Miroslav Klose

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Miroslav Klose
Miroslav Klose
Informasi pribadi
Nama lengkap Miroslav Josef Klose[1]
Tanggal lahir 9 Juni 1978 (umur 36)[2]
Tempat lahir Opole, Provinsi Opole, Polandia
Tinggi 1.84 m (6 ft 0 in)[3]
Posisi bermain Penyerang
Informasi klub
Klub saat ini Lazio
Nomor 25
Karier junior
1987—1998 SG Blaubach-Diedelkopf
Karier senior*
Tahun Tim Tampil (Gol)
1998—1999 FC Homburg 18 (1)
1999—2001 1. FC Kaiserslautern II 50 (26)
1999—2004 1. FC Kaiserslautern 120 (44)
2004—2007 Werder Bremen 89 (53)
2007—2011 Bayern München 98 (24)
2011—kini Lazio 83 (35)
Tim nasional
2001—2014 Jerman 137 (71)
* Penampilan dan gol di klub senior hanya dihitung dari liga domestik dan akurat per 14 September 2014.

‡ Penampilan dan gol di tim nasional
akurat per 13 Juli 2014

Miroslav Josef Klose (dilahirkan dengan nama Mirosław Marian Klose; lahir di Opole, Polandia, 9 Juni 1978; umur 36 tahun) adalah pemain sepak bola berkebangsaan Jerman berdarah Polandia[4] yang bermain sebagai penyerang untuk Lazio di Serie A.

Klose dikenal dengan penampilan apiknya bersama tim nasional Jerman. Ia merupakan pencetak gol terbanyak sepanjang masa timnas Jerman dengan catatan 71 gol, seklaigus menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang masa Piala Dunia FIFA dengan raihan 16 gol. Ia juga merupakan bagian dari skuat kampiun Jerman pada Piala Dunia 2014, setelah sebelumnya menjadi juara kedua (2002) dan juara ketiga (2006 dan 2010). Klose juga berhasil menyamai rekor Uwe Seeler dan Pelé sebagai pemain yang pernah mencetak gol di 4 edisi Piala Dunia. Timnas Jerman juga tidak pernah kalah pada suatu pertandingan, yang Klose berhasil mencetak gol pada pertandingan tersebut.[5] Klose pensiun dari laga internasional pada 11 Agustus 2014.

Di level klub, Klose memulai karirnya di FC 08 Homburg. Kemudian pindah ke Kaiserslautern, Werder Bremen, Bayern München, dan kini di klub Serie A, Lazio.

Karier klub[sunting | sunting sumber]

Miroslav Klose saat di Werder Bremen

Awal karier[sunting | sunting sumber]

Karier profesionalnya dimulai saat ia berusia 20 tahun dengan bergabung ke tim cadangan FC Homburg selama semusim, lalu pindah ke FC Kaiserslautern dan kembali masuk tim cadangan. Berkat talenta, kerja keras, serta produktivitas yang ia tampilkan, ia akhirnya dipromosikan ke skuat Bundesliga. Setelah satu tahun bergabung, barulah ia bisa tampil bersama tim utama. Dari 67 pertandingan pertamanya, Klose telah mencetak 33 gol dan berhasil mendapat posisi reguler di skuat utama FC Kaiserslautern

Werder Bremen[sunting | sunting sumber]

Pada tanggal 2 Maret 2004, Klose menandatangani kontrak berdurasi 4 tahun dengan klub Bundesliga, Werder Bremen, dengan biaya €5 juta ($6.2 juta).[6] [7] Ia menjalani debut liganya pada 6 Agustus 2004, menggantikan striker asal Paraguay, Nelson Valdez, saat Bayern menang 1–0 melawan Schalke 04.[8] [9] Pada 29 Agustus 2004, mencetak gol pertamanya bagi klub yang merupakan gol penyeimbang, saat takluk dari Wolfsburg 1–2.[10][11] Setelah menjalani awal musim yang kurang baik, performa Klose menanjak dengan membentuk formasi trio penyerang bersama Johan Micoud dan Ivan Klasnić, dan terkadang bersama Nelson Valdez, hingga berhasil mencetak 15 gol di Bundesliga.

