Yunani

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Republik Hellenik
Ελληνική Δημοκρατία
Ellinikí Dhimokratía
Bendera Lambang
MottoΕλευθερία ή Θάνατος
(Yunani: "Merdeka atau Mati")
Lagu kebangsaan"Ὕμνος εἰς τὴν Ἐλευθερίαν
Ýmnos is tin Eleftherían
Himne Kebebasan1"

Peta lokasi  Yunani  (Hijau tua)

– di Eropa  (hijau & Abu-abu)
– di Uni Eropa  (hijau)  —  [Legenda]

Ibu kota
(dan kota terbesar)
Athena
Bahasa resmi Yunani
Pemerintahan Republik
 -  Presiden Karolos Papoulias
 -  Perdana Menteri Antonis Samaras
Kemerdekaan
 -   - Proklamasi
 - Diakui
Dari Kerajaan Ottoman
25 Maret 1821
1829 
Luas
 -  Total 131,957 km2 (97)
 -  Perairan (%) 0,86%
Penduduk
 -  Sensus 2011 10.815.197 (78)
 -  Kepadatan 82/km2 (120)
PDB (KKB) Perkiraan 2012
 -  Total $286 miliar (46)
 -  Per kapita $25.331 (36)
Mata uang Euro 1 (EUR)
Zona waktu (UTC+2)
 -  Musim panas (DST)  (UTC+3)
Ranah Internet .gr
Kode telepon 30
1. Mata uang sebelum tahun 2001 ialah drakhma.

Yunani (bahasa Yunani modern: Ελλάδα [Elláda], historis: Ελλάς [Ellás]; bahasa Inggris: Greece), secara resmi bernama Republik Hellenik (Elliniki Dimokratia; bahasa Indonesia: Republik Yunani), adalah sebuah negara tempat lahirnya budaya Dunia Barat yang berada di Eropa bagian selatan/tenggara, terletak di ujung selatan Semenanjung Balkan, di bagian timur Laut Tengah (Mediterania).

Geografi[sunting | sunting sumber]

Batas wilayah[sunting | sunting sumber]

Wilayah ini memiliki sejarah panjang dan kaya selama yang membawa pengaruh budaya besar pada tiga benua. Di masa modern ini, Yunani adalah negara maju dengan indeks pembangunan pendapatan per kapita yang tinggi.

Tanah[sunting | sunting sumber]

Yunani mempunyai garis pantai terpanjang ke-11 di dunia, sepanjang 13.676 km (8,498 mil), dengan banyak kepulauan (sekitar 1.400, di mana 227 dihuni), termasuk pulau Kreta (Crete), the Dodecanese, the Cyclades, dan kepulauan Ionia. Delapan puluh persen tanah Yunani terdiri dari pegunungan. Gunung tertinggi adalah Gunung Olympus 2.917 m (9.570 kaki).

Etimologi[sunting | sunting sumber]

Orang Yunani menyebut negara mereka Hellas, dan dalam lafaz modern disebut Ellas. Dalam bahasa sehari-hari bentuk Ellada dipakai. Nama Greece dalam bahasa Inggris dan bentuk-bentuk yang mirip dalam beberapa bahasa Eropa lainnya, diambil dari nama dalam bahasa Latin, Graecia, yang berasal dari sebuah daerah yang sekarang terletak di sebelah utara Yunani, dan dihuni oleh orang Graekos. Dalam bahasa Indonesia juga dikenal istilah Gerika, terutama bahasa Gerika untuk menyebut bahasa Yunani, yang diturunkan dari kata tersebut.

Sedangkan etimologi kata Yunani dalam bahasa Indonesia berasal dari bahasa Arab, yang pada gilirannya mengambil dari nama Ionia. Ionia adalah pesisir barat negara yang sekarang disebut Turki.

Ekonomi[sunting | sunting sumber]

Yunani memiliki sebuah ekonomi kapitalis campuran dengan sektor publik menyumbang sekitar setengah dari PDB. Pariwisata memiliki peranan penting, menyediakan porsi besar dari GDP dan pendapatan dari pertukaran mata uang asing. Yunani juga merupakan pemimpin dunia dalam perkapalan (pertama dalam kepemilikan kapan dan ketiga dalam registrasi bendera) [1]. Ekspor dari barang produksi, termasuk telekomunikasi, perangkat lunak dan keras, bahan makanan, dan bahan bakar menjadi bagian besar dalam pemasukan Yunani.

