Sulawesi Tenggara

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Sulawesi Tenggara
Provinsi
Bendera Sulawesi Tenggara
Flag
Lambang Sulawesi Tenggara
Seal
Semboyan: Bolimo Karo Somanamo Lipu
Peta lokasi Sulawesi Tenggara
Peta lokasi Sulawesi Tenggara
Negara  Indonesia
Hari jadi 22 September 1964
Dasar hukum UU 13/1964
Ibu kota Kota Kendari
Koordinat 6º 30' - 2º 30' LS
120º 30' - 124º 50' BT
Pemerintahan
 • Gubernur H. Nur Alam, SE, M.Si
 • Wakil Gubernur Brigjen TNI Purn. Saleh Lasata
Area
 • Total 38.140 km2 (14,730 mil²)
Populasi (2010)[1]
 • Total 2.232.586
 • Kepadatan Bad rounding here59/km2 (Bad rounding here150/sq mi)
Demografi
 • Suku bangsa Buton (23%), Bugis (19%), Tolaki (16%), Muna (15%)
 • Agama Islam 95%, Kristen, Kristen Katolik, Hindu, Budha
 • Bahasa Bahasa Indonesia, Tolaki, Moronene, Tolaki mekongga, Wolio, Muna, Wanci, Kaledupa, Binongko, Tomia, Cia-Cia,
Zona waktu WITA
Kabupaten 12
Kota 2
Kecamatan 104
Desa/kelurahan 1.529
Lagu daerah Peia Tawa-tawa
Situs web www.sultra.go.id

Sulawesi Tenggara adalah sebuah provinsi di Indonesia yang beribukotakan Kendari.

Provinsi Sulawesi Tenggara terletak di Jazirah Tenggara Pulau Sulawesi, secara geografis terletak di bagian selatan garis khatulistiwa di antara 02°45' - 06°15' Lintang Selatan dan 120°45' - 124°30' Bujur Timur serta mempunyai wilayah daratan seluas 38.140 km² (3.814.000 ha) dan perairan (laut) seluas 110.000 km² (11.000.000 ha).

Daftar isi

Sejarah Daerah[sunting | sunting sumber]

Sulawesi Tenggara awalnya merupakan nama salah satu kabupaten di Provinsi Sulawesi Selatan dan Tenggara Sulselra dengan Bau-bau sebagai ibukota kabupaten.

Sulawesi Tenggara ditetapkan sebagai Daerah Otonom berdasarkan Perpu No. 2 tahun 1964 Juncto UU No.13 Tahun 1964.

A. Masa Orde Lama 1964[sunting | sunting sumber]

Pada awalnya terdiri atas 4 (empat) kabupaten, yaitu:

  1. Kabupaten Kendari,
  2. Kabupaten Kolaka,
  3. Kabupaten Muna dan
  4. Kabupaten Buton

Dengan Bau-bau sebagai ibukota provinsi. Namun, karena suatu hal ibukota provinsi berganti menjadi di Kendari.

B. Masa Orde Baru Tahun 1995[sunting | sunting sumber]

Dibentuk satu kota yaitu Kota Kendari, pemekaran dari Kabupaten Kendari, sekarang Kabupaten Konawe (3 Agustus 1995)

C. Masa Era Reformasi Tahun 1999[sunting | sunting sumber]

Masa Awal Reformasi[sunting | sunting sumber]

Dibentuk satu kota Baru yaitu : Kota Bau-Bau, pemekaran dari Kabupaten Buton (21 Juni 2001)

Masa Berikutnya Reformasi[sunting | sunting sumber]

Terbentuk beberapa kabupaten baru :

  1. Kabupaten Bombana, pemekaran dari Kabupaten Buton (18 Desember 2003)
  2. Kabupaten Wakatobi, pemekaran dari Kabupaten Buton (18 Desember 2003)
  3. Kabupaten Kolaka Utara, pemekaran dari Kabupaten Kolaka (18 Desember 2003)
  4. Kabupaten Konawe Selatan, pemekaran dari Kabupaten Kendari (25 Februari 2003)
  5. Kabupaten Konawe Utara, pemekaran dari Kabupaten Konawe (2 Januari 2007)
  6. Kabupaten Buton Utara, pemekaran dari Kabupaten Muna (2 Januari 2007)
  7. Kabupaten Kolaka Timur, pemekaran dari Kabupaten Kolaka (14 Desember 2012)
  8. Kabupaten Konawe Kepulauan, dimekarkan dari Kabupaten Konawe (12 April 2013)
  9. Kabupaten Buton Tengah, dimekarkan dari Kabupaten Buton (Juli 2014)
  10. Kabupaten Buton Selatan, dimekarkan dari Kabupaten Buton (Juli 2014)
  11. Kabupaten Muna Barat, dimekarkan dari Kabupaten Muna (Juli 2014)