Pada musim 2005–06, ia hanya tampil sebanyak 26 kali di liga, namun mampu menjadi pencetak gol terbanyak dengan torehan 25 gol, ditambah dengan koleksi 16 assist.

Penampilannya yang memukau di ajang Piala Dunia 2006, membuat isu kepindahan Klose dari Weserstadion merebak di media. Raksasa Eropa, FC Barcelona dan Juventus, masuk dalam daftar kandidat potensial untuk mendapatkan tanda tangannya. Ia juga kerap dikaitkan dengan Bayern Munchen, dengan kabar bahwa sang presiden, Franz Beckenbauer, merupakan seorang pengagum dirinya.

Tanggal 7 Juni 2007, Klose mengkonfirmasi bahwa dirinya akan meninggalkan Werder Bremen menuju Bayern Munchen.[12]

Bayern München[sunting | sunting sumber]

Luca Toni dan Klose (18) di Olympiastadion, saat pertandingan Hertha BSC vs. Bayern München tahun 2009

26 Juni 2007, presiden klub Karl-Heinz Rummenigge memberikan konfirmasi bahwa Bayern München telah mencapai kesepakatan dengan Werder Bremen terkait transfer pemain asal Jerman ini. Klose pun menjalani tes medis di Bayern pada 28 Juni 2007 sebelum akhirnya meneken kontrak berdurasi 4 tahun.

Klose tampil perdana di pertandingan kompetitif saat Bayern menang 4–1 atas mantan timnya, Werder Bremen, di babak pertama DFB-Ligapokal. Setelah absen di semifinal melawan VfB Stuttgart karena cedera, Klose kembali bermain di partai final melawan Schalke 04. Di laga tersebut, ia berhasil mencetak gol pertamanya bagi Bayern sekaligus mengantar timnya meraih gelar juara.

Klose menjalani debutnya di Bundesliga di laga melawan Hansa Rostock pada 11 Agustus 2007, yang pada pertandingan tersebut, ia berhasil mencetak 2 gol. Di akhir September, ia membukukan hat-trick pertamanya bagi club saat menang 5–0 atas Energie Cottbus. Klose menutup musim pertamanya dengan koleksi 21 gol di semua kompetisi, plus raihan titel Bundesliga dan DFB Pokal.

Di musim keduanya, Klose menjadi pencetak gol terbanyak klub di semua kompetisi dengan mengoleksi 20 gol. Tujuh di antaranya dicetak di Liga Champions, yang menjadikannya pencetak gol terbanyak kedua di kompetisi musim tersebut, di bawah Lionel Messi yang mencetak 9 gol.

Klose dibekap dua cedera pada awal musim 2010–11. Usai dari masa pemulihan, ia masih tetap dibangkucadangkan. Pada bulan Desember, saat melawan VfB Stuttgart di ajang DFB-Pokal, barulah Klose kembali bermain. Ia masuk sebagai pemain pengganti dan berhasil mencetak sepasang gol.

Pada tanggal 7 Juni 2011, dengan masa kontrak yang hampir habis, Klose tidak kunjung mencapai kesepakatan dengan pihak Bayern Munchen. Ia pun meninggalkan klub pada akhir musim 2010–11.[13]

Lazio[sunting | sunting sumber]

Klose hijrah ke Italia dan meneken kontrak tiga tahun dengan Lazio pada 9 Juni 2011.[14] Ia mencetak gol pertamanya untuk Lazio pada ajang play off Piala Eropa 2012, sekaligus memberikan 4 assist saat melawan Rabotnički. Lazio memenangi laga tersebut 6–0 dan memenang play-off dengan agregat 9–1.[15] Pada 9 September 2011, ia menjalani debutnya di liga saat imbang 2–2 kontra Milan. Ia berhasil mencetak satu gol di pertandingan ini, yang juga menjadi gol Serie A pertamanya. Pada 16 Oktober 2011, Klose mencetak gol pada menit 93 yang memenangkan Lazio 2–1 di partai derby Roma. Namun, laga tersebut dinodai oleh ulah sebagian fans Lazio yang dianggap radikal, karena memasang poster yang diadopsi dari moto Nazi. Poster tersebut bertuliskan 'Klose Mit Uns', yang berarti 'Klose bersama kami'. Poster tersebut sebenarnya ditujukan sebagai pujian untuk Klose; namun, moto Nazi 'Gott Mit Uns' (Tuhan bersama kami) dan poster fans Lazio fans tersebut, memiliki huruf 'S' dengan font yang sama dengan logo SS-nya Hitler. Klose sendiri secara tegas mengutuk keberadaan poster tersebut.[16][17][18]