Negara ini memiliki standar hidup yang tinggi, berada di urutan ke-24 dalam Indeks Pembangunan Manusia 2005 dan ke-22 dalam Indeks Kualitas Hidup Dunia 2005 versi The Economist [2]. Ekonominya terus meningkat dalam tahun-tahun belakangan ini, sejalan dengan pemerintah yang mengetatkan kebijakan fiskal dalam rangka kemasukan Yunani ke dalam Zona Euro pada 1 Januari 2001. Pendapatan per kapita rata-rata pada 2004 diperkirakan AS$22.000 [3]. Yunani juga melakukan impor tenaga kerja (kebanyakan dari Eropa Timur, Timur Tengah, Pakistan, dan Afrika). Orang-orang dari daerah tersebut sekarang ini sekitar 10% dari populasi total.

Tantangan utama yang dihadapi oleh negara ini termasuk pengurangan pengangguran, penswastaan dari perusahaan milik negara, reformasi keamanan sosial, mengubah sistem pajak, dan menekan ketidakefisiensian birokratik. Perkiraan pertumbuhan ekonomi sekitar 4-4,5% pada 2004. Pengurangan defisit pemerintah juga tetap masalah utama, karena sekarang ini defisitnya berada dua kali lipat dari target 3% GDP dalam Eurozone. Pemerintahan konservatif yang baru mengungkapkan kepada Eurostat bahwa angka sebelumnya yang diberikan, yang merupakan dasar dari masuknya Yunani ke Eurozone, tidak benar. Di bawah persetujuan negosiasi, UE memberikan Yunani waktu 2 tahun (anggaran tahun 2005 dan 2006) untuk membawa ekonomi sejalan dengan kriteria perjanjian kestabilan Eropa.

Bank of Greece, sekarang sebuah anak perusahaan dari European Central Bank, berfungsi sebagai bank sentral negara. Bank ini tidak sama dengan National Bank of Greece, sebuah bank komersial.

Kependudukan[sunting | sunting sumber]

Peta wilayah Yunani.

Menurut sensus tahun 2001, Yunani memiliki populasi sebanyak 10.964.020 jiwa. 58,8% diantaranya tinggal di daerah perkotaan, sisanya sebesar 28,4% tinggal di pedesaan. Populasi di dua kota terbesar Yunani, Athena dan Tesaloniki, hampir mencapai 4 juta orang. Meskipun populasi Yunani terus berkembang, Yunani tetap saja masih menghadapi masalah demografis yang cukup serius. Tahun 2002 adalah tahun pertama di mana jumlah kematian lebih besar daripada jumlah kelahiran.

Jumlah imigran yang menetap di Yunani saat ini diperkirakan mencapai lebih dari satu juta jiwa. Sebanyak 65% datang dari Albania yang mengundang konflik karena perbatasan Yunani-Albania dibuka tanpa adanya persetujuan dari pemerintah Yunani. Orang Albania seringkali dilecehkan dan dieksploitasi di Yunani. Belakangan ini mereka juga mendapat reputasi sebagai pembuat onar dan pelaku tindak kejahatan terbanyak. Akan tetapi, saat ini banyak orang Yunani yang mau mengakui kontribusi mereka kepada perekonomian negara. Selain dari Albania, ada sejumlah kecil imigran yang berasal dari Bulgaria, Serbia, Rumania, Pakistan, Ukraina, Belarusia, Polandia, Mesir, Palestina, Etiopia, Bangladesh, Tiongkok, dan Georgia. Jumlah pastinya tidak diketahui karena kebanyakan menetap secara ilegal.

Agama[sunting | sunting sumber]

Pulau Kalymnos.

Konstitusi Yunani menjamin kebebasan mutlak dalam beragama. Yunani juga menyatakan bahwa setiap orang yang tinggal di wilayah Yunani akan menikmati perlindungan penuh akan kepercayaan mereka. Walaupun demikian, tidak ada rumah ibadah non-Kristen yang dapat ditemukan di Athena karena pendirian tempat ibadah agama lain ditentang oleh kalangan Kristen fundamentalis. Sebagai tambahan, setiap aktivitas yang berhubungan dengan pembangunan rumah ibadah resmi harus disetujui terlebih dahulu oleh Gereja Ortodoks. Nyatanya, agama mayoritas di Yunani adalah Gereja Ortodoks Timur (94%).

Pariwisata[sunting | sunting sumber]

Pada tahun 2004, Yunani menempati urutan ke-12 sebagai tujuan pariwisata internasional. 14,18 juta turis mengunjungi negara itu, terutama untuk menyaksikan ajang Olimpiade Musim Panas.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Prasejarah[sunting | sunting sumber]

Peta wilayah dan koloni Yunani dalam periode purba (archaic).

Daerah sekitar Attica dihuni sejak zaman Upper Paleolithic (30.000–10.000 SM), tetapi bukti arkeologi hanya dapat menunjukkan bahwa gua-gua kecil di sekitar "Acropolis of Athens" dan mata air "Klepsythra" digunakan dalam masa Neolithic (3000–2800 SM).

