjaan mereka.[23] Mayoritas pekerja menerima gaji sebesar R2.500 per bulan (sekitar £192, 224 atau US$313), tetapi persatuan buruh menuduh bahwa sejumlah pekerja digaji lebih rendah. Seorang juru bicara untuk Persatuan Buruh Tambang Nasional mengatakan kepada SABC bahwa pemogokan "tak ada kerja tak ada gaji" akan dilanjutkan hingga FIFA memberi penalti kepada pihak penyelenggara. Persatuan buruh lain mengancam mogok hingga 2011.[24][25] Pemogokan ini berhasil diselesaikan dan para buruh kembali bekerja satu minggu sebelum Piala Dunia dimulai. Tidak ada pemogokan lebih lanjut dan semua stadion dan proyek pembangunan selesai tepat waktu untuk penyelenggaraan Piala Dunia.[26]

Hadiah

Total hadiah yang ditawarkan untuk turnamen ini dibenarkan oleh FIFA yaitu sebesar $420 juta (termasuk pembayaran sebesar $40 juta kepada klub domestik), naik 60 persen daripada Piala Dunia 2006.[27] Sebelum turnamen dimulai, masing-masing dari 32 tim peserta menerima $1 juta untuk biaya persiapan. Setelah masuk turnamen, hadiah ini akan dijabarkan sebagai berikut:[27]

Untuk pertama kalinya dalam Piala Dunia, FIFA membayar klub domestik yang para pemainnya mewakili tim nasional mereka di turnamen ini. Pembayaran ini mencapai total $40 juta yang dibayar kepada klub domestik. Hal ini merupakan hasil dari persetujuan yang tercapai pada 2008 antara FIFA dan klub-klub Eropa untuk membubarkan grup G-14 dan mengklaim ganti rugi sebelum 2005 atas biaya finansial terhadap luka yang diderita pemain dalam pertandingan internasional, seperti dari klub Belgia Charleroi S.C. atas Abdelmajid Oulmers dari Maroko dalam pertandingan persahabatan tahun 2004, dan dari klub Inggris Newcastle United atas Michael Owen dari Inggris pada Piala Dunia 2006.[28][29][30]

Tempat penyelenggaraan

Tahun 2005, pihak penyelenggara merilis daftar tiga belas tempat yang akan digunakan untuk penyelenggaraan Piala Dunia: Bloemfontein, Cape Town, Durban, Johannesburg (dua tempat), Kimberley, Klerksdorp, Nelspruit, Orkney, Polokwane, Port Elizabeth, Pretoria, dan Rustenburg. Daftar ini kemudian diperkecil menjadi sepuluh tempat[31] yang secara resmi diumumkan oleh FIFA pada tanggal 17 Maret 2006.

Ketinggian sejumlah stadion memengaruhi gerakan bola[32] dan kelincahan pemain,[33][34] namun kepala medis FIFA telah membantahnya.[35] Enam dari sepuluh stadion terletak 1.200 m di atas permukaan laut, dengan dua stadion di Johannesburg (Soccer City dan Ellis Park) berada di ketinggian paling tinggi, yaitu sekitar 1.750 m.[36][37] Daftar stadion menurut ketinggiannya adalah: Soccer City dan Stadion Ellis Park, 1.753 m; Stadion Royal Bafokeng, 1.500 m; Stadion Free State, 1.400 m; Stadion Peter Mokaba, 1.310 m; Loftus Versfeld Stadium, 1.214 m; Stadion Mbombela, 660 m; Stadion Cape Town, Stadion Moses Mabhida dan Stadion Nelson Mandela Bay mendekati ketinggian permukaan laut.[36][37]