Klose sangat produktif di paruh pertama musim sampai sebagian paruh kedua, hingga akhirnya ia terkena cedera paha yang membuatnya harus istirahat selama 7 pekan. Di musim pertamanya, ia berhasil mengemas 15 gol dari seluruh kompetisi bersama Biancocelesti.

Pada 2 September 2012, Klose mencetak gol pertama di musim keduanya, saat menang 3–0 atas Palermo.[19] Pada 26 September, Klose secara tidak sengaja mencetak gol menggunakan tangannya ke gawang Napoli dan tidak terlihat oleh wasit. Namun, Klose justru menunjukkan sikap sportivitasnya dengan memberitahukan wasit tentang kejadian sebenarnya dan meminta agar gol tersebut dianulir. Wasit kemudian membatalkan keputusan sebelumnya dan gol tersebut pun dianulir.[20]

Pada 5 Mei 2013, ia memborong 5 gol saat menggilas Bologna 6–0, sebelum digantikan oleh Louis Saha pada menit 68.[21] Ini merupakan pertama kalinya sejak musim 1984–85, ada pemain yang mampu mencetak 5 gol dalam satu pertandingan Serie A.[22] Pada 26 Mei, Klose berhasil memenangi Coppa Italia setelah mengalahkan rival sekota Roma 1–0. Gelar tersebut menjadi gelar Coppa Italia keenam bagi Lazio, dan untuk pertama kalinya terjadi derby Roma di pertandingan final.[23]

Karier internasional[sunting | sunting sumber]

Konsistensi Klose dalam mencetak gol untuk Kaiserslautern pada musim pertamanya di Bundesliga, mulai menarik perhatian. Pada Januari 2001, pelatih Polandia di kemudian hari, Jerzy Engel, pergi ke Jerman untuk membujuk Klose agar bergabung dengan timnas Polandia. Namun permintaan tersebut ditolak oleh Klose,[24] dan ia pun bergabung dengan Jerman. Pada sebuah wawancara yang dilakukan oleh Przegląd Sportowy, 9 Juni 2008, Klose menyatakan bahwa keputusan untuk menolak Polandia dan bermain untuk Jerman tidaklah mudah. Namun, ia tidak menyesal dengan keputusannya tersebut, karena bersama Jerman, ia telah memenangi beberapa medali di ajang Piala Dunia.[4]

Timnas Jerman tidak pernah kalah dalam pertandingan yang Klose berhasil mencetak gol di dalamnya.[25]

Piala Dunia 2002[sunting | sunting sumber]

Debut internasional Klose datang pada 21 Maret 2001 di kualifikasi Piala Dunia 2002 melawan Albania, saat pelatih Rudi Völler memasukannya sebagai pemain pengganti pada menit 73. Dua menit berselang, ia berhasil mencetak gol lewat sundulan, merayakannnya dengan salto ke depan, dan membawa Jerman menang 2–1.[26] Empat hari kemudian, di pertandingan keduanya, Klose membantu Jerman menduduki puncak klasemen sementara, saat masuk pada menit ke-67 dan mencetak gol pada menit ke-82 ke gawang Yunani. Dua hat-trick ke jala Israel dan Austria pada pertandingan persahabatan menjelang gelaran Piala Dunia, lebih dari cukup untuk menjamin satu posisi di skuat utama Jerman.[27]

Klose menjadi sorotan internasional saat Piala Dunia 2002 di Korea-Jepang, karena berhasil mencetak 5 gol lewat sundulan. Ia menjadi pemain pertama yang mampu mencetak 5 gol sundulan dalam sejarah Piala Dunia. Selebrasi salto ke depan yang dilakukan usai mencetak keseluruhan gol tersebut, membuatnya dijuluki "Salto-Klose".[28] Kelima gol tersebut yaitu: hat-trick saat menggilas Arab Saudi, dan masing-masing satu gol ke gawang Republik Irlandia dan Kamerun.[29] Namun Jerman harus puas dengan posisi kedua, saat takluk 0–2 dari Brazil di partai final.

