Martapura, Banjar

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Martapura
Kecamatan
Negara  Indonesia
Provinsi Kalimantan Selatan
Kabupaten Banjar
Pemerintahan
 • Camat Drs. A. Hairuddin Fahri
Luas 42,03 km²
Jumlah penduduk 87.319 jiwa (2010)[1]
Kepadatan 2.078 jiwa/km²
Desa/kelurahan 18/8
Kantor kecamatan Martapura.

Martapura adalah sebuah kecamatan sekaligus ibu kota Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Indonesia. Martapura terletak di tepi sungai Martapura dan berjarak 40 km di sebelah timur Kota Banjarmasin, ibukota provinsi Kalimantan Selatan.

Kota Martapura (Metapoora) jaraknya sekitar 10 mil dari Kayu Tangi (Caytonge atau Cotatengah).[2] Martapura merupakan ibukota Kesultanan Banjar (terakhir pada masa pemerintahan Sultan Adam).

Ulama Banjar yang terkenal Syekh Muhammad Arsyad al-Banjari penulis Kitab Sabilal Muhtadin berasal dari kota ini.

Julukan[sunting | sunting sumber]

Kota Santri[sunting | sunting sumber]

Kota ini terkenal sebagai Kota santri di Kalimantan, karena terdapat puluhan pesantren di sini, Salah satu pesantren yang terkenal di Martapura adalah Pesantren Darussalam.

Kota Intan[sunting | sunting sumber]

Kota ini juga terkenal dan sering dikunjungi wisatawan karena merupakan pusat transaksi penjualan intan dan tempat penggosokan intan utama di Kalimantan dan menyediakan banyak cenderamata batu mulia.

Martapura adalah kota “berkilau” secara harfiah karena memang dikenal sebagai penghasil banyak batu mulia. Martapura juga merupakan pusat pengolahan berlian sekaligus tempat transaksi berlian di Kalimantan. Martapura disebut-sebut sebagai salah satu daerah penghasil batu mulia berkualitas terbaik di dunia.[3]

Bagi penggemar perhiasan dan aksesoris seperti kalung, gelang, cincin, bros, dan lainnya terutama yang terbuat dari berlian murni, emas, perak, dan berbagai batu permata lain, maka Martapura adalah tempat yang tepat untuk berburu perhiasan tersebut. Kualitas perhiasan Martapura yang secara global diakui sebagai salah satu yang terbaik di dunia. Berlian dan batu mulia Martapura dapat dengan mudah ditemukan di pasar berlian dan perhiasan yang dikenal dengan nama Pasar Cahaya Bumi Selamat.[3]

Kota Serambi Makkah[sunting | sunting sumber]

Martapura sering juga disebut sebagai kota Serambi Makkah karena di kota ini banyak santri-santri yang berpakaian putih-putih yang hilir mudik untuk menuntut ilmu agama dan selain itu juga kota ini terkenal sebagai kota yang agamis.

Pemerintahan[sunting | sunting sumber]

Kecamatan Martapura terdiri dari 18 desa dan 8 kelurahan, yaitu :

Desa

  1. Bincau
  2. Bincau Muara
  3. Cindai Alus
  4. Indra Sari
  5. Jawa Laut
  6. Labuan Tabu
  7. Pasayangan Barat
  8. Pasayangan Selatan
  9. Pasayangan Utara
  10. Sungai Sipai
  11. Tambak Baru
  12. Tambak Baru Ilir
  13. Tambak Baru Ulu
  14. Tanjung Rema
  15. Tunggul Irang
  16. Tunggul Irang Ilir
  17. Tunggul Irang Ulu
  18. Tungkaran

Kelurahan

  1. Jawa
  2. Keraton
  3. Murung Kenanga
  4. Murung Keraton
  5. Pasayangan
  6. Sekumpul
  7. Sungai Paring
  8. Tanjung Rema Darat

Galeri[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]