Kalimantan Selatan

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Langsung ke: navigasi, cari
Kalimantan Selatan
Lambang Kalimantan Selatan
Lambang
Haram Manyarah Waja Sampai Kaputing
(Bahasa Banjar: Tetap bersemangat dan kuat seperti baja dari awal sampai akhir)
Locator kalsel final.png
Peta lokasi Kalimantan Selatan
Koordinat
Dasar hukum
Tanggal penting 14 Agustus 1950 (hari jadi)
Ibu kota Banjarmasin
Gubernur Drs. H. Rudi Ariffin
Luas 36.985 km²
Penduduk 3.054.129 (2002)

Angka kematian anak: 67/1.000 kelahiran

Kepadatan
Kabupaten 11
Kota 2
Kecamatan 138
Kelurahan/Desa 1.958
Suku Banjar (76%), Jawa (13%),
Bugis (12%) [1]
Agama Islam (96,80%), Protestan (28,51%), Katolik (18,12%), Hindu (9,51%), Buddha (17,59%)
Bahasa Bahasa Indonesia(id), Bahasa Banjar (bjn), Bahasa Bakumpai (bkr), Bahasa Bukit (bvu), Bahasa Dusun Deyah (dun), Bahasa Maanyan (mhy)
Zona waktu WITA
Lagu daerah Ampar-ampar Pisang
Rumah tradisional {{{rumah}}}
Senjata tradisional {{{senjata}}}
Singkatan {{{singkatan}}}

Referensi: {{{ref}}}


Situs web resmi: www.kalselprov.go.id

(?)

Kalimantan Selatan adalah salah satu provinsi di Indonesia yang terletak di pulau Kalimantan. Ibu kotanya adalah Banjarmasin.

Provinsi ini mempunyai 11 kabupaten dan 2 kota. DPRD Kalsel dengan surat keputusan No. 2 Tahun 1989 tanggal 31 Mei 1989 menetapkan 14 Agustus 1950 sebagai Hari Jadi Provinsi Kalimantan Selatan. Tanggal 14 Agustus 1950 melalui Peraturan Pemerintah No. 21 tahun 1950, merupakan tanggal dibentuknya sepuluh provinsi, setelah pembubaran RIS, salah satunya provinsi Kalimantan dengan gubernur Dokter Moerjani.

Daftar isi

[sunting] Sejarah

Balai Seba Gedung Mahligai Pancasila pada rumah jabatan Gubernur KalSel.

[sunting] Kondisi dan Sumber Daya Alam

[sunting] Keanekaragaman Hayati

[sunting] Sumber Daya Alam

Kehutanan: Hutan Tetap (139.315 ha), Hutan Produksi (1.325.024 ha), Hutan Lindung (139.315 ha), Hutan Konvensi (348.919 ha) Perkebunan: Perkebunan Negara (229.541 ha) Bahan Galian: batu bara, minyak, pasir kwarsa, biji besi, dll[2]

[sunting] Sosial Kemasyarakatan

[sunting] Suku Bangsa

Kelompok etnik di Kal-Sel menurut Museum Lambung Mangkurat, antara lain :

  1. Orang Banjar Kuala, Banjarmasin sampai Martapura,
  2. Orang Banjar Batang Banyu, Margasari sampai Kelua
  3. Orang Banjar Pahuluan, Tanjung sampai Pelaihari (luar Martapura)
  4. Suku Barangas di Berangas, Ujung Panti, Lupak, Aluh Aluh
  5. Suku Bakumpai di Bakumpai, Marabahan, Kuripan, Tabukan
  6. Suku Maanyan: Dayak Warukin, Pasar Panas, Dayak Balangan,Dayak Samihim
  7. Suku Abal di Kampung Agung sampai Haruai
  8. Suku Dusun Deyah di Muara Uya, Gunung Riut, Upau
  9. Suku Lawangan di , Muara Uya Utara
  10. Suku Bukit di Awayan(Dayak Pitap), Haruyan, Hantakan, Loksado, Piani, Paramasan, Bajuin, Riam Adungan, Sampanahan, Hampang
  11. Orang Madura Madurejo di Pengaron, Mangkauk
  12. Orang Jawa Tamban di Purwosari
  13. Orang Cina Parit di Pelaihari
  14. Suku Bajau di Kotabaru, Tanjung Batu
  15. Orang Bugis Pagatan di Pagatan
  16. Suku Mandar di pulau Laut dan pulau Sebuku

(Sumber : Peta alam dan foto kelompok etnik Kalimantan Selatan, Museum Lambung Mangkurat, no.11 s.d 16 suku pendatang dari luar Kalimantan).

