Bahasa resmi

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari

Bahasa resmi adalah satu atau lebih bahasa yang dipakai oleh pemerintah dalam menerbitkan maklumat-maklumat dan juga bahasa yang dipakai oleh warganya untuk berhubungan dengan instansi pemerintah secara resmi. Bahasa resmi juga yang dipakai dalam pengajaran di instansi pendidikan.

Seringkali (salah satu) bahasa resmi suatu negara bukan bahasa asli negara tersebut melainkan bahasa warisan dari kaum penjajah. Bahkan seringkali bahasa resmi tidak memiliki penutur asli. Hal ini terjadi antara lain di beberapa negara di Afrika bekas jajahan Perancis, Singapura dengan bahasa Inggris, Suriname dengan bahasa Belanda dan Timor Leste dengan bahasa Portugis.

Statistik[sunting | sunting sumber]

Dari 193 negara yang diakui secara luas, 178 negara memiliki bahasa resmi di tingkat nasional. Di antara semua bahasa resmi tersebut, bahasa Inggris adalah yang paling banyak diakui sebagai bahasa resmi, yaitu oleh 51 negara. Bahasa Perancis berada di urutan kedua oleh 28 negara. Bahasa Arab dan bahasa Spanyol sama-sama diakui sebagai bahasa resmi oleh 19 negara. Dan tidak ada bahasa lainnya yang diakui sebagai bahasa resmi di lebih dari tujuh negara.[1] Dua puluh tujuh bahasa memiliki status resmi di paling sedikit dua negara. Jika bahasa nasional secara de facto ikut dihitung, statistik tersebut tidak banyak berubah.[2] Bahasa China sebagai bahasa pertama yang paling banyak digunakan di dunia dengan penutur asli sebanyak 1,2 miliar orang, diakui sebagai bahasa resmi hanya oleh dua negara.[2][3] Bahasa Swahili memiliki status resmi di empat negara, meskipun dituturkan oleh hanya kurang dari 800.000 orang sebagai bahasa utama.[2] Bahasa Jawa, digunakan oleh 84 juta orang penutur asli, adalah bahasa terbanyak digunakan tanpa status resmi di negara manapun.[2]

Ada beberapa negara yang memiliki lebih dari satu bahasa resmi dan, menurut grafik tanpa tanggal dari organisasi Amerika yang hanya pro bahasa Inggris, U.S. Language, ada 15 negara tanpa bahasa resmi, yaitu: Siprus, Republik Ceko, Denmark, Eritrea, Tahta Suci, Luksemburg, San Marino, Swedia, Tuvalu, Ukraina, Inggris, Amerika Serikat, Uruguay, Uzbekistan, and Yaman.[1] India secara resmi mengakui 23 bahasa, terbanyak di dunia.[4] Tetapi, di Bolivia, Pasal 5-1 dari Konstitusi negara itu mengakui 37 bahasa resmi (bahasa utama adalah bahasa Spanyol, ditambah dengan bahasa asli pribumi).[5]

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b "Who has an official language?" (pdf). U.S. Language. Diakses 25 Agustus 2013. 
  2. ^ a b c d "The Most Common Official Languages in the World". The Basement Geographer. 21 Maret 2011. Diakses 25 Agustus 25, 2013. 
  3. ^ "Summary by language size". Ethnologue. Diakses 25 Agustus 2013. 
  4. ^ "Language in South Africa: An official mess". The Economist. 5 Juli 2013. Diakses 25 Agustus 2013. 
  5. ^ Kostitusi Bolivia