Tim nasional sepak bola Jerman

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jump to navigation Jump to search
Jerman
Lencana kaos/Lambang Asosiasi
Julukan Nationalmannschaft (tim nasional), Nationalelf (kesebelasan nasional) atau DFB-Elf (DFB sebelas); Der Panzer (Panser); Die Adler (Elang);
Die Mannschaft (Tim) digunakan terutama oleh media berbahasa non Jerman
Asosiasi Asosiasi Sepak Bola Jerman
(Deutscher Fußball-Bund – DFB)
Konfederasi UEFA (Eropa)
Pelatih Joachim Löw
Kapten Manuel Neuer
Penampilan terbanyak Lothar Matthäus (150)
Pencetak gol terbanyak Miroslav Klose (71)
Kode FIFA GER
Warna pertama
Warna kedua
Peringkat FIFA
Terkini 14 2 (25 Oktober 2018)
Tertinggi 1[1] (Desember 1992 – Agustus 1993, Desember 1993 – Maret 1994, Juni 1994, Juli 2014 – Juni 2015, Juli 2017, September 2017 – Juni 2018)
Terendah 22[1] (Maret 2006)
Peringkat Elo
Terkini 9 8 (16 Oktober 2018)
Tertinggi 1 (1990–92, 1993–94, 1996–97, Juli 2014 – Mei 2016, Oktober 2017 – November 2017)
Terendah 28 (1923)
Pertandingan internasional pertama
  Swiss 5–3 Jerman Bendera Jerman
(Basel, Swiss; 5 April 1908)[2]
Kemenangan terbesar
Bendera Jerman Jerman 16–0 Rusia 
(Stockholm, Swedia; 1 Juli 1912)[3]
Kekalahan terbesar
Bendera Britania Raya Inggris 9–0 Jerman Bendera Jerman
(Oxford, Inggris; 13 Maret 1909)[4][5]
Piala Dunia
Penampilan 19 (Pertama kali pada [[Piala Dunia FIFA 1934|1934]])
Hasil terbaik Pemenang (1954, 1974, 1990, 2014)
Kejuaraan Eropa
Penampilan 12 (Pertama kali pada 1972)
Hasil terbaik Pemenang (1972, 1980, 1996)
Piala Konfederasi
Penampilan 3 (Pertama kali pada 1999)
Hasil terbaik Pemenang (2017)

Tim nasional sepak bola Jerman (bahasa Jerman: Deutsche Fußballnationalmannschaft) adalah tim yang mewakili Jerman dalam kejuaraan sepak bola internasionalJerman memiliki catatan yang sangat mengesankan dalam setiap penyelenggaraan Piala Dunia. Catatan prestasi 4 kali juara dunia, hanya dikalahkan tim Brasil. Selain itu tim nasional sepak bola Jerman Timur juga pernah memenangkan Olimpiade.

Pelatih tim Jerman sekarang ini adalah Joachim Loew. Loew, yang menggantikan Juergen Klinsmann yang mengundurkan diri setelah kegagalan di Piala Dunia 2006 di Jerman, memadukan antara pemain muda dan senior di kubu Jerman, sehingga ia memainkan Oliver Kahn, Jens Lehmann dan Michael Ballack yang berpengalaman sekaligus dengan sejumlah pendatang baru di tim nasional Jerman, seperti Philipp Lahm, Lukas Podolski, Mesut Ozil atau Bastian Schweinsteiger.

Spesialis turnamen[sunting | sunting sumber]

Tim Jerman dikenal sebagai kesebelasan spesialis turnamen. Tim ini dinilai memiliki napas panjang yang sangat dibutuhkan sebuah kesebelasan dalam keikutsertaan dalam kejuaraan yang berlangsung lama. Kerap, di awal turnamen, tim Jerman belum menunjukkan kemampuan terbaiknya. Namun, setelah dua-tiga pertandingan, tim ini menjadi sangat hebat dan menakutkan lawan-lawannya. Itulah sebabnya, tim ini juga sering dijuluki mesin diesel, yang lambat panasnya.