Delapan etnik terbanyak di Kal-Sel menurut sensus 2000 (Dalam sensus belum disebutkan beberapa suku kecil yang merupakan penduduk asli) :

Nomor Sukubangsa Jumlah
1 suku Banjar 2.271.586 jiwa
2 suku Jawa 391.030 jiwa
3 suku Bugis 73.037 jiwa
4 Suku Madura 36.334 jiwa
5 Suku Bukit (Dayak Meratus) 35.838 jiwa
6 Suku Mandar 29.322 jiwa
7 Suku Bakumpai 20.609 jiwa
8 Suku Sunda 18.519 jiwa
9 Suku-suku lainnya 99.165 jiwa

Total penduduk Propinsi Kalsel tahun 2000 : 2.975.440 jiwa
(Badan Pusat Statistik - Sensus Penduduk Tahun 2000)

Kelompok etnik berdasarkan urutan keberadaannya di Kalsel:

  1. Austrolo-Melanosoid (sudah punah)
  2. Dayak (rumpun Ot Danum)
  3. Suku Dayak Bukit
  4. Suku Banjar (1526)
  5. Suku Bajau, Suku Bugis (1750), Suku Mandar
  6. Suku Jawa, Suku Madura
  7. Etnis Tionghoa-Indonesia, Etnis Arab-Indonesia
  8. Etnis Eropa (1860-1942, sudah punah)

[sunting] Bahasa Daerah

  1. Bahasa Melayu Lokal :
    1. Bahasa Banjar (bjn)
      1. Dialek Banjar Hulu
      2. Dialek banjar Kuala
      3. Bahasa Barangas)
    2. Bahasa Melayu Bukit (bvu)
  2. Bahasa Barito
    1. Barito barat
      1. Barito barat bagian selatan :
        1. Bahasa Bakumpai [bkr]
    2. Barito timur
      1. Barito timur bagian utara :
        1. Bahasa Lawangan-Pasir(lbx)
      2. Barito timur bagian Tengah-Selatan
        1. Bagian Tengah :
          1. Bahasa Dusun Deyah [dun]
        2. Bagian Selatan :
          1. Bahasa Maanyan [mhy]

[sunting] Pemerintahan

[sunting] Daftar Kabupaten dan Kota

Kantor Gubernur Kalimantan Selatan dengan motif Rumah Bubungan Tinggi..
No. Kabupaten/Kota Ibu kota
1 Kabupaten Balangan Paringin
2 Kabupaten Banjar Martapura
3 Kabupaten Barito Kuala Marabahan
4 Kabupaten Hulu Sungai Selatan Kandangan
5 Kabupaten Hulu Sungai Tengah Barabai
6 Kabupaten Hulu Sungai Utara Amuntai
7 Kabupaten Kotabaru Kotabaru
8 Kabupaten Tabalong Tanjung
9 Kabupaten Tanah Bumbu Batulicin
10 Kabupaten Tanah Laut Pelaihari
11 Kabupaten Tapin Rantau
12 Kota Banjarbaru -
13 Kota Banjarmasin -

[sunting] Daftar gubernur

Mulai dari 1945-1957 gubernur mengepalai provinsi Kalimantan

No. Nama Dari Sampai Keterangan
1. Ir. Pangeran Muhammad Noor 2 September 1945 1950  
2. dr. Murjani 14 Agustus 1950 1953  
3. Mas Subarjo 1953 1955  
4. Raden Tumenggung Arya Milono 1955 1957  


Selanjutnya tahun 1957 sebutan provinsi Kalimantan menjadi Provinsi Kalimantan Selatan.

No. Foto Nama Dari Sampai Keterangan
1. Syarkawi 1957 1959  
2. Maksid 1959 1963  
3. Abu Jahid Bastomi 1963 1963  
4. Aberani Sulaiman 1963 1968  
5. Jamani 1968 1970  
6. Subarjo Sosroroyo 1970 1980  
7. Mistar Cokrokusumo 1980 1984  
8. Muhammad Said 1984 1995  
9. Gusti Hasan Aman 1995 2000  
10. Sjachriel Darham.jpg Sjachriel Darham 2000 Maret 2005  
11. Tursandi Alwi Maret 2005 5 Agustus 2005 Penjabat Gubernur
12. Rudy Ariffin 5 Agustus 2005 sekarang  

[sunting] Daerah Pemilihan DPR RI 2009

Daerah Pemilihan DPR RI (Bahasa Melayu : Kawasan Parlemen)

Daerah Pemilihan Gabungan Kab/Kota Jumlah kursi
Kalimantan Selatan 1 Banjar, Barito Kuala, Tapin, Tabalong, Hulu Sungai Selatan, Hulu Sungai Tengah, Hulu Sungai Utara 6 kursi
Kalimantan Selatan 2 Kota Banjarmasin, Banjarbaru, Tanah Laut, Tanah Bumbu, Kotabaru 5 kursi

