Lompat ke isi

Daftar Menteri Perindustrian Indonesia

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Menteri Perindustrian Indonesia
Lambang Kementerian Perindustrian
Bendera Kementerian Perindustrian
Petahana
Agus Gumiwang Kartasasmita

sejak 23 Oktober 2019
Kementerian Perindustrian
Ditunjuk olehPresiden Indonesia
Pejabat perdanaTandiono Manu
Dibentuk21 Januari 1950

Halaman berikut berisi daftar orang yang pernah menjabat sebagai Menteri Perindustrian Indonesia.[1]

Keterangan
  1. Digabungkan dengan Menteri Perdagangan dengan nama Menteri Perdagangan dan Perindustrian
  2. Dipisahkan dengan Menteri Perdagangan
  3. Berubah nama menjadi Menteri Perindustrian dan Perdagangan berdasarkan Keppres No. 388/M Tahun 1995 tanggal 6 Desember Departemen Perindustrian dan Perdagangan digabung
  4. Berubah nama menjadi Menteri Perindustrian kembali dan dipisahkan dengan jabatan Menteri Perdagangan kembali
Nomenklatur
  1. 1 2 3 Menteri Perindustrian
  2. 1 2 3 4 Menteri Perindustrian Rakyat
  3. 1 2 3 4 Menteri Perindustrian Dasar dan Pertambangan
  4. 1 2 Menteri Koordinator Kompartimen Perindustrian Rakyat
  5. 1 2 3 Menteri Perindustrian Kerajinan
  6. 1 2 Menteri Perindustrian Dasar
  7. 1 2 3 4 5 Menteri Perindustrian Ringan
  8. 1 2 3 Menteri Perindustrian Tekstil
  9. Menteri Perindustrian Dasar dan Ringan
  10. Menteri Perindustrian Laut
  11. Menteri Perindustrian Udara
  12. 1 2 3 Menteri Perindustrian Tekstil & Kerajinan
  13. Menteri Perindustrian dan Perdagangan

Mantan Menteri Perindustrian yang masih hidup

[sunting | sunting sumber]

Hingga saat ini, mantan Menteri Perindustrian yang masih hidup, yakni:

Catatan

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. "Sejarah Kementerian Perindustrian". Kementerian Perindustrian Republik Indonesia. Humas Kemenperin. Diakses tanggal 8 Januari 2017.
  2. Halawa, Ohiao (1999). Profil 48 Ketua Umum Parpol RI [Profile of the 48 Chairpersons of the Political Parties in Indonesia] (dalam bahasa Indonesian). Jakarta: NIAS and Kreasi Karya Wiguna. hlm. 54. Kedua, selama menguasai pemerintahan, secara jelas telah menjadikan lembaga kekuasaan negara sebagai perangkat organisasi Golkar. Presiden adalah Ketua Dewan Pembina. Menteri, Panglima ABRI, dan pimpinan lembaga pemerintahan menjadi anggota Dewan Pembina. Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)

Lihat pula

[sunting | sunting sumber]

Pranala luar

[sunting | sunting sumber]