Miroslav Klose saat bermain di Piala Dunia 2006

Euro 2004[sunting | sunting sumber]

Klose juga ikut serta dalam Euro 2004 dan masuk sebagai oemain pengganti di 2 pertandingan, yaitu melawan Latvia dan Ceko. Pada turnamen kali ini, tubuhnya tak begitu fit, karena baru sembuh pasca cedera lutut. Ia tidak mampu mencetak satu gol pun dan dan Jerman harus tersingkir sejak babak pertama.[30]

Piala Dunia 2006[sunting | sunting sumber]

Klose kembali masuk dalam skuat untuk Piala Dunia keduanya. Di pertandingan pembukaan melawan Kosta Rika, bertepatan dengan ulang tahunnya yang ke-28, Klose berhasil mencetak sepasang gol, masing-masing pada menit 17 dan 61. Klose juga berperan penting pada kemenangan 2–0 atas Swedia di babak 16 besar, dengan memberikan 2 umpan untuk 2 gol Lukas Podolski. Klose mencetak gol penyeimbang ke jala Argentina pada babak perempat final, 30 Juni 2006, dengan kemenangan Jerman 4–2 lewat adu penalti.

Walau Jerman hanya mampu menjadi juara ketiga, Klose berhasil menjadi pencetak gol terbanyak pada ajang ini. Ia menjadi pemain Jerman pertama, setelah Gerd Müller pada tahun 1970, yang mampu menjadi pencetak gol terbanyak di Piala Dunia.

Euro 2008[sunting | sunting sumber]

Kariernya di timnas kembali menanjak pada 8 September 2007, saat ia menjadi kapten timnas Jerman untuk pertama kalinya, dan merayakannya dengan sumbangan 2 gol untuk mengalahkan Wales 2–0.

Pada turnamen Euro 2008, Klose belum bisa mencetak gol di babak grup, dan hanya mampu memberikan dua umpan matang untuk dua gol Podolski ke jala Polandia, dengan kemenangan 2–0 untuk Jerman. Ia baru bisa memecah kebuntuannya di fase knockout, saat melesakkan satu gol masing-masing ke gawang Portugal dan Turki. Uniknya, kedua gol tersebut merupakan gol kedua Jerman dan kedua pertandingan berakhir dengan skor 3–2. Sayangnya, ia tak mampu mencetak gol pada pertandingan final kontra Spanyol dan harus tunduk 1–0, berkat gol Fernando Torres.[31][32]

Piala Dunia 2010[sunting | sunting sumber]

Klose lagi-lagi terpilih dalam skuat Jerman untuk bertanding di Piala Dunia ketiganya. Pada tanggal 13 Juni, Klose mencetak gol kedua Jerman ke gawang Australia saat menang 4–0. Gol ini menjadikan raihan golnya di Piala Dunia setingkat dengan mantan pelatihnya, Jürgen Klinsmann.[33]

Ia kembali mencetak gol setelah mendapat umpan cantik, langsung berasal dari tendangan gawang Manuel Neuer, pada babak 16 besar kontra Inggris pada 27 Juni 2010, yang berakhir dengan kemenangan 4–1 untuk Jerman. Gol ini merupakan gol kedua belasnya di Piala Dunia, yang menyaingi torehan Pelé di peringkat keempat pencetak gol terbanyak Piala Dunia sepanjang masa, yang juga menggenapkan koleksi gol internasionalnya menjadi 50 gol dari 99 penampilan.[34]

Klose melakukan penampilan internasionalnya yang ke-100 saat berjumpa Argentina di babak perempat final, dan menjadi pemain Jerman keenam yang mampu mencapai raihan tersebut. Ia mencetak gol kedua dan keempat bagi Jerman (Jerman menang 4–0), yang menjadikan rekor golnya sejajar dengan pencetak gol terbanyak Jerman di Piala Dunia, Gerd Müller.[35] Jerman mengakhiri kompetisi sebagai juara ketiga.

