Portable Network Graphics

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Demo Transparansi PNG

PNG (Portable Network Graphics) adalah salah satu format penyimpanan citra yang menggunakan metode pemadatan yang tidak menghilangkan bagian dari citra tersebut (Inggris lossless compression).

Format PNG ini diperkenalkan untuk menggantikan format penyimpanan citra GIF. Secara umum PNG dipakai untuk Citra Web (Jejaring jagat Jembar - en:World Wide Web).

Untuk Web, format PNG mempunyai 3 keuntungan dibandingkan format GIF:

  • Channel Alpha (transparansi)
  • Gamma (pengaturan terang-gelapnya citra en:"brightness")
  • Penayangan citra secara progresif (progressive display)

Selain itu, citra dengan format PNG mempunyai faktor kompresi yang lebih baik dibandingkan dengan GIF (5%-25% lebih baik dibanding format GIF).

Satu fasilitas dari GIF yang tidak terdapat pada PNG format adalah dukungan terhadap penyimpanan multi-citra untuk keperluan animasi.

Untuk keperluan pengolahan citra, meskipun format PNG bisa dijadikan alternatif selama proses pengolahan citra - karena format ini selain tidak menghilangkan bagian dari citra yang sedang diolah (sehingga penyimpanan berulang ulang dari citra tidak akan menurunkan kualitas citra) namun format JPEG masih menjadi pilihan yang lebih baik.

PNG (Format berkas grafik yang didukung oleh beberapa web browser. PNG mendukung transparansi gambar seperti GIF, berkas PNG bebas paten dan merupakan gambar bitmap yang terkompresi.[1]


PNG diciptakan untuk menggantikan keberadaan GIF karena masalah lisensi. Format PNG lebih baik daripada GIF. Masalahnya ada pada kurangnya dukungan yang dimampukan oleh web browser.[2] Format ini dibuat sebagai alternatif lain dari format GIF. Format ini digunakan untuk menyimpan berkas dengan kedalaman 24 bit serta memiliki kemampuan untuk menghasilkan background transparan dengan pinggiran yang halus.[3]


Format PNG menggunakan metode kompresi lossless untuk menampilkan gambar 24-bit atau warna-warna solid pada media daring (online). Format ini mendukung transparansi di dalam alpha channel. Format PNG sangat baik digunakan pada dokumen daring (online), dan mempunyai dukungan warna yang lebih baik saat dicetak daripada format GIF. Akan tetapi pada warna PNG akan di-place pada dokumen InDesign sebagai gambar bitmap RGB, sehingga hanya dapat dicetak sebagai gambar komposit bukan pada gambar separasi.[4]


PNG (diucapkan 'ping') namun biasanya dieja apa adanya - untuk menghindari kerancuan dengan istilah "ping" pada jaringan komputer. PNG adalah kependekan dari Portabel Network Graphics dan merupakan standar terbuka format image raster yang didukung oleh W3C dan IETF.[5] Pada dasarnya, format PNG bukan merupakan format baru karena telah dikembangkan pada tahun 1995 untuk mengganti format GIF dan format TIFF. Format ini tidak digunakan lagi secara luas oleh browser dan perangkat lunak aplikasi pengolah gambar, sehingga dukungan terhadap format tidak begitu besar hingga tahun 2003, di mana format PNG semakin dikenal dan dipergunakan untuk aplikasi manipulasi gambar.[5]

Secara garis besar, format PNG mempunyai fitur sebagai berikut[5]:

  • Sebagai pengganti format GIF dan TIFF.
  • Format terbuka atau open, efisien, gratis, dan kompresi jenis lossless.
  • Tiga mode warna], yaiut : paletted (8 bit), greyscale (16 bit), truecolour (hinga 48 bit)
  • Dukungan terhadap profile colour, gamma, dan metadata.
  • Mempunyai fitur transparansi serta dukungan penuh terhadap alpha channel.
  • Dukungan luas bagi software menipulasi grafis dan web browser.

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Wahana Komputer. (2007). Microsoft Excel 2007 untuk Bisnis Perkantoran. Salemba Infotek. hlm. 169. ISBN 978-979-9550-80-4. 
  2. ^ Feri Sulianta (2009). Web Marketing. Salemba Infotek. hlm. 59. ISBN 978-979-27-5158-1. 
  3. ^ Vinsensius Sitepu (2005). Membuat Animasi D/ Corelbryce. Elex Media Komputindo. hlm. 374. ISBN 979-20-6620-9. 
  4. ^ Edi S. Mulyanta (2005). Menjadi Desainer Layout Andal dengan Adobe InDesign CS. ANDI. hlm. 175. ISBN 979-731-615-7. 
  5. ^ a b c Edi S. Mulyanta (2006). Menjadi Desainer Layout Andal dengan Adobe InDesign CS. ANDI. hlm. 175. ISBN 979-763-337-3.