Force India

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Bendera India Force India-Mercedes
Force India.svg
Nama resmi Force India Formula One Team
Kantor pusat Silverstone, Northamptonshire, Inggris
Pimpinan tim Bendera India Vijay Mallya
Ketua eksekutif Bendera Amerika Serikat Otmar Szafnauer
Situs web www.forceindiaf1.com
Sejarah tim dalam ajang Formula Satu
Lomba pertama 2008 Australian Grand Prix
Lomba terakhir Grand Prix Brasil 2013
Ikut lomba 93
Gelar konstruktor 0
Gelar pembalap 0
Menang 0
Posisi pole 1
Lap tercepat 2
Klasemen 2012 7th (109 pts)

Force India F1 (nama resmi perusahaan: Force India Formula One Team Limited) adalah sebuah tim Formula Satu yang berdiri setelah Orange India Holdings, sebuah konsorsium dari Watson Ltd. (Dr. Vijay Mallya) dan Strongwind (Michiel Mol), membeli tim Spyker F1 pada bulan Oktober 2007 dengan harga 88 juta euro.[1] Ini memperlihatkan partisipasi orang India dalam dunia Formula Satu, setelah India mengkonfirmasi bahwa mereka akan menjadi tuan rumah Grand Prix mulai tahun 2011 di Sirkuit Jaypee Group di Delhi.[2] FIA mengkonfirmasi perubahan nama dari Spyker ke Force India pada 24 Oktober 2007.[3]

Setelah berjalan lebih dari 29 balapan, tim F1 pertama dari India ini meraih poin, podium, dan pole position pertama mereka di Belgia 2009 melalui Giancarlo Fisichella yang saat balapan finish kedua di belakang Kimi Raikkonen (Ferrari). Di balapan selanjutnya di Italia, Force India kembali mencetak poin dengan finish P4 melalui Adrian Sutil, yang juga mencatat lap tercepat saat lomba.

Pembalap mereka saat ini adalah Paul di Resta dari Inggris dan Nico Hulkenberg dari Jerman bersama Jules Bianchi sebagai pembalap tes.

Awal mula[sunting | sunting sumber]

Meskipun didirikan tahun 2007, akar tim dapat ditelusuri sejak 1991, dimana didirikan dengan nama Jordan Grand Prix pimpinan Eddie Jordan. Tim ini berbasis di Sirkuit Silverstone dan berhasil mencatat empat kemenangan sepanjang sejarahnya di F1 dari tahun 1991 sampai 2005. Awal 2005 tim Jordan beserta seluruh fasititasnya di Silverstone dibeli oleh Midland Group asal Rusia pimpinan Alex Shnaider dan berganti nama menjadi Midland F1 pada tahun 2006, yang sekaligus menandai keikutsertaan Rusia sebagai tim di ajang F1. Setelah gagal meraih angka sepanjang musim 2006, Shnaider kemudian menjual tim ini kepada Spyker Cars menjelang akhir musim 2006. Namun, biaya operasional tim yang kecil menyebabkan Spyker memutuskan untuk kembali menjual tim kali ini kepada bilioner India Dr. Vijay Mallya (CEO The United Breweries Group) pada tahun 2007.

Rumor mengenai penjualan tim dimulai di paddock pada beberapa bulan pertama musim 2007, setelah Spyker mengumumkan keinginannya untuk menjual 50% tim,[4] kurang dari satu tahun setelah Spyker membelinya dari Midland. Harga jual dari tim ini adalah 88 juta, beberapa juta lebih mahal dari uang yang telah dikeluarkan Spyker untuk tim.[5]

Usai Mallya mengambil alih tim, ia lantas kemudian masih mempertahankan beberapa staf penting dari Spyker untuk menjalankan tim, diantaranya Michiel Mol, Colin Kolles, dan Mike Gascoyne.. Mallya kemudian mengubah nama tim menjadi Force India yang sekaligus menjadikan timnya sebagai tim India pertama di F1 sekalipun basis markasnya di Inggris.

Sejarah Formula 1[sunting | sunting sumber]

2000-an[sunting | sunting sumber]

