Wing 2 Paskhas/Harda Marutha

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari

Wing 2 Paskhas / Harda Marutha merupakan satuan Korps Pasukan Khas TNI AU yang bermarkas di Lanud Abdulrahman Saleh, Malang. Pada tahun 1985 Wing Paskhas dibubarkan, tetapi dibentuk lagi sejak tanggal 24 Maret 1999 berdasarkan Surat Keputusan Kepala Staf TNI Angkatan Udara No. SKEP/73/III/1999 tanggal 24 Maret 1999, yang diresmikan oleh KSAU Marsekal TNI Hanafie Asnan. sebelumnya Wing II Paskhas membawahi Satuan Paskhas:

  1. Batalyon 463/Trisula (Madiun)
  2. Batalyon 464/Nanggala (Malang)
  3. Batalyon 466/Pasopati (Makasar)


Sesuai Peraturan Kasau /53/VIII/2008 tertanggal 13 Agustus 2008 tentang Penyempurnaan Pokok-Pokok Organisasi dan Prosedur Korps Paskhas TNI AU, maka penyebutan "skadron" diubah menjadi "batalyon", "flight" menjadi "kompi".

Untuk pengembangan organisasi kedepan saat ini tengah diusulkan ke Mabes TNI-AU untuk pembentukan Wing III Paskhas di Makassar Sulawesi Selatanuntuk meng-cover wilayah timur Indonesia meliputi : Wilayah sekitar NTT, Sulawesi,Kep.Maluku dan Papua , sedangkan Wing I paskhas di Kota Jakarta untuk meng-cover wilayah barat Indonesia meliputi : Wilayah sekitar DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten ke barat sampai pulau Sabang dan Wing II Paskhas di Malang Jawa Timur untuk men-cover wilayah tengah Indonesia meliputi : Wilayah sekitar Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, NTB dan Kalimantan. Sedangkan Pusdik Paskhas menjadi Kodiklat Paskhas. Selain itu direncanakan pula penambahan 3 batalyon baru Paskhas yaitu Batalyon 468 di Biak, Batalyon 469 di Medan, dan satu Batalyon lagi di Yogyakarta atau Kupang sehingga nantinya Paskhas akan memiliki 10 Batalyon pasukan. Dalam beberapa waktu kedepan direncanakan Paskhas TNI-AU akan mendapatkan 40 buah panser buatan Pindad sebagai cikal bakal Batalyon Kavaleri Paskhas.

Semangat untuk mengembangkan Organisasi Korpaskhas dengan rencana pembentukan/mengaktifkan kembali Resimen Penangkis Serangan Udara (PSU)dan Resimen Pasukan Pertahanan Pangkalan (PPP) yang ditandai dengan kedatangan 200 rudal panggul permukaan ke udara QW (QianWei)-3. Rudal Manpad QW-3 perorangan (diharapkan penambahan sekitar 300 unit lagi untuk Pam Sat Radar) Rudal QW-3 dilengkapi penjejak semi-active laser guidance, cocok untuk menggasak pesawat tempur maupun rudal lain dalam ketinggian rendah sampai dengan jarak 8 km. Memiliki bobot 13 kg dan kecepatan maksimum 750 km/jam. Senjata ini dipergunakan untuk menggantikan Triple gun buatan Hispano Suiza (Switzerland) tahun 1950-an dan DSHK 12,7 mm. Juga beberapa saat yang lalu diujicobakan PT Pindad senjata meriam pesawat direhab untuk dijadikan senjata berat darat untuk Korpaskhas.

Paskhas juga tengah berupaya mendatangkan 4 baterai PSU jarak pendek berupa Oerlikon kaliber 35 mm untuk hanud titik model komposit yang sudah terintegrasi antara rudal, meriam, radar dan pos komando taktis. Senjata ini sudah menggunakan teknologi tercanggih dan telah digunakan oleh banyak negara Eropa. Menurut rencana, senjata PSU ini akan ditempatkan di 3 Lanud Utama TNI-AU. Salah satu kelebihan utama lainnya untuk PSU Oerlikon kaliber 35 mm ini adalah kemampuannya untuk dapat dimobilisasi dengan pesawat Hercules. TNI AU juga berencana untuk pembelian Rudal Jarak Sedang/JSe pengganti Rudal S-75/SA-2 guidelines.