Selain itu, tim Jerman dikenal dengan semangat juangnya yang pantang menyerah serta kekompakan timnya. Dalam setiap pertandingan yang dihadapinya, tim Jerman tak akan pernah menyerah sebelum peluit panjang berbunyi. Kerap pasukan Jerman ini mampu mengejar ketertinggalannya. Final 1986, di Meksiko, mereka tertinggal lebih dulu dari Argentina 0-2. Dengan semangat pantang menyerah mereka berhasil menyamakan kedudukan menjadi 2-2. Walaupun akhirnya mereka kalah 2-3 karena terkena serangan balik. Pernah di 1994, di Amerika Serikat, mereka tertinggal lebih dulu dari Korea Selatan 0-2, tetapi di akhir pertandingan mereka justru memukul balik 3-2. Kekompakan tim mereka juga sulit ditandingi kesebelasan lain.

Piala Dunia[sunting | sunting sumber]

Sepanjang penyelenggaraan Piala Dunia, tim Jerman hampir mengikuti semuanya, kecuali pada tahun 1930 dan 1950.

Jerman sudah tampil di putaran final 19 kali, yaitu tahun 1934, 1938, 1954, 1958, 1962, 1966, 1970, 1974, 1978, 1982, 1986, 1990, 1994, 1998, 2002, 2006, 2010, 2014, dan 2018. Di 2006, Jerman bertindak sebagai tuan rumah. Prestasi terbaik mereka adalah saat menjadi juara pada Piala Dunia 1954, 1974, 1990, dan 2014.

Jerman telah meraih gelar juara pada 1954, 1974, 1990, dan 2014. Jerman juga sempat maju ke babak final pada 1966 (dikalahkan Inggris 2-4), 1982 (dikalahkan Italia 1-3), 1986 (dikalahkan Argentina 2-3), dan 2002 (ditundukkan Brasil 0-2).

Gelar juara ketiga diraih Jerman pada 1934, 1970, 2006, dan 2010. Pada 1934, gelar itu diperoleh Jerman lewat kemenangan atas Austria dengan skors 3-2 ketika kejuaraan akbar ini diselenggarakan di Italia. Di Meksiko, 1970, Jerman menang tipis 1-0 dari Uruguay di perebutan tempat ketiga. Sedangkan pada tahun 2006, Jerman kembali meraih juara ketiga setelah mengalahkan Portugal 3-1. Kemudian di 2010, Jerman kembali juara ketiga setelah mengalahkan Uruguay 3-2.

Gelar juara keempat mereka peroleh tahun 1958. Posisi tersebut diperoleh setelah mereka dikalahkan Prancis 3-6 dalam perebutan posisi ketiga, saat kejuaraan itu diadakan di Swedia.

Pada tahun 1938 dan 2018, Jerman tidak mampu lolos dari babak penyisihan. Sedangkan pada 1978, mereka hanya sampai putaran kedua. Sementara pada 1962, 1994, dan 1998, Jerman terhenti di perempat final.

1954[sunting | sunting sumber]

Mereka pertama kali meraih gelar dengan mengalahkan Hongaria di babak final pada tahun 1954 yang berlangsung di Bern, Swiss, kala Jerman masih diperkuat nama-nama seperti Fritz Walter dan Helmut Rahn. Jerman menjadi juara setelah menundukkan Hongaria 3-2.

1974[sunting | sunting sumber]

Gelar juara dunia mereka yang banyak dikenang penggemar sepak bola sejagat adalah yang diraih pada 1974 di Jerman. Kala itu, dengan diperkuat nama-nama pemain legendaris sang "Kaisar" Franz Beckenbauer, Paul Breitner, dan Gerd Muller, mereka mengalahkan Belanda yang sedang memukau dunia dengan Total Football-nya dengan pemain bintang Johan Cruyff, Arie Haan, dan Johan Neeskens. Di kandang sendiri, Jerman menang 2-1 atas Belanda.Kala itu singa kotak penalti Gerd Muller yang dijuluki "Der Bomber" tampil sebagai top skorer dengan 11 golnya, dan hanya kalah jumlah dari top skorer asal Perancis Just Fontaine (13 gol, tahun 1958).