[sunting] Daerah Pemilihan DPRD Kalsel 2009

Daerah Pemilihan DPRD Kalsel (Bahasa Melayu : Dewan Undangan Negeri)

Nomor Daerah Jumlah kursi
Kalsel 1 Banjarmasin 10 kursi
Kalsel 2 Banjar, Banjarbaru 10 kursi
Kalsel 3 Barito Kuala 5 kursi
Kalsel 4 Tapin, Hulu Sungai Selatan, Hulu Sungai Tengah 10 kursi
Kalsel 5 Hulu Sungai Utara, Balangan, Tabalong 8 kursi
Kalsel 6 Tanah Laut, Tanah Bumbu, Kotabaru 12 kursi

[sunting] Perekonomian

[sunting] Pertambangan

Batu bara dan bijih besi adalah hasil pertambangan utama provinsi ini.

[sunting] Seni dan Budaya

Gedung Sultan Suriansyah tempat pementasan budaya Kal-Sel.

[sunting] Seni Karawitan

  1. Gamelan Banjar
  2. Musik Panting (suku Banjar)
  3. Musik Kangkurung/Kukurung (suku Dayak Bukit)
  4. Musik Bumbung
  5. Musik Kintung
  6. Musik Kangkanong
  7. Musik Salung
  8. Musik Suling
  9. Musik Bambang
  10. Musik Masukkiri (suku Bugis)

[sunting] Teater tradisional dan wayang

[sunting] Tarian

Tarian suku Banjar:

Tarian suku Dayak Bukit:

  • Tari Tandik Balian
  • Tari Babangsai (tarian ritual, penari wanita)
  • Tari Kanjar (tarian ritual, penari pria)

[sunting] Lagu

Lagu Daerah suku Banjar:

[sunting] Rumah Adat

Rumah Adat Suku Banjar disebut Rumah Bubungan Tinggi. Rumah Adat Suku Dayak Bukit disebut Balai

[sunting] Pakaian Adat

Pakaian Pengantin Suku Banjar ada 4 jenis:

  • Pengantin Bagajah Gamuling Baular Lulut
  • Pengantin Baamar Galung Pancar Matahari
  • Pengantin Babaju Kun Galung Pacinan
  • Pangantin Babaju Kubaya Panjang

Pakaian Pemuda Pemudi:

[sunting] Pariwisata

[sunting] Peninggalan Sejarah dan Purbakala

Peninggalan sejarah dan purbakala :