Untuk mengembangkan Korpaskhas bisa diusulkan sebagai berikut :

Struktur pasukan

I. Makorpaskhas/ Pusat di Sulaeman Bandung membawahi :

  1. Detasemen Anti Teror Den Bravo 90
  2. Resimen Bantuan Tempur Mobile Bandung :
    1. Yon Kavaleri Panser(rencana pembentukan)
      1. Kompi A BKO Yongab Banpur 1 Wing/Divisi I Paskhas Jakarta Wilayah Barat
      2. Kompi B BKO Yongab Banpur 2 Wing/Divisi II Paskhas Malang Wilayah Tengah
      3. Kompi C BKO Yongab Banpur 3 Wing/Divisi III Paskhas Makassar Wilayah Timur
      4. Kompi Markas di Sulaeman Bandung
    2. Yon Keslap (rencana pembentukan)
      1. Kompi A BKO Yongab Banpur 1 Wing/Divisi I Paskhas Jakarta Wilayah Barat
      2. Kompi B BKO Yongab Banpur 2 Wing/Divisi II Paskhas Malang Wilayah Tengah
      3. Kompi C BKO Yongab Banpur 3 Wing/Divisi III Paskhas Makassar Wilayah Timur
      4. Kompi Markas di Sulaeman Bandung
    3. Yon Mekanis (rencana pembentukan)
      1. Kompi A BKO Yongab Banpur 1 Wing/Divisi I Paskhas Jakarta Wilayah Barat
      2. Kompi B BKO Yongab Banpur 2 Wing/Divisi II Paskhas Malang Wilayah Tengah
      3. Kompi C BKO Yongab Banpur 3 Wing/Divisi III Paskhas Makassar Wilayah Timur
      4. Kompi Markas di Sulaeman Bandung
    4. Yon Komlek (rencana pembentukan)
      1. Kompi A BKO Yongab Banpur 1 Wing/Divisi I Paskhas Jakarta Wilayah Barat
      2. Kompi B BKO Yongab Banpur 2 Wing/Divisi II Paskhas Malang Wilayah Tengah
      3. Kompi C BKO Yongab Banpur 3 Wing/Divisi III Paskhas Makassar Wilayah Timur
      4. Kompi Markas di Sulaeman Bandung


II. Wing/Divisi I Harda Marutha Wilayah Barat di Jakarta, meng-cover wilayah barat Indonesia meliputi : Wilayah sekitar DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten ke barat sampai pulau Sabang membawahi :

  1. Resimen Para Komando PPRC 1 Wilayah Barat :
    1. Batalyon Parako PPRC 461/Cakra Bhaskara Jakarta
    2. Batalyon Parako PPRC 462/Pulanggeni Riau
    3. Batalyon Parako PPRC 469 Medan (rencana peningkatan Kompi A BS Medan)
  2. Resimen PSU 1 Wilayah Barat :
    1. Batalyon Arhanud Mobile 467/Harda Dedali Jakarta
    2. Den Hanud 1 Atang senjaya Bogor (rencana peningkatan Kompi C 467 Jakarta)
    3. Den Hanud 2 Suryadarma Subang (rencana peningkatan Kompi B BS Subang)
    4. Den Hanud 3 Pekanbaru (rencana peningkatan Kompi PSU Yon 462 Pekanbaru)
    5. Den Hanud 4 Medan (rencana peningkatan Kompi G BS Lhokseumawe Aceh)
    6. Den Hanud 5 Sultan Iskandar Muda (rencana peningkatan Kompi H BS Banda Aceh)
    7. Den Rudal Jarak Sedang Kosekhanudnas III Medan
  3. Batalyon Gabungan Bantuan Tempur Mobile 1 (Yongab Banpur 1) Wilayah Barat di Halim Jakarta
    1. Kompi A Kavaleri Panser di Jakarta (rencana pembentukan)
    2. Kompi A Keslap di Jakarta (rencana pembentukan)
    3. Kompi A Mekanis di Jakarta (rencana pembentukan)
    4. Kompi A Komlek di Jakarta (rencana pembentukan)