1990[sunting | sunting sumber]

Gelar ketiga pada 1990, di Italia, diraih ketika tim Jerman diasuh oleh Beckenbauer. Tim yang dipimpin kapten Lothar Matthäus dengan sejumlah bintang yang menjadi anggota skuat "Der Panzer"; Klaus Augenthaler, Guido Buchwald, Jurgen Kohler, Olaf Thon, Thomas Haessler, Andreas Moller, Andreas Brehme, Jurgen Klinsmann, Rudi Voeller, dan kiper Bodo Ilgner ini mengalahkan Argentina di final dengan satu gol penalti yang dicetak Andreas Brehme di menit-menit akhir.

2002[sunting | sunting sumber]

Pada 2002 di Jepang dan Korea, Jerman ditangani Rudi Völler. Menjadi juara kedua setelah dikalahkan Brasil, 0-2, di final. Pada kesempatan ini dua gelar diraih oleh kiper sekaligus Kapten "Der Panzer" Oliver Kahn yaitu pemain terbaik dan kiper terbaik Piala Dunia 2002, gelar pemain terbaik kedua yang diraih oleh seorang kiper sepanjang Piala Dunia setelah Dino Zoff (1982) di Spanyol.

2006[sunting | sunting sumber]

Sebagai tuan rumah, Jerman langsung lolos ke putaran final 2006. Sungguh suatu prestasi menjadi Juara ke-3, karena di pertandingan uji coba Jerman sangat tidak meyakinkan untuk tampil sebagi tim yang layak tampil di Piala Dunia.

2010[sunting | sunting sumber]

Pada edisi Piala Dunia FIFA 2010, Jerman kembali menjadi Juara ke-3 setelah mengalahkan Uruguay dengan skor 3-2 di pertandingan perebutan tempat ketiga. Sebelumnya di babak semi final, Jerman dikalahkan Spanyol 1-0. Satu gol tersebut dicetak oleh Carles Puyol.

2014[sunting | sunting sumber]

Di babak kualifikasi Piala Dunia 2014, Jerman finis diposisi pertama Kualifikasi Grup C Zona Eropa dan lolos otomatis ke Piala Dunia. Pada Piala Dunia 2014, Jerman berada di Grup G bersama Portugal, Ghana dan Amerika Serikat. Mereka mengalahkan Portugal dengan 4-0, dimana tiga gol di antaranya dicetak oleh Thomas Müller. Dalam pertandingan melawan Ghana, mereka memimpin pertandingan dengan gol Götze, tetapi kemudian Ghana membalikan dengan dua gol berturut-turut sebelum turun minum. Pada menit ke-71, Klose mencetak gol, membantu Jerman untuk bermain imbang 2-2 dengan Ghana. Dengan gol itu, Klose juga mencetak gol ke-15 Piala Dunia, menyamai rekor mantan striker Brasil, Ronaldo, di puncak pencetak gol Piala Dunia sepanjang sejarah. Jerman juga mengalahkan tim Amerika Serikat 1-0, mengamankan mereka tempat di babak enam belas besar melawan Aljazair yang tetap tanpa gol setelah 90 menit. Di menit 92 pada babak perpanjangan waktu 2x15 menit, André Schurrle berhasil memecah kebuntuan berkat umpan dari Müller, sementara Özil mencetak gol lagi di menit ke-120, mengamankan Jerman tempat di perempat final, meskipun Aljazair berhasil mencetak satu gol di injury time. Pada pertandingan perempat final melawan Perancis, Mats Hummels mencetak gol di menit ke-13 saat mereka menang 1-0 untuk maju ke rekor berturut-turut semifinal keempat.