Peta Afrika Selatan
Johannesburg Cape Town Durban Johannesburg Pretoria
Soccer City[38] Stadion Cape Town Stadion Moses Mabhida Stadion Ellis Park Stadion Loftus Versfeld
26°14′5,27″LU 27°58′56,47″BT / 26,23333°LS 27,96667°BT / -26.23333; 27.96667 (Stadion FNB) 33°54′12,46″LU 18°24′40,15″BT / 33,9°LS 18,4°BT / -33.90000; 18.40000 (Stadion Cape Town) 29°49′46″LU 31°01′49″BT / 29,82944°LS 31,03028°BT / -29.82944; 31.03028 (Stadion Moses Mabhida) 26°11′51,07″LU 28°3′38,76″BT / 26,18333°LS 28,05°BT / -26.18333; 28.05000 (Stadion Ellis Park) 25°45′12″LU 28°13′22″BT / 25,75333°LS 28,22278°BT / -25.75333; 28.22278 (Stadion Loftus Versfeld)
Kapasitas: 84.700 Kapasitas: 64.100 Kapasitas: 62.760 Kapasitas: 55.686 Kapasitas: 42.858
FIFA World Cup 2010 Netherlands Japan.jpg FIFA World Cup 2010 Slovakia Italy.jpg Loftus Versfeld Stadium.jpg
Port Elizabeth Polokwane Nelspruit Bloemfontein Rustenburg
33°56′16″LU 25°35′56″BT / 33,93778°LS 25,59889°BT / -33.93778; 25.59889 (Stadion Nelson Mandela Bay) 23°55′29″LS 29°28′08″BT / 23,924689°LS 29,468765°BT / -23.924689; 29.468765 (Stadion Peter Mokaba) 25°27′42″LS 30°55′47″BT / 25,46172°LS 30,929689°BT / -25.46172; 30.929689 (Stadion Mbombela) 29°07′2,25″LU 26°12′31,85″BT / 29,11667°LS 26,2°BT / -29.11667; 26.20000 (Stadion Free State) 25°34′43″LS 27°09′39″BT / 25,5786°LS 27,1607°BT / -25.5786; 27.1607 (Royal Bafokeng)
Stadion Port Elizabeth Stadion Peter Mokaba Stadion Mbombela Stadion Free State Stadion Royal Bafokeng
Kapasitas: 42.486 Kapasitas: 41.733 Kapasitas: 40.929 Kapasitas: 40.911 Kapasitas: 38.646
FIFA World Cup 2010 Italy New Zealand.jpg Royal Bafokeng Stadium, Phokeng.jpg

Stadion-stadion berikut ini telah dipugar untuk memenuhi persyaratan FIFA:

Wasit

Pada Oktober 2008, FIFA mengeluarkan daftar 38 calon wasit yang akan memimpin jalannya pertandingan Piala Dunia FIFA 2010. [44] Kemudian, pada 5 Februari 2010, FIFA mengeluarkan daftar wasit dan asisten wasit yang akan bertugas untuk turnamen ini. [45]

Pengundian akhir

Komite Penyelenggara FIFA menyetujui prosedur pengundian akhir pada 2 Desember 2009. Pengundian ini didasarkan pada Peringkat Dunia FIFA Oktober 2009 dan tujuh tim terbaik bergabung dengan tuan rumah Afrika Selatan sebagai tim yang diundi untuk pengundian akhir. Tidak ada dua tim dari satu konfederasi yang diundi di grup yang sama, hanya dua tim dari Eropa yang boleh berada dalam satu grup.[46]

Pengundian grup diadakan di Cape Town, Afrika Selatan, tanggal 4 Desember 2009 di Cape Town International Convention Centre.[47] Upacara pengundian ini dibawakan oleh aktris Afrika Selatan Charlize Theron, dibantu Sekretaris Jenderal FIFA Jérôme Valcke.[48] Pengundian dilakukan oleh bintang sepak bola Inggris David Beckham dan figur olahraga Afrika Haile Gebrselassie, John Smit, Makhaya Ntini, Matthew Booth dan Simphiwe Dludlu.[49]

Berikut merupakan hasil pengundiannya.

