Lompat ke isi

Museum Menara Gentala Arasy

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Museum Menara Gentala Arasy

PetaKoordinat: 1°35′3.30″S 103°36′50.72″E / 1.5842500°S 103.6140889°E / -1.5842500; 103.6140889
Informasi
Didirikan pada2014
Koordinat1°35′03″S 103°36′51″E / 1.58425°S 103.61409°E / -1.58425; 103.61409
AlamatJembatan Pedestrian Sungai Batang Hari, Desa Arab Melayu, Kec. Pelayangan, Kota Jambi
Potret Museum Menara dan Jembatan Pedestrian Gentala Arasy
Pintu Masuk Museum Menara Gentala Arasy Jambi

Museum Menara Gentala Arasy adalah museum yang menggambarkan perkembangan Islam di Provinsi Jambi.[1][2] Museum sekaligus Jembatan Pedestrian Gentala Arasy diresmikan pada tanggal 28 Maret 2015 oleh Wakil Presiden Indonesia, H. Jusuf Kalla. Museum ini juga melambangkan Jambi Seberang sebagai pusat pendidikan Islam.[3]

Nama Gentala Arasy berasal dari kata gentala yang berarti lonceng penyelaras dan kata arasy yang merupakan tempat tertinggi Allah. Selain itu, Gentala Arasy juga memiliki makna lain sebagai akronim dari Genah Tanah Lahir Abdurrahman Sayoeti. Kata “genah” dalam bahasa Melayu Jambi merujuk pada tempat. Abdurrahman Sayoeti adalah seorang mantan gubernur Jambi yang lahir di Jambi Kota Seberang dan menjabat dari tahun 1989 hingga 1999.[4]

Koleksi museum terdiri dari foto para ulama, peninggalan kesenian dan kebudayaan Islam, peninggalan arsitektur Islam, naskah pendidikan Islam, dan naskah sejarah Menara Gentala Arasy. Kepemilikan Museum Menara Gentala Arasy diberikan kepada Pemerintah Provinsi Jambi, sedangkan pengelolaannya diberikan kepada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jambi.[5] Museum Menara Gentala Arasy berlokasi di kelurahan Arab Melayu, Pelayangan, Kota Jambi,[6] Lebih tepatnya berada di tepi Sungai Batanghari.[7]

Nama Gentala Arasy diperoleh dari tiga kata yaitu genta yang berarti suara, tala yang berarti keselarasan, dan arasy yang berarti menggema ke langit.[8] Maka makna dari Genta Arasy adalah bunyi yang selaras dan menggema ke langit. Bunyi ini berasal dari lonceng Menara Gentala Arasy yang mengeluarkan bunyi sebagai pertanda waktu salat fardu bagi umat muslim di Kota Jambi.[7]

Museum Menara Gentala Arasy berlokasi di Arab Melayu, Pelayangan, Kota Jambi, Provinsi Jambi.[6] Letak Museum Menara Gentala Arasy berada di tepi Sungai Batanghari.[7][9]

Keunikan dari Museum Menara Gentala Arasy adalah ruangan museum yang tidak terlalu besar dengan bentuk yang menyerupai lingkaran. Ruangan ini digunakan untuk memamerkan koleksi museum. Keunikan lain dari Museum Menara Gentala Arasy adalah adanya koleksi berupa bedug dan Al-Quran yang berukuran sangat besar. Keduanya merupakan penanda bahwa Kota Jambi merupakan salah satu bagian penting dari sejarah perkembangan Islam di Indonesia.[10]

Museum Menara Gentala Arasy memiliki koleksi dengan jumlah sekurangnya 100 koleksi. Koleksi tersebut ada yang diperoleh dari hibah, beli, dan meminjam dari lembaga lainnya yang sewaktu-waktu bisa diambil kembali.[11] Koleksi dari museum ini berupa buku-buku suci yang sangat tua, kain kafan, selendang, jubah milik Sri Sultan Mangkubumi. mangkuk, dan uang logam kuno.[12] Uang koin ini rata-rata peninggalan mata uang zaman penjajagan Belanda dahulu. Hal ini menandakan bahwa Jambi merupakan wilayah yang diduki Belanda dahulunya. Beberapa uang koin itu bertuliskan Nederlandsch Indie dengan gambar makhota dan gandum, kemudian ada juga yang bergambar Inggeris Island of Sumatra tahun 1804.[13] Koleksi museum dipamerkan di sebuah ruangan yang melingkar.[14]

