Lompat ke isi

LibreOffice

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
LibreOffice
LibreOffice versi 25.2.4.3, berjalan di Linux
TipePaket aplikasi perkantoran dan perangkat lunak bebas Suntingan nilai di Wikidata
BerdasarkanOpenOffice.org Suntingan nilai di Wikidata
Versi pertama25 Januari 2011; 15 tahun lalu (2011-01-25)
Versi stabil
26.2 (4 Februari 2026) Suntingan nilai di Wikidata
GenrePaket aplikasi perkantoran
LisensiGNU LGPLv3 dengan kontribusi baru berlisensi-ganda di bawah MPLv2.0[1]
Bahasa
Dalam bahasa Indonesia Tersedia
Karakteristik teknis
Sistem operasiWindows, Linux, OS X,[2] FreeBSD, NetBSD, Android (Viewer)
AnjunganIA-32 (mul) Terjemahkan, x86_64, ARM, PowerPC, MIPS, IBM S/390 (en) Terjemahkan dan Android (mul) Terjemahkan Suntingan nilai di Wikidata
Metode inputpapan tombol komputer dan tetikus Suntingan nilai di Wikidata
Bahasa pemrogramanC++ (mul) Terjemahkan dan Java (mul) Terjemahkan Suntingan nilai di Wikidata
Format kode
Format berkas
Informasi pengembang
PengembangThe Document Foundation
PenerbitBursa Microsoft, Google Play (mul) Terjemahkan, Mac App Store (en) Terjemahkan, Flathub (mul) Terjemahkan dan F-Droid (mul) Terjemahkan Suntingan nilai di Wikidata
ProgrammerStephan Bergmann (en) Terjemahkan, Miklós Vajna (en) Terjemahkan dan Tomaž Vajngerl (en) Terjemahkan Suntingan nilai di Wikidata
Informasi tambahan
Situs webwww.libreoffice.org
BlogBlog oficial Suntingan nilai di Wikidata
Pelacakan kesalahanLaman pelacakan Suntingan nilai di Wikidata
Free Software Directorylibreoffice Suntingan nilai di Wikidata
Subredditlibreoffice Suntingan nilai di Wikidata
Panduan penggunaLaman panduan Suntingan nilai di Wikidata
Facebook: libreoffice.org X: libreoffice Bluesky: libreoffice.bsky.social Youtube: UCQAClQkZEm2rkWvU5bvCAXQ GitHub: libreoffice Modifica els identificadors a Wikidata
Bagian dari
Sunting di Wikidata Sunting di Wikidata Sunting kotak info L B
Info templat
Bantuan penggunaan templat ini

LibreOffice (disingkat LO atau LibO)[3] adalah sebuah paket aplikasi perkantoran bebas dan bersumber terbuka. Paket aplikasinya meliputi pengolah kata (Writer), pengolah lembar kerja (Calc), pengolah presentasi (Impress), dan penggambar (Draw). LibreOffice juga menyediakan aplikasi pengelola basis data (Base) dan pengolah rumus matematika (Math).

LibreOffice dikembangkan oleh The Document Foundation (TDF) sebagai turunan dari OpenOffice.org pada 2010,[4] tetapi sejak saat itu telah berkembang secara terpisah dari aslinya dan dipandang sebagai pilihan yang lebih modern.[5][6]

LibreOffice dapat berjalan di Linux, macOS, dan Windows, tetapi sejak Agustus 2025 tidak lagi mendukung Windows 7 dan Windows 8/8.1.[7] LibreOffice juga dapat berjalan di Android, tetapi terbatas pada membuka dan membaca dokumen.[8]

Garis waktu pengembangan StarOffice, OpenOffice, dan LibreOffice.

