Caterham F1

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Artikel tentang "Lotus Racing" dan "Team Lotus (2011)" merujuk ke halaman ini.
Bendera Malaysia Caterham-Renault
Caterham F1 Team logo.svg
Nama resmi Caterham F1 Team
Kantor pusat Leafield Technical Centre
Leafield, Oxfordshire, Britania Raya
Pimpinan tim Finbarr O'Connell (Administrator)
Situs web caterhamf1.com
Nama sebelumnya Team Lotus (2010–11)
Formula Satu musim 2014
Pembalap 9. Bendera Swedia Marcus Ericsson
10. Bendera Jepang Kamui Kobayashi
45. Bendera Jerman André Lotterer
46. Bendera Britania Raya Will Stevens
Pembalap tes 45. Bendera Spanyol Roberto Merhi
46. Bendera Belanda Robin Frijns
Sasis CT05
Mesin Renault[1][2]
Ban Pirelli
Sejarah tim dalam ajang Formula Satu
Lomba pertama 2012 Australian Grand Prix
Lomba terakhir 2014 Abu Dhabi Grand Prix
Ikut lomba 56
Gelar konstruktor 0
Gelar pembalap 0
Menang 0
Posisi pole 0
Lap tercepat 0
Klasemen 2014 11th (0 pts)

Caterham F1 Team (sebelumnya dikenal dengan nama Lotus Racing pada musim 2010 dan Team Lotus pada musim 2011) merupakan sebuah tim balap Formula 1 asal Malaysia. Tim ini diumukan lolos seleksi tim F1 2010 setelah BMW mengundurkan diri dari F1 pada pertengahan Agustus 2009. Tim ini bergabung dengan Virgin Racing dan Hispania Racing sebagai tim baru musim F1 2010.

Tim ini dikelola dan dimanajeri oleh Pemerintah Malaysia bekerja sama dengan berbagai perusahaan yang kemudian membentuk sebuah konsorsium. Perusahaan-perusahaan yang terlibat antara lain, AirAsia, Sepang International Circuit, dan Naza Motors. Tony Fernandes, CEO dari AirAsia akan menjadi Team Principal tim ini, sementara untuk direktur teknik akan diisi oleh Mike Gascoyne. Tim ini rencananya akan berbasis di Norfolk, Inggris, dengan fasilitas riset di Kuala Lumpur, Malaysia, tepatnya di dekat sirkuit Sepang.

Sejarah dalam ajang Formula Satu[sunting | sunting sumber]

Sebagai Lotus (2010–2011)[sunting | sunting sumber]

2010: Penggunaan nama Lotus[sunting | sunting sumber]

Debut tim Lotus Racing dimulai di GP Australia. Sebelumnya Tony Fernandes sang pemilik tim sangat optimis dengan tim ini dan berharap bahwa Lotus Racing bisa melanjutkan sejarah manis Team Lotus yang terakhir kali membalap di F1 pada musim 1994. Pembalap yang direkrut oleh Fernandes adalah Jarno Trulli dan Heikki Kovalainen.

Pada GP Inggris 2010 Lotus Racing mengumumkan bahwa mulai musim 2011 mereka akan memakai nama 'Team Lotus sekaligus menjalin kemitraan mesin dengan Renault.[3][4] Kemudian pada 30 November 2010, FIA resmi merilis daftar peserta F1 musim 2011, dan Lotus Racing tercatatkan sebagai Team Lotus.[5]

Sampai akhir musim 2010, tim Lotus Racing gagal memperoleh satu poin pun, dan untuk memperbaiki kekurangan tim, Fernandes kemudian mendatangkan mesin Renault untuk musim 2011. Tim ini juga tadinya berencana memakai skema warna hitam-emas seperti era JPS-Lotus tahun 1980-an.

