Media tanam

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari

Media tanam disebut juga dengan media tumbuh, bagi tanaman umumnya berupa tanah. Puluhan bahan yang berbeda yang digunakan dalam berbagai kombinasi untuk membuat media tumbuh buatan sendiri atau komersial.[1] Media tanam umumnya memiliki berbagai nutrisi, mineral, air, vitamin, serta kandungan lain yang tentunya dibutuhkan oleh tanaman, sehingga peran akar berperan penting dalam menyerap kandungan hara yang dimiliki media tanam bisa lebih optimal.[2]

Hidroponik[sunting | sunting sumber]

Media tanam Pada pertanian hidroponik hanya bersifat inert, yakni tidak menyediakan unsur hara, hanya berfungsi sebagai buffer dan penyangga tanaman saja, diantaranya Arang sekam, Spons, Expanded clay, Rockwool, Sabut (Coir), Perlite, Batu apung (Pumice), Vermiculite, Pasir, Kerikil, serbuk kayu.


Catatan kaki[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "What is Growing Media? | University of Maryland Extension". extension.umd.edu. Diakses tanggal 2017-09-14. 
  2. ^ "Fungsi Akar Pada Tumbuhan Dan Jenis-Jenis Akar Lengkap". Seputar Pengetahuan (dalam bahasa Inggris). 2015-05-22. Diakses tanggal 2017-09-14.