Setelah pemekaran, Sulawesi Tenggara mempunyai 17 kabupaten dan 2 kota.

Demografi Daerah[sunting | sunting sumber]

Jumlah Penduduk[sunting | sunting sumber]

Pada tahun 1990 jumlah penduduk Sulawesi Tenggara sekitar 1.349.619 jiwa. Kemudian tahun 2000 meningkat menjadi 1.776.292 jiwa dan berdasarkan hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional Badan Pusat Statistik tahun 2005 adalah sejumlah 1.959.414 jiwa.

Dari publikasi Proyeksi Penduduk Indonesia 2010 - 2035 disebutkan bahwa jumlah penduduk Sulawesi Tenggara berturut-turut (dalam ribuan) 2.243,6 (2010), 2.499,5 (2015), 2.755,6 (2020), 3.003,3 (2025), 3.237,7 (2030) dan 3.458,1 (2035).

Pertumbuhan Penduduk[sunting | sunting sumber]

Laju pertumbuhan penduduk Sulawesi Tenggara selama tahun 1990-2000 adalah 2,79% per tahun dan tahun 2004-2005 menjadi 0,02%.[butuh rujukan] Laju pertumbuhan penduduk menurut kabupaten selama kurun waktu 2004-2005 hanya kota Kendari dan Kabupaten Muna yang menunjukan pertumbuhan yang positif, yaitu 0,03 % dan 0,02 % per tahun, sedangkan kabupaten yang lain menunjukkan pertumbuhan negatif.

Struktur Penduduk[sunting | sunting sumber]

Struktur umur penduduk Sulawesi Tenggara pada tahun 2005, penduduk usia di bawah 15 tahun 700.433 jiwa (35,75%) dari total penduduk, sedangkan penduduk perempuan mencapai 984.987 jiwa (20.27%) dan penduduk laki-laki mencapai 974.427 jiwa (49,73%).

Jumlah penduduk tahun 1971-2010[sunting | sunting sumber]

Tahun 1971 1980 1990 1995 2000 2010
Jumlah penduduk Green Arrow Up.svg 714.120 Green Arrow Up.svg 942.302 Green Arrow Up.svg 1.349.619 Green Arrow Up.svg 1.586.917 Green Arrow Up.svg 1.776.292 Green Arrow Up.svg 2.232.586
Sejarah kependudukan Sulawesi Tenggara
Sumber:[2]

Potensi Perekonomian Daerah[sunting | sunting sumber]

Komoditi unggulan[sunting | sunting sumber]

  1. Pertanian, meliputi: kakao, kacang mede, kelapa, cengkeh, kopi, pinang lada dan vanili
  2. Kehutanan, meliputi: kayu gelondongan dan kayu gergajian
  3. Perikanan, meliputi: perikanan darat dan perikanan laut
  4. Peternakan, meliputi: sapi, kerbau dan kambing
  5. Pertambangan, meliputi: aspal[3] , nikel, emas, marmer, batu setengah permata, onix, batu gamping dan tanah liat

Potensi Kepariwisataan Daerah[sunting | sunting sumber]

Pariwisata[sunting | sunting sumber]

Wisata sejarah[sunting | sunting sumber]

Wisata budaya[sunting | sunting sumber]

Wisata Atraksi[sunting | sunting sumber]

Wisata alam[sunting | sunting sumber]

Sarana Infrastruktur Daerah[sunting | sunting sumber]

Pendidikan[sunting | sunting sumber]

Pendidikan Tinggi[sunting | sunting sumber]

