Mazmur 101

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Mazmur 100       Mazmur 101       Mazmur 102
Psalms_Scroll

Naskah Gulungan Mazmur "11Q5" di antara Naskah Laut Mati memuat salinan sejumlah besar mazmur Alkitab yang diperkirakan dibuat pada abad ke-2 SM.
Kitab: Kitab Mazmur
Bagian Alkitab: Perjanjian Lama
Kitab ke- 19
Kategori: Ketuvim

Mazmur 101 (disingkat Maz 101 atau Mz 101; penomoran Septuaginta: Mazmur 100) adalah sebuah mazmur dalam bagian ke-4 Kitab Mazmur di Alkitab Ibrani atau Perjanjian Lama dalam Alkitab Kristen.[1] Digubah oleh Daud.[2][3]

Teks[sunting | sunting sumber]

Ayat 2[sunting | sunting sumber]

Aku hendak memperhatikan hidup yang tidak bercela: Bilakah Engkau datang kepadaku? Aku hendak hidup dalam ketulusan hatiku di dalam rumahku.[5]

Orang percaya yang setia akan memprioritaskan hal menyenangkan Allah di dalam rumah mereka. Kesalehan yang sejati harus pertama-tama diwujudkan dan dikembangkan dalam hubungan keluarga. Maksud dan tujuan seluruh hati kita haruslah untuk mencari Allah di dalam doa, mempelajari Firman Allah, mengadakan kebaktian keluarga, menunjukkan kasih dan perhatian kepada anggota keluarga, hidup tanpa cacat dan memiliki mata yang menolak untuk memandang kejahatan (lihat Mazmur 101:3 berikutnya).[4]

Ayat 3[sunting | sunting sumber]

Tiada kutaruh di depan mataku perkara dursila; perbuatan murtad aku benci, itu takkan melekat padaku.[6]

Orang fasik menggunakan mata mereka untuk melihat kedursilaan, kefasikan, kekerasan, kekejaman, pornografi, dan bermacam-macam kejahatan lainnya sebagai sarana memuaskan hawa nafsu dan keinginan akan kesenangan yang tak wajar. Melalui televisi, film, video, buku dan majalah, orang dapat memandang bermacam-macam kejahatan. Akan tetapi, orang yang mengabdi kepada Allah dan kebenaran-Nya akan membenci dan menjauhi kejahatan (lihat Mazmur 97:10) dan menjaga kehidupan pribadi dan keluarga mereka dengan tidak menyuguhkan hal-hal yang tidak menyenangkan atau yang mendukakan Roh Kudus (lihat Mazmur 101:2 sebelumnya; Roma 1:32).[4]

Tradisi Yahudi[sunting | sunting sumber]

  • Memberi kata-kata penguatan untuk menggunakan bakat bagi maksud yang ditetapkan Allah untuk orang tersebut.[7]

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ (Indonesia) Otto Kaiser. Introduction to the Old Testament. Oxford : Basil Blackwell Oxford. 1975. 348
  2. ^ (Indonesia) Marie Claire Barth, B.A. Pareira, Tafsir Alkitab: Kitab Mazmur 73-150. Jakarta: BPK Gunung Mulia. 1998.
  3. ^ (Indonesia) W.S. LaSor, D.A. Hubbard, F.W. Bush. Pengantar Perjanjian Lama 2, Sastra dan Nubuat. Jakarta: BPK Gunung Mulia. 1994. ISBN-13: 9789794150431
  4. ^ a b c The Full Life Study Bible. Life Publishers International. 1992. Teks Penuntun edisi Bahasa Indonesia. Penerbit Gandum Mas. 1993, 1994.
  5. ^ Mazmur 101:2
  6. ^ Mazmur 101:3
  7. ^ The Artscroll Tehillim page 214

Pranala luar[sunting | sunting sumber]