Portal:Ilmu
Budaya (k) |
Filsafat (k) |
Geografi (k) |
Ilmu (k) |
Indonesia (k) |
Masyarakat (k) |
Matematika (k) |
Sejarah (k) |
Seni (k) |
Teknologi (k) |
Tokoh (k) |

Ilmu atau sains adalah suatu disiplin sistematis yang membangun dan menata pengetahuan dalam bentuk hipotesis dan prediksi yang dapat diuji mengenai alam semesta. Ilmu pengetahuan modern umumnya terbagi menjadi dua atau tiga cabang utama: yakni ilmu-ilmu alam, yang mempelajari dunia fisik, dan ilmu-ilmu sosial, yang mengkaji individu serta masyarakat. Sementara itu, bidang yang disebut ilmu formal, seperti logika, matematika, dan ilmu komputer teoretis, biasanya dianggap terpisah karena bertumpu pada penalaran deduktif alih-alih metode ilmiah sebagai pendekatan utamanya. Sementara itu, ilmu terapan merupakan cabang yang memanfaatkan pengetahuan ilmiah bagi tujuan praktis, seperti dalam bidang teknik dan kedokteran.
Sejarah ilmu mencakup hampir seluruh catatan sejarah umat manusia, dengan para pendahulu awal ilmu modern dapat ditelusuri hingga Zaman Perunggu di Mesir dan Mesopotamia (ca 3000–1200 SM). Sumbangsih mereka dalam bidang matematika, astronomi, dan kedokteran kemudian memengaruhi filsafat alam Yunani pada masa zaman klasik serta renaisans abad pertengahan, ketika upaya formal dilakukan untuk menjelaskan peristiwa di dunia fisik melalui sebab-sebab alamiah. Kemajuan lebih lanjut terjadi pada masa Zaman Keemasan India dan Zaman Keemasan Islam, termasuk pengenalan sistem angka Hindu–Arab. Pemulihan dan penggabungan karya-karya Yunani serta kajian ilmiah Islam di Eropa Barat selama Renaisans membangkitkan kembali filsafat alam, yang kemudian mengalami transformasi besar melalui Revolusi Ilmiah pada abad ke-16, ketika gagasan dan penemuan baru mulai meninggalkan warisan konseptual Yunani kuno. Seiring berkembangnya metode ilmiah sebagai sarana utama memperoleh pengetahuan, pada abad ke-19, berbagai unsur kelembagaan dan profesionalisasi ilmu pengetahuan mulai terbentuk, bersamaan dengan pergeseran istilah dari "filsafat alam" menjadi "ilmu alam".
Pengetahuan baru dalam ilmu pengetahuan dikembangkan melalui penelitian oleh para ilmuwan yang terdorong oleh rasa ingin tahu terhadap dunia serta keinginan untuk memecahkan persoalan. Penelitian ilmiah masa kini bersifat sangat kolaboratif dan umumnya dilakukan oleh tim di lingkungan akademik dan lembaga penelitian, lembaga pemerintah, serta perusahaan swasta. Dampak praktis dari kerja mereka melahirkan kebijakan ilmu pengetahuan yang berupaya memengaruhi kegiatan ilmiah dengan menekankan pengembangan etis dan moral dalam produk komersial, persenjataan, layanan kesehatan, infrastruktur publik, serta perlindungan lingkungan. (Artikel selengkapnya...)
Pluto adalah planet katai di sabuk Kuiper dan objek trans-Neptunus pertama yang ditemukan. Pluto merupakan planet katai terbesar dan bermassa terbesar kedua di Tata Surya dan benda terbesar kesembilan dan bermassa terbesar kesepuluh yang mengorbit Matahari secara langsung. Pluto merupakan objek trans-Neptunus dengan volume terbesar dan massa yang sedikit lebih kecil daripada Eris, planet katai di piringan tersebar. Layaknya objek lain di sabuk Kuiper, Pluto terdiri dari batu dan es dan relatif kecil—kurang lebih seperenam massa Bulan dan sepertiga volume Bulan. Pluto memiliki orbit eksentris dan miring dengan jarak 30 sampai 49 satuan astronomi (4,4–7,3 miliar km) dari Matahari. Ini berarti ada saatnya Pluto lebih dekat ke Matahari daripada Neptunus; resonansi orbit yang stabil dengan Neptunus membuat kedua planet ini tidak bertabrakan. Pada tahun 2014, Pluto berjarak 32,6 SA dari Matahari. Cahaya Matahari butuh waktu 5,5 jam untuk mencapai Pluto pada jarak rata-ratanya (39,4 SA). (Selengkapnya...)
Alfred Russel Wallace adalah seorang naturalis, penjelajah, geografer, ahli antropologi dan ahli biologi dari Britania Raya. Ia paling dikenal karena pemahamannya akan teori evolusi melalui seleksi alam; makalahnya tentang subjek tersebut diterbitkan bersama-sama dengan beberapa tulisan Charles Darwin pada tahun 1858. Hal ini mendorong Darwin untuk mempublikasikan gagasannya sendiri dalam Asal Usul Spesies. Wallace banyak melakukan penelitian lapangan, pertama-tama di basin Sungai Amazon dan kemudian di Kepulauan Melayu (Nusantara), di mana ia mengidentifikasi pembagian fauna yang sekarang dikenal dengan istilah Garis Wallace. Ia dianggap sebagai ahli terkemuka dari abad ke-19 dalam bidang penyebaran geografis spesies hewan dan terkadang disebut "bapak biogeografi". Wallace adalah salah seorang pemikir tentang evolusi dari abad ke-19 dan telah memberi banyak kontribusi lainnya untuk pengembangan teori evolusi di samping menjadi rekan penemu seleksi alam. Hal ini mencakup konsep warna peringatan pada hewan, dan juga efek Wallace, suatu hipotesis tentang bagaimana seleksi alam dapat memberikan kontribusi pada spesiasi dengan mendorong terciptanya penghalang terhadap hibridisasi. (Selengkapnya...)