Grup A Grup B Grup C Grup D

 Afrika Selatan
 Meksiko
 Uruguay
 Perancis

 Argentina
 Nigeria
 Korea Selatan
 Yunani

 Inggris
 Amerika Serikat
 Aljazair
 Slovenia

 Jerman
 Australia
 Serbia
 Ghana

Grup E Grup F Grup G Grup H

 Belanda
 Denmark
 Jepang
 Kamerun

 Italia
 Paraguay
 Selandia Baru
 Slowakia

 Brasil
 Korea Utara
 Pantai Gading
 Portugal

 Spanyol
 Swiss
 Honduras
 Chili

Pertandingan

Biru: Juara   Biru muda: Juara dua   Hijau: Juara tiga   Hijau muda: Juara empat   Kuning: Perempat final   Merah muda: Perdelapan final   Merah: Penyisihan grup

Babak penyisihan grup

Grup A

Tim Main M S K GM GK SG Poin
 Uruguay 3 2 1 0 4 0 +4 7
 Meksiko 3 1 1 1 3 2 +1 4
 Afrika Selatan 3 1 1 1 3 5 –2 4
 Perancis 3 0 1 2 1 4 –3 1

Grup B

Tim Main M S K GM GK SG Poin
 Argentina 3 3 0 0 7 1 +6 9
 Korea Selatan 3 1 1 1 5 6 –1 4
 Yunani 3 1 0 2 2 5 –3 3
 Nigeria 3 0 1 2 3 5 –2 1

Grup C

Tim Main M S K GM GK SG Poin
 Amerika Serikat 3 1 2 0 4 3 +1 5
 Inggris 3 1 2 0 2 1 +1 5
 Slovenia 3 1 1 1 3 3 0 4
 Aljazair 3 0 1 2 0 1 –1 1

Grup D

Tim Main M S K GM GK SG Poin
 Jerman 3 2 0 1 5 1 +4 6
 Ghana 3 1 1 1 2 2 0 4
 Australia 3 1 1 1 3 6 –3 4
 Serbia 3 1 0 2 2 3 –1 3

Grup E

Tim Main M S K GM GK SG Poin
 Belanda 3 3 0 0 5 1 +4 9
 Jepang 3 2 0 1 4 2 +2 6
 Denmark 3 1 0 2 3 6 –3 3
 Kamerun 3 0 0 3 2 5 –3 0

Grup F

Tim Main M S K GM GK SG Poin
 Paraguay 3 1 2 0 3 1 +2 5
 Slowakia 3 1 1 1 4 5 –1 4
 Selandia Baru 3 0 3 0 2 2 0 3
 Italia 3 0 2 1 4 5 –1 2

Grup G

Tim Main M S K GM GK SG Poin
 Brasil 3 2 1 0 5 2 +3 7
 Portugal 3 1 2 0 7 0 +7 5
 Pantai Gading 3 1 1 1 4 3 +1 4
 Korea Utara 3 0 0 3 1 12 –11 0

Grup H

Tim Main M S K GM GK SG Poin
 Spanyol 3 2 0 1 4 2 +2 6
 Chili 3 2 0 1 3 2 +1 6
 Swiss 3 1 1 1 1 1 0 4
 Honduras 3 0 1 2 0 3 –3 1