Euro 2012[sunting | sunting sumber]

Selama kualifikasi Euro 2012, Klose sedikitnya mencetak satu gol di tiap pertandingan yang ia mainkan, sekaligus mengalahkan kesemua lawan timnas Jerman tersebut: Belgia, Azerbaijan, Turki, Kazakhstan dan Austria. Walau hanya tampil sebanyak enam kali di babak kualifikasi, ia berhasil mengemas 9 gol dan 2 assist, terbaik kedua dalam periode tersebut, satu tingkat di bawah Klaas-Jan Huntelaar yang mencetak 12 gol di 8 pertandingan.[36]

Namanya masuk dalam skuat Jerman untuk putaran final kali ini, namun Mario Gómez-lah selalu dipilih sebagai starter oleh pelatih Joachim Löw pada tiga pertandingan pertama. Walaupun begitu, ia selalu masuk menggantikan Gómez pada ketiga pertandingan tersebut. Saat babak perempat final melawan Yunani, ia masuk dalam starting line up dan berhasil mencetak satu gol. Namun Jerman harus pulang di babak semi fnal, setelah kalah 1–2 dari Italia.

Klose saat berlaga di Final Piala Dunia 2014

Piala Dunia 2014[sunting | sunting sumber]

Klose menyatakan bahwa Piala Dunia 2014 akan menjadi ajang terakhirnya bersama Jerman. [37][38][39] Pada 6 Juni 2014, pada pertandingan persahabatan pra-Piala Dunia melawan Armenia, Klose mencetak gol internasionalnya yang ke-69, yang berhasil memecahkan rekor 68 gol milik Gerd Müller, sehingga menjadikannya pencetak gol terbanyak timnas Jerman.[40] Ia mencetak satu gol saat Jerman diimbangi Ghana 2–2 pada 21 Juni 2014,[41] yang merupakan gol ke-15 nya di Piala Dunia, yang juga menyamai rekor gol terbanyak Piala Dunia milik pemain Brazil, Ronaldo.[42] Dengan gol ini pula, Klose menjadi pemain sepakbola ketiga dalam sejarah yang telah mencetak gol dalam empat edisi Piala Dunia yang berebeda. Pada 8 Juli 2014, Klose memecahkan rekor 16 gol di Piala Dunia pada menit ke-23 pertandingan semi final kontra Brazil, yang juga merupakan gol keduanya di Piala Dunia 2014. Gol tersebut membuat Jerman unggul 2–0, pada pertandingan yang diakhiri dengan skor 7–1, mengalahkan tuan rumah Brazil.[43] Pada pertandingan yang sama, Klose juga membuat rekor lainnya dengan menjadi pemain pertama yang berlaga di 4 semi final Piala Dunia secara berturut-turut.[44]

Jerman akhirnya menjadi kampiun Piala Dunia 2014 setelah mengalahkan Argentina 1–0 pada pertandingan di final, yang juga merupakan gelar juara Piala Dunia pertama bagi Klose setelah berlaga di empat Piala Dunia yang berbeda. Klose kemudian menyatakan diri pensiun dari laga internasional, empat pekan setelah laga final Piala Dunia 2014.[45]

Kehidupan pribadi[sunting | sunting sumber]

Klose lahir di Silisia sebuah bagian dari kota Opole, Polandia 9 Juni 1978. Kedua orang tua Klose adalah atlet.[46] Ibunya Barbara Jez adalah anggota tim nasional bola tangan Polandia yang telah bermain sebanyak 82 kali untuk timnya, ayahnya Józef Klose bermain sepak bola untuk Odra Opole dan AJ Auxerre. Selain Miroslav, mereka juga memiliki seorang anak perempuan bernama Marzena Klose yang lahir pada tahun 1976. Mereka pindah dari negara komunis Polandia (saat itu) ke Perancis pada tahun 1978, tetapi kembali lagi ke Opole pada tahun 1982. Kemudian keluarga Klose pindah ke Kusel, Jerman pada tahun 1987 . Karena imigrasi yang mereka lakukan, Miroslav Klose yang saat itu berusia 9 tahun yang berada di kelas 4 harus turun ke kelas 2 untuk menyesuaikan pelajaran yang ada di Jerman diakibatkan kesenjangan bahasa yang dirasakannya.