  1. Masjid Sultan Suriansyah di Kuin Utara, Banjarmasin Utara, Banjarmasin
  2. Komplek Makam Sultan Suriansyah di Banjarmasin Utara, Banjarmasin
  3. Komplek Makam Pangeran Antasari di Banjarmasin Tengah, Banjarmasin
  4. Makam Surgi Mufti di Surgi Mufti,Banjarmasin Tengah, Banjarmasin
  5. Makam Ratu Zaleha di Banjarmasin Tengah, Banjarmasin
  6. Rumah Bubungan Tinggi Teluk Selong Ulu di Teluk Selong Ulu, Martapura, Banjar
  7. Rumah Gajah Baliku Teluk Selong Ulu di Teluk Selong, Martapura, Banjar.
  8. Rumah Balai Bini Desa Teluk Selong Ulu di desa Teluk Selong Ulu, Martapura, Banjar.
  9. Rumah Palimbangan Desa Pasayangan di Pasayangan, Martapura, Banjar.
  10. Makam Datu Ambulung di Martapura, Banjar.
  11. Masjid Jami Sungai Batang di Martapura, Banjar
  12. Monumen ALRI Divisi IV Pertahanan Kalimantan di Gambut, Banjar
  13. Makam Sultan Adam di Kelurahan Jawa Martapura, Banjar
  14. Makam Sultan Inayatullah di Kampung Keraton Martapura, Banjar
  15. Makam Sultan Sulaiman Saidullah di Desa Lihung, Karang Intan, Banjar
  16. Benteng Tabanio di Tanah Laut
  17. Makam Keramat Istana, di Tanah Laut
  18. Makam Datu Ingsat di Tanah Laut
  19. Candi Laras di Kecamatan Candi Laras Selatan, Tapin
  20. Masjid Almukarromah di Banua Halat Kiri, Tapin
  21. Makam Datu Sanggul di Tatakan, Tapin
  22. Masjid Gadung Keramat di Tapin
  23. Rumah Bubungan Tinggi Desa Lawahan, Tapin
  24. Masjid Su'ada di Wasah Hilir, Simpur, Hulu Sungai Selatan
  25. Benteng Gunung Madang, di Sei Madang, Hulu Sungai Selatan
  26. Makam Haji Saadudin di Taniran, di Hulu Sungai Selatan
  27. Makam Datu Patinggi Mandapai di Hulu Sungai Selatan
  28. Makam Tumpang Talu di Hulu Sungai Selatan
  29. Gedung Musyawaratutthalibin di Simpur, Hulu Sungai Selatan
  30. Rumah Bubungan Tinggi Desa Tibung di Kandangn, Hulu Sungai Selatan
  31. Rumah Bubungan Tinggi Desa Baruh Kambang di Negara, Daha Selatan, Hulu Sungai Selatan
  32. Rumah Bubungan Tinggi Desa Habirau di Daha Selatan, Hulu Sungai Selatan
  33. Rumah Perjuangan di Karang Jawa, Kandangan, Hulu Sungai Selatan
  34. Rumah Perjuangan di Durian Rabung, Hulu Sungai Selatan
  35. Rumah Bersejarah di Simpur, Hulu Sungai Selatan
  36. Monumen 17 Mei, Niih, di Hulu Sungai Selatan
  37. Masjid Keramat Pelajau di Hulu Sungai Tengah
  38. Makam 23 Pejuang di Hulu Sungai Tengah
  39. Makam Pangeran Kacil di Hulu Sungai Tengah
  40. Makam Tumenggung Jayapati di Hulu Sungai Tengah
  41. Candi Agung di Paliwara, Amuntai Tengah, Hulu Sungai Utara
  42. Masjid Tua Sungai Banar di Hulu Sungai Utara
  43. Masjid Jami Assuhada di Hulu Sungai Utara
  44. Rumah Adat Banjar Bubungan Tinggi di Hulu Sungai Utara
  45. Masjid Basar Pandulangan di Hulu Sungai Utara
  46. Masjid Pusaka dan Makam Penghulu Rasyid di Banua Lawas, Tabalong
  47. Makam Gusti Buasan di Tabalong
  48. Masjid Jami Puain Kanan di Tanta, Tabalong
  49. Goa Babi di Desa Randu, Muara Uya, Tabalong
  50. Makam Syekh Muhammad Nafis Al-Banjari di Kelua, Tabalong
  51. Makam Ratu Intan di Bakau, Pamukan Utara, Kotabaru
  52. Kompleks Makam Raja-raja Kotabaru di Pulau Laut Utara, Kotabaru
  53. Makam Syekh Haji Muhammad Arsyad di Tanah Bumbu
  54. Makam Pangeran Agung di Tanah Bumbu
  55. Makam Haji Japeri di Barito Kuala
  56. Makam Panglima Wangkang di Marabahan, Barito Kuala
  57. Rumah Bulat (Rumah Joglo Desa Penghulu) di desa Penghulu, Marabahan, Barito Kuala
  58. Rumah Gajah Baliku Desa Penghulu di Marabahan, Barito Kuala
  59. Makam Datuk Aminin di Barito Kuala

[sunting] Rujukan

  1. Feuilletau de Bruyn, W.K.H.; Bijdrage tot de kennis van de Afdeeling Hoeloe Soengai, (Zuider a Ooster Afdeeling van Borneo), 19--.
  2. Broersma, R.;Handel en Bedrijf in Zuiz Oost Borneo, S'Gravenhage, G. Naeff, 1927.
  3. Eisenberger, J.; Kroniek de Zuider en Ooster Afdeeling van Borneo, Bandjermasin, Drukkerij Lim Hwat Sing, 1936.
  4. Bondan, A.H.K.; Suluh Sedjarah Kalimantan, Padjar, Banjarmasin, 1953.
  5. Ras, J.J.; Hikajat Bandjar, A study in Malay Histiography, N.V. de Ned. Boeken, Steen Drukkerij van het H.L. Smits S'Graven hage, 1968.
  6. Heekeren, C. van.; Helen, Hazen en Honden Zuid Borneo 1942, Den Haag, 1969.
  7. Riwut, Tjilik; Kalimantan Memanggil, Penerbit Endang, Djakarta.
  8. Saleh, Idwar; SEJARAH DAERAH TEMATIS Zaman Kebangkitan Nasional (1900-1942) di Kalimantan Selatan, Depdikbud, Jakarta, 1986.

[sunting] Pranala luar

[sunting] Referensi

  1. ^ (2003). INDONESIA: Population and Administrative Divisions. (PDF) The Permanent Committee on Geographical Names.
  2. ^ Buku Pintar Edisi 38
Peralatan pribadi