Museum Bengkulu

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Museum Bengkulu
Museum bengkulu.jpg
Tampak samping Museum Bengkulu
Didirikan3 Mei 1980
LokasiJalan Pembangunan nomor 8, Padang Harapan Bengkulu

Museum Bengkulu atau Museum Negeri Bengkulu merupakan tempat penyimpanan koleksi benda-benda bersejarah dan adat budaya masing-masing suku yang terdapat di Bengkulu.[1] [2] Diantaranya adalah koleksi pakaian pengantin dan pakaian adat, alat-alat rumah tangga, senjata tradisional, bentuk-bentuk rumah adat, tulisan huruf Ka ga nga dan peninggalan-peninggalan masa prasejarah mulai dari masa peradaban batu sampai perunggu.[1] [2] Selain itu, ada peninggalan kerajinan kain tenun yang terdiri dari kain tenun masyarakat Enggano dan aneka jenis motif kain besurek.[1] [2]

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Museum Bengkulu mulai dibangun pada tahun 1978.[3] Namun, museum yang diresmikan oleh Drs. GBPH Poeger baru difungsikan pada tanggal 3 Mei 1980.[3] Pada awalnya, Museum Bengkulu berlokasi di Benteng Marlborough.[3] Akan tetapi, pada 3 Januari 1983 museum ini menempati gedung baru di Jalan Pembangunan nomor 8 Padang Harapan.[3]

Koleksi[sunting | sunting sumber]

Museum ini memiliki 126 koleksi naskah kuno yang hingga kini tidak diketahui identitas penulisnya.[1] [4] Saat ini, sepuluh di antaranya sudah berhasil diterjemahkan ke dalam bahasa indonesia.[1] [4] Koleksi naskah kuno yang berisi pantun, sejarah dan wejangan ini berumur puluhan bahkan ratusan tahun.[1] [4] Selain naskah kuno, museum yang berdiri di atas lahan seluas 9.974 m2 ini juga memiliki koleksi kain tradisional.[1] [4] Salah satunya adalah Kain Besurek, yakni kain yang terbuat dari bahan katun (teknik pembuatannya seperti kain batik).[1] [4] Kain Besurek memiliki motif seperti huruf kaligrafi Arab.[1] [4] Namun, motif-motif ini tidak menjalin kata sehingga tidak dapat dibaca.[1] [4] Salah satu koleksi yang menarik dari museum ini adalah keberadaan mesin cetak Drukkey Populair dengan merek Golden Press.[1] [4] Mesin cetak buatan Amerika Serikat ini dibuat pada tahun 1930.[1] [4] Drukkey Populair inilah yang digunakan oleh Pemerintah Indonesia untuk mencetak uang merah.[1] [4] Uang merah merupakan sejenis Oeang Republik Indonesia (ORI) yang difungsikan sebagai alat tukar menukar yang sah, khusus di wilayah Bengkulu.[1] [4]

Museum Bengkulu memiliki 6000 koleksi yang diperoleh dari berbagai daerah baik di Bengkulu maupun di luar Bengkulu.[5] Koleksi tersebut dibagi dalam beberapa kategori, yaitu[4]

  • Koleksi Biologi: koleksi terkait disiplin ilmu biologi
  • Koleksi Etnografi: benda-benda budaya atau perangkat sehari-hari yang digunakan pada masa lampau atau digunakan sampai sekarang.
  • Koleksi Arkeologi: kumpulan benda peninggalan purbakala atau masa prasejarah yang biasanya ditemukan dengan proses penggalian (ekskavasi)
  • Koleksi Historis: koleksi benda yang berhubungan atau pernah digunakan dalam peristiwa sejarah terkait suatu organisasi masyarakat dan tokoh sejarah
  • Koleksi Numismatika atau Heraldika: Numismatika adalah koleksi mata uang atau alat tukar yang sah yang pernah berlaku. Heraldika adalah koleksi berupa tanda jasa, lambang atau tanda pangkat resmi, termasuk cap dan stempel
  • Koleksi Filologi: benda yang merupakan bagian dari disiplin ilmu geologi atau geografi yang meliputi batuan, mineral dan bentukan alam lainnya
  • Koleksi Keramologi: koleksi benda yang terbuat dari tanah liat yang dibakar dengan suhu yang tinggi (keramik)
  • Koleksi Seni Rupa: benda bernilai seni tinggi, seperti lukisan
  • Koleksi Teknologi: koleksi benda yang mewakili perkembangan teknologi dari tradisional sampai dengan modern

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b c d e f g h i j k l m n "Museum Negeri Provinsi Bengkulu". Diakses tanggal 14 Mei 2014. 
  2. ^ a b c "Museum Negeri Provinsi Bengkulu". Diakses tanggal 14 Mei 2014. 
  3. ^ a b c d "Museum Bengkulu". Diakses tanggal 14 Mei 2014. 
  4. ^ a b c d e f g h i j k l "Museum Negeri Bengkulu: Menelusuri Kekayaan Benda Budaya". Diakses tanggal 14 Mei 2014. 
  5. ^ "Museum miliki 6000 koleksi sejarah". Diakses tanggal 14 Mei 2014.