Klose dan istrinya, Sylwia, pertama bertemu di FCK Fanshop di Kaiserslautern, dimana Sylwia bekerja disana. Sylwia Purschke akhirnya berhenti dari pekerjaannya saat itu karena tidak tahan terhadap publikasi diri dan hubungannya dengan Klose, dan terlalu banyak fans yang datang untuk bertanya kepadanya. Sebelum menjalin hubungan dengan Sylwia, Klose pernah menjalin hubungan asmara dengan Juliette Thiel. Klose dan Sylwia resmi menikah pada malam tahun baru 2004.[47] Mereka kemudian dianugerahi anak kembar, Luan dan Noah, pada 30 Januari 2005.[48] Klose dan Sylwia sama-sama berasal dari Polandia. Bila mereka di rumah, mereka berkomunikasi dengan bahasa Polandia.

Hobi Klose adalah memancing dan bermain tenis meja. Dia mahir dalam segala jenis olahraga: bersepeda, dayung, basket, tenis, bola sepak (football), dll. Klose berbicara dalam 4 bahasa: Prancis, Polandia, Jerman, dan Inggris. Tercatat Klose pernah membintangi iklan Nike, yang membuatnya sempat sulit menggunakan seragam di tim nasional Jerman karena Die Nationalmannschaft menggunakan sponsor Adidas, saingannya. Dia juga membintangi iklan motor Kawasaki, produk elektronik Expert, Airwaves United, kampanye tim nasional Jerman wanita bersama Mercedez Benz dan kampanye minum susu untuk kesehatan.

Pada tahun 1998, Klose menyelesaikan pekerjaan magangnya sebagai tukang kayu di Kaiserslautern pada usia 20 tahun. Sebelum akhirnya FC Kaiserslautern, yang saat itu masih diperkuat kapten masa depan Jerman Michael Ballack, merekrutnya.

Penghargaan[sunting | sunting sumber]

Klub[sunting | sunting sumber]

Werder Bremen
Bayern Munchen
Lazio

Tim nasional[sunting | sunting sumber]

Jerman

Individual[sunting | sunting sumber]

Rekor pribadi[sunting | sunting sumber]

Statistik karier[sunting | sunting sumber]

Klub[sunting | sunting sumber]

Per 14 September 2014.[50]
Klub Musim Liga Piala* Eropa Total
Main Gol Main Gol Main Gol Main Gol
1. FC Kaiserslautern 1999–2000 2 0 0 0 0 0 2 0
2000–01 29 9 4 0 12 2 45 11
2001–02 31 16 4 0 - - 35 16
2002–03 32 9 4 4 0 0 36 13
2003–04 26 10 1 1 2 1 29 12
Total 120 44 13 5 14 3 147 52
Werder Bremen 2004–05 32 15 5 0 8 2 45 17
2005–06 26 25 5 2 9 4 40 31
2006–07 31 13 3 0 13 2 47 15
Total 89 53 13 2 30 8 132 63
Bayern Munich 2007–08 27 10 8 6 12 5 47 21
2008–09 26 10 4 3 8 7 38 20
2009–10 25 3 5 2 8 1 38 6
2010–11 20 1 4 4 2 1 26 6
Total 98 24 21 15 30 14 149 53
Lazio 2011–12 27 13 2 0 6 3 35 16
2012–13 29 15 2 0 5 1 36 16
2013–14 25 7 1 0 3 1 29 8
2014–15 2 0 1 1 0 0 3 1
Total 83 35 6 1 14 5 103 41
Total keseluruhan 390 156 53 23 88 30 531 209

* Termasuk DFB-Ligapokal, DFL-Supercup, dan Piala Super Italia

Tim nasional[sunting | sunting sumber]