LibreOffice merupakan turunan dari OpenOffice.org. OpenOffice.org sebagai proyek sumber terbuka diumumkan pada 19 Juli 2000 oleh Sun Microsystems.[9] Tujuannya adalah menjadi tempat untuk mengelola kode sumber StarOffice yang akan dibuka kemudian. StarOffice sendiri pertama kali dikembangkan oleh perusahaan asal Jerman, StarDivision, sebelum diambil alih oleh Sun pada Agustus 1999.[10] Dengan upaya ini, Sun berharap bisa memanfaatkan sumber daya komunitas sumber terbuka untuk meningkatkan StarOffice sehingga dapat bersaing lebih baik dengan Microsoft Office.[9]

Fitur Unggulan

[sunting | sunting sumber]
  • Menyimpan dan membuka dokumen dengan format ODF (Open Document File)
  • Mengekspor dokumen ODF menjadi flat XML.
  • Import dokumen Microsoft Visio dan Microsoft Publisher.
  • Membuka dokumen *.docx. Docx adalah format dokumen standar untuk aplikasi Microsoft Office 2007 dan terbaru.
  • Menyimpan dokumen dalam format PDF.
  • Menambahkan Komentar dan Anotasi di Dokumen.
  • Aplikasi Remote Control untuk Presentasi.
  • Berkolaborasi melalui CMIS Protocol. Fitur terbaru yang memungkinkan pengguna berkolaborasi dengan pengguna lain dalam mengerjakan suatu dokumen secara online.

Paket aplikasi

[sunting | sunting sumber]

LibreOffice menyertakan semua modul utamanya dalam pemasangan.[11] Sebelumnya, LibreOffice memungkinkan pengguna untuk memilih modul apa saja yang mau dipasang, tetapi fitur ini dihapus menyusul versi 4.2.[12]

ModulKeterangan
Writer Pengolah kata dengan fungsi yang hampir sama dan dukungan berkas terhadap Microsoft Word atau WordPerfect. Writer juga dapat berfungsi sebagai penyunting teks dasar.[13]
Calc Lembar kerja yang mirip dengan Microsoft Excel atau Lotus 1-2-3. Calc memiliki beberapa fitur unik, termasuk sebuah sistem yang secara otomatis mendefinisikan beberapa elemen grafik sesuai dengan informasi yang diberikan oleh pengguna.[13][14]
Impress Aplikasi presentasi yang mirip dengan Microsoft PowerPoint. Presentasi dapat diekspor sebagai berkas SWF, yang memungkinkan untuk dapat dilihat di komputer dengan Adobe Flash terinstal.[13][15] LibreOffice Impress juga memungkinkan efek transisi 3D (OpenGL) dan penggunaan model 3D.[16]
Draw Penyunting grafis vektor dan perangkat pembuat diagram yang mirip dengan Microsoft Visio dan sebanding dalam fitur pada versi awal dari CorelDRAW. Libreoffice Draw menyediakan konektor antara bentuk (shape) yang tersedia dalam berbagai gaya garis dan memungkinkan pembuatan gambar seperti diagram alir. LibreOffice Draw juga memiliki fitur yang mirip dengan perangkat lunak desktop publishing seperti Scribus dan Microsoft Publisher.[17]
Math Aplikasi yang dirancang untuk membuat dan menyunting formula matematika. Program ini menggunakan varian dari XML untuk membuat formula sebagaimana yang ditetapkan dalam spesifikasi OpenDocument. Formula ini juga dapat disertakan ke dokumen lain dalam paket aplikasi LibreOffice (seperti yang dibuat dengan Writer atau Calc) dengan cara mencantumkannya ke dalam dokumen tersebut.[18]
Base Aplikasi basis data relasional yang serupa dengan Microsoft Access. LibreOffice Base memungkinkan pembuatan dan pengaturan basis data, penyusunan formulir dan laporan untuk kemudahan akses data oleh pengguna akhir. Sama seperti Akses, Base dapat digunakan sebagai basis data kecil yang tertanam (embedded), yang tersimpan dalam berkas dokumen (menggunakan HSQLDB berbasis-Java sebagai mesin penyimpanannya), dan untuk pekerjaan yang lebih berat dapat juga digunakan sebagai suatu front-end untuk berbagai sistem basis data, termasuk basis data Access (JET), sumber data ODBC/JDBC, dan MySQL, MariaDB, PostgreSQL atau Microsoft Access.[13][19]