Babak gugur

Babak 16 besar Perempat final Semifinal Final
                           
26 JuniPort Elizabeth            
 Bendera Uruguay Uruguay   2
2 JuliJohannesburg
 Bendera Korea Selatan Korea Selatan   1  
 Bendera Uruguay Uruguay (PSO)  1 (4)
26 JuniRustenburg
   Bendera Ghana Ghana   1 (2)  
 Bendera Amerika Serikat Amerika Serikat   1
6 JuliCape Town
 Bendera Ghana Ghana (AET)   2  
 Bendera Uruguay Uruguay  2
28 JuniDurban
   Bendera Belanda Belanda  3  
 Bendera Belanda Belanda  2
2 JuliPort Elizabeth
 Bendera Slowakia Slowakia   1  
 Bendera Belanda Belanda   2
28 JuniJohannesburg
   Bendera Brasil Brasil   1  
 Bendera Brasil Brasil  3
11 JuliJohannesburg
 Bendera Chili Chili   0  
 Bendera Belanda Belanda  0
27 JuniJohannesburg
    Spanyol (AET)   1
 Bendera Argentina Argentina  3
3 JuliCape Town
 Bendera Meksiko Meksiko   1  
 Bendera Argentina Argentina   0
27 JuniBloemfontein
    Jerman  4  
  Jerman  4
7 JuliDurban
 Bendera Inggris Inggris   1  
  Jerman  0
29 JuniPretoria
    Spanyol  1   Perebutan tempat ketiga
 Bendera Paraguay Paraguay (PSO)  0 (5)
3 JuliJohannesburg 10 JuliPort Elizabeth
 Bendera Jepang Jepang   0 (3)  
 Bendera Paraguay Paraguay  0  Bendera Uruguay Uruguay   2
29 JuniCape Town
    Spanyol   1     Jerman   3
  Spanyol  1
 Bendera Portugal Portugal   0  


Babak 16 besar

26 Juni 2010
16.00 UTC+2
Uruguay  2–1  Korea Selatan Stadion Nelson Mandela Bay, Port Elizabeth
Penonton: 30.597 orang
Wasit: Wolfgang Stark (Jerman)
Luis Alberto Suarez Gol 8'80' Report Lee Chung-Yong Gol 68'


26 Juni 2010
20:30
Amerika Serikat  1–2 (a.e.t.)  Ghana Stadion Royal Bafokeng, Rustenburg
Penonton: 34.976
Wasit: Viktor Kassai (Hongaria)
Donovan Gol 62' (pen.) Report Boateng Gol 5'
Gyan Gol 93'


27 Juni 2010
16:00
Jerman  4–1  Inggris Stadion Free State, Bloemfontein
Penonton: 40.510
Wasit: Jorge Larrionda (Uruguay)
Klose Gol 20'
Podolski Gol 32'
Müller Gol 67'70'
Report Upson Gol 37'


27 Juni 2010
20:30
Argentina  3–1  Meksiko Soccer City, Johannesburg
Penonton: 84.377
Wasit: Roberto Rosetti (Italia)
Tévez Gol 26'52'
Higuaín Gol 33'
Report Hernández Gol 71'


28 Juni 2010
16:00
Belanda  2–1  Slowakia Stadion Moses Mabidha, Durban
Penonton: 61.962
Wasit: Alberto Undiano (Spanyol)
Robben Gol 18'
Sneijder Gol 84'
(Laporan) Vittek Gol 90+4' (pen.)


28 Juni 2010
20:30
Brasil Bendera Brasil 3–0  Chili Stadion Ellis Park, Johannesburg
Penonton: 54.096
Wasit: Howard Webb (Inggris)
Juan Gol 35'
Luís Fabiano Gol 38'
Robinho Gol 59'
Report


29 Juni 2010
16:00
Paraguay Bendera Paraguay 0–0 (a.e.t.)  Jepang Stadion Loftus Versfeld, Pretoria
Penonton: 36.742
Wasit: Frank De Bleeckere (Belgia)
(Laporan)
    Adu penalti  
Edgar Barreto Masuk
Lucas Barrios Masuk
Cristian Riveros Masuk
Nelson Valdez Masuk
Oscar Cardozo Masuk
5–3 Masuk Yasuhito Endo
Masuk Makoto Hasebe
Tendangan penalti tidak masuk (mengenai tiang gawang) Yuichi Komano
Masuk Keisuke Honda
 


29 Juni 2010
20:30
Spanyol Bendera Spanyol 1–0 Bendera Portugal Portugal Stadion Green Point, Cape Town
Penonton: 62.955
Wasit: Hector Baldassi (Argentina)
Villa Gol 63' Report


Perempat final

2 Juli 2010
16.00 UTC+2
Belanda  2–1
(HT: 0–1)
 Brasil Stdn. Port Elizabeth, NMB/Port Elizabeth
Penonton: 40.186 orang
Wasit: Yuichi Nishimura (Jepang)
Wesley Sneijder Gol 53' Gol 68' (Laporan) Robinho Gol 10'