Jerman
Tahun Main Gol
2001 7 2
2002 17 12
2003 10 1
2004 11 5
2005 5 0
2006 17 13
2007 5 3
2008 15 8
2009 6 4
2010 12 10
2011 8 5
2012 13 4
2013 4 1
2014 7 3
Total 137 71

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "List of Players" (PDF). FIFA. Diakses 8 November 2010. 
  2. ^ "Miroslav Klose". Soccerway. Global Sports Media. Diakses 2011-9-19. 
  3. ^ "Miroslav Klose". FC Bayern München. Diakses 4 April 2011. 
  4. ^ a b (Polandia) "Miroslav Klose: Gdybyście się nie spóźnili...". euro2008.pl. 9 Juni 2008. Diakses 14 Juni 2008. 
  5. ^ "Germany never lose when he scores a goal: Why Miroslav Klose will start instead of Mario Gomez". Goal.com. 9 Juni 2012. Diakses 16 Desember 2012. 
  6. ^ "Klose seals move to leaders Bremen". Reuters (CNN.com). 2 Maret 2004. Diakses 8 Mei 2011. 
  7. ^ "Klose erhält Vertrag bis 2008 in Bremen". Der Spiegel (dalam bahasa German). 2 Maret 2004. Diakses 8 Mei 2011. 
  8. ^ "SV Werder Bremen – FC Schalke 04". Fussballdaten.de. 6 Agustus 2004. Diakses 8 Mei 2011. 
  9. ^ "Bremen mit spätem Glück". Der Spiegel (dalam bahasa German). 6 Agustus 2004. Diakses 8 Mei 2011. 
  10. ^ "SV Werder Bremen – VfL Wolfsburg". Fussballdaten.de. 29 Agustus 2004. Diakses 8 Mei 2011. 
  11. ^ "Heimpleite für Meister Bremen". Der Spiegel. 29 Agustus 2004. Diakses 8 Mei 2011. 
  12. ^ "Reds table bid for Werder star Klose". FC Bayern Munich. 6 Juni 2007. Diakses 18 Februari 2008. 
  13. ^ "Klose set to leave Bayern". UEFA.com. 6 Juni 2011. Diakses 6 Juni 2011. 
  14. ^ "Klose leaves Bayern for Lazio". UEFA.com. 9 Juni 2011. Diakses 9 Juni 2011. 
  15. ^ "Lazio Rabotnicki". UEFA.com. Diakses 29 Agustus 2011. 
  16. ^ "“Klose mit uns”: Nationalstürmer “wütend” über italienische Faschos" (dalam bahasa German). Deutsch-tuerkische-nachrichten.de. 19 Oktober 2011. Diakses 20 Oktober 2011. 
  17. ^ "Lazio Rom: Miroslav Klose äußert sich zu Nazi-Banner" (dalam bahasa German). Goal.com. 19 Oktober 2011. Diakses 20 Oktober 2011. 
  18. ^ "Klose wütend wegen SS-Runen" (dalam bahasa German). Focus.de. 19 Oktober 2011. Diakses 20 Oktober 2011. 
  19. ^ "Lazio 3 – 0 Palermo". ESPN FC. 2 September 2012. Diakses 16 Desember 2012. 
  20. ^ Peck, Brooks (26 September 2012). "Miroslav Klose scores with his hand, admits it to ref so the goal is disallowed". sports.yahoo.com. Diakses 22 Oktober 2012. 
  21. ^ "Lazio vs Bologna Lineups and Statistics". goal.com. 5 Mei 2013. Diakses 5 Mei 2013. 
  22. ^ a b "Klose nella storia della Lazio e della Serie A: 5 reti come Pruzzo nell'85-86" (dalam bahasa Italian). goal.com. 5 Mei 2013. Diakses 5 Mei 2013. 
  23. ^ Doyle, Mark (26 Mei 2013). "Roma 0-1 Lazio: Biancocelesti edge dour derby to claim Coppa Italia". fussballtransfers.com. Diakses 27 Mei 2013. 
  24. ^ "Klose call as Germans beat Albania". BBC Sport. 24 Maret 2001. Diakses 8 Juni 2008. 
  25. ^ "Germany never lose when he scores a goal: Why Miroslav Klose will start instead of Mario Gomez". Goal.com. 9 Juni 2012. Diakses 16 Desember 2012. 