Di semi-final melawan Brasil, Jerman menjadi tim pertama dalam sejarah yang mencetak 5 gol dalam 18 menit selama 45 menit. Miroslav Klose juga mencetak gol di Piala Dunia ke-16 di menit ke-23 untuk mengamankan tempatnya dalam sejarah sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang Piala Dunia yang telah diikutinya. Jerman kemudian mencetak dua gol di babak kedua dari permainan, untuk memecahkan rekor gol terbanyak mencetak gol melawan Brasil dalam satu pertandingan. Jerman menang 7-1.

DI final, akhirnya Jerman menjadi juara setelah pada pertandingan final yang digelar di stadion Maracana mengalahkan Argentina dengan skor 1-0 melalui gol semata wayang pemain muda Mario Gotze di menit ke 112 babak perpanjangan waktu.

2018[sunting | sunting sumber]

Meskipun Jerman memenangkan semua pertandingan kualifikasi Piala Dunia dan Piala Konfederasi FIFA pada tahun sebelumnya, Jerman memulai pertandingan Piala Dunia FIFA 2018 dengan kekalahan mengejutkan dari Meksiko. Hal ini terjadi untuk pertama kalinya bahwa Jerman kalah pada pertandingan pertama sejak Piala Dunia FIFA 1982.[6] Pada pertandingan kedua Jerman berhasil mengalahkan Swedia dengan skor 2–1 berkat gol pada tambahan waktu yang dicetak oleh Toni Kroos, setelah itu Jerman tereliminasi setelah secara mengejutkan setelah kalah 2–0 atas Korea Selatan. Hal ini merupakan kegagalan mereka untuk pertama kalinya di babak pertama sejak Piala Dunia FIFA 1938 dan gugur di babak grup untuk pertama kalinya sejak format ini digunakan.[7][8]

Jadwal dan hasil pertandingan[sunting | sunting sumber]

Berikut ini jadwal pertandingan dan hasil berdasarkan situs web DFB,[9] UEFA[10] dan FIFA[11].

2018[sunting | sunting sumber]

Rekor kompetisi[sunting | sunting sumber]

Piala Dunia[sunting | sunting sumber]

Jerman telah meraih gelar juara pada 1954, 1974, 1990, dan 2014.

Tahun Putaran Posisi Mn M S* K GM GK
Bendera Uruguay 1930 Tidak ikut
Bendera Italia 1934 Peringkat ketiga 3 4 3 0 1 11 8
Bendera Perancis 1938 Putaran 1 10 2 0 1 1 3 5
Bendera Brasil 1950 Dilarang
Bendera Swiss 1954 Juara 1 6 5 0 1 25 14
Bendera Swedia 1958 Peringkat keempat 4 6 2 2 2 12 14
Bendera Chili 1962 Perempat-Final 7 4 2 1 1 4 2
Bendera Inggris 1966 Runner-up 2 6 4 1 1 15 6
Bendera Meksiko 1970 Peringkat ketiga 3 6 5 0 1 17 10
Bendera Jerman Barat 1974 Juara 1 7 6 0 1 13 4
Bendera Argentina 1978 Grup Putaran 2 6 6 1 4 1 10 5
Bendera Spanyol 1982 Runner-up 2 7 3 2 2 12 10
Bendera Meksiko 1986 Runner-up 2 7 3 2 2 8 7
Bendera Italia 1990 Juara 1 7 5 2 0 15 5
Bendera Amerika Serikat 1994 Perempat-Final 5 5 3 1 1 9 7
Bendera Perancis 1998 Perempat-Final 7 5 3 1 1 8 6
Bendera Korea SelatanBendera Jepang 2002 Runner-up 2 7 5 1 1 14 3
Bendera Jerman 2006 Peringkat ketiga 3 7 5 1 1 14 6
Bendera Afrika Selatan 2010 Peringkat ketiga 3 7 5 0 2 16 5
Bendera Brasil 2014 Juara 1 7 6 1 0 18 4
Bendera Rusia 2018 Babak grup 22 3 1 0 2 2 4
Bendera Qatar 2022 Akan ditentukan
Bendera KanadaBendera MeksikoBendera Amerika Serikat 2026 Akan ditentukan
Total 4 Gelar 19/21 109 67 20 22 226 125
*Dinyatakan seri termasuk pertandingan babak gugur yang ditentukan dengan adu penalti.
**Warna emas menunjukkan pemenang pada turnamen tersebut. Kotak berwarna merah menunjukkan tuan rumah ketika turnamen.