Petir adalah pelepasan muatan elektrostatis yang muncul akibat hujan badai. Pelepasan muatan ini diikuti dengan pemancaran cahaya, disertai suara ledakan dan radiasi elektromagnetik dalam bentuk lain. Peristiwa ini bisa terjadi karena adanya perbedaan muatan positif dengan negatif antara awan tebal satu dengan yang lainnya.
- ...bahwa Napalm-B, yang dipakai saat Perang Vietnam, dibuat dengan hanya mencampurkan tiga bahan: polistirena, bensin, dan benzena?
- ...bahwa Carl Sagan, ilmuwan terkenal, menghisap ganja?
- ... bahwa daun pepaya dan pepaya mentah mengandung enzim bernama papain yang menghancurkan protein dalam daging dan membuatnya lunak?
- ... bahwa cokelat dapat membunuh anjing? Theobromin, zat yang merangsang otot-otot jantung dan sistem saraf pusat, menyebabkan cokelat beracun.

ProyekWiki Menrva, ProyekWiki yang ditujukan untuk meningkatkan artikel-artikel bertopik ilmu di Wikipedia.
|
|
|
| Kesalahan: judul tidak sah dalam pranala pada baris ke 2Filsafat | Kesalahan: judul tidak sah dalam pranala pada baris ke 2Geografi | Kesalahan: judul tidak sah dalam pranala pada baris ke 2Matematika | Kesalahan: judul tidak sah dalam pranala pada baris ke 2Biologi | Kesalahan: judul tidak sah dalam pranala pada baris ke 2Kimia | Kesalahan: judul tidak sah dalam pranala pada baris ke 2Sejarah | Kesalahan: judul tidak sah dalam pranala pada baris ke 2Teknologi | Kesalahan: judul tidak sah dalam pranala pada baris ke 2Fisika |










