Batalyon Artileri Pertahanan Udara Ringan 1

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari

Batalyon Artileri Pertahanan Udara Ringan 1/Purwa Bajra Cakti (disingkat Yon Arhanudri 1/PBC) merupakan batalyon artileri pertahanan udara di bawah komando Divisi Infanteri 1/Kostrad. Didirikan pada tanggal 5 April 1950. Danyon Arhanudri 1 Kostrad Letkol Arh Marthen Verny Rorintulus dan Wadan Yonarhanudri 1 Kostrad Mayor Arh Kharis Ali

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Pada tanggal 5 Maret 1950, terjadi penyerahan meriam 40 MM SU MK I dan 40 MM SU MK II dari militer Belanda kepada Indonesia yang diterima oleh Lettu Art Ali Toha yang kemudian menjadi komandan batalyon pertama dengan personel 72 orang di daerah Tanjung Priok dan Pasar Baru. Selanjutnya disusun satu batalyon artileri penangkis serangan udara pada tanggal 5 April 1950 dengan nama Batalyon Artileri Brigade 23 yang kemudian ditetapkan sebagai hari lahirnya Yon Arhanud 1 dengan sesanti Purwa Bajra Cakti Komandan Bataliyon Arhanudri 1 Kostrad Letkol Arh Marthen Verny Rorintulus.

Garis waktu[sunting | sunting sumber]

  • 17 April 1951, Brigade 23 menjadi CTU (Corp Tjadangan Umum) dan sebutan Batalyon Artileri Brigade 23 diubah menjadi Batalyon Artileri CTU/PSU 1.
  • 1952, Batalyon Artileri CTU/PSU baik organik maupun Administrasinya dipindahkan ke Komando Artileri Angkatan Darat tanggal 23 Desember 1952 menjadi Batalyon Artileri PSU 1.
  • 7 Juni 1956, dilaksanakan upacara serah terima Batalyon Artileri PSU 1 dari Inspektorat Artileri Angkatan Darat kepada Kepala TT-III Siliwangi.
  • 4 Desember 1958, Batalyon Artileri PSU I berganti nama Yon Arsu 1/VI Siliwangi.
  • 30 Juli 1963, serah terima organik dan administrasi Yon Arsu 1 dari kodam VI/Siliwangi ke Kodam/V Jaya maka Yonarsu 1/Siliwangi berubah menjadi Yonarsu 1/V/Jaya selanjutnya berganti nama menjadi Yonarhanudri 1/V/Jaya
  • 1975, awal persiapan alih status organik dan administrasi ke Kostrad.
  • 1978, Pelaksanaan alih Status dari Kodam V/ Jaya ke Kostrad menjadi Yonarhanudri 1 Kostrad.
  • 22 Desember 1985, menjadi organik Divisi Infanteri 1/Kostrad dengan sebutan Yon Arhanudri 1/Divif 1/Kostrad sampai sekarang.

Pergantian baret[sunting | sunting sumber]

  • (1950 - 1951) Peci dengan simbol kepala domba
  • (1951 - 1952) Baret Hitam dengan simbol kepala domba
  • (1952 - 1966) Baret Coklat dengan simbol Tri Sandhya Yudha
  • (1966 - 1986) Baret Coklat dengan simbol Vyati Rakca Bhala Cakti
  • (1986 - 2007) Baret Coklat dengan simbol Tri Sadhya Yudha
  • (2007 -(2010) Baret Coklat dengan simbol Vyati Rakca Bhala Cakti
  • (2010 -( Sekarang ) Baret hijau dengan simbol Cakra/Dharma Putra

Pangkalan[sunting | sunting sumber]

  • 23 Maret 1951, 2 Minggu setelah terbentuknya batalyon pindah dari Jalan Pembangunan 1 Jakarta ke barak darurat di depan sekolah polisi Kramat Jati tanggal .
  • 7 Januari 1951, Pindah dari barak darurat ke Jl. Jogja no 16 Jakarta Pusat.
  • 11 April 1973, Sesuai dengan planologi Kota Metropolitan Jakarta, Yonarhanudri 1 pindah ke Bintaro Kebayoran lama, Jakarta Selatan.
  • 10 April 1979, Yon Arhanudri 1/Divif 1/Kostrad berpangkalan di Desa Pakulonan Kecamatan Serpong, Tangerang sampai sekarang.

Tugas Dan Pengabdian[sunting | sunting sumber]

  • 1950, Operasi APRA, tanggal 3 Juni 1950 ikut aktif dalam penumpasan APRA dengan pengamanan di daerah Kampung Melayu, Medan Merdeka, Gunung Sahari, Matraman dan Kramat Jati dipimpin oleh Lettu Art Ali Toha.
  • 1955, Pengamanan Pemilu wilayah Jakarta.
  • 1956, Satu Kompi Yon Arhanudri 1 dimpimpin Lettu Art Kusnindar melaksanakan operasi penumpasan DI/TII di daerah Cimalak Sumedang (27 Juni 1956)
  • 1958, Operasi PRRI/PERMESTA mendapat perintah untuk mempertahankan pangkalan Husein Sastra Negara, Kemayoran dan Pelabuhan Tanjung Priok.
  • 1960, Dalam Operasi Trikora sebagai pertahanan udara wilayah ibukota RI.
  • 1961, Dalam menghadapi gangguan DI/TII di daerah Kuningan, satu kompi dipimpin Peltu Moejoeri, Di daerah Ujung Berung 1 kompi dipimpin Lettu Art E. Djoehandar, di daerah Garut 1 kompi dipimpin Lettu Art M. Harahap.
  • 1962, 43 personel ikut tergabung dalam Kontingen Garuda 3 ke Kongo, Afrika.
  • 1963, Satu Detasemen 12,7 mm tanggal 14 Desember 1963 dipimpin Capa S. Rochadi berangkat ke Kalimantan Barat Operasi Dwi Kora.
  • 1964, Operasi Siap Siaga Kalimantan Barat. 13 orang anggota Yonarhanudri 1 dipimpin Capa Munandar BP Brigif 5/Diponegoro, melaksanakan tugas mulai 19 Desember 1964. 2 Orang mendapat kenaikan pangkat luar biasa karena berhasil menembak 2 helikopter musuh yaitu Koptu Maryo S dan 1 Orang gugur A.n Kopda Supar.
  • 1965, Penumpasan Gerakan 30 September / PKI.
  • 1971, Operasi Jaya Wibawa II.
  • 1972, Operasi penumpasan PGRS/PARAKU 2 gelombang, gelombang 1 dipimpin Letda Art Handoyo, kekuatan 42 orang, gelombang 2 dipimpin Lettu Art GL tobing kekuatan 60 orang.