Koleksi yang ada berhubungan dengan perkembangan Islam di Nusantara, Melayu, dan budaya batik. Selain itu, ada juga koleksi tentang program rencana pembangunan Kota Jambi beserta peralatan yang digunakan pada saat pembangunan Gentala Arasy. Koleksi utama dari museum ini adalah Al-Quran dan bedug berukuran besar.[10] Menara Gentala Arasy merupakan bagian yang paling menonjol dari Museum Menara Gentala Arasy karena corak arsitekturnya yang khas budaya Arab.[15] Menara ini dibangun sejak tahun 2011 hingga tahun 2014 oleh Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Jambi. Tinggi menara ini adalah 80 meter.[12] Menara Gentala Arasy sendiri menurut Junaidi merupakan gagasan Gubernur Jambi Hasan Basri Agus untuk Kota Jambi Seberang.[16]

Mushaf Al-Qur'an

[sunting | sunting sumber]
Mushaf Al-Qur'an Salah satu koleksi utama di Museum Menara Gentala Arasy adalah Mushaf Al-Qur’an al-Jambi yang memiliki ukuran yang sangat besar, yaitu 125 x 180 cm. Al-Qur’an ini menjadi pusat perhatian tepat di sebelah kanan pintu masuk museum. Al-Qur’an Mushaf Jambi ini dipamerkan di atas meja dengan ukiran khas Jambi yang begitu memukau, dan di atasnya ditutup dengan lapisan kaca yang melindunginya.  Mushaf Al-Qur’an ini adalah salah satu mahakarya museum ini yang dibuat pada tahun 2014. Al-Qur’an ini menjadi simbol kebanggaan dengan menggabungkan unsur-unsur budaya Melayu Jambi di dalamnya. Setiap lembar Al-Qur’an ini memiliki motif ukiran yang berbeda-beda, semakin memperkuat nuansa budaya Jambi yang kental.
Mushaf Al-Qur’an

Salah satu koleksi utama adalah Mushaf Al-Qur’an al-Jambi yang megah, dengan ukuran 125 x 180 cm. Setiap halamannya dihiasi dengan motif ukiran khas Jambi, memperkuat nuansa budaya lokal.[17] Qur’an Mushaf Jambi ini dipamerkan di atas meja dengan ukiran khas Jambi yang begitu memukau, dan di atasnya ditutup dengan lapisan kaca yang melindunginya. Mushaf Al-Qur’an ini adalah salah satu mahakarya museum yang dibuat pada tahun 2014. Al-Qur’an ini menjadi simbol kebanggaan dengan menggabungkan unsur-unsur budaya Melayu Jambi di dalamnya. Setiap lembar Al-Qur’an ini memiliki motif ukiran yang berbeda-beda.[18]

Kunjungan

[sunting | sunting sumber]

Harga tiket masuk untuk anak-anak: Rp 2.000, orang dewasa: Rp 3.000, dan turis: Rp 5.000,[19] memungkinkan Anda untuk menjelajahi warisan sejarah dan budaya Kota Jambi.[20]

