Portal:Pertanian

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Selamat datang di
Portal Pertanian


Gambaran klasik pertanian di Indonesia

Pertanian adalah kegiatan pemanfaatan sumber daya hayati yang dilakukan manusia untuk menghasilkan bahan pangan, bahan baku industri, atau sumber energi, serta untuk mengelola lingkungan hidupnya.

Artikel pilihan

Berbagai jenis beras yang dijual di Indonesia

Beras adalah bagian bulir padi (gabah) yang telah dipisah dari sekam. Sekam (Jawa merang) secara anatomi disebut 'palea' (bagian yang ditutupi) dan 'lemma' (bagian yang menutupi).

Pada salah satu tahap pemrosesan hasil panen padi, gabah ditumbuk dengan lesung atau digiling sehingga bagian luarnya (kulit gabah) terlepas dari isinya. Bagian isi inilah, yang berwarna putih, kemerahan, ungu, atau bahkan hitam, yang disebut beras.

Beras umumnya tumbuh sebagai tanaman tahunan. Tanaman padi dapat tumbuh hingga setinggi 1 - 1,8 m. Daunnya panjang dan ramping dengan panjang 50 - 100 cm dan lebar 2 - 2,5 cm. Beras yang dapat dimakan berukuran panjang 5 - 12 mm dan tebal 2 - 3 mm.

Beras dari padi ketan disebut ketan. (Selengkapnya...)

Artikel pilihan sebelumnya: EvapotranspirasiIrigasi kendiPenggembalaan hewan

Gambar pilihan

966626 545470885491551 98026196 o.jpg

Berita terkini

  • "Ikan lepu yang merupakan spesies invasif di perairan Florida kini menjadi komoditas dagang. Whole Foods kini menjual ikan lepu dalam kaleng yang diharapkan dapat menjadi solusi bagi keberadaan ikan yang jumlahnya semakin tidak terkendali ini, karena di perairan Florida, ikan lepu tidak memiliki predator alami. Tulang vertebrae dari ikan lepu dapat menyebabkan keracunan parah, namun Whole Foods mengaku dapat menyingkirkan seluruh racun dari ikan lepu sehingga aman dikonsumsi manusia." (CNN) (Motherboard)

  • "Penggunaan antibiotik pada hewan ternak dapat memperparah perubahan iklim. Sebuah studi menunjukan bahwa penggunaan antibiotik membunuh bakteri yang berkompetisi dengan bakteri penghasil gas metana, sehingga kotoran yang dikeluarkan hewan ternak melepaskan gas metana lebih banyak. Sedangkan gas metana merupakan gas rumah kaca yang mampu menahan panas lebih dari karbon dioksida. Riset ini semakin menguatkan alasan untuk mengurangi penggunaan antibiotik pada peternakan, selain alasan bahwa hal tersebut meningkatkan risiko terbentuknya mikroba yang resistan terhadap antibiotik." (NBC News) (Huffington Post)

  • "Sebuah studi yang dilakukan oleh Pennsylvania State University atas permintaan Organic Trade Association menemukan bahwa pertanian organik menyehatkan perekonomian lokal. Mereka menemukan kawasan sentra pertanian organik mengalami peningkatan pendapatan rumah tangga rata-rata 2000 USD dan mengurangi kemiskinan sampai 1.3 persen. Direktur Eksekutif Organic trade Association selama ini mengamati perubahan positif pada desa penghasil bahan pangan organik, namun belum memiliki data yang nyata hingga saat ini." (Des Moines Register) (AG Week)

  • "Meski harga susu turun sangat drastis (hingga mencapai 20%), namun di Irlandia penghasilan peternakan kecil meningkat. Mereka mendapatkan peningkatan sebesar rata-rata 6% atau 26 ribu Euro. Teagasc National Farm Survey memperkirakan bahwa peningkatan terjadi karena peningkatan produksi, harga jual sapi yang tinggi, cuaca yang baik, dan pengeluaran yang menurun karena harga bahan bakar dan pakan sapi yang turun." (Irish Times) (Irish Examiner)

  • "Rencana Bayer untuk membeli Monsanto akan mendapat beberapa hambatan dari masyarakat maupun pembuat kebijakan di negara Jerman. Monsanto menghasilkan dua produk utama yang 'tidak disukai' di Eropa, yaitu pestisida Roundup dan benih hasil modifikasi genetika. Setidaknya 75 persen warga Jerman menentang modifikasi genetika pada hewan dan tumbuhan. Angela Merkel juga telah mengeluarkan reaksi menentang proses buy out tersebut, sekalipun persetujuan tersebut akan menjadikan Bayer perusahaan manufaktur kimia terbesar di dunia." (Chicago Tribune) (STL Today)