Piala Konfederasi[sunting | sunting sumber]

Tuan Rumah / Tahun Putaran Posisi Mn M S* K GM GK
Bendera Arab Saudi 1992 Tidak ikut 1
Bendera Arab Saudi 1995 Tidak lolos
Bendera Arab Saudi 1997 Tidak ikut 2
Bendera Meksiko 1999 Babak grup 5 3 1 0 2 2 6
Bendera Korea SelatanBendera Jepang 2001 Tidak lolos
Bendera Perancis 2003 Tidak ikut 3
Bendera Jerman 2005 Peringkat ketiga 3 5 3 1 1 15 11
Bendera Afrika Selatan 2009 Tidak lolos
Bendera Brasil 2013
Bendera Rusia 2017 Juara 1 5 4 1 0 12 5
2021 Akan ditentukan
Total 1 Gelar 3/10 13 8 2 3 29 22

Catatan:

Piala Eropa[sunting | sunting sumber]

Di kawasan Eropa, tim Jerman adalah juga tim papan atas. Mereka meraih tiga kali gelar Piala Eropa, yakni pada tahun 1972, 1980, dan 1996.

Tahun Putaran Posisi Mn M S* K GM GK
Bendera Perancis 1960 Tidak ikut
Bendera Spanyol 1964
Bendera Italia 1968 Tidak lolos
Bendera Belgia 1972 Juara 1 2 2 0 0 5 1
Bendera Yugoslavia 1976 Runner-up 2 2 1 1 0 6 4
Bendera Italia 1980 Juara 1 4 3 1 0 6 3
Bendera Perancis 1984 Babak grup 5 3 1 1 1 2 2
Bendera Jerman Barat 1988 Semi-Final 3 4 2 1 1 6 3
Bendera Swedia 1992 Runner-up 2 5 2 1 2 7 8
Bendera Inggris 1996 Juara 1 6 4 2 0 10 3
Bendera BelgiaBendera Belanda 2000 Babak grup 15 3 0 1 2 1 5
Bendera Portugal 2004 Babak grup 12 3 0 2 1 2 3
Bendera AustriaBendera Swiss 2008 Runner-up 2 5 4 0 2 10 6
Bendera PolandiaBendera Ukraina 2012 Semi-Final 3 5 4 0 1 10 6
Bendera Perancis 2016 Semi-Final 3 6 3 2 1 7 3
Bendera Uni Eropa 2020 Akan ditentukan
Bendera Jerman 2024 Lolos sebagai tuan rumah
Total 3 Gelar 12/15 49 26 12 11 72 48
*Dinyatakan seri termasuk pertandingan babak gugur yang ditentukan dengan adu penalti.
**Warna emas menunjukkan pemenang pada turnamen tersebut. Kotak berwarna merah menunjukkan tuan rumah ketika turnamen.

Liga Negara UEFA[sunting | sunting sumber]

Tahun Divisi Babak Pos Mn M S* K GM GK
2018–19 A Babak grup 3 4 0 2 2 3 7
Total 1/1 4 0 2 2 3 7
*Dinyatakan seri termasuk pertandingan babak gugur yang ditentukan dengan adu penalti.
**Warna emas menunjukkan pemenang pada turnamen tersebut. Kotak berwarna merah menunjukkan tuan rumah ketika turnamen.