2 Juli 2010
20.30 UTC+2
Uruguay  1–1 a. e. t.
4–2 PSO
(HT: 0–1)
 Ghana Stadion Soccer City, Johannesburg
Penonton: 84.017 orang
Wasit: Olegario Benquerenca (Portugal)
Diego Forlan Gol 55' (Laporan) Sulley Muntari Gol 45+2'
    Adu penalti  
Diego Forlan Masuk
Mauricio Victorino Masuk
Andres Scotti Masuk
Maximiliano Pereira Tendangan penalti tidak masuk (melenceng)
Sebastian Abreu Masuk
4–2 Masuk Asamoah Gyan
Masuk Stephen Appiah
Tendangan penalti tidak masuk (diselamatkan penjaga gawang) John Mensah
Tendangan penalti tidak masuk (diselamatkan penjaga gawang) Dominic Adiyiah
 

3 Juli 2010
16.00 UTC+2
Argentina  0–4
(HT: 0–1)
 Jerman Stadion Green Point, Cape Town
Penonton: 64.100 orang
Wasit: Ravshan Irmatov (Uzbekistan)
(Laporan) Thomas Mueller Gol 3'
Miroslav Klose Gol 68' Gol 89'
Arne Friedrich Gol 74'

3 Juli 2010
20.30 UTC+2
Paraguay  0–1
(HT: 0–0)
 Spanyol Stadion Ellis Park, Johannesburg
Penonton: 55.359 orang
Wasit: Carlos Batres (Guatemala)
Oscar Cardozo Tendangan penalti tidak masuk (diselamatkan penjaga gawang) 59' (Laporan) Xabi Alonso Tendangan penalti tidak masuk (diselamatkan penjaga gawang)
David Villa Gol 83'


Semifinal

6 Juli 2010
20.30 UTC+2
Uruguay Bendera Uruguay 2–3
(HT: 1–1)
Bendera Belanda Belanda Stadion Green Point, Cape Town
Penonton: 62.479 orang
Wasit: Ravshan Irmatov (Uzbekistan)
Maximiliano Pereira Gol 90+2'
Diego Forlan Gol 41'
(Laporan) Giovanni Van Bronckhorst Gol 18'
Wesley Sneijder Gol 70'
Arjen Robben Gol 73'

7 Juli 2010
20.30 UTC+2
Jerman Bendera Jerman 0–1
(HT: 0–0)
 Spanyol Stadion Moses Mabidha, Durban
Penonton: 60.960 orang
Wasit: Viktor Kassai (Hongaria)
(Laporan) Carles Puyol Gol 73'


Perebutan tempat ketiga

10 Juli 2010
20.30 UTC+2
Uruguay Bendera Uruguay 2–3 Bendera Jerman Jerman Stdn. Port Elizabeth, NMB/Port Elizabeth
Penonton: 36.254 orang
Wasit: Benito Archundia (Meksiko)
AW 1: Hector Vergara (Kanada)
AW 2: Marvin Torrentera (Meksiko)
Wasit ke-4: Marco Rodriguez (Meksiko)
Wasit ke-5: Jose L. Camargo (Meksiko)
Cavani Gol 28'

Forlán Gol 51'

(Laporan) Müller Gol 19'
Jansen Gol 56'
Khedira Gol 82'


Final

11 Juli 2010
20.30 UTC+2
Belanda  0–1 a. e. t.
(HT: 0–0)
 Spanyol Stadion Soccer City, Johannesburg
Penonton: 84.490 orang
Wasit: Howard Webb (Inggris)
AW 1: Darren Cann (Inggris)
AW 2: Michael Mullarkey (Inggris)
Wasit ke-4: Yuichi Nishimura (Jepang)
Wasit ke-5: Toru Sagara (Jepang)
(Laporan) Andres Iniesta Gol 117'