Saat ini sedang diupayakan untuk mengalihkan mesin penyimpanan tertanam dari HSQLDB ke backend Firebird SQL berbasis C++. Firebird telah dimasukkan ke dalam LibreOffice sebagai satu opsi eksperimental sejak LibreOffice 4.2.[20][21]

Sistem operasi

[sunting | sunting sumber]

Para pengembang dari TDF menargetkan LibreOffice untuk sistem operasi (Operating System atau OS) Microsoft Windows (IA-32 dan x86-64), Linux (IA-32 dan x86-64) dan macOS (x86-64).[22] Sementara itu, ketersediaan LibreOffice pada sistem operasi FreeBSD,[23] NetBSD,[24] dan OpenBSD sepenuhnya didukung oleh para kontributor sukarela.[25][26][27] Saat ini, versi yang sedang dikembangkan untuk OpenIndiana juga sedang dalam tahap pengembangan.[28]

LibreOffice Online akan memungkinkan penggunaan LibreOffice melalui sebuah peramban web dengan menggunakan elemen kanvas dari HTML5. Pengembangan telah diumumkan saat Konferensi LibreOffice pertama pada bulan Oktober 2011 dan sampai saat ini masih berjalan.[29] Sampai dengan tahun 2015, LibreOffice Online masih belum dirilis.[30]

A-EON Technology mengumumkan pada tahun 2012 bahwa suatu porta LibreOffice sedang berlangsung untuk komputer AmigaOne X1000 mereka yang menjalankan AmigaOS terbaru.[31]

Pada tahun 2011 para pengembang mengumumkan rencana untuk memporta LibreOffice untuk Android dan iOS.[30] Sebuah versi beta dari penampil dokumen (document viewer) untuk Android 4.0, atau yang lebih baru, dirilis pada bulan Januari 2015.[32] Pada bulan Mei 2015, penampil dokumen dirilis dengan kemampuan penyuntingan dasar.[33]

Pada Januari 2015 diresmikan aplikasi remote LibreOffice Impress untuk jam tangan pintar Pebble.[34][35]

Fitur unik

[sunting | sunting sumber]

Sebuah laporan rinci sebanyak 60 halaman pada bulan Juni 2015 membandingkan kemajuan proyek LibreOffice dengan proyek saudaranya, Apache OpenOffice. Laporan tersebut memperlihatkan bahwa "OpenOffice mengalami sekitar 10% perbaikan yang dilakukan LibreOffice sepanjang periode waktu penelitian."[36]

Format berkas yang didukung

[sunting | sunting sumber]
Aplikasi Format yang didukung
Writer ABW, ZABW , CWK , PAGES , PDB , LRF , XML , FB2 , HWP , HTM, HTML , JTD, JTT , LWP , MW, MCW , PSW , RTF , XML , DOC, DOT , DOC, DOT , DOCX, DOTX, DOCM,  DOTM , WPS, WPT , WRI , ODT, FODT, OTT, , SXW, STW , TXT , 602, TXT , SDW, SGL, VOR , UOT , WPD , WPS , WN, NX^D
Calc NUMBERS , CSV , DIF , DBF , GNM, GNUMERIC , 123, WKS, WKS1, WK2,  WK3, WK4 , XLS, XLW, XLT , XLS, XLW, XLT , XLSX, XLTX, XLSM,  XLTM , XML , IQY , PXL , ODS, FODS, OTS, , SXC, STC , WB2, WQ1, WQ2 , SDC, VOR , SLK
Impress PPTX, PPSX, PPMX, POTX, POMX, PPTX, PPSX, PPMX, POTX,  POMX,PPT, PPS, PPM, POT, POM

Fitur lainnya

[sunting | sunting sumber]

LibreOffice dapat menggunakan kerangka multimedia GStreamer di Linux untuk membuat konten multimedia seperti video pada Impress dan aplikasi lainnya.

Secara visual, LibreOffice menggunakan ikon "bergaya Tango" yang digunakan sebagai pintasan aplikasi, ikon peluncuran cepat, ikon untuk berkas terkait dan untuk ikon yang ditemukan pada bilah alat aplikasi LibreOffice.[37][38] Ikon-ikon tersebut secara bawaan juga digunakan pada bilah alat dan menu.