Pemain[sunting | sunting sumber]

Skuat terkini[sunting | sunting sumber]

Pemain berikut dipilih untuk pertandingan persahabatan melawan Rusia dan pertandingan UEFA Nations League 2018–19 melawan Belanda pada tanggal 15 dan 19 November 2018.[12]
Pertandingan dan gol diperbarui pada: 19 November 2018, setelah pertandingan melawan Belanda.[13]

0#0 Pos. Nama Pemain Tanggal lahir (umur) Tampil Gol Klub
1 1GK Manuel Neuer (kapten) 27 Maret 1986 (umur 32) 84 0 Bendera Jerman Bayern Munich
12 1GK Bernd Leno 4 Maret 1992 (umur 26) 6 0 Bendera Inggris Arsenal
22 1GK Kevin Trapp 8 Juli 1990 (umur 28) 3 0 Bendera Jerman Eintracht Frankfurt

2 2DF Thilo Kehrer 21 September 1996 (umur 22) 4 0 Bendera Perancis Paris Saint-Germain
3 2DF Jonas Hector 27 Mei 1990 (umur 28) 42 3 Bendera Jerman 1. FC Köln
4 2DF Matthias Ginter 19 Januari 1994 (umur 24) 23 0 Bendera Jerman Borussia Mönchengladbach
5 2DF Mats Hummels 16 Desember 1988 (umur 29) 70 5 Bendera Jerman Bayern Munich
14 2DF Nico Schulz 1 April 1993 (umur 25) 4 1 Bendera Jerman 1899 Hoffenheim
15 2DF Niklas Süle 3 September 1995 (umur 23) 16 1 Bendera Jerman Bayern Munich
16 2DF Antonio Rüdiger 3 Maret 1993 (umur 25) 29 1 Bendera Inggris Chelsea
17 2DF Jonathan Tah 11 Februari 1996 (umur 22) 4 0 Bendera Jerman Bayer Leverkusen

6 3MF Leon Goretzka 06 Februari 1995 (umur 23) 19 6 Bendera Jerman Bayern Munich
8 3MF Toni Kroos (wakil kapten) 4 Januari 1990 (umur 28) 91 14 Bendera Spanyol Real Madrid
10 3MF Julian Brandt 2 Mei 1996 (umur 22) 23 2 Bendera Jerman Bayer Leverkusen
11 3MF Marco Reus 31 Mei 1989 (umur 29) 37 10 Bendera Jerman Borussia Dortmund
18 3MF Joshua Kimmich 8 Februari 1995 (umur 23) 38 3 Bendera Jerman Bayern Munich
19 3MF Leroy Sané 11 Januari 1996 (umur 22) 17 2 Bendera Inggris Manchester City
20 3MF Serge Gnabry 14 Juli 1995 (umur 23) 5 4 Bendera Jerman Bayern Munich
21 3MF Sebastian Rudy 28 Februari 1990 (umur 28) 27 1 Bendera Jerman Schalke 04
23 3MF Kai Havertz 11 Juni 1999 (umur 19) 2 0 Bendera Jerman Bayer Leverkusen

9 4FW Timo Werner 6 Maret 1996 (umur 22) 23 9 Bendera Jerman RB Leipzig
13 4FW Thomas Müller 13 September 1989 (umur 29) 100 38 Bendera Jerman Bayern Munich

Pemain yang Dipanggil[sunting | sunting sumber]

Para pemain berikut juga telah dipanggil ke skuat Jerman dalam 12 bulan terakhir dan masih tersedia untuk seleksi.

Pos. Nama pemain Tanggal lahir (usia) Tampil Gol Klub Panggilan terakhir
GK Marc-André ter Stegen 30 April 1992 (umur 26) 21 0 Bendera Spanyol Barcelona v.  Perancis, 16 Oktober 2018

DF Jérôme Boateng 3 September 1988 (umur 30) 76 1 Bendera Jerman Bayern Munich v.  Perancis, 16 Oktober 2018 INJ
DF Marvin Plattenhardt 26 Januari 1992 (umur 26) 7 0 Bendera Jerman Hertha BSC Piala Dunia FIFA 2018