Statistik

Pencetak gol

5 gol
4 gol
3 gol
2 gol
1 gol
Gol bunuh diri

Hasil akhir dan penghargaan

Hasil akhir

Piala Dunia FIFA
Juara Musim 2010
Lambang Federasi Tim Nasional Spanyol
 Spanyol
Gelar Pertama


Penghargaan

Pemenang Sepatu Emas Pemenang Bola Emas Pemenang Sarung Tangan Emas Pemain Muda Terbaik Trofi Fair Play FIFA
Bendera Jerman Thomas Müller Bendera Uruguay Diego Forlán Bendera Spanyol Iker Casillas Bendera Jerman Thomas Müller  Spanyol

Simbol

Maskot

Zakumi, maskot resmi turnamen.

Maskot resmi dari turnamen edisi ini adalah Zakumi. Zakumi adalah seekor macan tutul berwarna kuning, dengan rambut "nyentrik" berwarna hijau, mengenakan kaus bertuliskan "South Africa 2010", dan celana pendek berwarna hijau, dan tengah memegang sebuah bola. Zakumi lahir pada 16 Juni 1994, bertepatan dengan Hari Pemuda di Afrika Selatan sehingga akan dirayakan secara global dengan tajuk Piala Dunia FIFA 2010.

Nama Zakumi berasal dari kata "Za", yang merupakan kode dua huruf untuk Afrika Selatan, dan "kumi", sebuah kata yang berarti sepuluh dalam berbagai bahasa Afrika.[50]

Lagu resmi

Lagu resmi piala dunia 2010 berjudul Waka Waka (This Time for Africa) yang dinyanyikan oleh penyanyi asal Kolombia, Shakira dan band Freshlyground dan lagu ini dinyanyikan dalam bahasa Inggris dan bahasa Spanyol.[51] Lagu ini didasarkan pada lagu prajurit tradisonal Afrika yang bernama Zangalewa.[52]

Coca-Cola, yang merupakan salah satu sponsor resmi turnamen, melakukan aransemen atas lagu Wavin' Flag yang awalnya dinyanyikan oleh K'naan. Aransemen tersebut dilakukan dalam bahasa Inggris dan bahasa Spanyol, juga bahasa Indonesia dengan judul lagu "Wavin Flag: Celebration Remix". Untuk versi bahasa Indonesia, K'naan menyanyikannya bersama vokalis Indonesia, Ipang, dengan judul lagu "Semangat Berkibar".

Bola pertandingan

Bola resmi yang dipergunakan pada pertandingan Piala Dunia FIFA 2010 adalah Jabulani. Bola ini dibuat oleh Adidas, dan diperkenalkan tepat sebelum pengundian grup Piala Dunia FIFA 2010 pada tanggal 4 Desember 2009. Jabulani menurut bahasa Zulu berarti "merayakan".

Vuvuzela

Seorang pria meniup sebuah vuvuzela.

Pertandingan Piala Dunia FIFA 2010 telah dikenal dengan suara vuvuzela, sebuah alat musik panjang yang ditiup oleh para pendukung di seluruh pertandingan.[53][54][55] Banyak penyaing Piala Dunia yang mengkritik dan mengkomplain tentang suara yang ditimbulkan oleh vuvuzela, termasuk Patrice Evra, yang menuduh vuvuzela menyebabkan performa Perancis bermain buruk.[56] Lionel Messi juga mengkomplain bahwa suara yang dihasilkan vuvuzela mengganggu komunikasi antarpemain dalam pertandingan.[57]