III. Wing/Divisi II Harda Marutha Wilayah Tengah di Malang Jawa Timur untuk men-cover wilayah tengah Indonesia meliputi : Wilayah sekitar Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, NTB dan Kalimantan. membawahi :

  1. Resimen Para Komando PPRC 2 Wilayah Tengah :
    1. Batalyon Parako PPRC 464/Nanggala Malang
    2. Batalyon Parako PPRC 465/Brajamusti Pontianak
    3. Kompi A BS Parako PPRC Tarakan Kalimantan (rencana pembentukan)
    4. Kompi B BS Parako PPRC Balikpapan Kalimantan (rencana pembentukan)
    5. Kompi C BS Parako PPRC Ngurahrai Bali (rencana pembentukan)
  2. Resimen PSU 2 Wilayah Tengah :
    1. Batalyon Arhanud Mobile 463/Trisula Madiun
    2. Den Rudal 6 Madiun (rencana peningkatan Kompi PSU Yon 463 Madiun)
    3. Den Hanud 7 Malang (rencana peningkatan Kompi PSU Yon 464 Malang)
    4. Den Hanud 8 Yogyakarta (rencana peningkatan Kompi E BS Yogyakarta)
    5. Den Hanud 9 Pontianak (rencana peningkatan Kompi PSU Yon 465 Pontianak)
    6. Den Rudal Jarak Sedang Kosekhanudnas I Jakarta
  3. Batalyon Gabungan Bantuan Tempur Mobile 2 (Yongab Banpur 2) Wilayah Tengah di Abd Saleh Malang :
    1. Kompi B Kavaleri Panser di Malang (rencana pembentukan)
    2. Kompi B Keslap di Malang (rencana pembentukan)
    3. Kompi B Mekanis di Malang (rencana pembentukan)
    4. Kompi B Komlek di Malang (rencana pembentukan)


IV. Wing/Divisi III Wilayah Timur di Makassar Sulawesi Selatanuntuk meng-cover wilayah timur Indonesia meliputi : Wilayah sekitar NTT, Sulawesi,Kep.Maluku dan Papua, membawahi :

  1. Resimen Para Komando PPRC 3 Wilayah Timur :
    1. Batalyon Parako PPRC 466/Trisula Makassar
    2. Batalyon Parako PPRC 468/Sarotama Biak
    3. Kompi D BS Parako PPRC Sentani Jayapura (rencana pembentukan)
    4. Kompi E BS Parako PPRC Pattimura Ambon (rencana pembentukan)
  2. Resimen PSU 3 Wilayah Timur :
    1. Batalyon Arhanud Mobile 4610 Kupang NTT (rencana Pembentukan)
    2. Den Hanud 10 Makassar (rencana peningkatan Kompi PSU Yon 466 Makassar)
    3. Den Hanud 11 Biak (rencana peningkatan Kompi PSU Yon 468 Biak)
    4. Den Rudal Jarak Sedang Kosekhanudnas II Makassar
    5. Den Rudal Jarak Sedang Kosekhanudnas IV Biak
  3. Batalyon Gabungan Bantuan Tempur Mobile 3 (Yongab Banpur 3) Wilayah Timur di Hasanudin Makassar :
    1. Kompi C Kavaleri Panser di Makassar (rencana pembentukan)
    2. Kompi C Keslap di Makassar (rencana pembentukan)
    3. Kompi C Mekanis di Makassar (rencana pembentukan)
    4. Kompi C Komlek di Makassar (rencana pembentukan)

V. Kodiklat Paskhas di Margahayu Bandung, membawahi :

  1. Pusdik Tempur Darat
  2. Pusdik Matra
  3. Pusdik Khusus
  4. Pusdik Hanud
  5. Pusdik Banpur

Komandan Korps Pasukan Khas (Korpaskhas) / Komandan Jendral diharapkan dijabat oleh seorang berpangkat bintang dua (Marsekal Muda TNI/Mayjen TNI Paskhas), Jabatan Komandan Wing disetarakan setingkat dengan divisi karena membawahi beberapa resimen, dan diharapkan untuk jabatan komandan wing dijabat seorang berpangkat bintang satu (Marsekal Pertama TNI/Brigjen TNI Paskhas) sedangkan jabatan komandan resimen dijabat seorang berpangkat Kolonel Paskhas.