Mantan pembalap Spyker Adrian Sutil berhasil dipertahankan untuk musim 2008 setelah sebelumnya nyaris saja ia diambil oleh McLaren untuk menggantikan Fernando Alonso. Tim kemudian memulai mencari pembalap yang akan ditempatkan di kursi yang tersisa plus kursi test driver. Pembalap India Narain Karthikeyan dan Karun Chandhok diisukan untuk mengisi kursi kedua bersama dengan mantan pembalap Jordan, Williams, Toyota Ralf Schumacher dan pembalap Renault Giancarlo Fisichella.[6]. Pada November 2007 tim mengundang Vitantonio Liuzzi, Christian Klien dan mantan pembalap tes Spyker Giedo van der Garde dan Roldan Rodriguez untuk mengikuti tes musim dingin bersama Sutil.[7] Dua Italiano, Giancarlo Fisichella (mantan Renault F1) dan Vitantonio Liuzzi (mantan Red Bull Racing) kemudian masuk masing-masing sebagai pembalap (Fisi) dan pembalap tes (Liuzzi) untuk musim 2008. Force India lantas menggunakan sasis Spyker F8-VII pada bagian pertama musim 2008.[8] Tim saat itu menggunakan mesin dari Ferrari sesuai kontrak tersisa dari Spyker pada tahun 2007, dengan perjanjian sampai musim 2010.[9] Bekas sponsor Spyker, Etihad Airways memiliki kontrak dengan tim hingga tahun 2009 dan belum mengumumkan perubahan persetujuan. Force India kemudian mengumumkan bahwa mereka akan meneruskan pembuatan sasis sendiri.[10]

Perjalanan tim di ajang F1 dimulai di Australia 2008. Kedua mobil Force India gagal finish di balapan perdananya. Setelah itu serangkaian hasil buruk terus mewarnai tim, sekalipun di Bahrain tim akhirnya berhasil mencatat dobel finish walaupun di posisi belakang. Kesempatan emas meraih poin datang di Monako saat Adrian Sutil melaju di P4 saat lomba berlangsung. Sayang kesempatannya sirna setelah ia diseruduk mobil Ferrari F2008 Kimi Raikkonen yang kehilangan kontrol akibat rem blong. Sutil menangis setibanya di garasi akibat insiden tersebut. Di Valencia, tim memperkenalkan sistem transmisi baru yaitu seamless-shift transmission, namun tim juga mengumumkan bahwa mereka hanya akan lebih fokus ke mobil baru untuk 2009. Force India finish di P10 klasemen 2008 dengan 0 poin.

Untuk musim 2009 VJM02 diperkenalkan kepada publik pada tanggal 1 Maret. Pada musim ini, Force India memakai mesin dari Mercedes-Benz setelah menandatangani kontrak selama 5 tahun. Kontrak ini termasuk gearbox dari McLaren-Mercedes, sistem hidraulik, dan KERS. Force India juga tetap mempertahankan posisi pembalapnya seperti tahun 2008. Point pertama Force India hampir berhasil didapatkan pada saat balapan basah pada GP Cina, melalui Adrian Sutil yang berada di posisi 6 di depan Lewis Hamilton dan Timo Glock jika saja ia tidak terpelintir keluar trek, sehingga ia tidak dapat melanjutkan balapan. Pada GP Jerman, Adrian Sutil berada pada posisi 7 di kualifikasi, tapi pada saat race, ia menabrak Kimi Raikkonen saat keluar pit dan harus pit lagi karena kerusakan sayap depan, Adrian Sutil pun hanya dapat finish di posisi 15. Pada GP Belgia, Giancarlo Fisichella mendapatkan pole position yang pertama untuk Force India. Saat balapan ia finish di posisi ke 2 di belakang Kimi Raikkonen karena kalah cepat di trek lurus terlebih tim Scuderia Ferrari merupakan salah satu pemakai KERS pada saat itu. Ini adalah poin dan podium pertama untuk Force India dan Fisichella. Setelah membalap secara brilian di GP Belgia, Fisichella kemudian pindah ke Ferrari sebagai pembalap pengganti, ia menggantikan Luca Badoer. Selang beberapa hari setelah Fisichella pindah, Vitantonio Liuzzi ditetapkan sebagai pengganti Fisichella sampai akhir musim. Pada GP Italia, Sutil berada di posisi 2 saat kualifikasi, dan menyelesaikan Race di posisi 4, ini adalah poin ke 2 mereka di musim ini. Pada penghujung musim, Force India berada di posisi 9 klasemen dengan 13 angka, satu peringkat diatas Scuderia Toro Rosso.

2010-an[sunting | sunting sumber]

Menghadapi musim 2010, Force India merilis mobil VJM03 diperkenalkan pada 27 November 2009. Pada musim ini, Adrian Sutil dan Vitantonio Liuzzi tetap menjadi pembalap utama Force India[11]. Sedangkan, Paul di Resta menjadi pembalap cadangan. Di musim 2010, Force India langsung mencatat poin di GP Bahrain lewat Vitantonio Liuzzi. Sutil sebenarnya memiliki posisi baik di Bahrain, tetapi gagal gara-gara terlibat insiden dengan Robert Kubica. Sutil kemudian mencatat poin perdananya untuk musim 2010 saat ia finish P5 di Malaysia. Ia juga sempat mencetak poin beruntun dari Spanyol sampai Inggris, sementara Liuzzi hanya mampu mencetak dua kali finish P9 di Monako dan Kanada. Mendekati akhir musim, Sutil hanya mampu mencetak satu kali finish poin saja yaitu saat finish P9 di Singapura, disusul kemudian P6 Liuzzi di Korsel yang menjadi poin terakhir tim untuk 2010. Tim finish di P7 klasemen dengan 68 poin.