Referensi

  1. ^ "Golden Boot". FIFA. Diakses 07 July 2010. 
  2. ^ "Adidas Golden Ball". FIFA.com. Fédération Internationale de Football Association. Diakses 6 July 2012. 
  3. ^ "FIFA end World Cup Rotation". Mail & Guardian Online. 29 October 2007. Diakses 20 June 2010. 
  4. ^ "Host nation of 2010 FIFA World Cup – South Africa". FIFA. 15 May 2004. Diakses 8 January 2006. 
  5. ^ a b Luke Harding (12 June 2006). "Doubt over South Africa 2010". The Guardian (London). Diakses 29 August 2006. 
  6. ^ Jermaine Craig (3 July 2006). "Fifa denies SA may lose 2010 World Cup". The Star. Diakses 30 August 2006. 
  7. ^ "Beckenbauer issues 2010 warning". BBC Sport. 20 September 2006. Diakses 19 October 2006. 
  8. ^ Sean Yoong (8 May 2007). "FIFA says South Africa 'definitely' will host 2010 World Cup". Associated Press. Diakses 15 May 2007. 
  9. ^ "FIFA statement on FAI request". FIFA. 20 November 2009. Diarsipkan dari aslinya tanggal 20 November 2009. Diakses 20 November 2009. 
  10. ^ "Blatter apologises over comments". Press Association. 2 December 2009. Diarsipkan dari aslinya tanggal 3 December 2009. Diakses 3 December 2009. 
  11. ^ "FAI tries to set record straight". Irish Times. 2 December 2009. Diarsipkan dari aslinya tanggal 3 December 2009. Diakses 3 December 2009. 
  12. ^ "FIFA reject extra referees proposal". Press Association. 2 December 2009. Diarsipkan dari aslinya tanggal 3 December 2009. Diakses 3 December 2009. 
  13. ^ Harris, Nick (1 December 2009). "Blatter: we need goal line officials at World Cup President urges change as Fifa considers Ireland's appeal to be '33rd nation' at finals". The Independent. Diakses 5 January 2010. 
  14. ^ "Fifa to investigate Thierry Henry handball". BBC Sport. 2 December 2009. Diarsipkan dari aslinya tanggal 3 December 2009. Diakses 3 December 2009. 
  15. ^ Pemeringkatan yang ditampilkan adalah hasil bulan Mei 2010, tetapi pemeringkatan yang digunakan untuk memilih tujuh peserta non-tuan rumah adalah hasil bulan Oktober 2009 FIFA[pranala nonaktif]
  16. ^ "SA faces R8.4bn stadium bill". News24. 1 October 2006. Diakses 13 October 2006. 
  17. ^ "Joburg pursues bus rapid transit system in bid to ease gridlock by 2010". Engineering News (Creamer Media). 2 November 2007. Diakses 2 November 2008. 
  18. ^ "SA 2010 venues 'ready by October'". BBC Sport. 26 March 2009. Diakses 26 March 2009. 
  19. ^ "2010 FIFA World Cup South Africa Special Measures Act, 2006" (PDF). Republic of South Africa, Minister of Sport and Recreation – Online Government Gazette No. 28593. 10 March 2006. Diakses 13 October 2006. 
  20. ^ "Additional Aviation Coordination and Security measures during the 2010 World Cup". South African Civil Aviation Authority. 7 May 2009. Diakses 24 December 2009. 
  21. ^ "SA marks 100 days to World Cup". Africa Review. 2 March 2010. Diakses 14 March 2010. 
  22. ^ BBC dan SABC melaporkan 70.000 orang, sementara AP yang merujuk South African Federation of Civil Engineering Contractors mengatakan 11.000 orang.
  23. ^ "World Cup construction workers strike in SAfrica". ESPN Soccernet. Associated Press. 8 July 2009. Diakses 8 July 2009. 
  24. ^ "NUM members working on 2010 stadiums ready for massive strike action". SABC News. SABC. 7 July 2009. Diakses 8 July 2009. 
  25. ^ "S Africa strike hits stadium work". BBC News. 8 July 2009. Diakses 8 July 2009. 
  26. ^ "2010 construction strike ends". Sapa. South African Government. 15 July 2009. 