  1. Univeristas Haluoleo, Kendari
  2. Univeristas Muhamadyah, Kendari
  3. Univeristas Dayanu Ikhsanuddin, Baubau
  4. Univeristas Sulawesi Tenggara, Kendari
  5. Sekolah Tinggi Agama Islam (STAIN), Kendari
  6. Uviversitas Negei 19 November, kolaka
  7. AMIK Melenium kolaka
  8. STAI Kolaka
  9. POLTEK Indotec kolaka
  10. Avicena Kolaka


Transportasi[sunting | sunting sumber]

Pelabuhan Udara[sunting | sunting sumber]

  1. Bandara Haluoleo, Konawe Selatan]]
  2. Bandara Matahora, Wakatobi]]
  3. Bandara Betoambari, Bau-Bau]]
  4. Bandara Sagia Ni Bandera,Kolaka

Pelabuhan Laut[sunting | sunting sumber]

  1. Pelabuhan Murhum
  2. Pelabuhan Nusantara
  3. Pelabuhan Samudra Kolaka
  4. Pelabuhan Ferry (ASDP)Kolaka
  5. Pelabuhan Fery Wamengkoli Buton Tengah
  6. Pelabuhan Fery Batulo Baubau
  7. Pelabuhan Liana Banggai Buton Tengah
  8. Pelabuhan Transito Talaga Raya - Buton Tengah
  9. Pelabuhan Antam Pomalaa

Jalan[sunting | sunting sumber]

  1. Jalan Negara :
  2. Jalan Provinsi :
  3. Jalan Kota/Kabupaten :

Pemerintahan Provinsi[sunting | sunting sumber]

Daftar gubernur[sunting | sunting sumber]

No Foto Nama Mulai Jabatan Akhir Jabatan Keterangan
1. Jwayong.gif J. Wayong 1964 1965  
2. LHadi.gif Laode Hadi 1965 1967  
3. Edysabara.gif Eddy Sabara 1967 1978  
4. ASilondae.gif H Abdullah Silondae 1978 1981  
5. Edysabara.gif Eddy Sabara 1981 1982 Pejabat Gubernur
6. Alala.gif Ir. H. Alala 1982 1992  
7. Kaemoedin.gif Drs. Laode Kaimuddin 1992 2002  
8. Ali-mazi.jpg Ali Mazi, SH 2002 2008  
9. 20111110nur-alam.jpg Nur Alam 18 Februari 2008 sedang menjabat  

Produk Domestik Regional Bruto (PDRB)[sunting | sunting sumber]

Tahun 2011 ADHB/Atas dasar harga berlaku  : Rp. 32.113,1 miliar.

ADHK/Atas dasar harga konstan 2000 : Rp. 12.698,1 miliar.

Tahun 2012 ADHB  : Rp. 36.600,8 miliar.

ADHK  : Rp. 14.020,3 miliar.

Pendapatan Asli Daerah[sunting | sunting sumber]

Berdasarkan data tahun 2013, Sulawesi Tenggara memiliki Pendapatan Asli Daerah (PAD) dengan rincian sebagai berikut :

  • Pajak dan Retribusi Daerah : Rp 417.11 Miliar
  • Dana Perimbangan, seperti Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Alokasi Khusus (DAK), serta dana bagi hasil pajak/bukan pajak : Rp. 1,12 Triliun
  • Dana lain-lain yang sah : Rp. 344, 15 Milliar.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik pada bulan Agustus 2013 mengalami surplus 19,55 juta dolar AS dimana impor mencapai 41,04 juta dolar dan ekspor 60,59 juta dolar AS. Angka kumulatif neraca perdagangan Januari-Agustus 2013 juga mengalami surplus yang mencapai 300,09 juta dolar AS dimana perbandingannya, impor sebesar 285,21 juta dolar AS dan ekspor mencapai angka 585,30 juta dolar AS.

Total APBD[sunting | sunting sumber]

APBD Tahun 2013[sunting | sunting sumber]

Rancangan Pendapatan Belanja Daerah (R-APBD) Sultra Tahun 2013 dengan Estimasi sebesar Rp. 1,88 Triliun lebih.

Pendapatan Domestik Bruto (PDRB) Perkapita[sunting | sunting sumber]

Nominal PDRB dalam Triwulan Tahun 2013[sunting | sunting sumber]

- Nominal PDRB triwulan I tahun 2013 mencapai 9,56 triliun rupiah.

- Nominal PDRB Triwulan II-2013 mencapai 9,93 triliun rupiah.