Museum buka setiap hari kecuali libur nasional

  1. Senin - Jumat mulai dari pukul 07.30 - 17.00 WIB
  2. Sabtu - Ahad mulai dari pukul 07.30 - 13.00 WIB.[3]

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. Media, Kompas Cyber (2024-07-03). "Museum Menara Gentala Arasy di Jambi: Sejarah dan Koleksinya". KOMPAS.com. Diakses tanggal 2025-05-27.
  2. Pasla, Bambang Niko (2023-09-19). "Museum Menara Gentala Arasy: Sejarah, Lokasi, dan Daya Tarik". BAMS. Diakses tanggal 2025-05-27.
  3. 1 2 "Museum Menara Gentala Arasy - Sistem Registrasi Nasional Museum". Sistem Registrasi Nasional Museum Kemdikbud (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2024-05-18.
  4. Pasla, Bambang Niko (2023-03-22). "Sejarah Jembatan Gentala Arasy Jambi dan Keistimewaannya". BAMS. Diakses tanggal 2024-05-18.
  5. Rusmiyati, dkk. (2018). Katalog Museum Indonesia Jilid I (PDF). Jakarta: Direktorat Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman. hlm. 114. ISBN 978-979-8250-67-5. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  6. 1 2 liawisata (2019-09-07). "Keindahan Museum Gentala Arasy Di Jambi". LIAWISATA (dalam bahasa American English). Diarsipkan dari asli tanggal 2020-06-18. Diakses tanggal 2020-06-18.
  7. 1 2 3 ken (2019-10-03). "Jalan-Jalan Lengkap ke Menara Gentala Arasy". Destinasi Travel Indonesia. Diakses tanggal 2020-06-18.
  8. Syahreddy. "Dibalik Keindahan Gentala Arasy, Memiliki Hubungan Erat dengan Sejarah Islam di Jambi - Kabar Jambi Kito - Halaman 2". Dibalik Keindahan Gentala Arasy, Memiliki Hubungan Erat dengan Sejarah Islam di Jambi - Kabar Jambi Kito - Halaman 2. Diakses tanggal 2025-05-27.
  9. "DAFTAR MUSEUM KEBUDAYAAN PER KEC. Pelayangan". Pusdatin Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Diakses tanggal 31 Mei 2025. ;
  10. 1 2 Koran Jakarta (18-05-2019). "Sehat dan Bermanfaat di Gentala Arasy Jambi". koran-jakarta.com. Diakses tanggal 18-06-2020.
  11. "Jejak Islam di Jambi Lewat Museum Gentala Arasy". payolebarnews.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2024-05-18.
  12. 1 2 Traverse, Indonesia. "Menara Gentala Arasy: Tahta Indah di Bantaran Sungai Batanghari | Traverse.id" (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2020-06-18.
  13. Sanjaya, Dimas. "Melihat Koleksi Peninggalan Peradaban Islam di Museum Gentala Arasy Jambi". detiksumut. Diakses tanggal 2024-05-18.
  14. "Menara Gentala Arasy". museum.co.id. Diakses tanggal 2025-05-23.
  15. "Gentala Arasy Memancarkan Suara Jambi". RealitaBengkulu.co.id. Diarsipkan dari asli tanggal 2020-06-18. Diakses tanggal 2020-06-18.
  16. "SIMPANG KERIS | Menara Gentala Arasy dan Taman Tanggo Rajo". simpangkeris.jambikota.go.id. Diakses tanggal 2024-05-18.
  17. Admin. "Museum Menara Gentala Arasy, Merenungkan Jejak Islam dan Budaya Melayu Jambi - Manggis News - Halaman 2". Museum Menara Gentala Arasy, Merenungkan Jejak Islam dan Budaya Melayu Jambi - Manggis News - Halaman 2. Diakses tanggal 2025-05-23.
  18. Pasla, Bambang Niko (2023-09-19). "Museum Menara Gentala Arasy: Sejarah, Lokasi, dan Daya Tarik". BAMS. Diakses tanggal 2025-05-23.
  19. Arsika, Bagus Rahmat Nugroho, Melati Puri. "Jembatan Gentala Arasy di Jambi: Sejarah, Daya Tarik hingga Rute". detiksumbagsel. Diakses tanggal 2025-05-23. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link)
  20. "Museum Menara Gentala Arasy, Merenungkan Jejak Islam dan Budaya Melayu Jambi - Manggis News". www.manggisnews.com. Diakses tanggal 2024-05-18.