2011: Lotus vs. Lotus[sunting | sunting sumber]

Musim 2011 seiring masuknya Group Lotus ke F1 ternyata juga menjadi masalah tersendiri bagi tim Lotus Racing pimpinan Tony Fernandes. Hal ini bermula ketika perusahaan Group Lotus membeli saham milik Renault, sehingga memutuskan untuk menggunakan nama Lotus Renault GP. Sementara Tony Fernandes juga bersikeras bahwa ia juga berhak untuk mencantumkan nama Lotus di tim yang ia miliki, Team Lotus atau 1MRT karena ia mengaku sudah membeli hak nama "Team Lotus" dari pemilik sebelumnya, David Hunt. Direktur Utama Proton Grup, Syed Zainal Abidin Tahir, mengatakan bahwa Fernandes meminta ganti rugi sebesar 37 juta pound (60 juta dolar AS) sebagai imbalan untuk melepaskan nama Lotus dari timnya, "sementara pihak Proton hanya bersedia membayar lima juta pound," katanya.

Kedua "Lotus" kemudian saling mengklaim bahwa mereka memiliki syarat yang sah untuk menggunakan nama Lotus di ajang F1 dan kemudian mereka membawa masalah ini ke Pengadilan Tinggi di London untuk membuktikan siapakah yang berhak memakai nama "Lotus".[6][7] Pengadilan Tinggi London kemudian memutuskan pada 27 Mei 2011 bahwa Team Lotus merupakan pemilik sah hak nama "Team Lotus" sementara Group Lotus (yang memiliki saham di tim Lotus-Renault GP) hanya memiliki hak nama "Lotus" berikut skema warna hitam-emas.[8][9]

Sebagai Caterham (2012–kini)[sunting | sunting sumber]

Pada tanggal 27 April 2011, Tony Fernandes mengumumkan bahwa ia telah membeli pabrikan mobil sport mewah asal Inggris, Caterham Cars. Sebagai salah satu perusahaan yang bekerja untuk kedua belah pihak (Caterham dan Team Lotus), Fernandes kemudian mendirikan Team Lotus Enterprise. Fernandes lantas berkeinginan untuk memakai nama Caterham di F1 musim 2012. Pengajuan penggantian nama ini kemudian ia ajukan ke FIA pada akhir musim 2011 dan dengan diiringi penjualan hak nama "Team Lotus" kepada tim Lotus Renault GP, FIA pun akhirnya memastikan bahwa tim Lotus milik Fernandes akan berganti nama menjadi Caterham F1 Team mulai musim 2012. Sesuai keputusan pengadilan sebelumnya soal sengketa nama "Lotus", Fernandes masih mempertahankan skema warna hijau-kuning untuk timnya, sementara tim Lotus Renault GP tetap memakai skema warna hitam-emas.

Galeri[sunting | sunting sumber]

Catatan kaki[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "Caterham to retain Renault engines in 2014". GPUpdate. 24 May 2013. Diakses 24 May 2013. 
  2. ^ "Renault unveil 2014 turbo engine". Formula One World Championship Limited. 21 June 2013. Diakses 20 October 2013. 
  3. ^ Benson, Andrew (2010-07-12). "Lotus set to switch to Renault engines next season". BBC Sport (Silverstone Circuit, Silverstone: BBC). Diakses 2010-07-13. 
  4. ^ "Cosworth, Lotus agree to end deal". Autosport (Haymarket Publications). 2010-09-12. Diakses 2010-09-12. 
  5. ^ "2011 FIA Formula One World Championship". fia.com (Fédération Internationale de l'Automobile). 30 November 2010. Diakses 30 November 2010. 
  6. ^ Lotus vs. Lotus
  7. ^ Lotus vs. Lotus Tidak Kunjung Usai, Kompas
  8. ^ "High Court rules Team Lotus can keep its name". BBC Sport (BBC). 27 May 2011. Diakses 2 August 2011. 
  9. ^ Cooper, Adam (27 May 2011). "Group Lotus also retains right to use name in F1". Adam Cooper's F1 Blog. WordPress. Diakses 2 August 2011. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]