Di daerah Yunani inilah kebudayaan Eropa pertama kali muncul, dimulai dengan peradaban "Cycladic" di kepulauan Laut Aegea sekitar 3000 SM, peradaban "Minoan" di pulau Kreta (2700–1500 SM) dan peradaban "Mycenaean Greece" di tanah utama (1900–1100 SM). Periode antara 1200 dan 800 SM dikenal sebagai "Greek Dark Ages" diperkirakan setelah serangan orang Doria, yang mengakhiri zaman Mycenea. Dua karya sastra Yunani terkenal, Illiad dan Odyssey karya Homer, ditulis dalam zaman ini.

Parthenon di Acropolis of Athens sebagai lambang Yunani klasik.
Detil "Alexander Mosaic", menggambarkan Aleksander Agung menunggangi kudanya, Bucephalus.

Di akhir zaman kegelapan Yunani, muncul berbagai negara dan kota-negara di seluruh peninsula Yunani sampai ke pantai Laut Hitam, Magna Grecia (Italia Selatan) dan Anatolia (Asia Kecil/Asia Minor), mencapai tingkat kemakmuran yang tinggi dengan perkembangan budaya yang pesat, seperti bukti-bukti peninggalan arsitektur, drama, ilmu dan filsafat, yang dipelihara dalam lingkungan demokrasi. Namun, karena bukan suatu kesatuan, sering terjadi konflik antara negara-negara kecil di Yunani. Yang paling parah adalah Perang Peloponnesia, karena menandai hancurnya Kerajaan Atena sebagai penguasa penting di Yunani.

Pada tahun 500 SM, Kekaisaran Persia (Achaemenid Empire) menguasai wilayah ini.

Aleksander Agung[sunting | sunting sumber]

Kerajaan Aleksander Agung membentang mulai dari Yunani di sebelah barat sampai ke Pakistan di sebelah timur dan Mesir di selatan, sebelum mati mendadak pada tahun 323 SM. Setelah kematiannya, kerajaan itu terpecah menjadi sejumlah negara kecil, yang akhirnya menjadi 4 negara terkemuka:
1. Kerajaan Ptolemaik di Mesir (selatan)
2. Kekaisaran Seleukia di Persia (timur)
3. Kerajaan Pergamon di Asia Kecil (utara)
4. Kerajaan Makedonia di Yunani (barat).

Kekaisaran Byzantine[sunting | sunting sumber]

Kekaisaran Byzantine berlangsung lebih dari 1000 tahun, mulai abad ke-4 M sampai tahun 1453. Selama berdirinya, merupakan satu kekuatan penting di bidang ekonomi, budaya dan militer di Eropa.

Peninsula Yunani menjadi bagian Kekaisaran Byzantine hampir sepanjang berdirinya.

Kekaisaran Ottoman[sunting | sunting sumber]

Kekaisaran Ottoman mulai menjamah wilayah Yunani di akhir abad ke-14. Pada waktu Istanbul (Konstatinopel) jatuh pada tahun 1453, banyak wilayah Kekaisaran Byzantine, termasuk kota kedua terbesarnya (yang sekarang menjadi kota kedua terbesar di Yunani modern), Thessaloniki, sudah direbut oleh kerajaan Ottoman. Di tahun 1500-an sebagian besar Yunani ada di bawah kekuasaan Ottoman, termasuk Siprus (direbut tahun 1571) dan Kreta (direbut tahun 1670). Bagian yang tidak dikuasai Ottoman adalah kepulauan Ionia, yang tetap merdeka di bawah perlindungan Republic of Venice sampai direbut oleh First French Republic pada tahun 1797, dan Britania Raya pada tahun 1809, serta dikembalikan bersatu dengan Yunani pada tahun 1864. Setelah negosiasi bertahun-tahun, First Hellenic Republic akhirnya diakui di bawah London Protocol in 1830.

Abad modern[sunting | sunting sumber]

Yunani menjadi anggota ke-10 European Communities (kemudian menjadi European Union) pada tanggal 1 Januari 1981, dan memasuki periode pertumbuhan ekonomi yang pesat. Investasi di bidang industri dagang dan infrastruktur, juga dana dari European Union serta turisme, perkapalan dan bidang jasa yang meningkat, membuat peningkatan taraf hidup yang tidak terjangkau sebelumnya. Negara Yunani memakai mata uang euro pada tahun 2001 dan dengan sukses menyelenggarakan Olimpiade musim panas tahun 2004 di Athena.

Sejak akhir tahun 2000-an Yunani ditimpa resesi dan mengalami krisis moneter dan hutang, sehingga mengancam stabilitas pasar uang pada tahun 2010-2011.

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]