LibreOffice juga dikemas dengan sebuah tema yang dimodifikasi yang tampak orisinil pada distribusi Linux berbasis GTK. Fon (huruf) juga dihasilkan melalui Cairo pada distribusi Linux; hal ini berarti bahwa teks dalam LibreOffice dihasilkan secara sama seperti pada seluruh desktop Linux.[39]

LibreOffice mempunyai suatu fitur yang serupa dengan WordArt pada Microsoft Office, yang disebut Fontwork.[40]

Jenis lisensi

[sunting | sunting sumber]

Proyek LibreOffice menggunakan lisensi ganda LGPL v3 (atau yang lebih baru) / MPL 2.0 bagi kontribusi-kontribusi baru agar memungkinkan lisensi tersebut untuk ditingkatkan.[41] Karena inti dari basis kode OpenOffice.org disumbangkan ke Apache Software Foundation, ada upaya terus menerus untuk melakukan rebase semua kode untuk memudahkan pembaruan lisensi di masa depan. Pada saat yang sama, ada keluhan bahwa IBM sebenarnya tidak merilis kode Lotus Symphony sebagai sumber terbuka, meskipun telah diklaim demikian. Dilaporkan bahwa beberapa pengembang LibreOffice ingin menggabungkan beberapa bagian kode dan perbaikan bug yang mana telah diperbaiki oleh IBM pada turunan OpenOffice mereka.[42]

Pemrograman dan ekstensi

[sunting | sunting sumber]

LibreOffice mendukung berbagai ekstensi pihak ketiga.[43] Pada bulan April 2015, Repositori Ekstensi LibreOffice berisi lebih dari 280 ekstensi.[44] Kumpulan ekstensi lainnya dikelola oleh Apache Software Foundation,[45] dan yang lainnya lagi oleh Yayasan Perangkat Lunak Bebas.[46] Ekstensi dan skrip untuk LibreOffice dapat ditulis dalam bahasa C++, Java, CLI, Python, dan LibreOffice Basic. Alih bahasa untuk yang dua terakhir dibundel dengan kebanyakan penginstal LibreOffice, sehingga tidak diperlukan instalasi tambahan. Antarmuka pemrograman aplikasi LibreOffice disebut "UNO" dan didokumentasikan secara lengkap.[47]

LibreOffice Basic

[sunting | sunting sumber]

LibreOffice Basic merupakan suatu bahasa pemrograman yang mirip dengan Microsoft Visual Basic for Applications (VBA) tetapi basisnya pada StarOffice Basic. Ini tersedia pada Writer, Calc, dan Base. LibreOffice Basic digunakan untuk membuat program kecil yang dikenal sebagai "macro", yang mana masing-masing macro melakukan suatu tugas yang berbeda, seperti menghitung jumlah kata dalam sebuah paragraf.[48]

Masa depan pengembangan

[sunting | sunting sumber]

Kode sumber LibreOffice berasal dari kode Sumber Openoffice.org, tetapi kedepannya akan terjadi perubahan yang cukup signifikan karena sejak OpenOffice diambil alih Oracle pengembanggannya dianggap kurang mandiri dan LibreOffice akan dikembangkan lebih bebas dan mandiri terutama menghilangkan ketergantungan dari produk-produk Oracle seperti Java. Poin utama pengembangan LibreOffice yaitu:

  1. Source code rewrite setiap modul dalam LibreOffice.
  2. Mengurangi ketergantungan LibreOffice pada Java.
  3. Improvisasi layout fidelity pada Writer dan slideshow fidelity pada Impress.
  4. Konversi format dari office suite lain yang lebih baik.[49]

Sejak Januari 2024, LibreOffice mengadopsi penomoran versi berdasarkan kalender masehi. Nomor versi terdiri dari tiga format, yaitu tahun.bulan.patch. Versi pertama yang menggunakan cara penomoran ini adalah versi LibreOffice 24.2.0.