Pendapatan[sunting | sunting sumber]

Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2013[sunting | sunting sumber]

Pajak dan Retribusi Daerah[sunting | sunting sumber]

Total sebesar Rp 417.11 Milyiar

Dana perimbangan[sunting | sunting sumber]

- Dana Alokasi Umum (DAU), - Dana Alokasi Khusus (DAK), - dana bagi hasil pajak/bukan pajak Total sebesar Rp. 1,12 Trilyun 

Dana lain-lain pendapatan yang sah[sunting | sunting sumber]

Dana penyusuaian Otonomi Khusus Total sebesar Rp. 344, 15 Milyar.

Neraca Perdagangan[sunting | sunting sumber]

Neraca Perdagangan Tahun 2013[sunting | sunting sumber]

Badan Pusat Statistik Pada Agustus 2013 mengalami surplus 19,55 juta dolar AS dimana impor mencapai 41,04 juta dolar dan ekspor 60,59 juta dolar AS.

Angka kumulatif neraca perdagangan Januari-Agustus 2013 juga mengalami surplus yang mencapai 300,09 juta dolar AS dimana perbandingannya, impor sebesar 285,21 juta dolar AS dan ekspor mencapai angka 585,30 juta dolar AS.

Pertumbuhan Ekspor dan Impor[sunting | sunting sumber]

Pertumbuhan Ekspor dan Impor Tahun 2013[sunting | sunting sumber]

Ekspor[sunting | sunting sumber]

Badan Pusat Statistik Sulawesi Tenggara Sekitar 66,24 persen dari total ekspor non migas Sulawesi Tenggara (Sultra) pada Januari-Agustus 2013 atau senilai 387,72 juta dolar AS ditujukan ke China

Tujuan ekpor terbesar kedua adalah Belanda yakni 105,40 juta dolar AS dan Korea Selatan menempati posisi ketiga tujuan ekspor dengan capaian 72,07 juta dolar AS.

Agustus 2013 paian nilai ekspor kedua negara itu masing-masing dengan nilai 105,40 juta dolar AS dan 56,50 juta dolar AS.

Total ekspor itu, terbesar dari bijih logam terak dan abu yakni mencapai 67,20 persen dengan nilai 393,33 juta dolar AS dan ekspor besi dan baja mencapai nilai 176,25 juta dolar AS dengan nilai 30,11 persen.

Pada Agustus 2013 lalu deng nilai mencapai 348,54 juta dolar AS, sementara besi dan baja nilainya mencapai 160,68 juta dolar AS.

Impor[sunting | sunting sumber]

Badan Pusat Statistik Sulawesi Tenggara Pangsa impor terbesar datangnya dari negara tetangga Singapura yang nilainya mencapai 193,74 juta dolar AS atau 67,93 persen dari seluruh impor yang terhitung dari januari-Agustus 2013 mencapai 285,21 juta dolar AS atau naik 33,36 persen.

Urutan kedua dan tiga negara pengimpor ditempati Malaysia yang mencapai nilai 77,89 juta dolar atauy 27,31 persen dan impor Cina hanya mnecapai nilkai 12,43 juta dolar AS atau 4,36 persen dari total impor seluruhnya.

Laju Inflasi dan Deflasi[sunting | sunting sumber]

Upah Minimum Provinsi (UMP)[sunting | sunting sumber]

Upah Minimum Tahun 2013[sunting | sunting sumber]

Badan Pusat Statistik Sulawesi Tenggara Upah minimum sektoral provinsi 2013 bidang pertambangan menjadi Rp1.192.720 atau naik 10,05%.

UMP sektor bangunan sebesar Rp1.237.730 atau naik 9% dibanding tahun 2012.