  • "Konferensi Perubahan Iklim Perserikatan Bangsa-Bangsa 2015 fokus pada pengurangan emisi gas rumah kaca di sektor energi dan transportasi. Namun peneliti dari University of Vermont memprediksi bahwa target batas peningkatan temperatur sampai 2 derajat celcius tidak akan tercapai tanpa mengurangi emisi gas rumah kaca di sektor pertanian. Gas rumah kaca utama di sektor ini bukanlah karbon dioksida, melainkan gas metana dan nitro oksida. Namun intervensi di sektor ini pasti mempengaruhi produksi pangan sehingga titik optimasi harus ditemukan. Proses ini membutuhkan investasi yang tinggi, kebersamaan informasi, dan dukungan teknologi pada skala global." (Daily News Analysis) (BBC)

  • "Amerika Serikat sedang mengalami kelebihan suplai keju. Sebanyak 539.8 juta kg keju di seluruh Amerika Serikat masih menumpuk di gudang dan belum dibeli oleh konsumen. Tingginya suplai susu nasional, rendahnya harga susu dunia, dan menguatnya mata uang dollar yang melemahkan ekspor menjadi penyebab penumpukan keju tersebut. Produsen lebih memilih mengolah kelebihan susu menjadi keju karena keju lebih tahan lama dibandingkan susu." (Quartz) (The Epoch Times)

  • "National Academies of Sciences, Engineering, and Medicine mengeluarkan laporan sebanyak 400 halaman yang berisi tentang tanaman yang telah dimodifikasi kode genetikanya atau GMO. Mereka menyimpulkan bahwa GMO aman dikonsumsi bagi manusia, namun tidak menyediakan sejumlah besar peningkatan hasil pertanian seperti yang dijanjikan pendukungnya. Masalah pada GMO ada pada resistansi pestisida yang didapatkan hama akibat penanaman GMO secara besar-besaran. Selain itu, residu pestisida juga menjadi isu, karena salah satu GMO andalan yang mampu tumbuh di bawah semprotan herbisida ampuh glifosat diklaim dapat menyebabkan kanker pada manusia." (Chicago Tribune) (AC Daily Sun)

  • "Para pakar biologi kelautan mengharapkan pasca ditayangkannya film Finding Dory, tercipta diskusi antara orangtua dan anak tentang konservasi kelautan dan mencegah upaya koleksi ikan spesies Paracanthurus yang menjadi tokoh utama dalam film tersebut. Ikan dari genus ini tergolong langka di alam dan belum dapat dikembangbiakkan di penangkaran. Selain itu, Indonesia dan Filipina yang memiliki regulasi penangkapan ikan yang lemah dapat menjadi target kolektor dalam mendapatkan Paracanthurus, jika terbukti permintaan terhadap spesies ikan ini meningkat pascar pemutaran film tersebut. Pasca pemutaran film Finding Nemo, tingkat permintaan terhadap ikan badut hidup pun mengalami peningkatan." (TheWrap) (NY Post)


Tahukah Anda ...

  • "... bahwa gadung (Dioscorea hispida) mengandung racun dioskorina (dioscorine) yang menyebabkan rasa sakit di tenggorokan dan bisa diobati dengan meminum air kelapa muda?"
  • "... bahwa agrowisata berpotensi mengurangi hasil pertanian namun meningkatkan pendapatan pemilik lahan pertanian?"
  • "... bahwa tumbuhan obat berkembang dari rempah-rempah yang biasa dikonsumsi dan kemudian diamati memiliki khasiat tertentu?"
  • "... bahwa daging paus mengandung merkuri dengan kadar yang tinggi dengan konsentrasi tertinggi terdapat pada organnya?"
  • "... bahwa lamtoro cenderung menjadi gulma karena sangat mudah tumbuh walaupun setelah dipangkas, ditebang, atau dibakar?"
  • "... bahwa kalkun tidak dibudidayakan untuk telurnya melainkan untuk dagingnya? Sehingga harga sebutir telur kalkun bisa lebih mahal dari satu lusin telur ayam."
  • "... bahwa daging udang mengandung merkuri dengan kadar yang lebih rendah dibandingkan boga bahari lainnya?"
  • "... bahwa daging kangguru sebagian besar didapatkan dari hasil buruan yang diizinkan karena populasi kangguru yang mulai berlebih?"
  • "... bahwa pucuk dan daun muda pakis lemidi (Stenochlaena palustris) dapat dimakan sebagai sayuran, sementara batang menjalarnya dapat diolah menjadi tali?"

Artikel merah

Artikel-artikel berikut termasuk kategori artikel merah di dalam kategori Pertanian, kami membutuhkan bantuan Anda untuk membuatnya.

Umum



Budi daya tanaman



Perikanan



Peternakan



Kehutanan



Teknologi pertanian