LibreOffice menetapkan dua versi rilis sebagai:

  • "Fresh" – rilis perbaikan bug terbaru dari versi (cabang) besar saat ini, yang berisi berbagai penambahan fitur terbaru tetapi mungkin terdapat bug-bug yang tidak ditemukan pada rilis "Still".
  • "Still" (dulu disebut "Stable") – perbaikan bug terakhir dari versi besar sebelumnya, yang telah melalui beberapa bulan perbaikan bug dan direkomendasikan bagi para pengguna yang lebih mementingkan stabilitas dibandingkan dengan perangkat tambahan (penambahan fitur). Sebagai contoh, pada bulan September 2015, 5.0.2 adalah rilis fresh, dan 4.4.5 adalah rilis still.

Versi terbaru LibreOffice selalu dapat diunduh dari laman resmi di https://www.libreoffice.org/download/download-libreoffice/. Versi portabel (tidak perlu dipasang) dapat diunduh di https://www.libreoffice.org/download/portable-versions/.

Jadwal rilis

[sunting | sunting sumber]

LibreOffice menggunakan jadwal rilis berdasarkan waktu demi kepastian, daripada suatu jadwal "kalau sudah siap". Ada satu rilis besar setiap 4-8 bulan, dengan tujuan agar hal tersebut dapat dilakukan setiap 6 bulan (pada akhirnya setiap bulan Maret dan September, dengan tujuan menyelaraskannya dengan berbagai proyek perangkat lunak bebas lainnya).[50] Satu versi perbaikan bug kecil (minor version) dari rilis saat ini (fresh) dan sebelumnya (still) dikeluarkan setiap bulan.

Penggunaan oleh instansi

[sunting | sunting sumber]

LibreOffice digunakan oleh berbagai pemerintah daerah di Italia, seperti Cremona, Emilia-Romagna, Umbria (termasuk Kota Perugia dan Terni), Macerata, Trento, dan Bologna.[51][52] Pemerintah Tirol Selatan (Bolzano) sebelumnya telah merencanakan migrasi ke LibreOffice pada 2013, tetapi berhenti tiga tahun kemudian demi menggunakan sebuah aplikasi perkantoran berbayar yang berbasis awan.[53][54]

Di Jerman, Negara Bagian Schleswig-Holstein memulai migrasi dari Microsoft Office ke LibreOffice sejak 2024 dengan target mencakup 25 ribu komputer pada akhir 2026.[55] Sebuah upaya yang serupa pernah dilakukan oleh Pemerintah München ketika mereka berpindah dari OpenOffice.org ke LibreOffice pada 2012 sebagai bagian dari migrasi ke Linux setahun kemudian.[56] Namun, pada 2017 mereka memutuskan untuk pindah kembali ke Windows dan Microsoft Office. Satu-satunya proyek dari upaya mereka, yaitu sebuah sistem manajemen templat dokumen bernama WollMux, disumbangkan kepada TDF pada 2023, menjadi sebuah ekstensi untuk LibreOffice.[57]

Lihat pula

[sunting | sunting sumber]