  27. ^ a b "FIFA Executive Committee holds historic meeting in Robben Island". FIFA.com. 3 December 2009. Diakses 26 June 2010. 
  28. ^ "Fifa are adding insult to injury". The Journal. 1 March 2007. Diakses 3 July 2009. 
  29. ^ "G14 starts legal fight with Fifa". BBC Sport. 6 September 2005. Diarsipkan dari aslinya tanggal 31 December 2009. Diakses 31 December 2009. 
  30. ^ "G-14 football group is disbanded". BBC Sport. 15 February 2008. Diarsipkan dari aslinya tanggal 31 December 2009. Diakses 31 December 2009. 
  31. ^ "2010 Soccer World Cup Fan Parks & 2010 Host Cities". Google Earth Community. 29 October 2007. 
  32. ^ "Altitude will have impact on World Cup ball". MSNBC. 4 December 2009. Diakses 13 June 2010. 
  33. ^ "Altitude training and physical performance for high altitude football". Diakses 29 June 2010. 
  34. ^ "World Cup 2010: England's altitude training will be tested against USA". The Guardian. 7 June 2010. Diakses 13 June 2010. 
  35. ^ "Fifa medical chief downplays World Cup altitude effect". BBC Sport. BBC. 23 February 2010. Diakses 13 June 2010. 
  36. ^ a b "Quick guide to the ten World Cup grounds". Racing Post (Centurycomm). Diakses 13 June 2010. 
  37. ^ a b "And the city to avoid...". Soccer America. 3 September 2009. Diakses 13 June 2010. 
  38. ^ Soccer City Stadium - Johannesburg FIFA.com
  39. ^ a b c d e f "Venues". City of Johannesburg. Diakses 8 March 2010. 
  40. ^ "Training Venues". Nelson Mandela Bay Municipality. Diakses 19 March 2010. 
  41. ^ a b c "2010 FIFA World Cup Programme Office". City of Tshwane. Diakses 5 March 2010. 
  42. ^ a b "Durban – 2010 FIFA World Cup™ Host City". The Official Durban 2010 FIFA World Cup™ Host City Website. Diakses 5 March 2010. 
  43. ^ "Highlights 2010". South Africa 2010 FIFA World Cup. Diakses 5 March 2010. 
  44. ^ List of Prospective FIFA Referees for the 2010 FIFA World Cup South AfricaTM,Situs Resmi FIFA, Oktober 2008. Diakses pada 4 Desember 2009.
  45. ^ 2010 FIFA World Cup South AfricaTM; Referees with Assistant Referees (Trios), Situs Resmi FIFA, 5 Februari 2010. Diakses pada 6 Februari 2010.
  46. ^ "2010 FIFA World Cup South Africa Final Draw Procedure". FIFA. 2009. Diakses 4 December 2009. 
  47. ^ "Cape Town to host 2010 final draw". Cape Town. 29 May 2008. Diakses 6 February 2009. 
  48. ^ "Theron, Beckham and Gebrselassie to star at the Final Draw on 4 December". FIFA.com. Fédération Internationale de Football Association. 2 December 2009. Diakses 2 December 2009. 
  49. ^ "Draw ignites FIFA World Cup fever". FIFA.com. Fédération Internationale de Football Association. 4 December 2009. Diakses 4 December 2009. 
  50. ^ "Zakumi Maskot Piala Dunia 2010". situs bolapedia.com. Diakses 13 Desember 2009. 
  51. ^ "Shakira records official FIFA World Cup 2010 song". Shakira.com. 26 April 2010. Diakses 5 June 2010. 
  52. ^ "Shakira, Waka waka (This time for Africa)". Musik Infos. Diakses 5 June 2010. 
  53. ^ "World Cup 2010: BBC may offer vuvuzela-free matches". Diakses 2010-06-16. 
  54. ^ "Annoying World Cup horn comes to iPhone". Diakses 2010-06-16. 
  55. ^ "Furor por las vuvuzelas: ya hay un millón de descargas para celulares". Diakses 2010-06-16. 
  56. ^ "World Cup 2010: South Africa ponders vuvuzela ban". BBC Sport. 13 June 2010. Diakses 13 June 2010. 
  57. ^ DPA (13 June 2010). "It is impossible to communicate, it’s like being deaf: Messi". The Hindu. Diakses 13 June 2010. 

Pranala luar