Untuk musim 2011, VJM04 diperkenalkan pada 8 Februari 2011[12]. Mobil ini diumumkan melalui media internet (secara online). Adrian Sutil dan Paul di Resta adalah pembalap utama, dan Nico Hulkenberg menjadi pembalap cadangan.

Kemitraan[sunting | sunting sumber]

Kingfisher, yang juga dimiliki oleh Vijay Mallya adalah sponsor utama tim ini. Pada 2008, yang merupakan tahun pertama tim, beberapa sponsor lain juga ikut serta diantaranya ICICI Bank, Medion, Kanyan Capital, Reebok dan Reliance Industries Limited.[13] Kesemua sponsor tersebut, kecuali ICICI Bank dan Kanyan Capital, tetap melanjutkan kemitraan mereka di musim 2009 bersama beberapa sponsor baru diantaranya AVG Technologies, Airbus dan Whyte & Mackay.

Desember 2009, Computational Research Laboratories (CRL), yang dimiliki oleh Tata Sons, bekerja sama dengan tim Force India untuk mengembangkan teknologi Computational Fluid Dynamics (CFD).[14] Force India juga dibantu oleh EADS dan McLaren untuk pengembangan teknologi dan hal-hal lain yang berbau teknis.[15]

Struktur tim[sunting | sunting sumber]

Skuad saat ini[sunting | sunting sumber]

Nama Posisi dalam tim
Bendera India Vijay Mallya Team principal
Bendera Belanda Michiel Mol CEO
Bendera Rumania Otmar Szafnauer COO
Bendera Inggris Andy Stevenson Manajer tim
Bendera Inggris Dominic Harlow Senior race engineer
Bendera Skotlandia Paul di Resta Pembalap
Bendera Jerman Nico Hulkenberg Pembalap
Bendera Perancis Jules Bianchi Pembalap tes

Mantan pegawai tim[sunting | sunting sumber]

Nama Posisi dalam tim
Bendera Jerman Colin Kolles Wakil team principal
Bendera Inggris Mike Gascoyne Kepala perancang
Bendera Inggris James Key Ahli aerodinamika
Bendera Inggris Lewis Butler Ahli aerodinamika
Bendera Inggris Marianne Hinson Ahli aerodinamika
Bendera Inggris Ian Phillips Direktur pemasaran

Pembalap kenamaan[sunting | sunting sumber]

Nama Periode Catatan
Bendera Jerman Adrian Sutil 2008-2011
Bendera Italia Giancarlo Fisichella 2008-2009 Peraih podium pertama tim di Belgia 2009
Bendera Italia Vitantonio Liuzzi 2009-2010
Bendera Skotlandia Paul di Resta 2011-...
Bendera Jerman Nico Hulkenberg 2012-...

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "Spyker F1 team officially sold". GPUpdate.net. 2007-10-05. 
  2. ^ "India agree grand prix". BBC Sport. Diakses 2007-09-07. 
  3. ^ "FIA approve Spyker's Force India name change". Formula One Administration Ltd. 2007-10-24. Diakses 2007-10-24.  Text " Formula 1 Website " ignored (help); Text " Formula 1 Website " ignored (help)
  4. ^ "Spyker considers sale of team". BBC Sport. Diakses 2007-09-07. 
  5. ^ "Spyker changes name". BBC Sport. Diakses 2007-10-24. 
  6. ^ "Gascoyne threat to quit over Ralf". UpdateSport. Diakses 2007-11-11. 
  7. ^ "Force India Begins Winter Testing". Spyker F1. Diakses 2007-11-10. 
  8. ^ "Force India sticking with the F8-VII". uk.eurosport.yahoo.com. 2007-11-13. Diakses 2007-11-16. 
  9. ^ "Spyker's Dr Vijay Mallya". Formula One. Diakses 2007-10-24. 
  10. ^ "Mallya: Spyker to remain a constructor". Formula One. 2007-9-11. Diakses 2007-10-30. 
  11. ^ "ESPN F1 | Formula 1 news and live F1 coverage". En.f1-live.com. Diakses 2010-03-15. 
  12. ^ "Force India launch 2011 car". formula1.com. 
  13. ^ "Sponsors". forceindiaf1.com. Force India. Diakses 2010-10-11. 
  14. ^ "CRL partners with Force India to help design the next generation of Formula 1 cars". forceindiaf1.com. 2009-12-16. Diakses 2010-02-01. 
  15. ^ "Force India's first target will be to beat Aguri". racing.indiatimes.com. 2008-02-08. Diakses 2007-02-09. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]