Catatan dan referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. "GNU LGPL License". The Document Foundation. Diakses tanggal 16 February 2014.
  2. "System Requirements". The Document Foundation. 2011. Diakses tanggal 7 August 2015.
  3. Effenberger, Florian (2011-05-09). "Re: [libreoffice-marketing] Abbreviation for LibreOffice?". The Document Foundation Mailing List Archives. The Document Foundation. Diakses tanggal 2026-01-30.
  4. "[tdf-announce] OpenOffice.org Community announces The Document Foundation". The Document Foundation Mailing List Archives. The Document Foundation. Diakses tanggal 2026-01-31.
  5. Schofield, Jack (2015-08-15). "Apache should deprecate OpenOffice and send users to LibreOffice instead". ZDNET (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2026-01-31.
  6. Saunders, Mike (2020-10-12). "Open Letter to Apache OpenOffice". TDF Community Blog (dalam bahasa Inggris (Britania)). Diakses tanggal 2026-01-31.
  7. Proven, Liam (2025-06-16). "LibreOffice adds voice to 'ditch Windows for Linux' campaign". The Register. Diakses tanggal 2026-01-31.
  8. Brinkmann, Martin (2023-11-25). "LibreOffice is now available for Android, sort of". gHacks. Diakses tanggal 2026-01-31.
  9. 1 2 "SUN MICROSYSTEMS OPEN SOURCES STAROFFICE TECHNOLOGY" (Press release). Palo Alto, California, Amerika Serikat: Sun Microsystems. 19 Juli 2000. Diakses tanggal 1 Februari 2026.
  10. Weiss, Todd; Copeland, Lee (2000-10-13). "StarOffice open-source code released to rocky start". Computerworld (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2026-02-01.
  11. "Getting Started Guide 25.2" (dalam bahasa Inggris). The Document Foundation. Diakses tanggal 2026-02-01.
  12. "LibreOffice 4.2: Release Notes". The Document Foundation Wiki. Diakses tanggal 2026-02-01. The option to select which Modules to install has been removed from the Windows Custom install dialog (Andras Timar). The option made little sense (all the modules are included in the program: it was just the Start Menu icons/shortcuts that were suppressed) and was a source of bugs
  13. 1 2 3 4 "Features". The Document Foundation. Diakses tanggal 16 February 2014.
  14. "LibreOffice Calc". Libreoffice.org. Diakses tanggal 24 November 2014.
  15. "LibreOffice Impress". Libreoffice.org. Diakses tanggal 24 November 2014.
  16. "Feature Comparison: LibreOffice - Microsoft Office". The Document Foundation Wiki.
  17. "Draw". LibreOffice - The Document Foundation.
  18. "Math". LibreOffice - The Document Foundation.
  19. "LibreOffice Base". The Document Foundation. Diakses tanggal 24 November 2014.
  20. "LibreOffice 4.2 released with new SQL preview feature : Firebird SQL backend". Firebird News. 30 January 2014. Diakses tanggal 2 May 2015.
  21. "HSQLDB to be replaced by Firebird". LibreOfficeForum.org. Diarsipkan dari asli tanggal 2015-03-19. Diakses tanggal 2 May 2015.
  22. Vignoli, Italo (29 July 2015). "The road to LibreOffice 5.0". The Document Foundation Blog. The Document Foundation.
  23. "FreeBSD Ports: Editors". FreeBSD. 16 June 2013. Diarsipkan dari asli tanggal 2019-12-22. Diakses tanggal 16 June 2013.
  24. "The NetBSD Packages Collection: misc/libreoffice". Ftp.netbsd.org. 18 March 2010. Diakses tanggal 24 June 2013.
  25. "office". Redports. 30 October 2013. Diarsipkan dari asli tanggal 2018-11-22. Diakses tanggal 3 November 2013.
  26. Robert Nagy maintains the OpenBSD port of LibreOffice Diarsipkan 2010-12-06 di Wayback Machine. in collaboration with The Document Foundation.
  27. "LibreOffice was ported to OpenBSD in time for the 4.9 release". Openbsd.org. 1 May 2011. Diakses tanggal 15 February 2012.
  28. Tribble, Peter (6 June 2013). "[oi-dev] Stalled on getting LibreOffice to work". developer mailing list. OpenIndana. Diakses tanggal 20 October 2013.
  29. Meeks, Michael (19 October 2011). "Stuff Michael Meeks is doing". Michael Meeks' blog. People.gnome.org. Diakses tanggal 1 October 2015. LibreOffice On-Line in slideware
  30. 1 2 Paul, Ryan. "LibreOffice gaining momentum, heading to Android, iOS, and the Web". Diakses tanggal 17 October 2011.
  31. "Libre Office Development Announced For AmigaOS". Diakses tanggal 21 October 2012.
  32. "LibreOffice Viewer (Beta) now available for Android". The Document Foundation blog. The Document Foundation. Diakses tanggal 22 January 2015.