  26. ^ "Zehn Jahre im DFB-Dress: Miroslav Klose und sein "zweites Zuhause"". ran.de. 24 Maret 2011. Diakses 6 November 2011. 
  27. ^ "Germany's World Cup squad 2002". Planet World Cup. Diakses 15 Desember 2012. 
  28. ^ ""Salto-Klose" hebt nicht mehr ab" (dalam bahasa German). FIFA. 15 Oktober 2012. Diakses 16 Desember 2012. 
  29. ^ "Miroslav Klose – Auf Ronaldos Spuren". sueddeutsche.de. 4 Juli 2010. Diakses 6 November 2011. 
  30. ^ "Sechs Wochen Pause für Klose". UEFA.com. 30 Maret 2004. Diakses 6 November 2011. 
  31. ^ "Klose verspricht den Titel-Salto" (dalam bahasa German). morgenpost.de. 29 Juni 2008. Diakses 20 Oktober 2011. 
  32. ^ "EM 2008: Deutschland und Spanien – Der Weg ins Finale mit allen Toren auf Video" (dalam bahasa German). Fanartisch.de. 29 Juni 2008. Diakses 20 Oktober 2011. 
  33. ^ Lyon, Sam (13 Juni 2010). "Germany 4–0 Australia". BBC Sport. Diakses 13 Juni 2010. 
  34. ^ McNulty, Phil (27 Juni 2010). "Germany 4–1 England". BBC Sport. Diakses 28 Juni 2010. 
  35. ^ Bevan, Chris (3 Juli 2010). "Argentina 0–4 Germany". BBC Sport. Diakses 5 Juli 2010. 
  36. ^ "Huntelaar top scorer in EC qualification matches". Expatica. 12 Oktober 2011. Diakses 16 Februari 2012. 
  37. ^ "Klose reveals plan to retire in 2014". FIFA. 17 Oktober 2011. Diakses 16 Desember 2012. 
  38. ^ Ali, Mohammed (30 Juni 2012). "Klose reiterates desire to play at 2014 World Cup". Goal.com. Diakses 16 Desember 2012. 
  39. ^ "Klose aims for Brazil swansong". FIFA. 13 Agustus 2012. Diakses 16 Desember 2012. 
  40. ^ "Germany 6-1 Armenia: Miroslav Klose becomes all time top scorer as Andre Schurrle and Lukas Podolski net in easy win". Daily Mail. DMG Media. 6 Juni 2014. Diakses 6 Juni 2014. 
  41. ^ "Germany 2-2 Ghana". BBC. 22 Juni 2014. Diakses 22 Juni 2014. 
  42. ^ "World Cup 2014 : Veteran Klose scores record goal number '15' as Germany vs Ghana ends in a 2-2 draw". hindustantimes.com. 21 Juni 2014. Diakses 22 Juni 2014. 
  43. ^ a b "World Cup 2014: Germany's Miroslav Klose breaks World Cup record". BBC. 8 Juli 2014. Diakses 8 Juli 2014. 
  44. ^ Wilson, Jeremy (10 Juli 2014). "Klose travels anomalous path to become all-time top World Cup scorer". leaderpost.com. Diakses 13 Juli 2014. 
  45. ^ "Klose beendet Laufbahn in der Nationalmannschaft" [Klose ends his national team career] (dalam bahasa German). DFB. 11 Agustus 2014. Diakses 11 Agustus 2014. 
  46. ^ (Jerman) Schulze, Ludger (17 Desember 2004). "Eine Liebesgeschichte". Süddeutsche Zeitung. Diakses 18 Juni 2010. 
  47. ^ "Spielerfrauen. Sylwia Klose". www.em-08.info (dalam bahasa German). Diakses 9 November 2008. 
  48. ^ "Miroslav Klose". 123Football.com. Diakses 25 Juni 2008. 
  49. ^ (Inggris) Statisik Miroslav Klose pada situs web resmi FIFA.
  50. ^ "Miroslav Klose – Player Profile". ESPN Football News. Diakses 14 September 2014. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]