MF Julian Draxler 20 September 1993 (umur 25) 49 6 Bendera Perancis Paris Saint-Germain v.  Rusia, 15 November 2018
MF Emre Can 12 Januari 1994 (umur 24) 21 1 Bendera Italia Juventus v.  Perancis, 16 Oktober 2018
MF İlkay Gündoğan 24 Oktober 1990 (umur 28) 29 4 Bendera Inggris Manchester City v.  Peru, 9 September 2018
MF Sami Khedira 4 April 1987 (umur 31) 77 7 Bendera Italia Juventus Piala Dunia FIFA 2018

FW Mark Uth 24 Agustus 1991 (umur 27) 1 0 Bendera Jerman Schalke 04 v.  Rusia, 15 November 2018
FW Nils Petersen 6 Desember 1988 (umur 29) 2 0 Bendera Jerman SC Freiburg v.  Peru, 9 September 2018
FW Lars Stindl 26 Agustus 1988 (umur 30) 11 4 Bendera Jerman Borussia Mönchengladbach v.  Brasil, 27 Maret 2018

Tim Sebelumnya[sunting | sunting sumber]

Pemain Terkenal[sunting | sunting sumber]

Kapten[sunting | sunting sumber]

Nama Periode Catatan
Fritz Szepan 1934–1939
Paul Janes 1939–1942
Fritz Walter 1951–1956 Kapten resmi pertama tim sepak bola nasional Jerman Barat
Kapten tim pemenang Piala Dunia (1954)
Hans Schäfer 1956–1958
Helmut Rahn 1958–1959
Herbert Erhardt 1959–1962
Hans Schäfer 1962
Uwe Seeler 1962–1970
Wolfgang Overath 1970–1972
Franz Beckenbauer 1972–1977 Kapten tim pemenang Kejuaraan Eropa (1972)
Kapten tim pemenang Piala Dunia (1974)
Berti Vogts 1977–1978
Sepp Maier 1978–1979
Bernard Dietz 1979–1981 Kapten tim pemenang Kejuaraan Eropa (1980)
Karl-Heinz Rummenigge 1981–1986
Harald Schumacher 1986
Klaus Allofs 1986–1987
Lothar Matthäus 1988–1994 Kapten tim pemenang Piala Dunia (1990)
Kapten pertama tim sepak bola nasional Jerman unifikasi
Jürgen Klinsmann 1994–1998 Kapten tim pemenang Kejuaraan Eropa (1996)
Oliver Bierhoff 1998–2001
Oliver Kahn 2001–2004
Michael Ballack 2004–2010
Philipp Lahm 2010–2014 Kapten tim pemenang Piala Dunia (2014)
Bastian Schweinsteiger 2014–2016
Manuel Neuer 2016–2017
Julian Draxler 2017 Kapten tim pemenang Piala Konfederasi (2017)
Manuel Neuer 2017–

Pemain Terbaik per Tahun[sunting | sunting sumber]

Kepelatihan[sunting | sunting sumber]

Staf saat ini[sunting | sunting sumber]

Position Name
Pelatih kepala Bendera Jerman Joachim Löw
Asisten pelatih Bendera Jerman Marcus Sorg
Pelatih kebugaran Bendera Jerman Yann-Benjamin Kugel
Pelatih kiper Bendera Jerman Andreas Köpke
Dokter tim Bendera Jerman Hans-Wilhelm Müller-Wohlfahrt
Manajer bisnis Bendera Jerman Oliver Bierhoff
Direktur olahraga Bendera Jerman Hans-Dieter Flick

Rekor[sunting | sunting sumber]

Pemain dengan penampilan terbanyak[sunting | sunting sumber]

Di bawah ini adalah daftar dari 10 pemain yang paling sering tampil bagi Jerman, tertanggal 22 Maret 2017. Pemain yang pernah bermain untuk Jerman Timur (dalam hal ini Joachim Streich, 102) tidak ditampilkan dalam daftar.