  33. Vignoli, Italo (28 May 2015). "The Document Foundation announces LibreOffice Viewer for Android". The Document Foundation Blog. Diakses tanggal 3 June 2015.
  34. "A program that can manage the LibreOffice Impress with Pebble". Pebble Forum. Diarsipkan dari asli tanggal 2015-09-30. Diakses tanggal 29 September 2015. ;
  35. "Pebble Remote". pebbleremote.com. Diarsipkan dari asli tanggal 2015-10-10. Diakses tanggal 22 January 2015.
  36. Linton, Susan (5 June 2015). "Apache OpenOffice versus LibreOffice". ostatic. ostatic. Diakses tanggal 22 June 2015. OpenOffice received about 10% of the improvements LibreOffice did in the period of time studied.
  37. "Tango style OpenOffice.org". Tango.freedesktop.org. 12 September 2008. Diakses tanggal 16 November 2011.
  38. "OpenOffice.org 3.0 icons". Ui.openoffice.org. Diarsipkan dari asli tanggal 2011-07-27. Diakses tanggal 16 November 2011.
  39. "LibreOffice 3.4 New Features and Fixes". The Document Foundation. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 14 Desember 2013. Diakses tanggal 4 Maret 2014.
  40. "Fontwork For Graphical Text Art". LibreOffice.
  41. "Developers". The Document Foundation. Diakses tanggal 30 March 2012.
  42. Corbet, Jonathan (16 January 2013). "A discordant symphony". LWN.net. Diakses tanggal 9 February 2013.
  43. Bergmann, Stephan (7 July 2006). ".oxt, .uno.pkg, .zip". dev@extensions.openoffice.org mailing list. Diarsipkan dari yang asli on 2009-05-05. https://web.archive.org/web/20090505232034/http://extensions.openoffice.org/servlets/ReadMsg?listName=dev&msgNo=142. Diakses pada 10 August 2007.
  44. "Extension – LibreOffice: Extension". The Document Foundation. Diarsipkan dari asli tanggal 2015-10-11. Diakses tanggal 4 January 2014.
  45. "Apache OpenOffice Extensions". Apache OpenOffice. Diakses tanggal 4 January 2014.
  46. "OpenOfficeExtensions/List". Free Software Foundation. Diakses tanggal 4 January 2014.
  47. "LibreOffice API Documentation". The Document Foundation. Diakses tanggal 26 June 2015.
  48. Bain, Mark Alexander. "An introduction to OpenOffice.org Basic". NewsForge. Diakses tanggal 3 March 2007.[pranala nonaktif permanen]
  49. LibreOffice, Lebih Baik dari OpenOffice.org? ; Detikinet
  50. "Release Plan". The Document Foundation Wiki. Diakses tanggal 25 March 2011.
  51. Mastrolonardo, Raffaele (2014-01-16). "'Like driving a Ferrari at 20mph': Why one region ditched Microsoft Office for LibreOffice". ZDNET (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2026-02-01. It encompasses the migration of different organisations such as the provinces of Perugia and Terni, the region of Umbria and several regional health districts. In total, more than 7,000 PCs are expected to shift to LibreOffice, 2,000 of them by 2014.
  52. Macri, Pierro (2015-11-05). "Free software gains ground in the Italian public administration". ComputerWeekly.com. Diakses tanggal 2026-02-01. The Ministry of Defence is the first Italian central government organisation to switch to an open-source office productivity suite, but many regions, provinces and city administrations in Italy already use LibreOffice. These include Regione Emilia Romagna with 3,500 PCs, Province of Perugia with 1,200 PCs, Cremona with 500 PCs, Macerata with 500 PCs, Trento with 4,000 PCs, Bolzano with 6,000 PCs and Bologna with 3,000 PCs.
  53. Henning, Edward (21 June 2013). "South Tyrol government to standardise on LibreOffice". The H Open. Heinz Heise. Diarsipkan dari asli tanggal 2013-12-08. Diakses tanggal 23 June 2013.
  54. Hillenius, Gijs (2016-04-18). "South Tyrol makes U-turn, drops LibreOffice project". Open Source Observatory (OSOR) (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2026-02-01.
  55. Connatser, Matthew (2024-04-04). "German state ditches Windows, Microsoft Office for Linux and LibreOffice". The Register. Diakses tanggal 2026-02-01.
  56. Sharwood, Simon (2013-12-16). "Munich signs off on Open Source project". The Register. Diakses tanggal 2026-02-01.
  57. Adach, Ola (2024-01-31). "Munich's Long History with Open Source in Public Administration". Open Source Observatory (OSOR) (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2026-02-01.

Pranala luar

[sunting | sunting sumber]