Daerah Kota dan Kabupaten[sunting | sunting sumber]

Daftar Kota, Kabupaten dan Pertumbuhan Penduduk[sunting | sunting sumber]

No. Kabupaten/Kota Ibu kota Pertumbuhan Penduduk (persen/tahun)
1 Kabupaten Bombana Rumbia 3,28
2 Kabupaten Buton Pasarwajo 0,35
3 Kabupaten Buton Selatan Butauga -
4 Kabupaten Buton Tengah Labungkari -
5 Kabupaten Buton Utara Buranga 1,67
6 Kabupaten Kolaka Kolaka 2,80
7 Kabupaten Kolaka Timur Tirawuta -
8 Kabupaten Kolaka Utara Lasusua 2,87
9 Kabupaten Konawe Unaaha 1,73
10 Kabupaten Konawe Selatan Andolo 2,30
11 Kabupaten Konawe Utara Wanggudu 2,40
12 Kabupaten Konawe Kepulauan Langara -
13 Kabupaten Muna Raha 1,36
14 Kabupaten Muna Barat Sawerigadi -
15 Kabupaten Wakatobi Wangi-Wangi 0,33
16 Kota Bau-Bau - 2,36
17 Kota Kendari - 3,54


Pemerintah Kota dan Kabupaten[sunting | sunting sumber]

Daftar Walikota dan Bupati[sunting | sunting sumber]

Daftar Walikota dan Bupati Se-Sulawesi Tenggara

Wali Kota[sunting | sunting sumber]

Kota Wali Kota Wakil Wali Kota Partai Pengusung Mulai Menjabat1 Selesai Menjabat
(direncanakan)
Sebelumnya Keterangan
Bau-Bau A.S. Tamrin Wa Ode Maasra Manarfa PAN, PBB, dan PPN 30 Januari 2013 30 Januari 2018 Daftar
Kendari Asrun Musadar Mappasomba PKS, Golkar, PAN, PPP, dan Partai Demokrat 8 Oktober 2012 8 Oktober 2017 Daftar Periode Kedua

Bupati[sunting | sunting sumber]

Kabupaten Bupati Wakil Bupati Partai Pengusung Mulai Menjabat1 Selesai Menjabat
(direncanakan)
Sebelumnya Keterangan
Bombana Tafdil Masyhura PKNU, PSI, PKB, PKPB, RepublikaN, dan PAN 2 Agustus 2011 2 Agustus 2016 Daftar
Buton Samsu Umar Abdul Samiun La Bakry PAN, PDP, PBR, dan PPRN 8 Agustus 2012 8 Agustus 2017 Daftar
Buton Utara Muhammad Ridwan Zakaria Hrmin Hari PAN, Partai Patriot, PPP, dan PKPI 10 Juni 2010 10 Juni 2015 Daftar
Kolaka Plt. Amir Sahaka2 Amir Sahaka PPP, PAN, PKPI, PBR, PDI-P, dan PKS 10 April 2013 14 Januari 2014 Daftar Bupati Definitif Dinonaktifkan
Kolaka Utara Rusda Mahmud Boby Alimuddin Partai Demokrat, Golkar, PPP, dan PKS 18 Juni 2012 18 Juni 2017 Daftar
Kolaka Timur Pj. Tony Herbiansyah kosong PNS 18 Juni 2012 18 Juni 2017 Daftar Daerah Otonom Baru (DOB)
Konawe Kery Saiful Konggoasa Parinringi Partai Amanat Nasional 17 Juni 2013 17 Juni 2018 Daftar
Konawe Utara Aswad Sulaeman Ruksamin Partai Demokrat, PBB, dan PPDI 21 April 2011 21 April 2016 Daftar
Konawe Selatan Imran Sutoardjo Pondiu Partai Demokrat dan PAN 12 Agustus 2010 12 Agustus 2015 Daftar
Konawe Kepulauan Pj. Muhammad Nur Sinapoy kosong PNS 18 Juni 2012 18 Juni 2017 Daftar
Muna L.M. Baharuddin Abdul Malik Ditu PAN, PDI-P, dan Partai Demokrat 16 September 2010 16 September 2015 Daftar
Wakatobi Hugua Arhawi Golkar, PKB, PAN, PDI-P, dan Barnas 28 Juni 2011 28 Juni 2016 Daftar

Dewan Perwakilan Rakyat[sunting | sunting sumber]

Perwakilan di Jakarta[sunting | sunting sumber]

Anggota DPR dari Provinsi Sulawesi Tenggara 2009-2014[sunting | sunting sumber]

  • Andi Rahmat (Fraksi Partai Demokrat)
  • Yan Hendrizal (Ffraksi Partai Keadilan Sejahtera)
  • Wa Ode Nurhayati (Partai Amanat Nasional)
  • Umar Arsal Al Habsy (Partai Demokrat)
  • Oheo Sinapoy (Partai Golkar)

Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi[sunting | sunting sumber]

Perwakilan di Kendari[sunting | sunting sumber]

Anggota DPRD dari Kabupaten Kota Se-Provinsi Sulawesi Tenggara 2009-2014[sunting | sunting sumber]

  • L.M.RUSMAN EMBA,ST
  • MUH. ENDANG SA,S.Sos
  • Drs.SABARUDDIN LABAMBA, M.Si.
  • H.LA PILI, S.Pd. 
  • ABDUL HASAN MBOU, S.Sos
  • MUDDIN MUSA, SH
  • H.LA ODE DIKI, SH
  • H.RUSLIMIN MAHDI, SH
  • Drs. H. RYHA MADI
  • ABD.HASID PEDANSA
  • H. ABDUL RASYID SYAWAL, S.Pd.
  • YAUDU SALAM AJO, S.Pi
  • AMIRUDDIN NURDIN, SE
  • NASRAWATI DJUFRI, SE
  • SUKARMAN AK. S.Tp
  • H.SYAMSUL IBRAHIM,SE,MSi
  • H.LD.ARWAHA ADI S,S.Ag,M.Si
  • Ir. H. ACHMAD SUNARKO
  • MUH. POLI,S.Pd.,M.Si
  • Drs.H.LAODE NDOLOMA. MM
  • SUWANDI ANDI, S.Sos
  • TASMAN WAHID, SH
  • Ir. MARDAMIN M.Pd
  • Drs. MUHAMMAD BASRI
  • LAODE MUH. MARSHUD
  • Ir. H. IRFANI THALIB
  • MUDJIATI, ST
  • NURSALAM LADA  
  • WA ODE HASNIWATI
  • H. ABDURAHMAN SHALEH.AM.SH
  • Drs. LA NIKA M.Si
  • H.RESPIN
  • Ir.RAHMAWATI BADALAH
  • Ir. SLAMET RIADY
  • Drs.H.ABU BAKAR LAGU
  • HARUN RAHIM, BE, S.Sos, MM
  • Drs.MUH.YASIN TOGALA
  • Drs.H.Woon La Ola
  • Dr.H.L.M IZAT MANARFA, M.Sc
  • H. SOEKARNO. SH
  • Drs. H. YUSRAN SILONDAE, M.Si
  • SARLINDA MOKKE, S.Sos 
  • MUH. SABRI MANOM
  • Drs.FIRDAUS TAHRIR, MM
  • Hj. DEWI KUMALASARI, SE

Dewan Perwakilan Daerah[sunting | sunting sumber]

Anggota DPD dari Provinsi Sulawesi Tenggara 2009-2014[sunting | sunting sumber]

  • La Ode Ida
  • Drs. Kamaruddin, MBA
  • Abd. Jabbar Toba
  • Hosein Effendy

Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Provinsi[sunting | sunting sumber]

Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sulawesi Tenggara (Sultra) yang diselenggarakan pada tanggal 4 November 2012 diikuti tiga pasang calon, Yaitu :

  1. Buhari Matta - Amirul Tamim,
  2. Nur Alam - Saleh Lasata dan
  3. Ridwan Bae - Khaerul Saleh.

Satu pasangan calon yang digugurkan adalah Pasangan Ali Mazi -Bisman Saranani karena suara partai pendukung tidak mencapai 15%

Partai Hanura, Partai Bintang Reformasi, Partai Nasional Banteng Kemerdekaan Indonesia dan Partai Patriot Pancasila.

Kemudian dilanjutkan pasangan incumbent Nur Alam - Saleh Lasata (Nusa), diusung beberapa partai besar yakni PAN, PKS, Demokrat, PDIP, Gerindra, PBB, PKB dan PKPI.

Sementara Pasangan Ridwan Bae - Khaerul Saleh (Arbae) diusung tunggal oleh Partai Golongan Karya (Golkar). 

Catatan kaki[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Sensus Penduduk 2010
  2. ^ "Penduduk Sulawesi Tenggara dari tahun ke tahun terus meningkat". BPS Sultra. Diakses 1 October 2010. 
  3. ^ Produsen Aspal Buton

Pranala luar[sunting | sunting sumber]

Koordinat: 4°30′LU 122°44′BT / 4,5°LS 122,733°BT / -4.500; 122.733