# Pemain Karier pemain Penampilan Gol
1 Lothar Matthäus 1980-2000 150 23
2 Miroslav Klose 2001-2014 137 71
3 Lukas Podolski 2004-2017 130 49
4 Bastian Schweinsteiger 2004-2016 121 24
5 Philipp Lahm 2004-2014 113 5
6 Jürgen Klinsmann 1987-1998 108 47
7 Jürgen Kohler 1986-1998 105 2
8 Per Mertesacker 2004-2014 104 4
9 Franz Beckenbauer 1965-1977 103 14
10 Thomas Häßler 1988-2000 101 11

Pencetak Gol Terbanyak[sunting | sunting sumber]

Di bawah ini adalah daftar 10 Pencetak Gol Terbanyak bagi Jerman, per tanggal 27 Juni 2018. Mantan pemain Jerman Timur Joachim Streich, yang mencetak 55 gol, tidak ditampilkan dalam daftar. Nama pemain yang diformat tebal masih tersedia untuk seleksi.

# Pemain Karier pemain Gol Penampilan Rata-rata
1 Miroslav Klose 2001–2014 71 137 0,52
2 Gerd Müller 1966–1974 68 62 1,10
3 Lukas Podolski 2004–2017 49 130 0,38
4 Jürgen Klinsmann 1987–1998 47 108 0,44
4 Rudi Völler 1982–1994 47 90 0,52
6 Karl-Heinz Rummenigge 1976–1986 45 95 0,47
7 Uwe Seeler 1954–1970 43 72 0,60
8 Michael Ballack 1999–2010 42 98 0,43
9 Thomas Müller 2010– 38 100 0,38
10 Oliver Bierhoff 1996–2002 37 70 0,53

Rekor Turnamen[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b "Germany: FIFA/Coca-Cola World Ranking". FIFA. Diakses tanggal 12 September 2013. 
  2. ^ "All matches of The National Team in 1908". DFB. Diakses tanggal 1 August 2008. 
  3. ^ "All matches of The National Team in 1912". DFB. Diakses tanggal 1 August 2008. 
  4. ^ "All matches of The National Team in 1909". DFB. Diakses tanggal 1 August 2008. 
  5. ^ Note that this match is not considered to be a full international by the English FA, and does not appear in the records of the England team
  6. ^ "World Cup, Group F, Germany v Mexico as it happened: World Champions stunned by Lozano and Co". Scroll.in (dalam bahasa Inggris). 17 Juni 2018. Diakses tanggal 12 September 2018. 
  7. ^ "Holders Germany crash out of World Cup after losing 2–0 to South Korea". Sky News (dalam bahasa Inggris). 27 Juni 2018. Diakses tanggal 12 September 2018. 
  8. ^ Emons, Michael (27 Juni 2018). "Germany knocked out of 2018 World Cup". BBC (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 12 September 2018. 
  9. ^ "Schedule of the "Mannschaft"" (dalam bahasa Inggris). DFB (German Football Association). Diakses tanggal 16 Juni 2016. 
  10. ^ "UEFA EURO 2016 – Germany – Matches" (dalam bahasa Inggris). UEFA.com. Diakses tanggal 13 Juni 2016. 
  11. ^ "Live Scores – Germany – Matches" (dalam bahasa Inggris). FIFA.com. Diakses tanggal 13 Juni 2016. 
  12. ^ "Zum Jahresabschluss wieder mit Reus" (dalam bahasa Jerman). DFB. 9 November 2018. Diakses tanggal 9 November 2018. 
  13. ^ "Team" (dalam bahasa Jerman). DFB. 9 November 2018. Diakses tanggal 9 November 2018. 
  14. ^ a b c d e f "Arsenal playmaker Mesut Ozil wins Germany player of the year award". The Guardian (dalam bahasa Inggris). 14 Januari 2016. Diakses tanggal 17 Maret 2016. 
  15. ^ "Mesut Ozil: Arsenal midfielder wins Germany's Player of the Year for fifth time". BBC Sport (dalam bahasa Inggris). 15 Januari 2017. Diakses tanggal 17 Januari 2017. 
  16. ^ "Joshua Kimmich named Germany's 2017 Player of the Year". Bundesliga (dalam bahasa Inggris). 19 Januari 2018. Diakses tanggal 24 Januari 2018. 

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]